cover
Contact Name
Mulya Virgonita Iswindari Winta
Contact Email
yayaiswindari@usm.ac.id
Phone
+628112719724
Journal Mail Official
jurnalreswara@usm.ac.id
Editorial Address
Magister Psikologi Universitas Semarang Jl Soekarno Hatta Tlogosari Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Reswara Journal of Psychology
Published by Universitas Semarang
ISSN : -     EISSN : 29866677     DOI : 10.26623/rjp.v2i1.
Core Subject : Humanities, Social,
The aims of this journal is to provide a venue for academicians, researchers and practitioners for publishing the original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deal with a broad range of topics, including Urban Psychology.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025" : 5 Documents clear
Peran Work Engagement Sebagai Mediator Psychological Capital Dan Kepemimpinan Transformasional Terhadap Perilaku Inovatif Murdiastuti, Herlina; Hardani Widhiastuti
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.5652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh psychological capital dan kepemimpinan transformasional terhadap perilaku inovatif dengan work engagement sebagai variabel mediasi pada Pegawai Negeri Sipil (PNS).   Sampel yang digunakan sebanyak 78 responden dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner, dengan empat skala pengukuran, yaitu: skala perilaku inovatif, skala work engagement, skala psychological capital, dan skala kepemimpinan transformasional. Analisis data menggunakan uji statistik dengan program SmartPLS 3.2.9.Hasil penelitian menunjukkan psychological capital berpengaruh signifikan pada perilaku inovatif dan work engagement sedangkan kepemimpinan transformasional berpengaruh signifikan pada perilaku inovatif dan tidak signifikan pada work engagement. Peran work engagement sebagai mediasi terlihat pada psychological capital yang menunjukkan adanya pengaruh signifikan pada perilaku inovatif jika dimediasi oleh work engagement, namun pada kepemimpinan transformasional menunjukkan tidak adanya pengaruh signifikan pada perilaku inovatif jika dimediasi oleh work engagement.
Peran Physical Health dan Work-life Balance terhadap Psychological Well-being dengan Work-stress sebagai variabel intervening pada Karyawan PT X di Bekasi Nugraha, Delaja Samuel; Mulya Virgonita I. Winta
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.11444

Abstract

This study aims to analyze the role of Physical Health and work-life balance on psychological well-being and work-stress at PT X employees in Bekasi. The population in this study were 126 employees of PT X in Bekasi. Sampling in this study is using saturated sampling. The research data were collected using three scales, namely the Physical Health scale, the work-life-balance scale, and the psychological wellbeing scale. Data analysis was performed using SEM PLS. The test results show that Physical Health and Work-life Balance partially have a significant effect on Work-stress with a p-value of 0.025 and a p-value of 0.000. Work-stress has a significant effect on Psychological Well-being with a p-value of 0.001. Physical Health has no significant effect on Psychological Well-being with p-values of 0.388 or more than 0.05. Work-life balance has a significant effect on Psychological Well-being with a p-value of 0.000. Physical Health has a significant effect on Psychological Well-being with Work-stress as an intervening p-value of 0.038. While Work-Life Balance has a significant effect on Psychological Well-being with Work-stress as an intervening with a p-value of 0.001. In this study, it is proven that work-stress mediates the effect of physical health and work-life balance on psychological well-being.
Work Engagement pada Petugas Layanan Di Dinas XY Provinsi Jawa Tengah belinda, della; Hardani Widhiastuti
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.11657

Abstract

Petugas layanan yang ada di Dinas XY Provinsi Jawa Tengah tidak hanya bertugas untuk menemani korban, namun juga diharapkan mampu menampung permasalahan yang dialami korban. Peran penting lainnya, diharapkan dapat memberikan penguatan secara emosional, psikis dan fisik kepada korban. Work engagement dapat membuat pegawai terlibat dengan pekerjaannya secara proaktif. Work engagement juga menggambarkan kemampuan pegawai untuk menyelesaikan masalah, berhubungan dengan orang, dan mengembangkan layanan inovatif. Kondisi ini membuat peneliti merasa perlu melakukan penelitian untuk mengetahui secara empiris deskripsi/gambaran work engagement pada petugas layanan di Dinas XY Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini dilakukan secara kualitatif fenomenologi dengan jumlah responden sebanyak 4 (empat) orang, yaitu petugas layanan SPT PPA sejumlah 3 (tiga) orang dan petugas layanan PUSPAGA sejumlah 1 (satu) orang yang telah bekerja selama kurang lebih 3 (tiga) tahun baik yang berjenis kelamin laki-laki maupun perempuan dan memiliki kompetensi di bidang lainnya. Hasil penelitian menunjukkan petugas layanan yang bertugas memberikan edukasi dan pendampingan kepada korban kekerasan memiliki work engagement dengan pekerjaannya dan dipengaruhi oleh faktor job demand, job resourches, dan personal resources. Aspek yang mempengaruhi work engagement yaitu deducation dan absorption. Komitmen yang dipengaruhi afeksi, membuat petugas layanan membuat terikat (engaged) dan terlibat secara emosional dan fisik dengan pekerjaannya. Dukungan dari keluarga dan rekan kerja membuat petugas layanan dapat bertahan dan memiliki motivasi intrinsik untuk berkembang dan belajar. Indikator lain yang muncul dalam penelitian ini adalah konformitas dan membutuhkan usaha yang lebih untuk penyesuaian diri jika berada pada lingkungan kerja baru.
Hubungan Antara Harga Diri Dengan Kecemasan Terhadap Pelecehan Seksual Secara Verbal Pada Remaja Di Semarang Timur Diah Martiana Putri; Kimmy Katkar
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.11965

Abstract

Abstract. This study aims to empirically examine the relationship between self-esteem and anxiety in adolescents who experience verbal sexual harassment in East Semarang. The hypothesis proposed in this research is that there is a negative relationship between self-esteem and anxiety in adolescents who experience verbal sexual harassment in East Semarang. The higher a person's self-esteem, the lower the level of anxiety they experience, and vice versa, the lower a person's self-esteem, the higher the level of anxiety they experience. Meanwhile, the respondents in this study were teenagers who had experienced verbal sexual harassment in East Semarang. The method used in this research uses quantitative methods. The sampling technique used was purposive sampling. Research data was collected using a self-esteem scale and an anxiety scale. Data analysis used product moment correlation techniques with the help of SPSS (Statistical Package for the Social Sciences) version 25. The results of this study show that there is a relationship between self-esteem and anxiety in teenagers who experience verbal sexual harassment in East Semarang. The correlation coefficient value is 0.710 with a sig value = 0.000, meaning there is a very significant relationship between self-esteem and anxiety. So the hypothesis in this research is accepted.   Keywords: (Self-esteem, Anxiety, Verbal Sexual Harassment, Adolescents)   Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris hubungan antara harga diri dengan kecemasan pada remaja yang mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini adalah terdapat hubungan negatif antara harga diri dengan kecemasan pada remaja yang mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Semakin tinggi harga diri seseorang maka semakin rendah tingkat kecemasan yang dialami, begitupun sebaliknya semakin rendah harga diri seseorang maka semakin tinggi tingkat kecemasan yang dialaminya. Sedangkan responden dalam penelitian ini adalah remaja yang pernah mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan skala harga diri dan skala kecemasan. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment dengan bantuan SPSS (Stastical Package for the Social Sciences) versi 25. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara harga diri dengan kecemasan pada remaja yang mengalami pelecehan seksual secara verbal di Semarang Timur. Nilai correlation coefficient yaitu 0,710 dengan nilai sig = 0,000 artinya terdapat hubungan yang sangat signifikan antara harga diri dengan kecemasan. Sehingga hipotesis dalam penelitian ini diterima.   Kata kunci: (Harga Diri, Kecemasan, Pelecehan Seksual Secara Verbal, Remaja)
Mengembangkan Diari Digital Untuk Meningkatkan Kepercayaan Diri Remaja: Pendekatan Teknologi Untuk Peningkatan Kesehatan Mental Yunike, Yunike; Kusumawaty, Ira
Reswara Journal of Psychology Vol. 4 No. 1 (2025): May 2025
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v4i1.12019

Abstract

Penelitian ini meneliti efektivitas buku harian digital dalam meningkatkan kepercayaan diri remaja. Karena masa remaja merupakan periode kritis untuk pengembangan identitas, sangat penting untuk mengatasi tantangan yang dapat menyebabkan rendahnya harga diri dan masalah kesehatan mental. Penelitian ini menggunakan survei, wawancara, dan observasi untuk meneliti bagaimana penggunaan buku harian digital mempengaruhi rasa percaya diri remaja berusia 13-18 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan buku harian digital membantu remaja terlibat dalam refleksi diri, melacak pertumbuhan pribadi mereka, dan memperkuat hubungan sosial mereka. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengguna aktif mengalami peningkatan rasa percaya diri yang lebih signifikan. Penelitian ini mengusulkan bahwa buku harian digital, yang dirancang dengan fitur interaktif dan kemudahan akses, dapat berfungsi sebagai alat bermanfaat dalam program pengembangan remaja, yang mendukung kesejahteraan mental dan pertumbuhan pribadi

Page 1 of 1 | Total Record : 5