cover
Contact Name
Harizqi Azri
Contact Email
hrzm2f@gmail.com
Phone
+6285365372924
Journal Mail Official
hrzm2f@gmail.com
Editorial Address
jalan mangga vi No 431 kuranji Kota Padang
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Bioconcetta
ISSN : 24608556     EISSN : 25021737     DOI : 10.22202/bc
Core Subject : Agriculture,
Jurnal Bioconcetta is an open access, peer-reviewed, multidisciplinary journal dedicated to the publication of novel research in all aspects of biology, such us research results development in the field of biology learning, experimental research results in the field of biology education, classroom action research results in the field of biology teaching, zoology, botany, ecology, taxonomy, structure and development, physiology and genetics and biotechnology.
Articles 18 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2016)" : 18 Documents clear
KEPADATAN VEGETASI DASAR PADA LOKASI BEKAS PENAMBANGAN EMAS DI NAGARI GUNUNG MEDAN KECAMATAN SITIUNG KABUPATEN DHARMASRAYA
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.117 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1488

Abstract

Vegetasi adalah suatu kelompok atau kumpulan komunitas tumbuhan yang terdiri dari beberapa jenis yang hidup bersama-sama pada suatu tempat dan saling berinteraksi.  Vegetasi dasar  merupakan lapisan tumbuhan penutup tanah yang terdiri dari herba, semak, liana dan paku-pakuan. Pada habitat yang rusak juga dijumpai vegetasi dasar sebagai tumbuhan pionir. Hal ini juga dapat terjadi pada bekas tambang. Kabupaten Dharmasraya merupakan salah satu kota tambang di Indonesia, salah satunya tambang emas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah   dan   kepadatan   vegetasi   dasar   pada   bekas   tambang.   Kabupaten Dharmasraya. Jenis Penelitian ini merupakan penelitian survey deskriptif dengan metode   petak   ganda.   Pengambilan   sampel   dilakukan   pada   lokasi   bekas penambangan  emas  di  Nagari  Gunung  Medan  Kecamatan  Sitiung  Kabupaten Dharmasraya dengan menggunakan petak-petak contoh yang tersebar secara acak. Struktur vegetasi dasar pada ke empat stasiun. Pada stasiun 1, kerapatan tertinggi adalah Brachiaria eurciform dengan nilai 7,58 individu/m2, pada stasiun 2 adalah Boreria alata 10,58 individu/m2, pada stasiun 3 adalah Sclena sumatrensis 2,5 individu/m2, stasiun 4 adalah Paspalum conjugatum 2,5 individu/m2. 
EFEKTIVITAS MEDIA INTERAKTIF POLA-POLA HEREDITAS UNTUK SISWA KELAS XII IPA SMA
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.135 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.2559

Abstract

Hereditas menyajikan materi tentang proses penyilangan pada organisme hidup dan karakteristik diwariskan. Di sekolah, tidak tersedia media yang memungkinkan guru untuk memvisualisasikan bagaimana proses persilangan berlangsung. Media yang ada belum mampu menggambarkan secara jelas materi hereditas tersebut. Penelitian ini untuk menguji media interaktif dan mengungkapkan efektivitas media untuk mengajar topik hereditas. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang menggunakan model empat-D (4-D) dan terdiri dari empat tahap yang meliputi tahap mendefinisikan (defining phase), tahap merancang (designing phase), tahap mengembangkan (developing phase) dan tahap menyebarkan (disseminating phase). Dalam penelitian ini, dilakukan pada tahap mengembangkan, yaitu tahap efektivitas. Media diujicobakan kepada siswa dari MAN 2 Padang. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini adalah 39 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah siswa yang telah mencapai KKM adalah 80%, dan skor untuk kegiatan siswa adalah 82,14% (sangat efektif). Berdasarkan hasil penelitian itu diketahui bahwa media interaktif pola-pola hereditas telah efektif untuk proses pembelajaran pada materi hereditas
KEANEKARAGAMAN LABA-LABA (Araneae) PADA EKOSISTEM SAWAH DENGAN BEBERAPA POLA TANAM DI KOTA PADANG
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (570.719 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1295

Abstract

Laba-laba  (Araneae)  merupakan  pemangsa  serangga  yang  memegang peranan penting dalam pengendalian hama pada ekosistem sawah. Pola tanampadi memberikan pengaruh besar terhadap keanekaragaman laba-laba. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keanekaragaman laba-laba pada ekosistem sawah dengan beberapa pola tanam padi di Kota Padang, diantaranya pola tanam serempak, pergiliran tanam dan pola tanam campur. Sampel laba-laba dikoleksi di Kecamatan Pauh dan Kecamatan Kuranji dengan menggunakan perangkap sumuran (pit fall trap), nampan kuning (yellow pan-trap), jala serangga (sweep net), dan koleksi langsung (hand sorting). Dari hasil penelitian yang telah dilakukan didapatkan sebanyak 742 individu laba-laba dari 45 spesies, 22 genera, dan 10  famili. Pola tanam padi yang  berbeda memberikan pengaruh terhadap keberadaan laba-laba yang ditandai dengan perbedaan index keanekaragaman di Kecamatan Pauh (2,89) dan Kecamatan Kuranji (2,43).
VALIDITAS MEDIA PEMBELAJARAN KOMIK PADA MATERI SISTEM EKSKRESI MANUSIA UNTUK SISWA SMP
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.158 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.3977

Abstract

Proses belajar dan pembelajaran merupakan proses komunikasi di antara guru dan siswa. Komunikasi membutuhkan media pembelajaran.  Media pembelajaran yang ditemukan di sekolah adalah torso, hand out, LKS, powerpoint. Namun media ini belum dapat menimbulkan minat siswa untuk belajar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan media pembelajaran komik pada materi sistem ekskresi manusia untuk siswa SMP. Penelitian ini telah dilakukan untuk mengetahui validitas, hasil penelitian didapatkan media pembelajaran yang valid.  Pengembangan media menggunakan model pengembangan 4D, yaitu  tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop) dan tahap penyebaran (disseminate). Bagaimanapun, penelitian ini hanya dilakukan pada tahap pengembangan saja. Pada tahap pendefinisian telah dilakukan lima langkah yaitu analisis ujung depan, analisis siswa, analisis tugas, analisis konsep dan perumusan dari tujuan pembelajaran. Pada tahap perancangan telah dilakukan perancangan prototipe komik sistem ekskresi manusia. Pada tahap pengembangan untuk uji validitas, komik yang telah dirancang ini telah divalidasi oleh validator, yaitu 3 orang dosen dan 2 orang guru biologi. Hasil dari uji validitas menunjukkan nilai 79,58% (kategori valid). Berdasarkan hasil dari penelitian, media pembelajaran komik telah valid digunakan untuk pembelajaran pada materi sistem ekskresi manusia.
INVENTARISASI POHON DI HUTAN PINANG MAKMUR KECAMATAN TIMPEH KABUPATEN DHARMASRAYA
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.385 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1547

Abstract

Hutan  merupakan  asosiasi  dari tumbuh-tumbuhan  yang  sebagian  besarterdiri  atas  pohon-pohon  atau  vegetasi  berkayu  yang  menempati  suatu  areal. Hutan memiliki manfaat bagi manusia, manfaat tersebut diperoleh apabila hutan terjamin ekosistemnya sehingga dapat berfungsi secara optimal.   Hutan Pinang Makmur merupakan hutan yang terletak di Kecamatan Timpeh Kenagarian Tabek Dharmaraya. Hutan ini mengalami berbagai gangguan diantaranya pembukaan lahan  pertanian  dan  penebangan  pohon  yang  dilakukan  oleh  penduduk  yang berada di sekitar hutan. Aktivitas penduduk ini telah menciptakan kerusakan di beberapa tempat  sehingga terbentuk  gap atau ruang terbuka. Kerusakan hutan dikhawatirkan akan mengancam keanekaragaman jenis (diversity) tumbuhan terutama pohon. Sehubungan dengan hal tersebut maka telah dilakukan penelitian tentang  inventarisasi  pohon  di  hutan  Pinang  Makmur  Kecamatan  Timpeh Kabupaten Dharmasraya. Penelitian ini telah dilakukan pada bulan September 2015 di Hutan Pinang Makmur Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya dengan menggunakan metode garis berpetak. Teknik penentuan lokasi dengan metode purposive sampling. Hasil penelitian didapatkan 217 individu  dengan 31 familia pohon di hutan Pinang Makmur Kecamatan Timpeh Kabupaten Dharmasraya. Individu terbanyak didapatkan pada famili Euphorbiaceae dengan 26 individu. Diikuti oleh familia Olacarceae dengan 24 individu, Moraceae 23 individu, Verbenaceae 21 individu dan Leguminosae 18 individu dan indidu dari familia lain  ditemukan dalam jumlah   sedikit.
PENGEMBANGAN MODUL BIOLOGI BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA MATERI EKOSISTEM UNTUK SMA KELAS X
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (331.457 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1489

Abstract

Bahan ajar yang dapat  menimbulkan kemandirian dalam belajar adalah modul.     Terdapat    berbagai    potensi    yang     dapat    dimanfaatkan    untukmengembangkan bahan ajar  yang sesuai dengan kebutuhan siswa, diantaranya pada materi ekosistem untuk siswa SMA kelas X. Penelitian ini bertujuan untukmengembangkan modul biologi berbasis CTL yang valid, praktis dan efektif pada materi ekosistem. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan. Model dan prosedur pengembangan menggunakan 4-D (four-D-Model) terdiri dari tahap define,  design,  develop  dan disseminate. Pada tahap  define dilakukan analisis kurikulum dan analisis siswa. Pada tahap design dilakukan perancangan modul. Pada tahap develop dilakukan validasi dan uji coba terbatas pada siswa SMAN 3Payakumbuh kelas X, untuk mengetahui praktikalitas dan efektifitas modul yangdikembangkan. Tahap disseminate tidak dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan sangat  valid, praktis dan efektif. Nilai dari validasi adalah 88,06% (sangat valid), praktikalitas menurut guru sebesar 3,44% (praktis) dan menurut siswa sebesar 3,43% (praktis) hasil uji efektivitas menunjukkan  bahwa  siswa  aktif  belajar  dan  mendapatkan  hasil  belajar  yang tuntas.
KOMUNITAS STRUKTUR PERIFITON DI BATANG AIR PALANGKI SIJUNJUNG, SUMATRA BARAT
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.269 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1296

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk menganalisis struktur komunitas perifiton yaitu kepadatan, keanekaragaman, kesamaan  dan menganalisis kimia dan faktor fisik perairan. Metode pengambilan sampel yaitu porpusive sampling, dilakukan pada tiga stasiun, setiap stasiun diambil secara acak. Sampel Perifiton diambil dengan mengambil substrat batu berukuran sekitar 10x10 cm, selanjutnya substrat dibersihkan menggunakan kuas di dalam bak pitcher dan kemudian disaring dengan plankton net No. 15. Hasil saringan dimasukkan ke dalam botol sampel dan diberi formalin sebanyak 3 tetes, selanjutnya dilakukan identifikasi.   faktor fisik dan kimia yang diukur suhu air, pH air,   warna air, oksigen terlarut (DO), BOD, CO2 bebas dan isi Hg (merkuri). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perifiton   yang ditemukan sebanyak 11 genus yang tergabung dalam 4 divisi: divisi Crysophyta, Chlorophyta, dan Cyanophyta Charrophyta. Indeks keanekaragaman (H) diperoleh dengan nilai rata-rata 0:35, indeks kesamaan (H) rata-rata 0:47,  dan  indeks dominansi (C)  rata-rata 0:13.  Kelimpahan tertinggi ditemukan pada stasiun II dari 144,0 individu/cm2 dan kelimpahan terendah ditemukan pada stasiun III sebesar 41,6 individu/cm2. faktor kimia lebih lanjut untuk kadar oksigen terlarut (DO) berkisar 5,25-5,96 mg / l, BOD 2,80-3,49 mg/ l, COD 47,05-78,25 mg / l, TOM 9, 61-12,10 mg / l dan kadar Merkuri (Hg) 0,098- 0,208 mg / l, suhu air berkisar antara 25-260 oC, transparansi antara 10-30 cm, kelembaban  berkisar antara 60-65 mg / l, warna air keruh, rata-rata pH air 6, dan kecepatan arus 8-15m/sec.
PENGEMBANGAN COMPACT DISC (CD) INTERAKTIF MATERI SISTEM EKSRESI PADA MANUSIA UNTUK SISWA SMA
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.914 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1490

Abstract

Materi sistem ekskresi pada manusia merupakan salah satu materi biologi yang sulit dipelajari karena bersifat abstrak. Untuk mempelajari materi tersebut diperlukan media yang dapat menyajikan materi dalam bentuk gambar animasi yang disajikan secara interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan CD interaktif sistem ekskresi pada manusia yang valid serta mengetahui respons siswa yang menggunakannya. Jenis penelitian ini adalah penelitian  pengembangan yang menggunakan  four  D-models  yang  terdiri  dari  tahap  pendefinisian  (define), perancangan (design), pengembangan (develop), dan penyebaran (disseminate). Penelitian ini dilakukan sampai pada tahap  develop. Tahap develop dilakukan melalui tahap-tahap, yaitu validasi oleh pakar, dan uji coba terbatas pada siswa di MAN Koto Baru Padang Panjang kelas XI IPA1. Data yang dikumpulkan dari penelitian ini adalah hasil validasi CD interaktif, dan respons siswa terhadap CD interaktif yang dihasilkan, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil validasi yang diberikan validator memperoleh nilai rata-rata 3,5 yang dikategorikan sangat baik. Respons siswa yang diminta setelah kegiatan uji coba secara umum positif dan membangkitkan minat belajar siswa.
KUPU-KUPU PENGUNJUNG PADA BUNGA SEMANGKA (Citrullus lanatus) (THUNB.) MATSUM & NAKAI DI KATAPIANG UJUANG DAN KARAMBIA AMPEK, BATANG ANAI, KABUPATEN PADANG PARIAMAN, SUMATERA BARAT
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.197 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1297

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis kupu-kupu pengunjung bunga  Citrullus  lanatus    pada  dua  lokasi,  Katapiang  Ujuang  dan  Karambia Ampek Batang Anai Padang Pariaman Sumatera Barat. Pengamatan dilakukan dari April sampai dengan Desember 2015. Metode penelitian yaitu metode observasi atau pengoleksian langsung menggunakan jaring serangga. Sampel diidentifikasi di Laboratorium Taksonomi Hewan, Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Andalas, Padang. Dalam studi ini, didapatkan hasil yaitu 16 spesies kupu-kupu yang terdiri dari 14 genus, dan 5 famili yaitu dari Hesperiidae (2 spesies), Pieridae (6 spesies), Satyridae (2 spesies), Lycanidae (1 spesies), Nymphalidae (5 spesies) .
PERKEMBANGAN ANDROECIUM Nepenthes gracilis Korth
BioCONCETTA Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.694 KB) | DOI: 10.22202/bc.2016.v2i1.1471

Abstract

Penelitian tentang perkembangan androesium Nepenthes gracilis Korth., telah dilakukan di  laboratorium dari  bulan  Januari sampai Juni 2014,  bertempat  di Palupuh (Kabupaten Agam), Taratak (Kabupaten Pesisir Selatan) and HPPB Unand. Dilanjutkan di Laboratorium Struktur Perkembangan Tumbuhan, Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Andalas Padang. Penelitian struktur dan perkembangan androesium dilakukan dengan metoda observasi deskriptif dengan pembuatan preparat permanen menggunakan metoda paraffin dengan pewarnaan hemalum. Hasil penelitian tentang perkembangan androesium relatif sama dengan tumbuhan dikotil lain, dengan antera bisporangiat. Tipe tapetum N. gracilis adalah tipe sekresi dan antera bisporangiat N. gracilis dengan jumlah 14-18 buah

Page 1 of 2 | Total Record : 18