cover
Contact Name
Ria Buana
Contact Email
Jurnal.eberspapyrus@gmail.com
Phone
+628129657508
Journal Mail Official
jurnal.eberspapyrus@gmail.com
Editorial Address
-
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Ebers Papyrus
ISSN : 08548862     EISSN : 27981630     DOI : https://doi.org/10.24912/ep.vxxxx.xxxxx
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Ebers Papyrus adalah jurnal kedokteran dan kesehatan yang dikaji oleh pakar yang ahli dalam bidangnya. Ebers Papyrus berfokus meningkatkan wasasan dan pengetahuan ilmu kedokteran dasar, kedokteran klinis dan kedokteran komunitas dengan pendekatan Evidence-Based Medicine berupa artikel asli, studi kasus dan tinjauan pustaka. Konten Ebers Papyrus meliputi artikel-artikel terkini dalam bidang Biologi Molekuler, Histopatologi, Alergi dan Imunologi, Studi Sel Punca, Gizi, Geriatri, Farmakologi, Herbal, Infeksi dan Penyakit Tropis, Ilmu Penyakit Dalam, Ilmu Kesehatan Anak, Ilmu Obstetri dan Ginekologi, Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Bedah, Neurologi, Oftalmologi, Otolaringologi, Dermatovenerologi, Psikiatri, Radiologi, Forensik, Rehabilitasi Medik dan Kedokteran Olah Raga.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (1997): EBERS PAPYRUS" : 8 Documents clear
Ibnu Sina Andri Wanananda
Ebers Papyrus Vol. 3 No. 4 (1997): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Evidence Based Medicine Samsi Jacobalis
Ebers Papyrus Vol. 3 No. 4 (1997): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak Pengobatan Albendazol Dosis Tunggal Terhadap Nematoda Usus Pada Murid Sekolah Dl Daerah Pedesaan Magdalena L J Herjanto; Purnomo Purnomo; Harijani A Marwoto; Ayda Rahmad; Lianasari Winaga; Rita Marlita Dewi
Ebers Papyrus Vol. 3 No. 4 (1997): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dampak pengobatan Albendazol dosis tunggal terhadap Nematoda usus pada murid sekolah di daerah pedesaan.Prevalensi penyakit cacing yang ditularkan melalui tanah pada anak­anak sekolah dasar masih sangat tinggi. Berbagai macam obat telah dipakai untuk mengobati dan diperlukan obat cacing ideal, yang dapat dipakai untuk pengobatan massal. Obat tersebut harus efektif, berspektrum luas, dengan sedikit atau tanpa efek samping, mudah diberikan dan harganya tidak mahal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil pengobatan albendazol dosis tunggal terhadap   infeksi geohelmin.  Pemeriksaan tinja dilakukan terhadap 305 murid sekolah dasar di Desa Nanga dan Dobo Kabupaten Sikka (Flores Timur) dengan tehnik modifikasi KATO. Murid­murid diberi pengobatan dengan albendazol 400 mg dosis tunggal dan tinjanya diperiksa lagi 1-2 hari dan 7-10 hari setelah pengobatan.Prevalensi telur cacing pada tinja 217 murid sekolah yang dapat diteliti selama 3 kali pemeriksaan adalah Ascaris lumbricoides 49,83%, Trichuris trichiura 62,29% dan cacing tambang 32,2.9%. Angka penyembuhan adalah 99,54% untuk Ascaris lumbricoides, 87,56% untuk Trichuris trichiura dan 98,16% untuk cacing tambang. Angka pengurangan jumlah telur adalah 97,97% untuk Ascaris lumbricoides,71,68% untuk Trichuris trichiura dan 62,35% untuk cacing tambang. Terhadap hasil penelitian dilakukan uji Chi Square.
Uji Banding Menggunakan HFF, WHS dan HSA sebagai Suplemen Media Kapasitasi In-Vitro Spermatozoa Julius Ch Yapri
Ebers Papyrus Vol. 3 No. 4 (1997): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapasitasi in-vitro spermatozoa yang menyebabkan hiperaktifasi (HA) dipengaruhi oleh suplemen yang ditambahkan pada media kapasitasi. HA ini akan mempengaruhi keberhasilan fertilisasi in-vitro. Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan persentase hiperaktifasi (HA) spermatozoa pada kapasitasi in-vitro, dengan memakai medium Earle yang diberi suplemen HFF (Human follicular fluid), WHS (Whole human serum), dan HSA (Human serum albumin).Sampel diperoleh dari donor, enam contoh semen normozoospermia dan 6 oligo­astenozoospermia dengan kandungan ASA (Antisperm Antibody) negatif. Dilakukan analisis semen, pencucian 2 kali, uji renang naik, dan diinkubasi pada temperatur 37°C selama 30 menit dan 4 jam. Kemudian pengamatan terhadap persentase HA dilakukan pada masa inkubasi 30 menit dan 4 jam. Analisis data memakai analisis varians dengan signifikansi (alpha) = 0,05; dan uji kontras.Suplemen WHS memberikan persentase HA paling besar dibandingkan dengan suplemen HFF dan HSA; baik pada inkubasi selama 30 menit maupun 4 jam. Jadi sebagai suplemen media kapasitasi in-vitro, WHS lebih baik dibandingkan dengan HFF dan HSA.
Pengaruh amobilisasi kovalen bromelain batang pada CNBr-Sepharose 4B terhadap aktivitas dan stabilitas enzim. Frans Ferdinal
Ebers Papyrus Vol. 3 No. 4 (1997): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya kemajuan bioteknologi menyebabkan kebutuhan akan enzim, khususnya proteinase, sebagai agen biologi, semakin meningkat  karena fungsinya yang sangat luas. Akan tetapi pemakaian  enzim-bebas dalam industri tidak efisien karena  stabilitasnya yang  sangat terbatas. Amobilisasi-enzim sudah berhasil dikembangkan, namun metoda amobilisasi-kovalen lebih unggul di banding yang lain. Dengan teknik ini, enzim dapat digunakan berulang kali atau terus menerus, sehingga peranannya dalam bidang biomedik; analisis; industri dan riset akan lebih luas.  Pada  penelitian  ini dilakukan amobilisasi-kovalen bromelain  batang  pada matriks pendukung CNBr-Sepharose 4B dengan modifikasi metoda Porath, dkk.
Segi Medis dari Perawatan Kulit dan Kosmetika Magdalena Mardiono
Ebers Papyrus Vol. 3 No. 4 (1997): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perawatan kulit penting untuk melindungi kulit terhadap gangguan, kerusakan yang disebabkan oleh faktor ekstrinsik, yaitu polusi dan kebersihan, kelembaban udara serta sinar matahari. Kulit yang tidak bersih selain tampak kusam juga mudah terjadi kolonisasi bakteri dan infeksi. Lingkungan dan udara dengan kelembaban rendah mengakibatkan penguapan air dari permukaan kulit bertambah hingga kulit menjadi kering. Sinar matahari sangat penting untuk mahluk hidup tetapi juga memiliki dampak negatif seperti "sun burn" dan akibat pajanan kronis berupa penuaan kulit dini dan kanker kulit. Prevensi dengan perawatan kulit memakai kosmetika yang sesuai lebih baik daripada pengobatan. Kosmetika perawatan kulit dapat digolongkan sebagai: pembersih, penipis, pelembab dan tabir surya.
Medical Technology in Developing Countries Samsi Jacobalis
Ebers Papyrus Vol. 3 No. 4 (1997): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dewasa ini banyak negara-negara berkembang menghadapi dilema yang berkaitan dengan teknologi kedokteran. Berdasarkan sudut pandang Indonesia artikel ini mengupas perrnasalahan dan tantangan yang dihadapi oleh pelayanan kedokteran yang pantas. Untuk mengatasi dilema tersebut, patut dibentuk suatu badan nasional pengkajian tekiwlogi dan ekonorni yang berfungsi untuk melakukan penapisan dan pengendalian. Juga, Badan Kesehatan  Dunia  (WHO) harus  menerbitkan ketentuan yang  berisikan petunjuk dan  kriteria untuk  memilih  teknologi kedokteran yang aman dan pantas.
Our Epidemiologic Transition Leads Us to More Care of the Elderly Benyamin Lumenta
Ebers Papyrus Vol. 3 No. 4 (1997): EBERS PAPYRUS
Publisher : Medical Faculty Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Page 1 of 1 | Total Record : 8