cover
Contact Name
Dewi Yunita
Contact Email
dewi_yunita@usk.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jimfp@usk.ac.id
Editorial Address
Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala Jl. Tgk Hasan Krueng Kalee No. 3 Darussalam Banda Aceh, Indonesia 23111
Location
Kab. aceh besar,
Aceh
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 26152878     EISSN : 26146053     DOI : http://dx.doi.org/10.17969/jimfp
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian (JIMFP) diterbitkan oleh Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala. Merupakan media jurnal elektronik sebagai wadah untuk penyebaran dan publikasi hasil penelitian dari skripsi/tugas akhir dan atau sebagian dari skripsi/tugas akhir mahasiswa strata satu (S1) Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala yang merupakan kewajiban setiap mahasiswa untuk mengunggah karya ilmiah sebagai salah satu syarat untuk yudisium dan wisuda sarjana. Artikel ditulis bersama dosen pembimbingnya serta diterbitkan secara online setelah melewati proses review oleh 2 orang reviewer dan editor JIMFP. JIMFP menerbitkan artikel ilmiah mahasiswa dari delapan Program Studi (Prodi), yaitu Prodi Agribisnis, Prodi Agroteknologi, Prodi Peternakan, Prodi Teknologi Hasil Pertanian, Prodi Teknik Pertanian, Prodi Ilmu Tanah, Prodi Proteksi Tanaman dan Prodi Kehutanan. JIMFP terbit satu volume dan empat nomor dalam setahun, yaitu setiap bulan Februari, Mei, Agustus dan November.
Articles 33 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4 (2017): November 2017" : 33 Documents clear
Hubungan Persepsi Iklan Terhadap Keputusan Pembelian Produk Herbisida (Studi Kasus Di Desa Alue Sijuek Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen) Riska Alfinda Utami; romano romano; Agustina arida
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.079 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i4.5578

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi yang meliputi media, metode, sistem dan kelembagaan serta dukungan permodalan sangat perlu untuk dikembangkan dan dioptimalkan perannya dalam mewujudkan pertanian nasional yang tangguh dan mampu bersaing dalam era pasar bebas yang akan datang. Kabupaten Bireun merupakan salah satu sentra produksi pertanian tanaman pangan yaitu padi. Sebagai salah satu daerah sumber penghasil beras di Provinsi Aceh maka banyak produsen sarana produksi pertanian mencoba mencari pasar yaitu dengan mengiklankan produk pertanian yang dihasilkan oleh usaha mereka. Penelitian ini dilakukan di Desa Alue Sijuek Kecamatan Peudada Kabupaten Bireuen. Pengambilan desa sampel dalam penelitian ini dilakukan dengan metode purposive sampling. jumlah populasi penelitian di Desa Alue Sijuek yaitu 101 KK, dengan demikian besarnya sampel dalam penelitian ini adalah 50% dari total jumlah populasi yaitu sebanyak 51 KK dengan metode analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah bahwa keputusan pembelian produk pertanian sangat dipengaruhi oleh persepsi petani yang terdiri dari sikap, motivasi, minat, pengalaman, harapan. Terdapat hubungan antara sikap, motivasi, dan harapan terhadap keputusan pembelian herbisida, sedangkan minat dan pengalaman tidak berhubungan dengan keputusan pembelian. Diharapkan kepada para petani dalam penggunaan produk pertanian dimana informasi yang diperoleh dari media cetak atau media elektronik, alangkah baiknya tetap dikonsultasikan dengan para pendamping atau penyuluh dilapangan, dikarenakan tidak semua produk yang diiklankan tersebut efektif terhadap tanaman pada daerah tertentu, hal ini dikarenakan pembuatan produk pertanian tersebut dibuat berdasarkan
Perancangan Alat Pemipih Semi Mekanis Untuk Biji Melinjo Agus Rizal Fiki; Diswandi Nurba; Mustaqimah Mustaqimah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (678.934 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i4.5450

Abstract

Abstrak, Tanaman melinjo adalah tanaman yang tumbuh baik pada daerah tropis, salah satunya adalah Indonesia. Produk olahan melinjo adalah emping melinjo, emping melinjo sejenis kripik yang dibuat dari biji melinjo tua dan merupakan salah satu komoditi pertanian yang memiliki harga tinggi. Selama ini proses pembentukan emping melinjo masih menggunakan cara-cara sederhana yaitu dengan cara memukul. Perancangan alat pemipih adalah untuk membantu masyarakat dalam memproduksi emping melinjo dalam upaya untuk meningkatkan hasil produksi emping. Dari hasil pengujian yang dilakukan dengan menggunakan alat rancangan didapatkan waktu rata-rata 0,51 menit dengan kapasitas pemipih yang dapat menghasilkan emping melinjo rata-rata 15,914 gr. Sedangkan pemipih secara tradisional didapatkan rata-rata waktu 1,04 menit dengan kapasitas kerja tradisional didapatkan hasil pemipih 7,820 gr. Untuk memipih 5 biji melinjo dengan 3 kali ulangan pukulan keseragaman hasil yang bagus terdapat pada alat rancangan dengan ketebalan 0,95 mm dan diameter 3,45 cm, sedangkan pada alat pemipih tradisional terdapat nilai ketebalan 0,72 mm dengan diameter emping 3,65 cm. kehilangan hasil merupakan kehilangan kadar air yang dapat menurunkan berat awal biji menlinjo menjadi berat akhir emping. Kehilangan pada alat rancangan semi mekanis 39,41% dengan berat awal yang diratakan 8,105 gr dan pada alat tradisional 39,38% dengan berat yang telah diratakan 8,133 gr. Design A Mechanical Slaker Spring For Its Melinjo Abstract. Melinjo is a plant which grow at the tropics, one of them is Indonesia. The product from this melinjo is melinjo chips. Melinjo chips is a kind of chips made from old melinjo seed and is one of agricultural commodity which have a high price. So far to make the melinjo chips still using a simple way which is by mashing the gnetum gnemon seed. Designing a mashing instrument is an effort to improve the production of melinjo chips to help communities increasing melinjo chips products. From the tests carried out by using this design instrument obtained the average time is 51 seconds with average mashing work capacity 15,914 grams. While mashing in traditional way obtained the average time is 1 minutes 04 seconds with average traditional way work capacity 7,820 grams. To mashing 5 melinjo seed in 3 repetition the better mashing uniformity result is on the mashing instrument with 0,95 mm thickness and 3,45 cm diameters, while in traditional way obtained 0,72 mm thickness with 3,65 diameters. The lost result is cause by the lose of water level which can lower initial melinjo seed weight. The lost in this mashing semi-mechanic instrument is 39,41% with 8,105 grams average initial weight while in traditional mashing way is 39,38% with 8,133 grams average initial weight
Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Produksi, Konsumsi, dan Harga Beras di Provinsi Aceh Ade Israwati; Teuku Makmur; Zakiah Zakiah
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (210.863 KB) | DOI: 10.17969/jimfp.v2i4.5565

Abstract

Abstrak. Beras yang menjadi bagian bulir tanaman padi (Oryza Sativa L.) merupakan salah satu penganan pokok (primer) di Indonesia. Beras menjadi komoditas penting di Indonesia karena negara ini memiliki konsumsi beras per kapita terbesar di dunia. Provinsi Aceh merupakan salah satu provinsi dengan produksi padi tertinggi dan cukup stabil di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi produksi, konsumsi, dan harga beras di Provinsi Aceh dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kualitatif (deskriptif) dan metode kuantitatif. Model yang digunakan adalah modifikasi model ekonometri, yaitu metode 2SLS (two stage least square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi beras di Provinsi Aceh dipengaruhi oleh harga beras lokal, harga gabah tingkat petani, luas areal panen dan harga pupuk. Konsumsi beras di Provinsi Aceh dipengaruhi oleh harga beras lokal dan pendapatan perkapita penduduk. Dan harga jual beras lokal Provinsi Aceh produksi beras dan konsumsi beras.Factors Affecting Production, Consumption, and Price of Rice In Aceh Province.Abstract. Rice that come from rice plant (Oryza Sativa L.), is one of staple food (primary) in Indonesia. Rice become important commodity in Indonesia because this country being the largest rice consumption per capita in the world. Aceh province is one of province with the highest rice production and stable enough in Indonesia. This study aims to determine what factors that affect production, consumption, and price in Aceh, which is this sudy uses quantitative research method. The method that used in this research is qualitative method (descriptive) and quantitative method. The model that used is modification of econometric model, which is 2SLS method (two stage least square). The result of this study showed that rice production in Aceh Province are affected by local rice prices, grain prices on farmers level, harvest area, and fertilizer prices. Rice consumption in Aceh Province are affected by local rice prices and income per capita. And local rice prices in Aceh Province are affected by rice production and rice consumption.

Page 4 of 4 | Total Record : 33