cover
Contact Name
Sarah Wassar
Contact Email
jurnalredominate@gmail.com
Phone
+6281314842590
Journal Mail Official
jurnalredominate@gmail.com
Editorial Address
STT Kerusso Indonesia Jl. Bambu Kuning Selatan RT 003 RW 004 Bekasi 17114
Location
Kota bekasi,
Jawa barat
INDONESIA
Redominate : Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani
ISSN : -     EISSN : 27162877     DOI : https://doi.org/10.59947
REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani, merupakan wadah publikasi ilmiah dari hasil penelitian Teologi dan Pendidikan Agama Kristiani, serta diperuntukkan bagi semua dosen maupun peneliti, baik di lingkungan Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia maupun institusi lain yang memiliki bidang kajian yang sama. Jurnal Redominate menggunakan sistem double-blind review. Adapun yang menjadi Fokus dan Ruang Lingkup dalam Jurnal REDOMINATE adalah: 1. Teologi Biblikal 2. Teologis sistematika 3. Kepemimpinan Kirsten 4. Pelayanan Kristiani 5. Pendidikan Kristiani 6. Konseling Kristen
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2: Desember 2021" : 7 Documents clear
Peran Malaikat Berdasarkan Kisah Para Rasul 12:5-12 Samuel Elkana
REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2: Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59947/redominate.v3i2.31

Abstract

All human beings must have experienced times of darkness and gloom, wilderness, sadness, fear or disappointment. Especially in our day that is filled with worldwide suffering. Likewise these days, the phenomenon of the spirit world is increasingly widespread and has become the attention of quite a number of Christians in this end of time. Like some people with horoscopes, palm readers, and all kinds of new age teaching. Christian faith must remain firm to believe that to this day angels are still actively sent by God to help believers. The author uses qualitative research methods in the form of exegesis and literature studies to explain that the example of the role of angels according to Acts 12:5-12 is very important for the life of a believer.  AbstrakSemua manusia pasti pernah mengalami saat-saat yang gelap dan suram, padang belantara, keadaan sedih, takut atau kecewa. Terutama sekali di zaman kita sekarang ini dipenuhi dengan penderitaan yang mendunia. Demikian juga hari-hari ini, fenomena dunia roh semakin marak dan menjadi perhatian cukup banyak orang Kristen di akhir zaman ini.  Seperti halnya beberapa orang yang dengan horoskop, pembaca telapak tangan, dan segala macam pengajaran zaman baru. Iman Kristen harus tetap teguh untuk percaya bahwa sampai hari ini para malaikat masih aktif diutus oleh Tuhan untuk membantu orang percaya. Penulis menggunakan metode penelitian kualitatif berupa eksegesa dan studi literatur untuk menjelaskan bahwa contoh peran malaikat menurut Kisah 12:5-12 sangat penting bagi kehidupan orang percaya. 
Konsep Kehadiran Allah Berdasarkan Kitab Kejadian dan Implikasinya bagi Gereja Saat Ini Matius Kalatiku
REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2: Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59947/redominate.v3i2.28

Abstract

 The concept of the presence of God in the midst of believers is very important, because when God is present all changes, the Book of Genesis records that before the world was created and the Spirit of God hovered in chaotic and formless world conditions. God's presence in Indonesia and especially for believers will have an impact and influence towards the better. Every believer must be a change agent and God's representative on earth, so that others can see and feel God's presence in real life. The church as an organization must also appear with all its existence for the life of the state and nation, the church must have "sensitivity" to see the surroundings, so that the church does not become an exclusive organization or a collection of saints who do nothing for their environment. AbstrakKonsep Kehadiran Allah ditengah-tengah umat percaya sangatlah penting, karena waktu Allah hadir maka semua jadi berubah, Kitab Kejadian mencatat bahwa sebelum dunia diciptakan dan Roh Allah melayang-layang keadaan dunia kacau dan belum berbentuk. Kehadiran Allah di Indonesia dan khususnya bagi umat percaya akan membawa dampak dan  pengaruh kearah yang lebih baik. Setiap umat percaya harus menjadi agen perubahan dan perwakilan Allah di bumi, supaya orang lain dapat melihat dan merasakan kehadiran Allah secara nyata. Gereja sebagai organisasi juga harus tampil dengan segala eksistensinya bagi kehidupan bernegara dan berbangsa, gereja harus punya “kepekaan” untuk melihat keadaan sekelilingnya, sehingga gereja tidak menjadi organisasi yang eksklusif atau kumpulan orang-orang suci yang tidak berbuat apa-apa bagi lingkungannya
Penggunaan Musik Klasik Sebagai Media dalam Meningkatkan Kecerdasan Emosional kepada Anak Usia Balita 0-5 Tahun Evi Sondang Pangaribuan
REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2: Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59947/redominate.v3i2.29

Abstract

Children's behavior patterns are vulnerable to environmental influences. The attitudes and responses given by children are very much determined by the patterns of upbringing and the patterns of students from their environment, especially in the toddler years (0-5 years) which is called the golden age. This is a very important period because most of the children's brain development is dominated at that time, reaching 80%, while the next 20% will develop after an early age to 18 years of age. Children's emotional intelligence is a very important aspect to be developed, because it will determine children's behavior in the future. One of the appropriate stimuli is by using music, in this case classical music. Where music is the element closest to human life. AbstrakPola perilaku anak rentan dengan pengaruh sekitar. Sikap dan respon yang diberikan anak sangat ditentukan dari pola asuh dan pola didik dari lingkungannya, terutama di masa balita (0-5 tahun) yang disebut dengan golden age.  Masa yang sangat penting karena sebagian besar perkembangan otak anak didominasi pada masa tersebut yakni mencapai 80% sedangkan 20% selanjutnya akan berkembang setelah masa usia dini hingga umur 18 tahun. Kecerdasan emosi anak merupakan aspek yang sangat penting untuk dikembangkan, sebab akan menentukan perilaku anak di masa mendatang. Rangsangan yang tepat salah satunya dengan menggunakan musik, dalam hal ini musik klasik. Di mana musik adalah unsur yang paling dekat dengan kehidupan manusia.
Peranan Guru Sekolah Minggu dalam Membangun Budaya Membaca dan Menulis Ferry Yefferson Tulle
REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2: Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59947/redominate.v3i2.30

Abstract

Reading and writing is the first commandment that was revealed by God to humans, It is an encouragement to mankind to read meaningful books and books of life about successful characters both in the Bible and who are currently the owners of Science (written on natural events) through reading here's gonna be know. Living in an oral culture from year to year, unable to manage a reading and writing culture. It should be realized that making a personal library at home. Has the house held many books of knowledge for children? Children who are students and students, because books are knowledge that must be added to in order to get clear water of knowledge. The tradition of reading which has now been widely practiced in the world of formal education should also be cultivated wherever and whenever. Make books a good friend, at church at school or wherever we are. every month the money is set aside to buy books to save for children, so that children do not bother when children study at school, smart children answer questions from teachers at school can excel through reading, reading and writing. AbstrakMembaca dan menulis adalah perintah pertama yang diwahyukan Tuhan kepada manusia, Merupakan anjuran kepada umat manusia untuk membaca buku – buku bermakna dan buku kehidupan tentang tokoh yang telah sukses baik dalam Alkitab maupun yang pada saat ini sang pemilik Ilmu-tertulis pada kejadian alam) lewat membaca inilah akan menjadi tahu. Hidup dalam budaya lisan dari tahun ke tahun, tidak mampu mengelola budaya membaca dan menulis. Perlu disadari bahwa membuat perpustakaan pribadi dirumah.  Sudahkah rumah itu menyimpang banyak buku pengetahuan bagi anak – anak? Anak yang berstatus pelajar dan mahasiswa, sebab buku adalah ilmu yang harus terus ditimbah agar mendapatkan air jernih pengetahuan. Tradisi membaca yang kini telah banyak dilakukan di dunia pendidikan formal kiranya membaca buku juga harus dibudayakan dimanapun dan kapan. Jadikan buku sebagai teman yang baik, di gereja di sekolah atau dimana kita berada. setiap bulan dapat uang itu disisikan untuk beli buku menyimpan buat anak – anak, supaya anak – anak tidak repot saat anak – anak belajar di sekolah, anak – anak pintar menjawab pertanyaan dari guru di sekolah dapat berprestasi lewat baca membaca dan tulis menulis.
Pendidikan Kristen dalam Keberhasilan Moral Kerohanian Anak di Keluarga Debora Pandanan; Rahmat Kristiono
REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2: Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59947/redominate.v3i2.1

Abstract

 Moral education is the basic values and character needed in every aspect of a child's life, especially within the child's family environment. Parents play a significant role in the spiritual growth of each of their children in everyday life. Knowledge of Christian spiritual education for children is essential because even in the Bible, God commands humans to teach the word of God, especially to children. Using a descriptive qualitative method, this research discusses and concludes that parents should wholeheartedly support their children so that their spiritual life grows daily because the spiritual growth that a child will experience is very dependent on Christian education in the family. Second, a parental example to children is one factor that plays a vital role in Christian Religious Education.  AbstrakPendidikan moral adalah nilai dan karakter dasar yang dibutuhkan di dalam setiap aspek kehidupan seorang anak, terutama di dalam lingkungan keluarga anak itu sendiri. Orang tua memegang peranan utama dalam hal pertumbuhan kerohanian setiap anak-anaknya dalam kehidupan setiap hari. Pengetahuan tentang pendidikan rohani Kristen bagi anak sangatlah penting, karena dalam Alkitab pun, Allah memberikan perintah terhadap manusia untuk mengajarkan firman Tuhan terutama kepada anak-anak. Menggunakan metode kualitatif deskritif penelitian ini membahas dan menyimpulkan bahwa orang tuanya seharusnya  mendukung anak-anak dengan sepenuh hati sehingga kehidupan kerohanian anak semakin hari, semakin bertumbuh. Sebab pertumbuhan kerohanian yang akan dialami oleh seorang anak sangat bergantung kepada pendidikan Kristen di dalam keluarga. Kedua, keteladanan orang tua kepada anak-anak merupakan salah satu faktor yang sangat berperan penting dalam Pendidikan Agama Kristen. 
Berkhotbah Untuk Transformasi: Kunci Kontekstualisasi Pesan Khotbah dalam Realitas Kehidupan Modern Silvanoes Semuel Kaligis
REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2: Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59947/redominate.v3i2.7

Abstract

 This research elucidates the importance of sermon contextualization, audience understanding, and sermon goal clarification in preaching in modern churches. Through a comprehensive literature review and in-depth analysis of various literary sources, this study identifies the principles and best practices in sermon contextualization to make it relevant to congregants' daily lives. Additionally, it highlights the crucial role of audience understanding in determining the effectiveness of sermons and the urgency of setting clear goals to ensure the conveyed message has a positive impact. The practical implications of these findings emphasize the need for developing skills in understanding the audience and the courage to articulate messages that prompt positive change. Furthermore, recommendations for future research include further investigation into effective sermon contextualization methods and their influence on spiritual transformation in society.   AbstrakPenelitian ini menjelaskan pentingnya kontekstualisasi khotbah, pemahaman audiens, dan klarifikasi tujuan dalam praktik berkhotbah di gereja modern. Melalui tinjauan pustaka yang komprehensif dan analisis mendalam terhadap berbagai sumber literatur, penelitian ini mengidentifikasi prinsip-prinsip dan praktik-praktik terbaik dalam kontekstualisasi khotbah agar relevan dengan kehidupan sehari-hari jemaat. Selain itu, penelitian ini juga menyoroti peran penting pemahaman audiens dalam menentukan efektivitas khotbah, serta urgensi dalam menetapkan tujuan yang jelas untuk memas-tikan pesan yang disampaikan memiliki dampak yang positif. Implikasi praktis dari temuan ini menekankan perlunya pengembangan keterampilan dalam memahami audiens dan keberanian untuk menyuarakan pesan yang memicu perubahan positif. Selain itu, saran untuk penelitian masa depan mencakup penelitian lebih lanjut tentang metode-metode kontekstualisasi khotbah yang efektif dan pengaruhnya terhadap perubahan spiritual dalam masyarakat. \
Tatapan Bijak: Mengembangkan Pemahaman terhadap Prinsip Kasih dalam Menyikapi “Toxic Relationship” di Kalangan Kaum Muda Fany Sondakh
REDOMINATE: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani Vol 3, No 2: Desember 2021
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Kerusso Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59947/redominate.v3i2.27

Abstract

 This research explores the role of the principle of love in addressing toxic relationships and friendships among young adults. Using a mixed-methods approach combining textual analysis and interviews, we investigated vital concepts related to the principle of love, toxic relationships, and strategies for addressing these issues. Through data analysis, we found that applying the principle of love can help young adults repair or end harmful relationships and friendships wisely and empathetically. These findings have practical implications for developing youth service programs and interventions to support young people's mental and emotional well-being in interpersonal relationships. AbstrakPenelitian ini mengeksplorasi peran prinsip kasih dalam mengatasi hubungan dan pertemanan toksik di kalangan kaum muda. Dengan menggunakan metode kualitatif deskrtif dengan pendekatan campuran yang menggabungkan analisis teks dan wawancara, kami menyelidiki konsep-konsep kunci terkait prinsip kasih, hubungan toksik, dan strategi untuk mengatasi masalah tersebut. Melalui analisis data, kami menemukan bahwa penerapan prinsip kasih dapat membantu kaum muda memperbaiki atau mengakhiri hubungan dan pertemanan yang merugikan secara bijaksana dan penuh pengertian. Temuan ini memiliki implikasi praktis dalam pengembangan program pelayanan dan intervensi untuk mendukung kesejahteraan mental dan emosional kaum muda dalam hubungan interpersonal.  

Page 1 of 1 | Total Record : 7