cover
Contact Name
Asrar Aspia Manurung
Contact Email
asraraspiamanurung@gmail.com
Phone
+628116311985
Journal Mail Official
asraraspiamanurung@gmail.com
Editorial Address
Jl. Kapten Muchtar Basri No.3, Glugur Darat II, Kec. Medan Tim., Kota Medan, Sumatera Utara 20238
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian
ISSN : 28087712     EISSN : 28087712     DOI : 2808-7712
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] adalah jurnal ilmiah yang dikelola oleh Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dengan melibatkan seluruh komponen akademisi yang ada di fakultas Pertanian . Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian ini meliputi aspek sosial ekonomi pertanian sebagai suatu sistem yang komprehensif dan terintegrasi mulai dari kajian subsistem up-stream, subsistem on-farm, subsistem down-stream, dan subsistem penunjang serta dampak interelasinya dengan kebijakan pemerintah, perekonomian internasional dan kapitalisasi sumberdaya lahan, petani, dan masyarakat. Jurnal ini akan terbit setiap 2 kali dalam sebulan, dimulai dari bulan Januari tahun 2023., pada bulan Januari, Maret, Mei, Juli, September, November tahun 2023. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi dan Bisnis [JIMEIS] ini telah terakreditasi Google Scholar. Citasi Analisis: Google Scholar
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 4 (2022)" : 9 Documents clear
Pengaruh Berat Sampel dan Konsentrasi n-Heksana Pada Analisis Kwetiau Berlapis Lemak Babi Kusti Ayu Ningtias
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.81 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret sampai Juni di Laboraturium Analisa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berat sampel, pengaruh konsentrasi pelarut n-Heksana dan pengaruh interaksi antara berat sampel dan konsentrasi n-Heksana terhadap sifat fisikokimia dan mikrobiologi lemak babi yang terdapat pada kwetiau. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor, faktor I Berat Sampel dengan 4 taraf yaitu: B1 = 50 g, B2 = 60 g, B3 = 70 g dan B4 = 80 g dan faktor II yaitu Konsentrasi n-Heksana dengan 4 taraf yaitu : N1 = 20%, N2 = 30%, N3 = 40% dan N4 = 50%. Pengaruh berat sampel terhadap berat jenis diperoleh berturut-turut : 0,829, 0,880, 0,955 dan 0,960. Indeks bias diperoleh : 1,668, 1,684, 1,738 dan 1,786. Titik leleh diperoleh : 41,25, 43,25, 44,5 dan 45,5. Bilangan penyabunan diperoleh : 243,2, 264,4, 265,9 dan 278,3. Uji total mikroba diperoleh : 9,54, 9,60, 9,71 dan 9,79. Pengaruh konsentrasi n-Heksana terhadap berat jenis diperoleh berturut-turut : 0,855, 0,903, 0,913 dan 0,923. Indeks bias diperoleh : 1,683, 1,696, 1,742 dan 1,755. Titik leleh diperoleh : 43,43,25, 44 dan 44,25. Bilangan penyabunan diperoleh : 257,86, 263,19, 263,42 dan 267,51. Uji total mikroba diperoleh : 9,83, 9,72, 9,63 dan 9,46.Kata Kunci: Kwetiau, Lemak babi, Ekstraksi, Sifat Fisikokimia
Analisis Kelayakan Usaha Produksi Kerupuk Udang (Pe-naeus indicus) di Kelurahan Tanjung Leidong Kecamatan Kualuh Leidong Rizki Arifin Munthe
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (615.269 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis besarnya biaya, penerimaan, dan pendapatan usaha kerupuk udang di Kelurahan Tanjung Leidong dan untuk menganalisis kelayakan usaha pembuatan kerupuk udang di Kelurahan Tanjung Leidong. Penelitian ini menggunakan metode analisis pendapatan, analisis Break Event Point (BEP), analisis R/C Ratio, dan analisis B/C Ratio. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa : Biaya total rata-rata usaha kerupuk udang sebesar Rp. 2.386.180,96 perbulan. Penerimaan rara-rata diperoleh Rp. 4.060.000 perbulan, sehingga diperoleh pendapatan perbulan usaha kerupuk udang di daerah penelitian adalah sebesar Rp. 1.673.819,04 dan usaha kerupuk udang untuk mencapai titik impas minimal para pelaku usaha harus menjual sebanyak 34,08 kg dan menjual kerupuk udangnya seharga Rp. 41.361,05/kg. Usaha kerupuk udang di Kelurahan Tanjung Leidong dilihat dari R/C layak diusahakan karena nilai R/C 1,7 1, sedangkan dilihat dari B/C tidak layak karena nilai B/C 0,7 1.Kata Kunci: Analisis usaha, Pendapatan, Kelayakan Usaha Kerupuk Udang
Pengaruh Pemberian Pupuk Hayati dan Pupuk NPK Ter-hadap Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.) Muhammad Ma’ruf
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (419.81 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh aplikasi pupuk hayati ultra gen dan pupuk N, P, K terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah (Allium ascalonicum L.). Penelitian dilaksanakan di Unit Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Riau Pekanbaru. Penelitian ini berbentuk eksperimen faktorial 5x3 yang disusun dalam rancangan acak lengkap. Faktor pertama adalah pupuk hayati ultra gen yang terdiri dari 5 taraf (tanpa, 50, 100, 150 dan 200 l.ha-1). Faktor kedua adalah pupuk N, P, K terdiri dari 3 taraf (tanpa, 100 kg N + 45 kg P2O5 + 37,5 kg K2O dan 200 kg N + 90 kg P2O5 + 75 kg K2O.ha-1), masing-masing kombinasi diulang 3 kali. Parameter yang diamati adalah jumlah umbi per rumpun, keliling umbi, bobot segar umbi per rumpun, bobot segar umbi per petak dan bobot konsumsi umbi per petak. Aplikasi pupuk hayati ultra gen dosis 100 l.ha-1 dan pupuk N, P, K 100 kg N + 45 kg. P2O5 + 37,5 kg K2O.ha-1 meningkatkan bobot segar umbi per rumpun, bobot segar umbi per petak dan bobot konsumsi umbi per petak dibandingkan dengan kombinasi lainnya, namun tidak signifikan pada jumlah umbi per rumpun dan keliling bohlam.Kata Kunci: Bawang Merah, Pupuk Hayati Ultra Gen, pupuk NPK
Analisis Usahatani Cabai Merah dan Semangka Terhadap Pendapatan Petani di Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang Sandi Mustafa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.524 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh faktor-faktor produksi terhadap pendapatan petani, berapa besar pendapatan petani yang menanam cabai merah dan semangka dan apakah usahatani cabai merah dan semangka layak diusahakan di Desa Sidodadi Ramunia Kecamatan Beringin Kabupaten Deli Serdang. Terdapat beberapa pengaruh faktor-faktor produksi terhadap pendapatan pada usahatani cabai merah dan semangka yaitu luas lahan, pupuk, bibit, obat-obatan, tenaga kerja dan pengalaman bertani. Metode peneltian yang dilakukan dalam penelitian adalah metode deskriptif dengan mengganmbarkan fenomena-fenomena yang ada dilapangan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa hasil analisis secara simultan (serempak) produksi cabai merah dan mentimun di pengaruhi oleh luas lahan, pupuk, bibit, obat-obatan, tenaga kerja dan pengalaman usahatani sebesar  93,9 %. Secara persial luas  lahan, pupuk, bibit dan pengalaman usahatani berpengaruh  secara  nyata  terhadap  produksi. sedangkan obat-obatan dan tenaga kerja  tidak berpengaruh nyata. Pendapatan bersih yang di dapatkan rata-rata Rp 38.400.225/musim tanam dengan rata-rata luas lahan 4943,75 m2, sehingga   dapat disimpulkan usaha tani ini  menguntungkan. Kelayakan usaha tani cabai merah dan semangka di peroleh R/C sebesar 5,56, nilai B/C Ratio diperoleh sebesar 4,56, rata-rata total produksi sebanyak 1.359 Kg dan rata-rata penerimaan senilai 46.809.800. usahatani cabai merah dan semangka layak berdasarkan uji kriteria R/C dan B/C.Kata Kunci: Usahatani, Kelayakan
Analisis Kandungan Lemak Babi Pada Babi Panggang Karo Dalam Pengaruh Konsentrasi n-Heksana Terhadap Berat Sampel Nur Widya Ningsih
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.444 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei sampai Juli di Laboraturium Analisa Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian ini berjudul “ Pengaruh n-Heksana dan Berat Sampel Pada Analisis Kandungan Lemak Babi Pada Babi Panggang Karo”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi pelarut n-heksana, pengaruh berat sampel dan pengaruh interaksi antara konsentrasi n-heksana dan berat sampel terhadap lemak babi pada babi panggang karo. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan dua (2) ulangan. Faktor I adalah perbedaan konsentrasi n-Heksana (N) terdiri dari 4 taraf yaitu : N1 = 20%, N2 = 30%, N3 = 40% dan N4 = 50%. Faktor II adalah perbedaan berat sampel (B) terdiri dari 4 taraf yaitu : B1 = 30 g, B2 = 40 g, B3 = 50 g dan B4 = 60 g. Berat jenis diperoleh berturut-turut : 0,956, 0,958, 0,998 dan 1,036.. Titik leleh diperoleh : 43,250, 44,000, 44,125 dan 44,750. Uji total mikroba diperoleh : 11,820, 11,64, 11,302 dan 10,290. Bilangan  penyabunan diperoleh :208,858, 234,769, 249,633 dan 257,273. Indeks bias diperoleh : 1,510, 1,528, 1,529 dan 1,543. Pengaruh Berat Sampel terhadap Berat jenis diperoleh berturut-turut :0,980, 0,991,0,999 dan 0,999. Titik leleh diperoleh :43,000, 43,000, 44,125 dan  46,000. Uji total mikroba diperoleh : 10,678, 11,171, 11,414 dan 11,459. Bilangan  penyabunan diperoleh 202,807,228,160, 245,761 dan 273,805. Indeks bias diperoleh : 1,517, 1,525, 1,532 dan 1,535.Kata Kunci: Babi Panggang Karo, Lemak Babi, Ekstraksi, Sifat Fisikokimia
Pengaruh Konsentrasi n-Heksana dan Waktu Maserasi Terhadap Sifat Fisikokimia Ifu Mie Yang Mengandung Lemak Babi Selly Khairunnisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.536 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juli di Laboraturium Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi n-heksana, pengaruh waktu  maserasi dan pengaruh interaksi antara konsentrasi n-Heksana dan waktu maserasi terhadap sifat fisikokimia dan mikrobiologi lemak babi yang terdapat pada ifu mie. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Faktorial dengan 2 faktor, faktor I Konsentrasi n-Heksana dengan 4 taraf yaitu: K1 = 20%, K2 = 30%, K3 = 40% dan K4 = 50% dan faktor II yaitu Waktu Maserasi  dengan 4 taraf yaitu : W1 = 6 jam, W2 = 12 jam, W3 = 18 jam dan W4 = 24 jam. Hasil pengaruh konsentrai n-Heksana pada bobot jenis diperoleh berturut-turut : 0,911, 0,924 0,934 dan 0,950. Indeks bias diperoleh : 1,445, 1,454, 1,458 dan 1,466. Titik leleh diperoleh : 44,25, 44,50, 45 dan 46,75. Bilangan penyabunan diperoleh : 225,97, 261,855, 262,80 dan 270,17. Uji total mikroba diperoleh : 9,77, 9,60, 9,56. dan 9,46. Hasil pengaruh waktu maserasi pada bobot jenis diperoleh berturut-turut : 0,919, 0,924 0,931 dan 0,944. Indeks bias diperoleh : 1,448, 1,453, 1,459 dan 1,462. Titik leleh diperoleh : 44,00, 44,50, 45,75 dan 46,25. Bilangan penyabunan diperoleh : 245,26,  250,54, 254,68 dan 270,33. Uji total mikroba diperoleh : 9,43, 9,59, 9,73. dan 9,83.Kata Kunci: Ifu Mie , Lemak Babi, Ekstraksi, Sifat Fisikokimia
Respon Pertumbuhan dan Hasil Bawang Sabrang (Eleutherine americana Merr.) Terhadap Berbagai Komposisi Media Tanam Dan Pemberian Air Kelapa Imam Darmawan Sagala
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.36 KB)

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di lahan, Jalan Dwikora, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara dengan ketinggian tempat ± 25 meter di atas permukaan laut, dimulai bulan Maret 2020 sampai dengan Juni 2020. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Respon Pertumbuhan dan Hasil Bawang Sabrang (Eleutherine americana Merr.) terhadap Berbagai Komposisi Media Tanam dan Pemberian Air Kelapa. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) faktorial dengan 2 faktor, faktor pertama yaitu berbagai komposisi media tanam dengan 3 taraf yaitu M0 = Tanah (kontrol), M1 = Tanah : Pupuk Kandang Sapi : Arang Sekam (2:2:1), M2 = Tanah : Pupuk Kandang Sapi : Serbuk Gergaji (2:2:1) dan faktor kedua pemberian air kelapa dengan 4 taraf yaitu K0 = Tanpa Perlakuan (kontrol), K1 = 100 ml/ polybag, K2 = 200 ml/ polybag, K3 = 300 ml/ polybag. Parameter yang diukur adalah tinggi tanaman, jumlah daun per tanaman, jumlah rumpun per tanaman, diameter umbi, jumlah umbi per tanaman, jumlah umbi per plot, bobot segar umbi per rumpun, bobot segar umbi per plot, bobot kering angin umbi per tanaman, indeks panen. Data hasil pengamatan dianalisis dengan menggunakan analisis of varians (ANOVA α = 5%) dan dilanjutkan dengan uji beda rataan menurut Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukan bahwa berbagai komposisi media tanam memberikan pengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Pemberian air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan. Interaksi antara perlakuan berbagai komposisi media tanam dan pemberian air kelapa tidak berpengaruh nyata terhadap semua parameter pengamatan.Kata Kunci: Bawang Sabrang, Komposisi Media Tanam, Air Kelapa
Faktor Sosial Ekonomi Yang Mempengaruhi Produktivitas Usahatani Kemangi (Ocimum X Citriodorum) [Studi Kasus: Desa Kelumpang Kecamatan Hamparan Perak Kabupaten Deli Serdang] Rahmat Subeno
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (517.374 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor sosial ekonomi petani kemangi dan bagaimana produktivitas usahatani kemangi dan untuk mengetahui bagaimana pengaruh faktor sosial ekonomi (tingkat pendidikan, pengalaman bertani, tenaga kerja, modal dan luas lahan). Sampel terdiri dari petani kemangi berjumlah 25 responden. Penentuan jumlah sampel dilakukan dengan menggunakan pendapat arikunto dan penarikan sampel adalah dengan teknik jenuh. Metode analisis data yang digunakan adalah deskriptif untuk permasalahan pertama dan kedua, fungsi regresi linier berganda untuk permasalahan ketiga. Berdasarkan hasil dan pembahasan penelitian dapat disimpulkan bahwa luas lahan rata-rata 0,12 Ha sedangkan produksi rata-rata 650,24 kg/musim panen untuk produktivitas rata-rata 5.418,6 kg/Ha/musim panen. Dari hasil uji F diperoleh bahwa variable tingkat pendidikan, pengalaman bertani, tenaga kerja, modal dan luas lahan berpengaruh secara srempak terhadap produktivitas usahatani. Sedangkan hasil uji T yang dilakukan diperoleh bahwa variable tingkat pendidikan dan pengalaman bertani yang berpengaru secara parsial sedangkan variable tenaga kerja, modal dan luas lahan tidak berpengaruh. Untuk segi kelayakan usahatani kemangi dengan menggunakan R/C adalah 1,79 sementara nilai B/C usahatani kemangi sebesar 0,79.Kata Kunci: Produktivitas, Kemangi, Deskriptif, Regresi Linier Berganda
Pengaruh Penambahan N-Heksana Pada Adulterasi Minyak Kelapa Sawit Dan Minyak Babi Terhadap Sifat Fisik Irfan Kurniawan
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian [JIMTANI] Vol 2, No 4 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.385 KB)

Abstract

Minyak sawit adalah salah satu minyak yang paling banyak dikonsumsi dan diproduksi di dunia. Minyak yang murah, mudah diproduksi dan sangat stabil ini digunakan untuk berbagai variasi makanan, kosmetik, produk kebersihan, dan juga bisa digunakan sebagai sumber biofuel atau biodiesel. Kebanyakan minyak sawit diproduksi di Asia, Afrika dan Amerika Selatan karena pohon kelapa sawit membutuhkan suhu hangat, sinar matahari, dan curah hujan tinggi untuk memaksimalkan produksinya. Minyak babi adalah suatu lemak yang di ambil dari jaringan lemak hewan babi. Minyak babi dapat diperoleh dengan cara ekstraksi menggunakan metode dry rendering yaitu suatu cara ekstraksi minyak hewan dengan cara pemanasan tanpa air. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) faktorial dengan (2) dua ulangan. Faktor I : Konsentrasi Pelarut (K) terdiri dari 4 taraf yaitu: K1= 20%, K2= 30%, K3= 40% dan K4= 50%. Faktor II : Waktu Maserasi  (W) terdiri dari 4 taraf yaitu : W1= 06 Jam,W2= 12 Jam, W3= 18 Jam dan W4 = 24 Jam. Parameter yang diamati meliputi bobot jenis, bilangan asam, bilangan iodium dan total mikroba Dari hasil analisis sidik statistik pada setiap parameter: Waktu maserasi memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata pada taraf p0,01 terhadap bobot jenis, bilangan iod dan total mikroba. Serta pengaruh berbeda nyata pada taraf p0,05 terhadap bilangan asam. Pengaruh konsentrasi n-Heksan memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata pada taraf p0,01 terhadap bobot jenis, bilangan asam, bilangan iod dan total mikroba serta memberikan pengaruh berbeda tidak nyata p0,05 terhadap bilangan asam. Pengaruh dari konsentrasi n-Heksan dan waktu maserasi terhadap pertumbuhan mikroba dimana dari pengaruh konsentrasi n-Heksan yang dipakai memberikan pengaruh yang berbeda sangat nyata taraf p0,01 baik di minyak kelapa sawit, minyak babi dan minyak kelapa sawit bercampur minyak babi. Akan tetapi n-Heksan sendiri tidaklah memberikan dampak apapun terhadap pertumbuhan mikroba. Kata Kunci: Minyak  Sawit, Minyak Babi, Faktorial, Konsentrasi, Maserasi

Page 1 of 1 | Total Record : 9