cover
Contact Name
Yanuarti Petrika
Contact Email
polkesppnj@gmail.com
Phone
+6285282627240
Journal Mail Official
polkesppnj@gmail.com
Editorial Address
Jl. 28 Oktober, Siantan Hulu, Pontianak Utara Kalimantan Barat
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Pontianak Nutrition Journal (PNJ)
ISSN : 26221691     EISSN : 26221705     DOI : https://doi.org/10.30602/pnj.v6i1
Core Subject : Health, Education,
This journal has been published by Department of Nutrition, Poltekkes Kemenkes Pontianak. All articles with subject of Nutrition from national and international researchers are welcome to be submitted to this journal. All published articles were peer-reviewed by reputable reviewers. All published articles were published in Pontianak Nutrition Journal include results of original scientific research and case studies in the field of : clinical nutrition and dietetics community nutrition Maternal and Child Nutrition Food Service Management Food Science and Technology sports nutrition molecular nutrition nutritional biochemistry functional food
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2019): Maret 2019" : 6 Documents clear
PENGARUH JUS ALOE VERA SESUDAH MAKAN TERHADAP PENURUNAN TRIGLISERIDA PASIEN DMT2 Rif’annur Surya
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 2, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.054 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v2i1.481

Abstract

Satu dari sebelas orang dewasa diseluruh dunia sekarang menderita diabetes mellitus dan 90% diantaranya diabetes mellitus tipe 2 (DMT2). Aloe vera adalah spesies lidah buaya digunakan sebagai pangan fungsional mencakup lebih dari 75 bahan aktif seperti enzim, vitamin, gula, mineral, lignin, asam amino, asam salisilat dan serat. Kandungan aktif antihiperglikemik aloe vera adalah polisakarida acemannan dan glucomannan, glikoprotein, antioksidan, flavonoid, berbagai vitamin dan mineral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh jus aloe vera sesudah makan terhadap penurunan trigliserida pasien DMT2. Jenis penelitian adalah penelitian analitik dengan pendekatan studi eksperimental randomisasi. Rancangan penelitian Pre-post Test Control Group Design dengan pembutaan ganda (Randomized Double Blind). Desain eksperimen dengan pemberian jus aloe vera setelah makan siang. Subjek penelitian ditentukan secara simple random sampling. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,432 > 0,05 sehingga dapat disimpulkan tidak ada pengaruh jus aloe vera pada pasien DMT2 yang diberikan sesudah makan siang terhadap kadar trigliserida. Sebagai bahan rekomendasi perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh pemberian jus aloe vera sebelum makan terhadap gula darah dan profil lipid.
PENGARUH EDUKASI GIZI MELALUI MEDIA FACEBOOK TERHADAP PENGETAHUAN ANEMIA DAN KONSUMSI PROTEIN, ZAT BESI, DAN VITAMIN C PADA REMAJA PUTRI DESA TEBAS KUALA Husnul Khotimah
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 2, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.432 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v2i1.477

Abstract

Menurut WHO, anemia merupakan suatu kondisi dimana konsentrasi hemoglobin atau jumlah sel darah merah di bawah normal. Sedangkan definisi anemia gizi adalah keadaan dimana kadar hemoglobin, hematokrit, dan jumlah sel darah merah yang lebih rendah dari normal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan anemia dan konsumsi protein, zat besi, serta vitamin C sebelum dan sesudah diberikan edukasi gizi melalui media Facebook di Desa Tebas Kuala. Jenis penelitian ini adalah Eksperimental dengan rancangan one group pretest post test design. Analisis yang digunakan adalah uji normalitas Paired T-Test. Populasi penelitian ini adalah remaja putri yang tinggal di wilayah Desa Tebas Kuala dengan sampel kelompok intervensi sebanyak 35 remaja putri. Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan anemia, konsumsi protein, konsumsi zat besi, dan konsumsi vitamin C pada sampel mengalami peningkatan. Secara statistik, ada perbedaan bermakna antara pengetahuan anemia, konsumsi protein, konsumsi zat besi, dan konsumsi vitamin C pada remaja putri sebelum dan sesudah intervensi (p=0,000). Simpulan penelitian adalah adanya pengaruh edukasi gizi melalui media Facebook terhadap peningkatan pengetahuan anemia, dan konsumsi protein, konsumsi zat besi, serta konsumsi vitamin C pada remaja putri.
PENGARUH KONSELING GIZI MENGGUNAKAN MEDIA LEAFLET TERHADAP PERUBAHAN SISA MAKANAN PASIEN RAWAT INAP KELAS III DI RSUD SOEDARSO PONTIANAK Lisda Khaira Manik
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 2, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.168 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v2i1.478

Abstract

Sisa makanan adalah volume atau presentase makanan yang tidak habis dimakan dan dapat digunakan untuk mengukur evektifitas menu. Sisa makanan terjadi karena pasien tidak menghabiskan makanan yang sudah disajikan. Sisa makanan dikatakan tinggi atau banyak jika pasien meninggalkan sisa makanan >20%. Konseling gizi dengan motivasi secara rutin akan membantu pasien dalam menghabiskan makanan yang disajikan. Leaflet merupakan salah satu alat untuk mempermudah konseling gizi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konseling gizi menggunakan media leaflet terhadap perubahan sisa makanan pasien rawat inap kelas III di RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Jenis penelitian ini adalah Quasy-Eksperiment dengan rancangan yang one group pretest postest design. Uji yang digunakan adalah uji paired t-test dan wilcoxon. Jumlah sampel sebanyak 24 sampel dan waktu penelitian pada tanggal 03 Agustus – 08 Agustus 2018. Hasil penelitian menunjukkan ada perbedaan yang signifikan pada sisa makanan, pada makanan pokok sebelum dan setelah intervensi didapatkan nilai p value (p=0,000) rata-rata hasil sisa makanan pokok sebelum diintervensi yaitu 76,67% sedangkan, sisa makanan pokok setelah intervensi yaitu 52,88%, sisa makanan pada lauk hewani sebelum dan setelah intervensi didapatkan nilai p value (p=0,000) rata-rata sisa lauk hewani sebelum dintervensi yaitu 70,36 % sedangkan sisa lauk hewani setelah diintervensi yaitu 33,32%, sisa makanan pada lauk nabati sebelum dan setelah intervensi didapatkan nilai p value (p=0,000) rata-rata sisa lauk nabati sebelum diintervensi yaitu 71% sedangkan, sisa lauk nabati setelah diintervensi yaitu sebesar 41,54, sisa makanan pada sayur sebelum dan setelah intervensi didapatkan nilai p value (p=0,000), rata-rata sisa sayur sebelum diintervensi yaitu 66,52% sedangkan, sisa sayur setelah diintervensi yaitu sebesar 36,59%.
PENGARUH PENAMBAHAN JERAMI NANGKA (Artocarpus Heterophyllus) TERHADAP KADAR SERAT DAN DAYA TERIMA ABON IKAN NILA MERAH (Oreochromis Niloticus) Chairil Bonisya
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 2, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.804 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v2i1.479

Abstract

Abon merupakan pangan alternatif yang siap saji. Penambahan jerami nangka dalam pembuatan abon dapat memperkecil biaya serta memanfaatkan limbah dengan mengurangi pemakaian daging sehingga lebih murah tetapi tetap mempertahankan mutu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh penambahan Jerami nangka (Artocarpus heterophyllus lamk.) terhadap kadar serat dan daya terima abon ikan nila merah (Oreochromis sp). Metode penelitian yang digunakan adalah Eksperimental). Adapun perlakuan yang diberikan dengan penambahan jerami nangka P1=20% P2=40%, P3=60% untuk melihat tingkat kesukaan dilakukan uji organoleptik. Berdasarkan hasil uji organoleptik menunjukan pada perlakuan p1 20% jerami nangka lebih disukai dengan jumlah 352. Hasil uji kadar serat menunjukan bahwa dalam 100 gr perlakuan P1 mengandung serat 5,24%/bb. Abon ikan nila dengan penambahan jerami nangka dapat direkomendasikan sebagai makanan tinggi serat.
PENGARUH MEDIA KOMIK UNTUK PENINGKATAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DALAM PEMILIHAN JAJANAN SEHAT Benedikta Meriana
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 2, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.201 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v2i1.480

Abstract

Jajanan memiliki risiko penyebab terjadinya keracunan pangan. Salah satu usaha untuk mengurangi paparan anak sekolah terhadap makanan jajanan yang tidak sehat dan tidak aman adalah dengan promosi keamanan pangan kepada anak sekolah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi melalui komik sebagai media untuk meningkatkan pengetahuan dan sikap dalam pemilihan jajanan sehat. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi experiment dengan rancangan penelitian pre-test post-test with control group design. Uji hipotesis menggunakan uji paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil penelitian membuktikan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dan sikap pada kelompok eksperiment. Selisih peningkatan pengetahuan pada kelompok eksperiment lebih besar yaitu sebanyak 15,89 dibandingkan dengan kelompok kontrol. Sedangkan Selisih peningkatan nilai sikap pada kelompok eksperiment lebih besar yaitu 16,63 poin. Berdasarkan analisa statistik pada pengetahuan dan sikap didapatkan p value= 0,000<0,05. Kesimpulan penelitian ini yaitu media komik terbukti dapat meningkatkan pengetahuan dan sikap anak tentang pemilihan makanan jajanan sehat.
FORMULASI SNACK BAR BERBASIS TEPUNG PISANG KEPOK (Musa paradisiaca Linn) DENGAN PENAMBAHAN TEPUNG DAUN BAYAM (Amaranthus tricolor L.) Tri Nopianti
Pontianak Nutrition Journal (PNJ) Vol 2, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Poltekkes Kemenkes Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.11 KB) | DOI: 10.30602/pnj.v2i1.476

Abstract

Pola hidup masyarakat dengan tingginya tingkat kesibukan masyarakat mengharapkan adanya pangan yang praktis seperti Snack bar yang umumnya dikonsumsi sebagai makanan selingan dan dapat dibuat dengan bahan pangan lokal seperti tepung pisang. Buah pisang merupakan produksi buah tertinggi di daerah kabupaten Sambas dibanding kabupaten lainnya. Bayam merupakan salah satu pangan yang kaya akan zat gizi dan dapat diolah menjadi tepung guna menjadi makanan tambahan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen, menggunakan uji Friedman yang terdiri dari satu faktor dengan tiga perlakuan penambahan tepung bayam yaitu 5%, 10% dan 15% (F1, F2 dan F3). Uji daya terima dilakukan terhadap 25 orang mahasiswa Poltekkes Kemenkes Pontianak Jurusan Gizi dan analisis zat besi dilakukan di Laboratorium Badan Riset dan Standarisasi Industri Pontianak. Hasil penelitian uji organoleptik terhadap rasa, aroma, warna dan tekstur snack bar yang paling disukai panelis adalah snack bar tepung pisang kepok dengan penambahan tepung bayam 5%. Dari hasil uji organoleptik, dilakukan analisis kandungan zat besi pada produk snack bar terpilih dan didapatkan hasil kandungan zat besi yaitu 8,29 mg/kg. 

Page 1 of 1 | Total Record : 6