cover
Contact Name
Afrital Rezki
Contact Email
afrital.rezki@gmail.com
Phone
+62811665485
Journal Mail Official
spasialredaksi@gmail.com
Editorial Address
Jln. Gunung Pangilun. Kota Padang. Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Spasial: Penelitian, Terapan Ilmu Geografi dan Pendidikan Geografi
ISSN : 25408933     EISSN : 25414380     DOI : https://doi.org/10.22202/js
Core Subject : Science, Social,
Scope of publications includes physical geography, human geography, regional planning and development, cartography, remote sensing, geographic information system, geography education, and environmental science.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 2 (2021)" : 5 Documents clear
TIPOLOGI DESA DAN KOMODITAS UNGGULAN DALAM PENERAPAN AGROPOLITAN DI DESA PA'RAPPUNGANTA KABUPATEN TAKALAR
JURNAL SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.997 KB) | DOI: 10.22202/js.v8i2.4466

Abstract

Abstract. Pa'rappunganta Village, Takalar Regency is a village with a dense population and needs to develop sustainable rural areas in the context of developing an agropolitan area. To optimize the potential of the agricultural sector in the application of the agropolitan concept, it is necessary to identify the village typology and superior commodities in Pa'rappunganta Village, Takalar Regency. This study aims to identify village typology and superior commodities in Pa'rappunganta Village. The research place in Pa'rappunganta Village, North Polongbangkeng District, Takalar Regency. The research was conducted from March 2019 to June 2019. Data collection was carried out by observation, surveys and literature study. The research analysis used is the analysis of village typology, LQ analysis, and Shift Share analysis. The results showed that the Typology of Pa'rappunganta Village was Self-Sufficient. Pa'rappunganta village has complete indicators in production (village output), culture, education and skills, as well as self-help and cooperation. Superior commodities of Pa'rappunganta village are corn and chili. Both commodities have value as a base sector and progressive growth.
STUDI PEMANFAATAN LAHAN PEKARANGAN DI KORONG SIJANGEK NAGARI SUNGAI DURIAN KECAMATAN PATAMUAN KABUPATEN PADANG PARIAMAN
JURNAL SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.405 KB) | DOI: 10.22202/js.v8i2.4640

Abstract

 The background of this research is the Sijangek nagari river Durian river. Where is the Sijangek nagari river Durian river based on preliminary observations, it can be seen that the use of the land is still not good, where there is still a lot of vacant land around the yard of the house even though if it is used as well as possible the community can plant various kinds of plants such as living pharmacies, herbs and ornamental plants and etc. This type of research is quantitative descriptive. The population in this study were all family heads in the Sijangek nagari river Durian River. The research sample was taken with a purposive sampling technique, namely 39 households with a large enough yard. Data analysis techniques use percentages. Based on the results of the study found that: 1) The level of public education in Korong Sijangek generally graduated from junior high school. where education is one of the factors that is able to change a person's way of thinking, 2) Ownership of plots of land in Korong Sijangek basically belongs to Ulayat / Tribe and does not yet have a yard utilization program, 3) Free time in utilizing plots of land in Korong Sijangek in general every day there free time but the people in Sijangek korong this free time is not used as it should, and 4) The area of yard in Korong Sijangek in general owned by the community is quite extensive but has not been maximally utilized.  Keywords:  study of yard land use             Penelitian ini dilatar belakangi pada korong Sijangek nagari Sungai Durian. Dimana korong Sijangek nagari Sungai Durian berdasarkan observasi awal terlihat dalam pemanfaatan lahan perkarangannya masih kurang baik, dimana masih banyak terlihat lahan kosong disekitar pekarangan rumah padahal kalau dimanfaatkan dengan sebaik mungkin masyarakat bisa menanam berbagai macam tanaman seperti apotik hidup, bumbu dapur, maupun tanaman hias dan lain-lain. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Kepala Keluarga (KK) yang terdapat di korong Sijangek nagari Sungai Durian Sampel penelitian diambil dengan teknik purposive sampling yaitu 39 KK yang memiliki lahan pekarangan cukup luas. Teknik analisis data menggunakan persentase. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) Tingkat pendidikan masyarakat di Korong Sijangek umumnya tamat SLTP. dimana pendidikan merupakan salah satu faktor yang mampu mengubah cara berpikir seseorang, 2) Kepemilikan  lahan pekarangan di Korong Sijangek  pada dasarnya milik Ulayat/Kaum dan belum memiliki program pemanfaatan pekarangan, 3) Waktu luang dalam memanfaatkan lahan pekarangan di Korong Sijangek  pada umumnya setiap hari ada waktu luang namun masyarakat di korong Sijangek ini waktu luang tidak digunakan sebagaimana semestinya, dan 4) Luas lahan pekarangan di Korong Sijangek  pada umumnya yang dimiliki masyarakat cukup luas akan tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal.
KONSTRUKSI SPASIAL GENANGAN BANJIR MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SENTINEL 1 SYNTHETIC APERTURE RADAR (SAR) DI PROPINSI KALIMANTAN SELATAN
JURNAL SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.212 KB) | DOI: 10.22202/js.v8i2.4834

Abstract

Banjir merupakan fenomena bencana alam yang frekuensi terus meningkat. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat dan ketidaksempurnaan dalam perencanaan wilayah, seperti kurangnya pertimbangan faktor lingkungan dalam perencanaan. Data spasial distribusi genangan setelah kejadian banjir menjadi sumber data penting dalam evaluasi mitigasi banjir dan analisis bahaya serta penilaian risiko banjir. Dengan meningkatnya ketersediaan data SAR (Synthetic Aperture Radar) temporal dan spasial, memungkinkan untuk melakukan pemetaan wilayah genangan banjir secara cepat. Penelitian ini dilakukan pada salah satu kejadian banjir baru-baru ini yang berdampak luas terjadi di propinsi Kalimantan Selatan menggunakan data SAR Sentinel-1. Prosedur dan prosesing data Sentinel 1 dengan menggunakan ambang batas dari hamburan balik untuk membedakan tubuh air banjir dan bukan banjir. Hasilnya menunjukkan perkiraan luasan genangan banjir dapat di proses dengan cepat, meskipun tertutup awan tebal pada masa masa kejadian banjir yang tidak mungkin dilakukan oleh sensor optik. Hasil pemetaan seperti ini dapat membantu dalam proses layanan darurat dan manjemen resiko bencana banjir
ANALISIS PEMETAAN SEBARAN PADANG LAMUN SEBELUM DAN SELAMA PANDEMI MENGGUNAKAN CITRA LANDSAT-8 OLI DI KOTA KEPULAUAN TERNATE
JURNAL SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.377 KB) | DOI: 10.22202/js.v8i2.4909

Abstract

Padang lamun adalah suatu ekosistem yang terdapat pada perairan dangkal ataupun pesisir dan menjadi habitat yang sangat penting bagi kehidupan laut dangkal. Walaupun dari tahun ke tahun aktivitas manusia yang berdampak negatif pada ekosistem lamun ini terus merusak ekosistem ini, namun dengan fenomena pandemi Covid-19 yang telah terjadi lebih dari setahun ini memaksa manusia untuk mengurangi aktivitasnya. maka dengan memetakan sebaran padang lamun sebelum dan sampai pandemic sekarang berlangsung maka dapat diperoleh informasi mengenai perubahan yang dialami oleh padang lamun. Pemetaan padang lamun ini menggunakan Citra Landasat 8-OLI dan diolah menggunakan software QGIS, ENVI, dan ArcGIS. Metode yang digunakan adalah melakukan pre-processing citra dengan koreksi atmosferik, cloud masking, Dark Object Substraction (DOS), dan terakhir diolah menggunakan klasifikasi tidak terbimbing ISO-DATA (Unsupervised Classification ISO-DATA). Hasil akhir menunjukkan bahwa sebaran lahan padang lamun mengalami peningkatan luas sebesar 16.9% di bulan Mei 2021 dari Januari 2020, walaupun di beberapa wilayah mengalami penurunan luas padang lamun.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS AUGMENTED REALITY
JURNAL SPASIAL Vol 8, No 2 (2021)
Publisher : Program Studi Pendidikan Geografi Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (512.724 KB) | DOI: 10.22202/js.v8i2.4571

Abstract

Learning media that uses Augmented Reality (AR) technology are able to model images in 3D that can run well. The development of Augmented Reality (AR) based learning media can make it easy for the world of education, one of which is geography. The aim of this research is to develop 3D geographic material using blender software. The method used is development research. The research model to be developed refers to the Research and Development (R&D) model with the ADDIE model (analysis, design, development, implementation, evaluation). For this research only in the analysis and design stage. The result of this research is blender software can create a 3D visual display in Augmented Reality (AR) which can help students in studying this abstract and complex material.

Page 1 of 1 | Total Record : 5