cover
Contact Name
Faradila Hasan
Contact Email
ajiel@iain-manado.ac.id
Phone
+6285240355657
Journal Mail Official
faradila.hasan@iain-manado.ac.id
Editorial Address
Rumah Jurnal IAIN Manado, Jl. Dr. S.H. Sarundajang, Kawasan Ringroad I, Malendeng Manado Kode Pos 95128, Sulawesi Utara, Indonesia.
Location
Kota manado,
Sulawesi utara
INDONESIA
Al-'Aqdu: Journal of Islamic Economics Law
ISSN : 28077830     EISSN : 28077342     DOI : http://dx.doi.org/10.30984/ajiel
Al-Aqdu: Journal of Islamic Economics Law is registered with the ISSN number 2807-7830 (Print) and ISSN 2807-7342 (Online). It is a peer-reviewed journal published twice a year in June and December by the Shariah Economics Law Study Program, Faculty of Shariah, at the State Islamic Institute of Manado (IAIN Manado). Al-Aqdu: Journal of Islamic Economics Law is a communication medium between Shariah and Economic Law. The journal invites activists and experts in Shariah Economics Law and Economic Law to contribute their research findings related to the issues of Shariah Economics Law and Economic Law.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 2 (2023): December" : 6 Documents clear
Pemahaman Masyarakat Muslim Manado Terhadap Sistem Pegadaian Syariah Maengkom, Muhammad Algi Fahri
Al-'Aqdu: Journal of Islamic Economics Law Vol 3, No 2 (2023): December
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajiel.v3i2.2685

Abstract

 This research focuses on exploring the understanding of the Muslim community in Manado City towards the sharia pawnshop system. Manado City, with a majority non-Muslim population, is an interesting background to understand the extent of knowledge of the Muslim community regarding the concept and implementation of sharia pawnshops. Qualitative methods are used with data collection techniques through interviews, observation, and document analysis. The results of the study show that their understanding of the basic and operational principles of Islamic pawnshops is still limited. Factors such as lack of education and related information become the main obstacles in increasing understanding. Many respondents have the perception that Islamic pawnshops are similar to conventional pawnshops without significant differences. Therefore, a more in-depth and structured educational approach is needed to increase public knowledge about sharia pawnshops. The move is expected to raise awareness of the advantages and benefits of sharia-compliant finance, enabling people to make financial decisions that are more in line with their religious values. This provides an important picture for the development of more inclusive and sustainable financial services in these communities.ABSTRAK Penelitian ini berfokus pada eksplorasi pemahaman masyarakat Muslim di Kota Manado terhadap sistem pegadaian syariah. Kota Manado, dengan mayoritas penduduk non-Muslim, menjadi latar belakang yang menarik untuk memahami sejauh mana pengetahuan masyarakat Muslim terkait konsep dan pelaksanaan pegadaian syariah. Metode kualitatif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Hasil studi menunjukkan bahwa pemahaman mereka tentang prinsip-prinsip dasar dan operasional pegadaian syariah masih terbatas. Faktor seperti kurangnya edukasi dan informasi terkait menjadi penghambat utama dalam peningkatan pemahaman. Banyak responden memiliki persepsi bahwa pegadaian syariah serupa dengan pegadaian konvensional tanpa perbedaan signifikan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan edukatif yang lebih mendalam dan terstruktur untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pegadaian syariah. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran akan keunggulan dan manfaat keuangan yang sesuai dengan prinsip syariah, memungkinkan masyarakat membuat keputusan finansial yang lebih sesuai dengan nilai-nilai agama mereka. Hal ini memberikan gambaran penting bagi pengembangan layanan keuangan yang lebih inklusif dan berkelanjutan di komunitas tersebut.
Potensi Sistem Hukum Ekonomi Syariah dalam Pencegahan Korupsi Wujudkan Integritas Sektor Ekonomi Prayoga, Taufik Ilham; Isima, Nurlaila; Ibrahim, Suryadi
Al-'Aqdu: Journal of Islamic Economics Law Vol 3, No 2 (2023): December
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajiel.v3i2.2850

Abstract

Korupsi merupakan tantangan serius dalam pengembangan ekonomi, menghambat pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks ini, peran Hukum ekonomi syariah menjadi relevan sebagai kerangka kerja yang menawarkan prinsip-prinsip etika dan keadilan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Hukum ekonomi syariah dapat efektif berperan dalam pemberantasan korupsi di sektor ekonomi. Dengan pendekatan interdisipliner antara hukum dan ekonomi, penelitian ini mengeksplorasi implementasi prinsip-prinsip ekonomi syariah dalam regulasi dan praktik ekonomi. Fokusnya adalah pada transparansi, keadilan, dan akuntabilitas, nilai-nilai yang menjadi landasan hukum ekonomi syariah. Penelitian juga membahas dampak positif yang dapat dihasilkan oleh penerapan hukum ekonomi syariah dalam menciptakan lingkungan bisnis yang bersih dari praktik korupsi. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang kontribusi hukum ekonomi syariah dalam pemberantasan korupsi dan memperkuat integritas sektor ekonomi. Dengan demikian, penelitian ini tidak hanya mencari solusi untuk permasalahan korupsi, tetapi juga mengidentifikasi potensi peran positif dari prinsip-prinsip ekonomi syariah sebagai alat efektif dalam mencapai tujuan pemberantasan korupsi di sektor ekonomi. 
Kekuatan Hukum Alih Debitur dalam Kredit Pemilikan Rumah di bawah Tangan Mustafa, Mohamad; Insani, Nur; Makkulawuzar, Kindom
Al-'Aqdu: Journal of Islamic Economics Law Vol 3, No 2 (2023): December
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajiel.v3i2.2748

Abstract

Indonesia berupaya untuk mewujudkan pembangunan nasional yang merata bagi masyarakat di segala aspek baik politik, sosial, budaya dan ekonomi.  Salah satu upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat yakni dengan memberikan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah. Kredit Pemilikan Rumah merupakan fasilitas kredit yang diberikan oleh pihak bank selaku kreditur kepada masyarakat tertentu atau konsumen selaku debitur, atas pembelian tanah dan bangunan di atasnya. Hal tersebut dilakukan dengan suatu perjanjian atau akad tertentu guna mendapatkan kepastian hukum di kemudian hari. perspektif hukum Islam bahwa alih debitur atau oper kredit tidak terlepas dari akad atau perjanjian oleh para pihak, sebab akad tersebut merupakan perilaku yang melahirkan suatu keputusan tertentu dari dua pihak atau lebih. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis kekuatan hukum alih debitur atas kredit pemilikan rumah di bawah tangan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang undangan dan pendekatan konseptual. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalihan hak atas tanah dan bangunan melalui kredit pemilikan rumah di bawah tangan merupakan perjanjian yang tidak sah atau batal demi hukum, karena alih debitur atau oper kredit hak atas tanah dan bangunan melalui Kredit Pemilikan Rumah harus dilakukan dengan persetujuan pihak kreditur beserta akta otentik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang undangan, sebab  kepemilikan hak tersebut tidak dapat dilakukan balik nama, kecuali memiliki kekuatan pembuktian berdasarkan putusan pengadilan dengan menggunakan akta otentik yang dikeluarkan oleh notaris atau pejabat yang berwenang.
Maqashid Syari'ah dalam Konteks Pengantar Makanan Non-Halal oleh Driver Go-Jek Muslim Kota Manado Wahyudi, Yudha
Al-'Aqdu: Journal of Islamic Economics Law Vol 3, No 2 (2023): December
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajiel.v3i2.2852

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penerapan sistem auto-bid dalam aplikasi Go-jek terhadap driver Muslim di Kota Manado, khususnya dalam hal melayani pesanan makanan non-halal melalui Go-food. Driver Go-jek yang beragama Muslim dihadapkan pada situasi di mana mereka menerima pesanan makanan non-halal, seperti olahan daging babi, melalui aktivasi sistem auto-bid yang langsung mengirimkan pesanan tersebut ke aplikasi para driver, yang kemudian diwajibkan untuk menerima pesanan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode lapangan (field research) dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adopsi sistem auto-bid pada aplikasi Go-jek mewajibkan driver untuk menerima dan mengantar pesanan makanan non-halal. Penolakan terhadap pesanan tersebut dapat mengakibatkan suspensi akun driver. Dari perspektif hukum Islam, pengiriman makanan non-halal oleh driver Muslim memiliki kepentingan dalam menghindari situasi yang berpotensi memicu keraguan (syubhat), sebagai upaya untuk menjaga kesucian ajaran Islam serta keutuhan akidah agama. Meskipun demikian, dari sudut pandang maqashid syari’ah, pengiriman makanan non-halal bisa diperbolehkan karena dianggap sebagai kebutuhan sekunder (hajiyat) dalam kehidupan sehari-hari. Tindakan ini diinterpretasikan sebagai upaya untuk memudahkan hidup dan mengurangi kesulitan atau keterbatasan yang mungkin terjadi.
Persaingan Penjualan Pakaian di Pasar Youtefa dengan Super Market/Mall dan Pertokoan di Abepura Kota Jayapura Renngiwur, Gazali Husin; Yusuf, Muhamad; Umkabu, Talabudin; Muhandy, Rachmad Surya; Zulihi, Zulihi
Al-'Aqdu: Journal of Islamic Economics Law Vol 3, No 2 (2023): December
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajiel.v3i2.2648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penjualan pakaian yang dilakukan pedagang pakaian di pasar Youtefa Abepura dan untuk mengetahui kebijakan pemerintah Kota Jayapura tentang libur dihari Minggu diperuntukkan bagi pedagang. Menggunakan metode kualitatif dengan paradigma fenomenologi sosial. Hasil penelitian: Pedagang pakaian di Pasar Youtefa kurang melakukan trobosan dalam melakukan perdagangan, melalui pemanfaatan jaringan internet untuk penjualan juga efek dari banjir tahunan menyebabkan kerugian besar bagi pedagang. Selain itu, peningkatan pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah Kota Jayapura yang berkaitan dengan lingkup pelayananmasih belum cukup baik yang dalam hal ini berupa kenyamanan serta akses untuk mendapatkan pelayanan. Selain itu ketersediaan sarana pendukung pasar, fleksibilitas, penanganan permintaan khusus bagi pedagang juga masih dirasa sangat kurang. Perbedaan waktu operasional pada hari biasa untuk pedagang swalayan yang lebih lama 3 jam dibanding dengan pedagang di pasar membuat para konsumen lebih memilih untuk berbelanja di swalayan. Sedangkan jam operasional untuk pedagang di swalayan di hari Minggu memiliki waktu yang agak lama yaitu yaitu kurang lebih 4 jam dibandingkan dengan pedagang di pasar Youtefa Abepura. Selain itu, masyarakat kebanyakan enggan berbelanja di pasar ketika siang hari karena factor cuaca, mereka lebih memilih berbelanja pakaian di Mall/supermarket dengan fasilitas penyejuk udara yang menimbulkan kenyamanan dalam berbelanja.
Analisis Strukturalisme Terhadap Peran Katalisator Instrumen Keuangan Syariah dalam Mendorong Pembangunan Berkelanjutan dan Tanggung Jawab Sosial Haerunnisa, Haerunnisa; Sugitanata, Arif; Karimullah, Suud Sarim
Al-'Aqdu: Journal of Islamic Economics Law Vol 3, No 2 (2023): December
Publisher : IAIN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30984/ajiel.v3i2.2853

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran katalisator instrumen keuangan syariah dalam mendorong pembangunan berkelanjutan dan pelaksanaan tanggung jawab sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan sumber data primer melibatkan buku, jurnal, website, dan karya ilmiah. Analisis data dilakukan secara deskriptif analitik dengan jenis penelitian kualitatif dan menggunakan teori strukturalisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi prinsip keberlanjutan dalam keuangan syariah menciptakan tantangan dan peluang. Prinsip-prinsip keberlanjutan, termasuk ekonomi, sosial, dan lingkungan, tercermin dalam perancangan instrumen keuangan syariah. Dukungan finansial terhadap proyek-proyek berkelanjutan, tanggung jawab sosial perusahaan, dan inovasi dalam produk keuangan syariah menjadi langkah positif. Instrumen keuangan syariah memainkan peran vital dalam pembangunan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial. Prinsip-prinsip syariah membimbing perilaku instrumen ini, menjadikannya alat yang tidak hanya mencari keuntungan finansial, tetapi juga memberikan dampak positif pada kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Zakat dan infaq, sebagai bagian dari instrumen keuangan syariah, memberikan kontribusi langsung pada tanggung jawab sosial dengan mengalokasikan sebagian kekayaan untuk membantu fakir miskin dan mendukung kepentingan umum. Analisis strukturalisme menekankan bahwa instrumen keuangan syariah adalah unsur integral dalam struktur ekonomi yang mendukung pembangunan berkelanjutan. Prinsip-prinsip syariah menciptakan struktur formal yang mencegah praktik bisnis yang tidak etis dan mendorong kontribusi positif pada kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Instrumen keuangan syariah memiliki potensi besar untuk membentuk pola investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan, tanpa mengorbankan kesejahteraan masyarakat dan lingkungan. Kesimpulannya, instrumen keuangan syariah dapat menjadi motor penggerak dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan dan tanggung jawab sosial.

Page 1 of 1 | Total Record : 6