cover
Contact Name
T Heru Nurgiansah
Contact Email
therunurgiansah@gmail.com
Phone
+6281322551635
Journal Mail Official
therunurgiansah@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Puri Nirwana Bangunjiwo No. A-5 Dusun Kenalan Kelurahan Bangunjiwo Kecamatan Kasihan Kabupaten Bantul Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Law, Education and Business
Published by CV. Rayyan Dwi Bharata
ISSN : 2988604X     EISSN : 29881242     DOI : https://doi.org/10.57235
Journal of Law, Education, and Business dengan nomor terdaftar E-ISSN 2988-1242 (online) dan P-ISSN 2988-604X (Cetak) adalah jurnal akses terbuka ilmiah yang diterbitkan oleh CV Rayyan Dwi Bharata. JLEB bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian asli dan review hasil penelitian tentang: 1. Hukum 2. Pendidikan dan Pembelajaran 3. Akuntansi 4. Ekonomi 5. Bisnis 6. Manajemen
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 78 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2024): April 2024" : 78 Documents clear
Pengaruh Investasi, Kurs dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Terhadap PDRBHK di Provinsi Sumatera Utara Tahun 2001 - 2022 Silalahi, Santi Melati; Tobing, Putri Yohana; Aulia, Janisa; Hasanah, Ismi
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1530

Abstract

PDRB dapat dijadikan salah satu acuan untuk mendorong Pembangunan ekonomi di berbagai sektor secara tidak langsung. Pertumbuhan ekonomi dipengaruhi oleh sejumlah faktor, diantaranya yaitu investasi, nilai tukar, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel independen yaitu investasi, nilai tukar dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap variabel dependen yaitu PDRB dengan harga konstan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari BPS (Badan Pusat Statistik) secara time series 22 tahun mulai tahun 2001 sampai dengan tahun 2022. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi berganda dengan menggunakan program bantuan E-Views versi 10. Berdasarkan hasil pengujian secara simultan, memperlihatkan bahwa investasi, nilai tukar dan IPM mempunyai pengaruh terhadap PDRBHK di Provinsi Sumatera Utara
Analisis Hukum Terhadap Pelaku yang Melakukan Tipu Gelap Dalam Proyek dan Jabatan di Lampung Selatan (Studi Putusan Nomor: 467/Pid.B/2023/PN TJK) Johan, Monica Permata Sari; Yeriko, Yeriko; Alfiyan, Angga
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1862

Abstract

Tindak pidana penggelapan jabatan diatur dalam Pasal 374 KUHP. Ini merupakan tindak pidana penggelapan berat yang bentuk pokoknya pasal 372 KUHP. Hal ini menyangkut ketentuan yuridis mengenai tindak pidana penggelapan jabatan dan bagaimana penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana penggelapan jabatan. Pasal 374 KUHP hanya diperuntukkan bagi pelaku tindak pidana penggelapan di sektor swasta. Putusan Pengadilan Negeri Tanjung Karang Nomor 467/Pid.B/2023/PN Tjk. Pada 22 Juni 2023, terdakwa didakwa melakukan penipuan pada proyek jalan di Lampung Selatan dengan nilai nominal 2,6 miliar. Setelah mendapatkan uang, terdakwa kemudian menghilang dan dimasukkan ke dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak tahun 2020. Terdakwa melanggar Pasal 378. Akibatnya hakim menghukum terdakwa 2 (dua) tahun penjara.
Penyelesaian sengketa Merek antara PS Glow melawan MS Glow Desi, Desi
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1636

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu bertujuan untuk mengetahui dari penyelesaian sengketa dari merek antara PS Glow melawan MS Glow, dan didalan penyelesain kasus ini diselesaikan dengan cara salah satu dari merek ini melakukan penggugatan pada pihak yang diketahui telah mengikuti hak dagang dan serta hak merek yang di lakukan tergugat, tetapi ketika penggugatan ini telah di kabulkan oleh Hakim tidak lama setelah itu persidangan ini diberhentikan karena diketahui bahwa pemilik dari MS Glow sesungguhnya merupakan PT. KOSMETIKA CANTIKA INDONESIA, tetapi tidak lama setelah persidangan yang diajukan oleh MS Glow telah dibatalkan atau diberhentikan pihak PS Glow menggugat balik pihak MS Glow karena merasa tidak terima, pihak PS Glow meminta denda sebanyak 360 Miliar Rupiah tetapi Hakim hanya mengabulkan sebagian saja menjadi 37,9 Miliar Rupiah dibayar secara tunai
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe The Power of Two Terhadap Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas IV SDN Sirnasari Kota Tasikmalaya Fauziah, Nurlisyifa; Sunanih, Sunanih; Nurfitriani, Meiliana
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1963

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe the power of two terhadap hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN Sirnasari Kota Tasikmalaya. Penelitian ini didasari oleh situasi pembelajaran yang masih belum optimal yang mengakibatkan rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial kelas IV SD Negeri Sirnasari Kota Tasikmalaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksperimen disain quasi experimental design bentuk nonequivalent control group design. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe the power of two sedangkan variabel terikatnya adalah hasil belajar siswa. Populasi adalah 40 siswa. Sampel penelitian dipilih secara purposive dengan memilih kelas IV A sebagai kelompok kontrol berjumlah 20 dan kelas IV B sebagai kelompok eksperimen berjumlah 20. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu tes, observasi dan dokumentasi. Data dianalisis secara statistik deskriptif dan statistik inferensial menggunakan uji-t. Hasil hipotesis dengan menggunakan SPSS 24 membuktikan bahwa uji t dengan menggunakan taraf signifikasi 0,05, memperoleh hasil 0,000 0,05 maka H1 diterima dan H0 ditolak ,artinya model pembelajaran kooperatif tipe the power of two berpengaruh terhadap Hasil belajar IPS kelas IV di SDN Sirnasari. Selain itu diperoleh dari rata-rata nilai posttest, yaitu pada siswa kelas eksperimen yang menerapkan model tipe the power of two sebesar 74.00 sedangkan kelas kontrol sebesar 68.25. dengan demikian adanya pengaruh yang positif antara kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe the power of two dan kelas kontrol dengan menggunakan model konvensional.
Kekerasan Seksual pada Anak Prespektif Hukum Pidana Septiani, Adinda; Primananda, Kayla; Rahmadilla, Kirana Aulia; Rahmawati, Ovia; Gustiara, Ratu Zahra
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1759

Abstract

Pelecehan seksual digolongkan sebagai perilaku menyimpang karena melibatkan pemaksaan individu guna melakukan sesuatu yang tidak sesuai dengan rasa keinginannya, termasuk menyentuh bagian tubuh yang sensitif atau memaksanya melakukan aktivitas seksual, atau menjadikan korban sebagai pusat perhatian. Tujuan dari penelitian ini yaitu guna mendapatkan perspektif hukum pidana terhadap perlindungan hukum yang diberikan kepada korban kekerasan seksual, terutama anak di bawah umur. Dengan menelaah peraturan terkait misalnya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tahun 2004 mengenai Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga, Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 mengenai Perlindungan Anak, dan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 mengenai Hukum Acara Pidana, penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif melalui peraturan perundang-undangan. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa korban masih sering menjadi fokus pengabaian penegakan hukum, dalam menegakkan hukum dan menjatuhkan hukuman kepada pelanggar, sering kali melakukan kesalahan dalam melakukan hal tersebut. Secara umum, korban kejahatan yang mengerikan di Indonesia diberikan perlindungan hukum berdasarkan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2014 Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2006 (Mengenai Perlindungan Saksi dan Korban serta Hak Akses Bantuan Medis). Inisiatif ini berbeda untuk Restitusi, Kompensasi, dan Rehabilitasi, sehingga hak korban yang harus dijunjung tinggi.
Desentralisasi Fiskal dan Politik Dalam Pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia Syahrani, Desi; Sitanggang, Devi Margaretta; Nababan, Vito Rogantina; Nasution, Armin Rahmansyah
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1606

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana desentralisasi fiskal dan politik dalam pelaksanaan otonomi daerah di Indonesia. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan kualitatif yang berasal dari jurnal,buku,makalah skripsi dan majalah lainnya. Pada pembahasan penelitian ini yaitu fenomena yang sedang berlangsung dalam kebijakan desentralisasi fiskal dan hubungannya dengan kontrol politik terhadap kepentingan elit adalah kecenderungan daerah untuk membentuk daerah otonomi baru, yang pada dasarnya tidak didasarkan pada aspirasi atau tujuan. Fenomena lain yang berkembang dalam penerapan desentralisasi fiskal terlihat pada semakin leluasnya daerah otonom khususnya kabupaten/kota untuk meningkatkan anggaran belanja pegawai daerah pada APBD. Anggaran transfer fiskal khususnya Dana Alokasi Umum (DAU) yang dimana menunjukkan bahwa pemerintah daerah, khusunya kabupaten/kota tidak dapat diatur sebagai otoritas atau tunduk pada kendali pemerintah yang lebih tinggi.
Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja M. Mbayang, Chrissonia
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1669

Abstract

Pergaulan bebas di kalangan remaja di Indonesia merupakan masalah yang semakin mendalam dan meresahkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab pergaulan bebas dan strategi mengatasi permasalahan tersebut. Dalam analisisnya, penelitian ini mengacu pada kasus konkret pembuangan bayi oleh sepasang remaja di Cimahi, Jawa Barat, yang menjadi gambaran nyata dampak tragis dari pergaulan bebas. Penelitian ini mengungkap bahwa faktor penyebab pergaulan bebas di antara remaja melibatkan kurangnya pendidikan seks yang komprehensif, tekanan sosial dari teman sebaya, peran orangtua yang kurang aktif, akses mudah terhadap konten seksual, dan kurangnya kesadaran tentang konsekuensi tindakan. Oleh karena itu, upaya mengatasi pergaulan bebas harus melibatkan pendidikan seks yang lebih baik di sekolah, peran orangtua dalam membimbing anak-anak mereka, peningkatan kesadaran masyarakat, akses terhadap layanan kesehatan reproduksi yang mudah, pendekatan yang bersifat positif, dan penciptaan lingkungan yang mendukung bagi remaja. Dalam menghadapi tantangan ini, perlu ada kerja sama antara pemerintah, keluarga, sekolah, masyarakat, dan individu untuk memberikan remaja pemahaman dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk membuat keputusan yang bijak dan menjalani kehidupan yang sehat. Dengan pendekatan holistik ini, diharapkan dapat mengurangi pergaulan bebas di kalangan remaja dan melindungi generasi muda dari konsekuensi yang merugikan.
Implementasi Putusan Hakim Terhadap Perubahan Nama Kartu Keluarga yang Salah Tulis oleh Disdukcapil Bandar Lampung (Studi Putusan Nomor: 251/Pdt.P/2023/PN TJK) Ramadhan, Muhammad Rizky; Rusli, Tami
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1547

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Akibat Hukum Dari Perubahan Nama Seseorang Pada Akta Kelahiran dan Dasar Pertimbangan Hakim dalam mengabulkan permohonan Terhadap Perubahan Nama Kartu Keluarga Yang Salah Tulis Oleh Disdukcapil Bandar Lampung (Studi Putusan Nomor: 251/Pdt.P/2023/PN TJK). Metode penelitian dalam penulisan artikel ilmiah ini memakai metode yuridis empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Akibat hukum perubahan nama seseorang dalam hukum perdata meliputi segala sesuatu yang berhubungan dengan hukum orang, yang berisi tentang peraturan mengenai orang sebagai subyek hukum, hukum keluarga, yang mengatur hubungan antar anggota keluarga, hukum harta benda, yang mengatur hubungan antar orang yang dapat diukur. dalam hal uang, dan hukum waris (mengatur benda atau kekayaan seseorang jika ia meninggal dunia). Memperhatikan, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan juncto Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan, Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 73 Tahun 2022 tentang Pencatatan Nama pada Dokumen Kependudukan dan Ketentuan Peraturan Perundang-Undangan yang berlaku dan bersangkutan; Indonesiablik IndonesiDirektori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia putusan.mahkamahagung.go.id Halaman 11 dari 12 Penetapan Perdata Permohonan Nomor 251/Pdt.P/2023/PN Tjk.
Metode Polya Dalam Penjumlahan Untuk Meningkatkan Pemahaman dan Keterampilan Matematika Siswa Nurzal, Shafa Azzahra; Amalia, Suci
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1949

Abstract

Metode Polya adalah sebuah pendekatan yang digunakan untuk mengajari siswa berpikir secara kreatif dan memecahkan masalah matematika dengan cara yang sistematis. Artikel ini bertujuan untuk membahas penggunaan metode Polya dalam penjumlahan. Metode ini terdiri dari empat langkah yaitu pemahaman masalah, merencanakan sebuah strategi, melaksanakan strategi tersebut, dan mengevaluasi hasilnya. Dalam penelitian ini, kami memberikan contoh penggunaan metode Polya dalam penjumlahan sederhana untuk membantu siswa meningkatkan pemahaman dan keterampilan matematika mereka. Metode penjumlahan yang diajarkan dengan menggunakan metode Polya memungkinkan siswa untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan kecakapan matematika dalam memecahkan masalah. Langkah pertama dalam metode ini adalah pemahaman masalah, di mana siswa harus memahami dengan jelas apa yang diminta dalam soal dan informasi yang diberikan. Setelah pemahaman yang baik, siswa kemudian merencanakan strategi untuk menyelesaikan masalah. Mereka mempertimbangkan langkah-langkah atau operasi matematika yang diperlukan untuk mencari jawaban yang benar. Setelah merencanakan strategi, langkah berikutnya adalah melaksanakan strategi tersebut. Siswa melakukan operasi matematika yang relevan untuk menyelesaikan masalah penjumlahan. Dalam penelitian ini, dilakukan tindakan dengan melibatkan sekelompok siswa dalam penyelesaian masalah penjumlahan menggunakan metode Polya. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan metode Polya dalam mengajarkan penjumlahan mempengaruhi peningkatan pemahaman dan keterampilan matematika siswa. Para siswa mampu mengikuti langkah-langkah metode Polya secara baik dan berhasil menyelesaikan masalah penjumlahan dengan benar. Kesimpulannya, metode Polya merupakan pendekatan yang efektif dalam mengajarkan siswa memecahkan masalah penjumlahan dengan cara yang sistematis dan kreatif.
Perlindungan Hukum Terhadap Pemegang Hak Merek Ditinjau dari Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis Yohen, Samantha Maria
Journal of Law, Education and Business Vol 2, No 1 (2024): April 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jleb.v2i1.1641

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap pemegang hak merek ditinjau dari UU Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Hak Kekayaan Intelektual merupakan hak yang lahir atau muncul karena kemampuan intelektual manusia. Merek adalah tanda pengenal yang membedakan milik pribadi dengan milik orang lain. Penelitian ini menggunakan penelitian yuridis normative. Pendekatan penelitian ini menggunakan pendekatan perundang-undangan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah studi Pustaka. Lembaga penyelesaian sengketa di Indonesia ini ada 3 (tiga) macam yaitu Pengadilan, Alternatif Penyelesaian Sengketa, dan Arbitrase.