cover
Contact Name
Deddy Ibrahim Rauf
Contact Email
deddyibrahim09@gmail.com
Phone
+6285299931836
Journal Mail Official
jurnaljimbe@gmail.com
Editorial Address
Jl. Batua Raya IX Lr. 3 No. 18a
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
(JIMBE)
ISSN : -     EISSN : 29877156     DOI : 10.59971/jimbe
Core Subject : Economy,
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi (JIMBE) adalah jurnal yang ditujukan untuk mempublikasikan hasil penelitian Manajemen seperti Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen SDM, Manajemen Operasi/Produksi, Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan sebagai pengembangan pengetahuan serta berfokus pada penerbitan artikel berkualitas tinggi yang didedikasikan untuk semua aspek penelitian, masalah, dan perkembangan terbaru di bidang Ilmu Manajemen. Dewan redaksi memutuskan makalah mana yang akan diterbitkan di JIMBE setelah ditinjau oleh reviewer yang ditunjuk (double blind review). Penulis akan diberitahu tentang komentar dan saran peninjau.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 1 (2023)" : 5 Documents clear
Manajemen Laba dan Tindakan Mitigasi Pada Perbankan Syariah Nuryani Ambri; Annisa Awaliah; Arif Wansa; Muhammad Fahrul Dzulfikar; Mey Tekla Kelyombar
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v1i1.1

Abstract

Earnings management is a strategy carried out by organizations with the intention that profits in each period are always large. This is the case for financial institutions based on Islamic principles and Islamic business which, depending on their underlying motivation, use the concept of profit as the difference between income and expenses. To demonstrate the success of Islamic banks in carrying out their business operations, this study finds and examines the existence of earnings management in the financial statements of Islamic banks. Utilizing subjective expressive strategies by collecting documentary information, this study will reveal the current reality of the tasks of Islamic banks and benefit executives by supervisors. This study provides an explanation of this contradiction and a response to the issue of earnings management in Islamic banking. This study uses written studies to examine the details of the problem. Data reduction techniques such as summarizing, choosing the most important things, focusing on the most important things, and then drawing conclusions are used in the analytical method which is a descriptive qualitative method. The discussion revealed that earnings management is a common practice in Islamic banking. Using qualified and reputable auditors to review a bank's financial statements and fully implementing corporate governance are two ways Islamic banking can reduce risk. Agency theory, signal theory, and the concept of earnings management as a whole are some of the ideas that guide managers' actions in earnings management. Risk is something that is dubious in the absence of data and investigation. The term "opportunity" refers to the uncertainty that gives rise to a possible gain, while the term "risk" refers to the uncertainty that results in a negative outcome. Mitigation is a risk strategy or policy for managing financing, known as financing risk mitigation.
Analisis Swot Dalam Perbankan: Menguji Keunggulan dan Tantangan Aru Faradiba Akbar; Jihan Agna Saskinah; Reva Regina Putri; Nurul Alfina Azz; St. Fadila Ikhtizam
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v1i1.2

Abstract

Analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) adalah alat manajemen strategis yang digunakan untuk mengevaluasi posisi perusahaan atau organisasi dalam lingkungan bisnisnya. Dalam industri perbankan, analisis SWOT memberikan wawasan yang penting tentang kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang dihadapi oleh lembaga keuangan tersebut. Dengan pemahaman yang mendalam tentang faktor-faktor ini, perbankan dapat merancang strategi yang efektif untuk memanfaatkan kekuatan mereka, mengatasi kelemahan, mengeksplorasi peluang yang ada, dan mengantisipasi ancaman yang mungkin muncul. Analisis SWOT menjadi alat yang berharga bagi perbankan dalam mengembangkan keunggulan kompetitif dan mencapai keberhasilan jangka panjang.
Tinjauan Tentang Penerapan Analisis Swot dalam Meningkatkan Daya Saing Perusahaan: Studi Kasus Pada King Cafe Nur Fitri; Amelia Kartika; Andi Athirah; Dian Faradillah; A. Saddiyah Sebrina
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v1i1.3

Abstract

Artikel ini menggunakan studi kasus King Cafe untuk mengilustrasikan penerapan analisis SWOT untuk meningkatkan daya saing perusahaan. Penelitian mengungkapkan bahwa King Cafe sedang dalam tahap pertumbuhan dan perlu mengejar strategi yang agresif. Artikel ini menyajikan hasil dalam matriks IFAS dan EFAS, dan juga menyajikan matriks SWOT dan diagram Cartesian yang menunjukkan hasilnya. Hasil analisis kami menunjukkan bahwa kinerja perusahaan dapat ditentukan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal. Artikel ini mengusulkan beberapa strategi, seperti menggunakan kekuatan untuk meraih peluang, menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman, mengurangi kelemahan untuk meraih peluang, dan mengurangi kelemahan untuk menghindari ancaman. Aku disini. Artikel tersebut menyimpulkan bahwa perusahaan harus fokus pada pertumbuhan melalui integrasi dan diversifikasi horizontal.
Inklusi Keuangan dalam Industri Perbankan: Mendorong Akses Layanan Perbankan Annisa Eka Pratiwi; A. Dara Nurfadillah; Lutfillah Nursadrina; Lutfin Mufida; Nurjannah; Sri Rahayu Nengsi
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v1i1.4

Abstract

Inklusi keuangan, yang didefinisikan sebagai ketersediaan dan penggunaan layanan perbankan oleh semua lapisan masyarakat, telah menjadi agenda penting dalam industri perbankan. Artikel ini mengkaji pentingnya inklusi keuangan dan potensi dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dan pembangunan sosial. Ini mengeksplorasi tantangan yang dihadapi oleh individu dan masyarakat dalam mengakses layanan perbankan, seperti infrastruktur fisik yang terbatas, kurangnya kesadaran, dan kendala keterjangkauan. Artikel ini juga membahas peran lembaga keuangan, regulator, dan pembuat kebijakan dalam mempromosikan inklusi keuangan melalui strategi inovatif dan solusi berbasis teknologi. Selain itu, menyoroti studi kasus yang sukses dari berbagai daerah yang telah menerapkan inisiatif yang efektif untuk meningkatkan akses ke layanan perbankan. Temuan penelitian ini berkontribusi pada wacana inklusi keuangan yang sedang berlangsung dan memberikan wawasan berharga bagi pemangku kepentingan untuk mengembangkan sistem perbankan inklusif.
Digital Banking: Permudah Akses Layanan Perbankan Di Masa Pandemi Aqhila Anataya; Asrida Faizal; Ririn Ariani Bakri; Sry Amanda; Nurul Hidayah
Jurnal Ilmu Manajemen, Bisnis dan Ekonomi Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : PT Maju Malaqbi Makkarana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59971/jimbe.v1i1.5

Abstract

Layanan perbankan di masa pandemi Covid-19 dituntut lebih akomodatif terhadap kebutuhan nasabah. Salah satu cara untuk memenuhi tuntutan tersebut maka perbankan harus mampu optimalkan pemanfaatan teknologi yang dimiliki. Teknologi merupakan alat yang adaptif digunakan memenuhi kebutuhan nasabah di saat pandemi tanpa kontak fisik dengan pegawai bank. Salah satu bentuk layanan berbasis teknologi adalah Internet Banking (IB). Nasabah dapat menggunakan perangkat komputer desktop, laptop, tablet, atau smartphone yang terhubung ke jaringan internet sebagai penghubung antara perangkat nasabah dengan sistem bank. Sejumlah manfaat yang akan diperoleh nasabah apabila menerapkan IB yakni fitur IB dapat disesuaikan dengan aktivitas nasabah, di antaranya adalah transfer uang, cek saldo, akses produk perbankan seperti membuka tabungan berjangka, deposito, pinjaman KTA/KMG/KPR hingga membayar tagihan kartu kredit, listrik dan air. Selain itu, transaksi IB lebih murah bagi nasabah dibanding bertransaksi melalui ATM atau bank, di mana nasabah mengeluarkan biaya transport dan sejenisnya. Nasabah dapat melakukan transaksi lebih cepat dibanding dengan pergi ke ATM atau ke bank, di mana nasabah kadang harus menunggu cukup lama untuk antri. Kelebihan lainnya adalah IB mudah digunakan nasabah dimana saja dan kapan saja dengan berbagai perangkat seperti desktop, laptop, tablet atau smartphone.

Page 1 of 1 | Total Record : 5