cover
Contact Name
Iqmal Tahir
Contact Email
iqmal@ugm.ac.id
Phone
+628999411449
Journal Mail Official
jpe-ces@ugm.ac.id
Editorial Address
Editor Jurnal Manusia dan Lingkungan Pusat Studi Lingkungan Hidup - Universitas Gadjah Mada (PSLH - UGM) Komplek UGM, Jalan Kuningan, Jalan Kolombo, Catur Tunggal, Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Manusia dan Lingkungan
ISSN : 08545510     EISSN : 24605727     DOI : https://doi.org/10.22146/jml.30101
Jurnal Manusia dan Lingkungan is published by the Center for Environment Studies, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia. The journal is focused to the relationship between people and its environment that are oriented for environmental problems solving. Jurnal Manusia dan Lingkungan receives a manuscript with interdisciplinary and multidisciplinary approach Abiotic : physical, chemical, technical, geo-environmental science and modelling science Biotic : environmental biology, ecology, agro environment Culture : environmental-socio,-economics,-culture, and environmental health.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 16, No 3 (2009): November" : 6 Documents clear
MAKING SOLID URBAN HOUSBHOLD WASTE MANAGEMENT BY COMMUNITY FINANCIALLY FEASIBLE THROUGH PUBLIC POLICY SUPPORT: A CASE STUDY FROM THE CITY OF BOGOR (Membuat Pengelolaan Sampah Padat Rumah Tangga Perkotaan Berbasis Komunitas Layak Secara financial Melalui) Manuntun Parulian Hutagaol
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 16, No 3 (2009): November
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18699

Abstract

ABSTRACTThis study aims at evaluating financial feasibility of the business of household solid waste management by cooperative as a communal-based organization and to formulate a set ofpublic policy required to support this business. The study was carried in the communities of Rlll 8 and RW I3 of the Bubulak Sub-district of Bogor City. The study reveals that this business is financially feasible to implement. However, its financial feasibility is largely dependent on the government's support delivered through a variety of public policies. They include: (a) provision of special credit scheme to provide a free-interest rate loan to finance initial investment required to establish a communitybased household solid waste management through cooperative (b) provision of cost subsidization policy for the processing of organic solid waste into fertilizing compost products (c) replacement of the existing policy that provide subsidy for use of manufactured fertilizers for rice production with policy that provide subsidy for use of fertilizing compost products to encourage development of market for compost products in Java.ABSTRAKStudi ini bertujuan untuk mengevaluasi kelayakan financial dari usaha pengelolaan sampah padat rumah tangga perkotaan oleh koperasi yang berbasis komunitas dan merumuskan kebijakan public yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan bisnis tersebut. Studi dilaksanakan di RW 8 dan RW 13 Kelurahan Bubulak, Kota Bogor. Studi menunjukkan bahwa usaha pengelolaan sampah padat berbasis masyarakat secara finasial layak untuk dilaksanakan. Namun kelayakan ini sangat tergantung pada dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan pulik. Kebijakan yang dibutuhkan untuk mendukung kelayakan finasial usaha berbasis masyarakat ini adalah: (a) kebijakan skim kredit yang menyediakan pinjaman lunak bebas bunga untuk membiayai investasi awal yang dibutuhkan untuk membangun suatu bisnis pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui koperasi, (b) Kebijakan subsidi biaya pengolahan sampah padat organic menjadi pupuk kompos, (c) mengganti kebijakan subsidi penggunaan pupuk pabik oleh petani padi dengan kebijakan subsidi penggunaan pupuk kompos untuk mendorong pengembangan pasar pupuk kompos di Jawa.
MONITORING STATUS DAYA DUKUNG PERAIRAN WADUK WADASLINTANG BAGI BUDIDAYA KERAMBA JARING APUNG Monitoring of Carrying Capacity Status of Wadaslintang Reservoir on Cage Net ) Endang Widyastuti; Agatha Sih Piranti; Diana Retna Utarini Suci Rahayu
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 16, No 3 (2009): November
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18700

Abstract

ABSTRAK Daya dukung suatu perairan ditentukan oleh kondisi fisik yaitu kuantitas maupun kualitas dari perairan tersebut. Perubahan terhadap kondisi fisik dari waktu ke waktu menyebabkan pertrbahan besarnya daya dukung. Monitoring terhadap daya dukung perairan Waduk Wadaslintang dilakukan berkaitan dengan adanya perubahan volume waduk dan adanya aktivitas kerarnba jaring apung. Daya dukung perairan dapat didasarkan pada pendekatan unsur hara P yang merupakan faktor pembatas terhadap produktivitas perairan. Penelitian telah dilakukan menggunakan metode survei pada lima stasiun dengan pengambilan sampel tiga kali pada musim kemarau (Mei 2008) dan tiga kali pada musim hujan (Nopember 2008) terhadap parameter-parameter untuk kelayakan budidaya keramba jaring apung. Analisis daya dukung menggunakan formula Beveridge (1996) yang menunjukkan besarnya produksi keramba yang diperbolehkan. Hasil penelitian mendapatkan kondisi fisik yang mendukung bagi usaha budidaya kerarnba jaring apung. Aktivitas budidaya keramba jaring apung yang ada masih memenuhi daya dukungnya, dan masih mempunyai potensi untuk dinaikkan produksinya dengan penambahan 87 ton/ panen. ABSTRACTCarrying capacity of waters is defined by physical condition such as quantity and quality of the waters.  Physical condition alteration from time to time can cause alteration of the carrying capacity status.  Monitoring of carrying capacity of Wadaslintang Resevoir was conducted in relation to change in water volume and the present of cage net activity.  Carrying capacity of waters can be calculated based on P content one of the limiting factors of waters productivity.  The research was conducted using survei method in five stations during dry (May 2008) and wet (November 2008) seasons, each season with three times sampling against parameters for cage net suitability.  Carrying capacity was analyzed using the Beveridge formula (1996) which indicate the permissible productivity of the net cage.  The result of this research showed that physical condition of Wadaslintang Reservoir can support the cage net activity.  The present cage net activity is still appropiate with the carrying capacity and the production is potentially to be increased with 87tons/harvest.
DESAKRALISASI RUANG CIKAL BAKAL DI PERMUKIMAN KAUMAN YOGYAKARTA: SEBUAH PERUBAHAN MAKNA RUANG PERMUKIMAN TRADISIONAL DI KOTA (The Desacralisation of Cikal Bakal Space in Kauman Neighborhood of Yogyakarta The changing of Meaning in City’s Tradisional Sett Suastiwi Triatmodjo; Achmad Djunaedi; Sudaryono Sastrosasmito; Yoyok W. Subroto
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 16, No 3 (2009): November
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18701

Abstract

ABSTRAKKauman Yogyakarta adalah salah satu permukiman tradisional yang punya latar belakang budaya dan agama yang kuat, sampai saat ini permukiman Kauman masih dapat bertahan terhadap desakan pembangunan modern kota ini. Penelitian ini mencoba untuk mengetahui dan memahami bagaimana para warga permukiman Kauman Yogyakarta mengelola pembangunan dan perubahan-perubahan seperti apa yang dialaminya. Penelitian ini memakai metode fenomenologi Husserl yang menerapkan model penyaringan tiga tahap untuk mencapai hakekat, yaitu deskripsi, eiditis dan transendental. Tercakup pula dalam tulisan ini penjelasan singkat mengenai perkembangan sosial masyarakat Kauman Yogyakarta, yang berfungsi sebagai latar belakang pengetahuan saja. Selanjutnya pada bagian pembahasan dijelaskan secara utuh perubahan makna ruang yang terjadi di permukiman Kauman Yogyakarta yaitu desakralisasi pada ruang cikal bakal permukiman ini. ABSTRACTKauman Yogyakarta is one of the traditional settlement wich has a strong cultural and religious background. Up to now Kauman Yogyakarta stand still against the pressure of the city’s modern development. The aims of this research are to know and to understand how the people at this area manage the development of their built environment and what kind of changes has been experienced by the people. The phenomenological method use in this research based on Husserlian model, which contain three steps called description reduction, eidetic reduction and transcendental reduction. Include in this paper a short explaination about the social development in Kauman Yogyakarta, this part merely functioned as a background knowledge (for the researcher). At the last part of this paper a comprehensive description about the changing of meaning at the cikal bakal space, or desacralization of cikal bakal space, experienced by the people of Kauman Yogyakarta has been presented.
INDEKS BIOTIK TINGKAT FAMILY: UPAYA AWAL PENYUSUNAN INDEKS BIOTIK UNTUK SUNGAI TROPIS INDONESIA (Famely Biotic Index : Prelimenary Establishment of Biotic Index for Indoensian Tropical Stream) Sri Puji Saraswati
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 16, No 3 (2009): November
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18702

Abstract

ABSTRAKSuatu indeks biotik dicoba dikembangkan untuk sungai tropik di Indonesia, dengan menggunakan uji penelitian di sungai Gajahwong di Yogyakarta. Variabel lingkungan yang diperoleh pada musim kemarau dan musim hujan diklasifikasikan berdasarkan lokasi sampel menurut "penurunan gradien" di sumbu I dan sumbu 2 dariAnalisis Komponen Utama (Principle Component Analysis). Tiga metode analisis digunakan untuk menghasilkan indeks biotik makroinvertebrata/ makrobenthos yang ada di sungai yang dipengaruhi oleh limbah rumah tangga dan industri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indeks biotik yang disusun dapat digunakan sebagai indikator yang baik untuk merefleksikan kondisi habitat di sungai yang diteliti dan memberikan nilai korelasi yang baik dengan indeks lain yang menggunakan identifikasi tingkat famili. ABSTRACTA biotic index was tried to be developed for Indonesian tropical stream, taking as a test case Gajahwong Stream in Yogyakarta. Environmental variables investigated in dry season and rainy season are classified based on the sampling sites according to decreasing gradient in axis 1 and axis 2 of Principal Component Analysis. Three metrics were used to derive the tolerance value of macroinvertebrates assemblages in stream affected by municipal and industrial waste.  The result showed that the tolerance values derived is a good indicator in reflecting the habitat condition in the study stream and have good relationship to the other index of family level identification. 
MODEL PEMBANGUNAN DAERAH BERKELANJUTAN MELALUI TRANSFORMASI STRUKTUR BKONOMI BERBASIS SUMBERDAYA PERTAMBANGAN KE SUMBERDAYA LOKAL TERBARUKAN (Sustainable Local Development Model by means Economic Structure Transformation from Mine Resources Basis) Lukman Malanuang
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 16, No 3 (2009): November
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18703

Abstract

ABSTRAKSektor pertambangan tembaga dan emas yang dioperasikan oleh PT. Newmont Nusa Tenggara di Sumbawa Barat sangat dominan terhadap struktur perekonomian kabupaten tersebut sejak 2000-2006 dengan rata-rata 94,00 % dalam PDRB. Terkait dengan sifat sumberdaya mineral yang tidak terbarukan, deposit rnineral yang terbatas dan masa produksi pertambangan yang relatif pendek maka ketergantungan terhadap satu sektor (pertambangan) dalam jangka menengah dan panjang akan berpengamh signifikan bagi pembangunan wilayah Sumbawa Barat. Untuk itu perlu solusi mengurangi ketergantungan terhadap tambang dengan melakukan transformasi struktur ekonomi dengan membangun rantai pohon industri pertanian lokal yang merupakan sumberdaya terbarukan dan ekowisata. Selain itu semakin berkurang dan habisnya pertambangan pada masa mendatang akan sangat beresiko terhadap kinerja pembangunan. Peran pemerintah daerah dalam mengalokasikan anggaran dengan tepat dan kerjasama antar daerah dalam memperbaiki dan mempertahankan kinerja pembangunan sangat penting dilakukan. Hasil analisis isi (content analysis) peraturan perundangan sektor pertambangan belum mengarah pada tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan. ABSTRACTCopper and Gold mine sector that operated by PT. Newmont Nusa Tenggara in West Sumbawa has dominated the regency economic structure since 2000-2006 with average share for Product Domestic Regional Bruto is 94,00 %. Regarding to mineral resources characteristic such as unrenewable, limited mineral deposit and relative short of long life project therfore dependency only on one sector (mining) for long and medium terms will have significant effect on the development of West Sumbawa. Therefore, it‘s need a solution to reduce the dependency on the mine sector to tranform economic structure by means stablished local agro-industrial tree chain that characterized by renewable resources and ecotourism. In other hand, more reduction and exhaustment of mine production in the future will give a risky effect (impact) on development performance. Roles of local government to efficiently allocat proper the budget and cooperation with other regions to enhance and maintain development performance is necessary to be implemented. The content of analysis shows that the regulation on mining sectors not yet directed to achieve sustainable development goals.
EUTROFIKASI NITROGEN DAN FOSFOR SERTA PENGENDALIANNYA DENGAN PERIKANAN DI WADUK SERMO (Eutrophication by Nitrogen and Phosphorous and Its Control Using Fisheries in Sermo Reservoir) Rustadi Rustadi
Jurnal Manusia dan Lingkungan Vol 16, No 3 (2009): November
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jml.18704

Abstract

ABSTRAKPenelitian mengenai konsentrasi nitrogen (N) dan fosfor (P) dilakukan dengan tujuan untuk mengevaluasi tingkat eutrofikasi dan pencemaran air, menghitung neraca N total dan P total serta melakukan pengendaliannya menggunakan perikanan. Penelitian dilakukan menggunakan metode survai, yaitu melakukan pengambilan sampel dan pengamatan air secara purposive. Pengambilan sampel air di daerah waduk (hulu, tengah dan hilir waduk) dan daerah sungai (sungai masuk dan sungai keluar). Di daerah waduk diamati pada jeluk air: 0 m, 2 m, 4 m dan dasar. Pengambilan sampel air dilakukan tiap bulan, mulai Juni 2006 sampai Mei 2007. Vanabel penelitian meliputi: amonia, amonium, nitrit, nitrat dan fosfat; N total dan P total, suhu air, kekeruhan, TDS, TSS, O, terlarut, pH, CO, bebas, alkalinitas dan plankton. Eutrofikasi air oleh N dan P dianalisis secara diskriptif dan tingkat pencemaran air dihitung menggunakan Indeks Pencemaran (lP) yang disyaratkan PP RI Nomor 82. Neraca N total dan P total dihitung dengan input-output, sedangkan pengendaliannya menggunakan metode simulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eutrofikasi pada tingkat eutrofik sampai hipereutrofik, pencemaran air masih tergolong ringan di daerah budidaya ikan dan waktu konsentrasi P maksimum; budidaya ikan menggunakan KJA jaring ganda, penebaran dan pemanenan ikan di luar KJA dapat mengurangi residu dan beban N total dan P total. ABSTRACTThe research of nitrogen (N) and phosphorus (P) in Sermo reservoir aimed to evaluate water eutrophication and pollution, to calculate N total and P total budget and to control its concentration using fisheries. The research was conducted by direct observation and measurement on water samples taken from inflow and outflow rivers, upstream, middle and downstream areas of reservoir. The samples is reservoir were taken at water depth: 0-2,4 m and the bottom. Observation was done monthly from June 2006 up to May 2007. the variables were ammonia, ammonium, nitrite, nitrate and phosphate concentration, N total and P Total, water temperature, transparency, turbidity, total dissolved and suspended solids, dissolved O2, alkalinity and plankton. The research conclude that eutrophication level varies from eutrophic to hypereutrophic, light pollution was found in fish culture area and when the highest concentration of P, controlling of N and P by fish culture using double nets, fish stocking and harvesting in outside net cage may eliminate residue and decrease loading of N total and P total in the water

Page 1 of 1 | Total Record : 6


Filter by Year

2009 2009


Filter By Issues
All Issue Vol 27, No 2 (2020): 2 Vol 27, No 1 (2020): 1 Vol 26, No 2 (2019): 2 Vol 26, No 1 (2019): 1 Vol 25, No 2 (2018): 2 Vol 25, No 1 (2018): 1 Vol 24, No 3 (2017): September Vol 24, No 2 (2017): Mei Vol 24, No 1 (2017): Januari Vol 23, No 3 (2016): September Vol 23, No 2 (2016): Juli Vol 23, No 1 (2016): Maret Vol 22, No 3 (2015): November Vol 22, No 2 (2015): Juli Vol 22, No 1 (2015): Maret Vol 21, No 3 (2014): November Vol 21, No 2 (2014): Juli Vol 21, No 1 (2014): Maret Vol 20, No 3 (2013): November Vol 20, No 2 (2013): Juli Vol 20, No 1 (2013): Maret Vol 19, No 3 (2012): November Vol 19, No 2 (2012): Juli Vol 19, No 1 (2012): Maret Vol 18, No 3 (2011): November Vol 18, No 2 (2011): Juli Vol 18, No 1 (2011): Maret Vol 17, No 3 (2010): November Vol 17, No 2 (2010): Juli Vol 17, No 1 (2010): Maret Vol 16, No 3 (2009): November Vol 16, No 2 (2009): Juli Vol 16, No 1 (2009): Maret Vol 15, No 3 (2008): November Vol 15, No 2 (2008): Juli Vol 15, No 1 (2008): Maret Vol 14, No 3 (2007): November Vol 14, No 2 (2007): Juli Vol 14, No 1 (2007): Maret Vol 13, No 3 (2006): November Vol 13, No 2 (2006): Juli Vol 13, No 1 (2006): Maret Vol 12, No 3 (2005): November Vol 12, No 2 (2005): Juli Vol 12, No 1 (2005): Maret Vol 11, No 3 (2004): November Vol 11, No 2 (2004): Juli Vol 11, No 1 (2004): Maret Vol 10, No 3 (2003): November Vol 10, No 2 (2003): Juli Vol 10, No 1 (2003): Maret Vol 9, No 3 (2002): November Vol 9, No 2 (2002): Juli Vol 9, No 1 (2002): Maret Vol 8, No 3 (2001): Desember Vol 8, No 2 (2001): Agustus Vol 8, No 1 (2001): April More Issue