cover
Contact Name
Swasti Maharani
Contact Email
conferences.id@gmail.com
Phone
+6285850872042
Journal Mail Official
adminpub@mykreatif.com
Editorial Address
Perumahan Griya Salaam A7, Rukun Tetangga 002, Rukun Warga 018, Desa Guwokajen, Kecamatan Sawit, Kabupaten Boyolali 57374
Location
Kab. boyolali,
Jawa tengah
INDONESIA
Educatif: Journal of Education Research
ISSN : 26863669     EISSN : 26862077     DOI : https://doi.org/10.36654/educatif.v5i2.280
Core Subject : Education, Social,
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of education. Educatif particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of education areas as follows: 1. Teaching and Learning 2. Curriculum Development 3. Learning Innovation and technology 4. The evaluation process in teaching
Articles 15 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 1 (2022): January" : 15 Documents clear
Penerapan Pendekatan Supervisi Kolaboratif untuk Meningkatkan Kompetensi Profesional Guru Di SDN Jeruklegi Kulon 06 Jeruklegi Tahun Pelajaran 2021/2022 Kundari Lusinah
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 1 (2022): January
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (564.745 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i1.201

Abstract

Penelitian Tindakan Sekolah. Latar belakang masalah yang menjadi fokus pembelajaran adalah Pendekatan supervisi individual tidak terlalu efektif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam melaksanakan tugasnya khususnya yang berkaitan dengan kompetensi profesionalnya, berdasarkan observasi yang diadakan kepala sekolah terhadap guru-guru di SDN Jeruklegi Kulon 06 Kecamatan Jeruklegi menunjukkan bahwa kompetensi profesional guru masih rendah terutama pada kompetensi guru dalam mengembangkan materi pembelajaran yang diampu secara kreatif. Berdasarkan masalah tersebut, maka penelitian ini peneliti menerapkan Pendekatan Supervisi Kolaboratif dalam meningkatkan kompetensi profesional sehingga dapat meningkatkan kompetensi guru dan prestasi sekolah. Penelitian dilakukan melalui proses pengkajian berdaur (PTS) yang meliputi empat tahapan yaitu perencanaan (planning), pelaksanaan (action), observasi (observation), dan refleksi (reflection). Dari hasil analisis data, diperoleh hasil Peningkatan kompetensi profesional guru di SDN Jeruklegi Kulon 06 Kecamatan Jeruklegi dari pra-siklus ke siklus I sebesar 20,31 poin. Rata-rata kompetensi profesional guru pada pra-siklus sebesar 61,719 dengan kriteria cukup dan pada siklus I sebesar 82,031 dengan kriteria baik. Kompetensi profesional guru juga mengalami peningkatan dari siklus I ke siklus II sebesar 10,156 poin. Rata-rata kompetensi profesional guru pada siklus II sebesar 92,188 dengan kriteria sangat baik. Jadi, dapat disimpulkan bahwa kompetensi profesional guru di SDN Jeruklegi Kulon 06 Kecamatan Jeruklegi dapat ditingkatkan melalui penerapan pendekatan supervisi kolaboratif
Dampak Pemerolehan Bahasa Anak Dalam Berbicara Terhadap Peran Lingkungan Eny Astuti
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 1 (2022): January
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.613 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i1.202

Abstract

Lingkungan sangat berdampak terhadap bahasa anak dalam berbicara. Lingkungan merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi dalam pemerolehan bahasa anak. Karena dengan lingkungan runinitas anak dapat berjalan dengan baik tanpa kesulitan dalam berinteraksi di lingkungan sosial dan proses pemerolehan bahasa juga di mulai dari lingkungan baik lingkungan keluarga maupun lingkungan masyarakat. Rangsangan yang diperoleh anak melalui lingkungan berpengaruh terhadap perkembangan bahasa anak. Rangsangan yang diterima secara perlahan akan mempengaruhi perkembangan bahasa anak. Rangsangan orang tua terdekatnya akan diproses oleh anak sehingga menjadikan anak seperti itu matang dalam pola pikir, pola, dan pola tutur. Peran orang tua yang begitu penting menuntut orang tua untuk berhati-hati dan cermat dalam mendidik anaknya. Orang tua perlu memahami langkah-langkah perkembangan bahasa pada anak untuk dapat memberikan stimulus pada tahap perkembangan yang sesuai dengan usianya. Perkembangan bahasa merupakan salah satu indikator perkembangan kognitif seorang anak, hal ini berkaitan dengan keberhasilan atau keterlambatan dalam berpikir dan berkomunikasi di daerah tersebut. Seorang anak yang dikatakan lambat dalam berbicara dapat mempengaruhi kemampuan koneksi dalam sehari-hari secara pribadi atau lingkungan sosial, yaitu untuk mendapatkan kesulitan belajar, bersosialisasi dan aktivitas kerja lainnya ketika dewasa nanti. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan bahasa anak antara lain: perkembangan otak dan kecerdasan, jenis kelamin,kondisi fisik, lingkungan keluarga, kondisi ekonomi, lingkungan sosial/budaya, kedwibahasaan (2 bahasa).
Meningkatkan Hasil Belajar Materi Telling Time Pada Pembelajaran Bahasa Inggris Melalui Metode Talking Stick Isna Erianti
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 1 (2022): January
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (549.683 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i1.266

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar metode pembelajaran Talking Stick dapat Meningkatkan hasil Belajarpeserta didik Pada Materi Telling Time Pada Mata Pelajaran Bahasa Inggris di kelas VII SMP Negeri 1 Lembah Sabil Semester Ganjil Tahun Pelajaran 2021/2022. Penelitian ini berlangsung dalam 2 siklus yang masing-masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan,observasi, dan refleksi. Hasil antara siklus I dengan siklus II ada perubahan secara signifikan , hal ini ditandai dengan peningkatan jumlah siswa yang mencapai ketuntasan belajar. Dengan melihat perbandingan hasil tes siklus I dan siklus II ada peningkatan yang cukup signifikan, baik dilihat dari ketuntasan belajar dari 58.82 % menjadi 100.00 % atau meningkat 41.18 % sedangkan hasil perolehan nilai rata- rata kelas dari 78.75 % menjadi 88.33 % atau meningkat 10.30 %. Berdasarkan hasil yang di peroleh dapat di simpulkan bahwa metode Talking Stick merupakan model pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Dimana model pembelajaran ini memuat unsur permainan sehingga tidak menimbulkan kebosanan pada siswa ketika melaksanakan proses pembelajaran, tapi juga dapat membentuk siswa untuk lebih berani mengemukakan pendapat, melatih keterampilan membaca dan memahami dengan cepat materi yang diberikan.
Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning pada Materi Ikatan Kimia Kelas X di SMA Negeri 1 Labuhanhaji Timur Irma Yulianti
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 1 (2022): January
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (580.396 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i1.270

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar model pembelajaran Project Based Learning dapat meningkatkan pemahaman pada materi Ikatan Kimia pada mata pelajaran Kimia di kelas X MIA1 SMA Negeri 1 Labuhanhaji Timur. Penelitian ini berlangsung dalam 2 siklus yang masing- masing siklus terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data yang diperoleh dalam penelitian ini meliputi: Hasil belajar siswa yang diambil dari pemberian soal tes pada akhir siklus, kemampuan guru dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi, aktivitas siswa dalam pembelajaran yang diambil dari lembar observasi, dan data tentang refleksi siswa terhadap pembelajaran yang diambil dari angket pada setiap akhir pertemuan. Project Based Learning merupakan model pembelajaran yang dapat digunakan oleh guru dalam pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Dimana siswa bias bekerjasama bersama peserta didik lain untuk menyelesaikan permasalahan, dengan begitu juga dapat membentuk siswa untuk lebih berani mengemukakan pendapat, melatih keterampilan membaca dan memahami dengan cepat materi yang diberikan.
Penerapan Metode Role Playing Untuk Meningkatkan Keterampilan Berbicara dan Motivasi Belajar Siswa dalam Menguasai Congratulations Expressions Nur Azizah
Educatif Journal of Education Research Vol 4 No 1 (2022): January
Publisher : Kreasi Teknologi Informasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (507.757 KB) | DOI: 10.36654/educatif.v4i1.275

Abstract

Pelajaran Bahasa Inggris diajarkan kepada semua siswa SMP/MTSN sebagaimana tercantum dalam Kurikulum 2013. Pemberian materi ini antara lain untuk menumbuhkan semangat belajar bahasa inggris sejak dini. Belajar bahasa inggris berarti belajar empat pila keterampilan dasar, mendengarkan, berbicara, menulis dan membaca. Oleh karenanya upaya yang dilakukan dalam pembelajaran bahasa inggris adalah menerapkan Metode Role Playing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan berbicara melalui teknik bermain peran (Role Playing) pada mata pelajran bahasa inggris. Metode role play, yaitu suatu cara penugasan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. Berbicara merupakan sebuah ujaran sebagai suatu sarana berkomunikasi untuk mengungkapkan pikiran, pendapat, gagasan, perasaan, dan keinginan dengan bantuan lambang-lambang yang disebut kata-kata. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Instrument yang digunakan adalah tes, lembar observasi aktivitas guru dan siswa, serta lembar angket dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa. Subjek penelitian ini 30 siswa, pada siklus I, siswa yang tuntas belajar adalah 14 siswa dengan persentase ketuntasan klasikal 46,7% dan pada siklus II, siswa yang tuntas belajar adalah 26 orang dengan persentase ketuntasan klasikal 86,67%. Dapat disimpulkan bahwa dengan menerapkan metode role playing dapat meningkatkan keterampilan berbicara dan motivasi belajar siswa dalam menguasai Congatulations Expressions.

Page 2 of 2 | Total Record : 15