cover
Contact Name
Iqmal Tahir
Contact Email
iqmal@ugm.ac.id
Phone
+628999411449
Journal Mail Official
jpe-ces@ugm.ac.id
Editorial Address
Editor Jurnal Manusia dan Lingkungan Pusat Studi Lingkungan Hidup - Universitas Gadjah Mada (PSLH - UGM) Komplek UGM, Jalan Kuningan, Jalan Kolombo, Catur Tunggal, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Manusia dan Lingkungan
ISSN : 08545510     EISSN : 24605727     DOI : https://doi.org/10.22146/jml.30101
Jurnal Manusia dan Lingkungan is published by the Center for Environment Studies, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. The journal is focused to the relationship between people and its environment that are oriented for environmental problems solving. Jurnal Manusia dan Lingkungan receives a manuscript with interdisciplinary and multidisciplinary approach Abiotic : physical, chemical, technical, geo-environmental science and modelling science Biotic : environmental biology, ecology, agro environment Culture : environmental-socio,-economics,-culture, and environmental health.
Articles 4 Documents
Search results for , issue "Vol 13, No 2 (2006): Juli" : 4 Documents clear
RONALD ROSS AND THE CRUSADE AGAINST MALARIA (ATRIBUTE TO ROSS'S 150th BIRTH ANNIVERSARY ON MAY 13,2007) (Ronald Ross dan Upaya Memerangi Malaria (Menyambut Hari Kelahiran Ross Ke 150 pada Tanggal 13 Mei 2007) Ronald Ross; Debarshi Gupta Biswas
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 13, No 2 (2006): Juli
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18649

Abstract

ABSTRACTRonald Ross ( 1857- 1932) was the first to substantiate that mosquito transmitted malaria. One among the founding fathers of malariology, he was awarded the second ever Nobel Prize in Medicine in 1902 for his work on establishing the integral connectivity between mosquitoes, malarial parasite, and man. Today, his researches have regained immense significance in the light of the threatening resurgence of malaria. This article examines the events surrounding Ross's seminal discovery.ABSTRAKRonald Ross (1857-1932) adalah orang pertama di dunia yang membenarkan bahwa nyamuk menularkan malaria. Satu di antara banyak perintis penemuan di bidang malariologi, Ronald Ross dianugerahi Hadiah Nobel Kedokteran pada tahun 1902 untuk karya ilmiahnya yang menegaskan hubungan integral antara nyamuk, parasit malaria dan manusia. Dewasa ini, hasil-hasil penelitiannya kembali memperoleh nilai penting dalam hal kemunculan malaria yang kembali mengancam dunia. Makalah ini mengungkap kejadian-kejadian sekitar penemuan Ross tersebut yang kemungkinan masih berkembang di masa depan.
RUANG BERMAIN UNTUK ANAK DI KAMPUNG KOTA: STUDI PERSEPSI LINGKUNGAN, SETING, DAN PERILAKUANAK DI KAMPUNG CODE UTARA, YOGYAKARTA (Space for Children in Urban Kampung: Study on the Environmental Perception, Setting, and Behaviour of Urban Children) Bakti Setiawan
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 13, No 2 (2006): Juli
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18650

Abstract

ABSTRAKSeringkali perencanaan dan penataan ruang dilakukan tanpa pemahaman yang benar akan persepsi dan perilaku manusia pengguna ruangnya. Kenyataan yang terjadi adalah penataan ruang yang tidak optimal mengakomodasi kebutuhan dan keinginan penggunanya, serta tidak memfasilitasi proses adaptasi yang dinamik antara perilaku dengan setingnya. Interaksi anak-anak dengan lingkungan alam sangat menentukan pembentukan kematangan pribadi anak di kemudian hari. Penelitian ini bertujuan untuk memahami persepsi, seting, dan perilaku anak-anak kota terhadap sungai dan lingkungannya, dengan kasus di Kampung Code Utara, Yogyakarta. Dalam penelitian dilakukan pemetaan perilaku, pemetaan mental, observasi lapangan, dan wawancara dengan 24 anak di area penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak di area penelitian mempunyai persepsi yang positip terhadap sungai sebagai elemen penting lingkungan perumahan mereka. Meskipun demikian, kondisi sungai dan penataan ruang di sekitar sungaijustru kurang memfasilitasi persepsi dan perilaku yang positip ini. Penataan ruang yang terjadi justru membatasi interaksi anak dengan sungai, sehingga mereka kehilangan kesempatan untuk mengembangkan kognisi positipnya terhadap lingkungan dan alam sekitar. Penelitian ini menyarankan pentingya perencana kota menghadirkan ruang-ruang yang memungkinkan anak-anak perkotaan melakukan interaksi yang dinamik dengan lingkungan alam. ABSTRACTFrequently, spatial planning and developments were done without a clear understanding about the perception and behavior of the inhabitants. The result is spatial arrangements which are not optimally accommodated the need and preference of the inhabitants. Further, such spatial arrangements do not facilitate inhabitants to dynamically adapt their behavior to the setting. Interaction with nature is crucial for children to develop their personal attitude in the future. The research aims to understand the perception, setting and behavior of urban children toward the river and its surrounding. The case study is Code Utara kampong in Yogyakarta. The research employed naturalistic approach and utilized behavioural mapping, mental mapping, field observation, and interviews with children in the area. The research founds that children in the area have a positive perception and behavior toward the river. They saw the river as important natural elements which should be preserved. However, the condition of the river and the spatial planning of the area has not facilitated such positive perception. The existing spatial arrangement even limits children interactions with the river and therefore they lost their opportunities to develop their positive cognitive mental map related to natural environment. The research suggests that it is very important for urban planner to provide space in the city that enable urban children to experience dynamic interaction with nature
PERAN KECEPATAN ANGIN TERHADAP PENINGKATAN KENYAMANAN TERMIS MANUSIA DI LINGKUNGAN BERIKLIM TROPIS LEMBAB (The Role of Wind Velocity on Increasing Human Thermal Comfort in Hot and Humid Environment) Sangkertadi Sangkertadi
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 13, No 2 (2006): Juli
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18651

Abstract

ABSTRAKFaktor utama yang mempengaruhi persepsi kenyamanan termis pada manusia adalah : pakaian, suhu, kelembaban dan kecepatan udara sekitar, serta jenis aktivitasnya. Di daerah beriklim panas dan lembab, rasa tidak nyaman berkaitan erat dengan keluarnya keringat. Angin dengan debit dan kecepatan tertentu dapat difungsikan untuk mendinginkan penghuni bangunan melalui proses evaporasi keringat dan proses perpindahan kalor secara konvektif. Tulisan ini menyajikan pendalaman tentang teknik mengevaluasi tingkat kenyamanan termis manusia di daerah beriklim tropis lembab khususnya dengan menggunakan skala DISC dan PMV. Studi ini difokuskan pada pengaruh kecepatan angin untuk meningkatkan kenyamanan termis manusia. Metode yang dipakai adalah simulasi numerik dengan menggunakan sejumlah persamaan praktis untuk penghitungan kenyamanan termis. ABSTRACTThe most important factors which influence the condition of thermal comfort are clothing, temperature, humidity, air velocity, and types of activities. In hot and humid climate, feeling of comfort are associated with sweating. Air velocity can cool building occupants by increasing convective and evaporative heat loses. This paper intends to explore the techniques for evaluating of thermal comfort especially with introduction of PMV and DISC scales for the tropical humid environment. The study is focused on the influence of air velocity to the scale number of both DSC and PMV. A simple numerical simulation with some of empirical correlations are used to estimate the index of thermal comfort
MODEL ARAHAN PEMANFAATAN LAHAN UNTUK KONSERVASI SUMBERDAYA AIR DI KABUPATEN SLEMAN (Land Use Model for Water Resources Conservation in Kabupaten Sleman) Atyanto Dharoko
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 13, No 2 (2006): Juli
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18652

Abstract

ABSTRAKSecara geomorfologis wilayah Kabupaten Sleman sangat potensial sebagai wilayah resapan air sehingga mampu untuk mencukupi kebutuhan air wilayah Kabupaten Sleman, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul. Untuk tetap mampu mencukupi kebutuhan air wilayah sekitarnya, maka sumber-sumber air beserta sistem alirannya perlu mendapat perlindungan dengan baik agar terjaga kapasitas dan kualitasnya. Di sisi yang lain, Kabupaten Sleman merupakan wilayah yang sangat menarik untuk sasaran perkembangan pemanfaatan lahan misalnya untuk permukiman, industri dan fasilitas pendidikan. Apabila perkembangan pemanfaatan lahan ini tidak dikendalikan maka akan terjadi degradasi potensi sumberdaya air yang kemudian merugikan kehidupan manusia. Model arahan pemanfaatan lahan yang didasarkan pada dinamika penduduk yang meliputi perkembangan dan persebaran, karakteristik wilayah, dan jajak pendapat; serta karakteristik sumberdaya air yang meliputi potensi sumber mata air, aliran sungai dan wilayah resapan dapat menjadi instrumen untuk melakukan upaya konservasi sumberdaya air di wilayah Kabupaten Sleman. ABSTRACTIn terms of geomorphological formation, area of Sleman Municipality is potential for water catchment area, so that this area is capable to supply significantly the need of water for Sleman Municipality, city of Yogyakarta, and Bantul Municipality. To sustain this condition, all water springs and river flow system need a proper protection to maintain water resources capacity and quality from negative impacts of human activities. Another side, Sleman Municipality is very attractive for land development such as housing, industries and educational facilities. If this trends is not well planned, then it will degrade water resources capacity, then finally degrading the quality of human life. Model of land use planning based on community characteristics consisting of population development and distribution, characteristics of region and community pooling; and water resource characteristics consisting of water spring capacities, patterns of water river flow, and capacity of water catchment areas, may become instrument to conserve water resources in Sleman Municipality

Page 1 of 1 | Total Record : 4


Filter by Year

2006 2006


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2020): 2 Vol 27, No 1 (2020): 1 Vol 26, No 2 (2019): 2 Vol 26, No 1 (2019): 1 Vol 25, No 2 (2018): 2 Vol 25, No 1 (2018): 1 Vol 24, No 3 (2017): September Vol 24, No 2 (2017): Mei Vol 24, No 1 (2017): Januari Vol 23, No 3 (2016): September Vol 23, No 2 (2016): Juli Vol 23, No 1 (2016): Maret Vol 22, No 3 (2015): November Vol 22, No 2 (2015): Juli Vol 22, No 1 (2015): Maret Vol 21, No 3 (2014): November Vol 21, No 2 (2014): Juli Vol 21, No 1 (2014): Maret Vol 20, No 3 (2013): November Vol 20, No 2 (2013): Juli Vol 20, No 1 (2013): Maret Vol 19, No 3 (2012): November Vol 19, No 2 (2012): Juli Vol 19, No 1 (2012): Maret Vol 18, No 3 (2011): November Vol 18, No 2 (2011): Juli Vol 18, No 1 (2011): Maret Vol 17, No 3 (2010): November Vol 17, No 2 (2010): Juli Vol 17, No 1 (2010): Maret Vol 16, No 3 (2009): November Vol 16, No 2 (2009): Juli Vol 16, No 1 (2009): Maret Vol 15, No 3 (2008): November Vol 15, No 2 (2008): Juli Vol 15, No 1 (2008): Maret Vol 14, No 3 (2007): November Vol 14, No 2 (2007): Juli Vol 14, No 1 (2007): Maret Vol 13, No 3 (2006): November Vol 13, No 2 (2006): Juli Vol 13, No 1 (2006): Maret Vol 12, No 3 (2005): November Vol 12, No 2 (2005): Juli Vol 12, No 1 (2005): Maret Vol 11, No 3 (2004): November Vol 11, No 2 (2004): Juli Vol 11, No 1 (2004): Maret Vol 10, No 3 (2003): November Vol 10, No 2 (2003): Juli Vol 10, No 1 (2003): Maret Vol 9, No 3 (2002): November Vol 9, No 2 (2002): Juli Vol 9, No 1 (2002): Maret Vol 8, No 3 (2001): Desember Vol 8, No 2 (2001): Agustus Vol 8, No 1 (2001): April More Issue