cover
Contact Name
Wiranda Bayu Aditama
Contact Email
bayuaditamalttk@gmail.com
Phone
+6285337776262
Journal Mail Official
lp2miaiqhbagu@gmail.com
Editorial Address
Jalan H. Badaruddin Nomor 4-5 Desa Bagu Kecamatan Pringgarata Kabupaten Lombok Tengah, NTB, Indonesia.
Location
Kab. lombok tengah,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal el-Huda: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Keagamaan
ISSN : 19078900     EISSN : 27151921     DOI : https://doi.org/10.59702/elhuda.v14i01
El-Huda adalah jurnal yang berisi artikel hasil dari penelitian pada bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan yang dilakukan oleh akademisi maupun praktisi di bidang tersebut. El-Huda merupakan salah satu jurnal yang diterbitkan oleh Institut Agama Islam Qamarul Huda. El- Huda merupakan jurnal yang menyediakan akses terbuka hasil penelitian yang dapat dibaca dan diunduh secara gratis untuk umum dan akan mendukung pertukaran pengetahuan hasil penelitian di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda" : 9 Documents clear
Analisis Hukum Islam terhadap Penjualan Tanah Wakaf Masjid (Studi Kasus di Masjid Silaturrahim Desa Dames Damai Kabupaten Lombok Timur) Masruron, Muhammad; Ismayadi, Ismayadi; Kudusiah, Siti
Jurnal el-Huda Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v12i02.2

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Hukum Islam Terhadap Penjualan Tanah Wakaf Masjid (Studi Kasus di Masjid Silaturrahim Dames Desa Dames Damai Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur)”. Metode yang digunakan yaitu kualitatif, Hasil penelitian ini 1). Praktik penjualan tanah wakaf masjid di Masjid Silaturrahim yang dilakukan masyarakat Desa Dames Damai Kecamatan Suralaga Kabupaten Lombok Timur berdasarkan keputusan musyawarah pengurus Masjid yang menetapkan tanah wakaf Masjid dijual kepada masyarakat dengan harga Rp. 20.000.000,- per-are. Akad jual beli terhadap tanah wakaf tersebut dilakukan sebagaimana jual beli tanah yang umum berlaku di masyarakat. Hasil penjualan tanah wakaf tersebut dipergunakan untuk membeli tanah sebagai lokasi pembangunan masjid yang baru. 2). Analisis hukum islam terhadap penjualan tanah wakaf masjid Silaturrahim di Desa Dames Damai secara hukum Islam belum sesuai berdasarkan pendapat madzhab Imam Syafi’i dan hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim atas dasar hukum tersebut bahwa menjual harta wakaf dilarang mutlak karena harta tersebut adalah hak Allah SWT. Meskipun diantara keempat madzhab ada yang membolehkan yaitu Imam Hanafi, Imam Hambali dan Imam Maliki mereka membolehkan untuk menjual atau mengganti harta wakaf dengan syarat harta tersebut tidak lagi mendatangkan manfaat. Maka, untuk kemaslahatan yang lebih besar, dengan itu masyarakat melalui pengurus Masjid menetapkan untuk menjual tanah wakaf Masjid tersebut yang hasil penjualannya dipergunakan untuk membeli tanah sebagai lokasi pembangunan Masjid. This research is entitled "Analysis of Islamic Law Against the Sale of Mosque Waqf Land (Case Study at Silaturrahim Dames Mosque, Dames Damai Village, Suralaga District, East Lombok Regency)". The method used is qualitative, The results of this study 1). The practice of selling mosque waqf land at the Silaturrahim Mosque carried out by the people of Dames Damai Village, Suralaga District, East Lombok Regency based on the decision of the mosque management deliberation which determined that the mosque's waqf land was sold to the public at a price of Rp. 20,000,000,- per acre. The sale and purchase agreement for waqf land is carried out as is the sale and purchase of land that is generally applicable in the community. The proceeds from the sale of the waqf land were used to purchase land for the construction of a new mosque. 2). The analysis of Islamic law on the sale of waqf land at the Silaturrahim mosque in Dames Damai Village according to Islamic law is not appropriate based on the opinion of the Imam Shafi'i school and the hadith of the Prophet narrated by Imam Bukhari and Muslim on the basis of the law that selling waqf property is absolutely prohibited because the property is a right. Allah SWT. Although among the four schools of thought there are those that allow, namely Imam Hanafi, Imam Hambali and Imam Maliki they allow to sell or replace waqf property on the condition that the property no longer brings benefits. So, for the greater benefit, the community through the mosque management decided to sell the mosque's waqf land, the proceeds of which were used to buy land as a mosque construction site.
Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk dalam Lirik Lagu “Politik Uang” Karya Iwan Fals Saputri, Vioni; Fajrin, Rafika
Jurnal el-Huda Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v12i02.8

Abstract

The purpose of this research is to reveal messages in discourse. The research design used is descriptive qualitative research. The subject of the research is the lyrics of the song Politics of Money by Iwan Fals. The method used is the method of documentation and content review. Through this method, the data contained in the lyrics of the song Politics of Money by Iwan Fals is collected as data. Furthermore, the content study method is used to obtain data about discourse texts and which ones are included in the study of critical discourse analysis. Data analysis includes two things (1) data presentation and (2) data verification and inference. The lyrics of the song, entitled Money Politics, expresses the author's feelings about the sad state of government in Indonesia, especially during the election. Fraud and acts that harm the author conveyed. From the results of the study it was found that from (1) text analysis, there was a macro structure analysis, namely thematic, super structure analysis, namely the scheme of the lyrics of the Money Politics song, micro structure analysis, namely background, detail, and intent, presuppositions, nominalization, sentence form, coherence, pronouns, lexicon, and interactions and expressions. (2) There are four schemes for social cognition, namely the person, self, role, and event schemes in the lyrics of the song Politics of Money. (3) Social analysis is to explain the relationship of election discourse in the lyrics of the song Politics of Money. Tujuan penelitian untuk mengungkapan pesan dalam wacana. Rancangan penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah lirik lagu Politik Uang karya Iwan Fals. Metode yang digunakan ialah metode dokumentasi dan telaah isi. Melalui metode ini data-data yang termuat dalam lirik lagu Politik Uang karya Iwan Fals dikumpulkan sebagai data. Selanjutnya metode telaah isi digunakan untuk mendapatkan data tentang teks wacana dan mana saja yang termasuk dalam kajian analisis wacana kritis. Analisis data mencakup dua hal (1) penyajian data dan (2) verifikasi dan penyimpulan data. Lirik lagu yang berjudul Politik Uang ini mengungkapkan perasaan penulis akan mirisnya keadaan pemerintahan di Indonesia terlebih dalam berlangsungnya pemilu. Kecurangan dan tindak-tindak yang merugikan disampaikan penulis. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa dari (1) analisis teks, terdapat analisis struktur makro yaitu tematik, analisis super struktur yaitu skema dari lirik lagu Politik Uang, analisis struktur mikro yaitu latar, detail, dan maksud, praanggapan, nominalisasi, bentuk kalimat, koherensi, kata ganti, leksikon, serta interaksi dan ekspresi. (2) Kognisi sosial terdapat empat skema yaitu skema person, diri, peran, dan peristiwa dalam lirik lagu Politik Uang. (3) Analisis Sosial ialah menjelaskan hubungan wacana pemilu dalam lirik lagu Politik Uang.
Penerapan Pendidikan Karakter dalam Keluarga sebagai Upaya Menanamkan Nilai-nilai Moral pada Anak Susanti, Susanti
Jurnal el-Huda Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v12i02.16

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama bagi seorang anak, karena tugasnya meletakkan dasar-dasar pertama bagi perkembangan anak sebelum mereka berada di lingkungan yang lebih luas. Di dalam keluarga, anak lahir dan tumbuh berkembang. Namun, beragam realitas yang terjadi pada era globalisasi yang semakin marak seperti tayangan sinetron anak sekolah yang kurang mendidik telah membuat anak usia pra sekolah menjadi konsumtif dan terjerumus pada tindakan asusila bahkan sampai kriminal. Sejalan dengan hal tersebut, diperlukan pembinaan atau pembelajaran nilai-nilai moral yang dilakukan pendidik dan disesuaikan dengan tingkat perkembangan jasmani dan rohani dengan tujuan agar anak menjadi insan yang sholeh, berilmu pengetahuan, dan berbudi pekerti sesuai dengan nilai-nilai moral. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data dilakukan dengan Teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi mereduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Disamping itu, dengan perpanjangan keikutsertaan peneliti dengan menggunakan berbagai sumber, teori, metode dan ketekunan pengamatan. Informan penelitian yaitu keluarga. Hasil penelitian menunjukkan nilai-nilai pendidikan karakter yang ditanamkan meliputi religius, mandiri, tanggung jawab, jujur, disiplin, dan nilai-nilai moral yang lain. Sedangkan metode penanaman nilai-nilai karakter meliputi metode pembiasaan, metode keteladanan, metode nasihat, dan metode hukuman. Meskipun dalam penanaman nilai nilai-nilai karakter dalam diri seorang anak memiliki persamaan, akan tetapi dampak yang ditimbulkan berbeda. Hal tersebut dikarenakan ada beberapa nilai-nilai karakter yang ditanamkan dan dan tidak hanya cukup dengan menggunakan satu metode saja, akan tetapi perlu ditambah dengan metode lain sebagai pendukung. Terlepas dari penanaman nilai-nilai moral tersebut dengan berbagai metode yang digunakan oleh orang tua, orang tua juga harus mengetahui karakter masing-masing anak-ananknya. Sehingga, apa yang diinginkan orang tua dapat tercapai. Ketercapaian dari semua yang diharapkan orang tua melalui perubahan tingkah laku, tutur kata, sopan santun, dan hal-hal baik lainnya merupakan hal yang sangat membanggakan bagi orang tua. Sehingga, kelak ketika anaknya sudah dewasa maka sifat-sifatnya akan terbawa dan dapat berguna untuk dirinya dan orang lain.
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menerapkan Pendidikan Multikultular di SMP Negeri 1 Sumbawa Mainuddin, Mainuddin
Jurnal el-Huda Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v12i02.17

Abstract

Guru dalam dunia pendidikan merupakan seseorang yang memiliki kemampuan dan pengalaman yang dapat memudahkan dalam melaksanakan perannya dalam membimbing siswa-siswanya. Ia harus sanggup menilai dirinya sendiri tanpa berlebih-lebihan, sanggup berkomunikasi dan bekerja sama dengan orang lain. Pendidikan multikultular merupakan keragaman budaya yang bertujuan untuk mengembangkan potensi yang dimiliki oleh peserta didik dan menciptakan keharmonisan dalam perbedaan. Adapun upaya guru PAI dalam menerapkan pendidikan multikultular di SMPN 1 Sumbawa. Pertama, penerapan pendidikan multikultular pada kegiatan belajar mengajar di dalam kelas dengan memberikan pemahaman dan selalu mengingatkan tentang pentingnya toleransi pada materi Pendidikan Agama Islam. Kedua, penerapan pendidikan multikultular di luar jam pelajaran dengan menjadi teladan yang baik bagi peserta didik dengan mencontohkan sikap toleransi, saling menjaga dan saling menghargai perbedaan. Adapun pentingnya menerapkan pendidikan multikultular di SMPN 1 Sumbawa dikarenakan siswa, guru beserta semua orang yang terkait dengan lingkungan sekolah, berasal dari etnis, suku dan Agama yang berbeda. Sehingga dibutuhkan pemahaman dan pengalaman pentingnya toleransi untuk saling menjaga dan saling menghargai perbedaan antar sesama agar tercipta lingkungan yang aman, damai dan nyaman. 3). Adapun faktor penghambat dan pendukung guru PAI pada penerapan pendidikan multikultular adalah: pertama, faktor penghambat yaitu dari diri siswa itu sendiri. Kedua, faktor pendukung yaitu dari semua pihak sekolah.
Islam dan Politik: Sebuah Kajian Historis-Analitis Samsahudi, Samsahudi
Jurnal el-Huda Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v12i02.19

Abstract

Sejarah telah membuktiksn bahwa dalam perkembangannya sebagai sebuah Idiolgi yang legal-formalistik, Agama tidak bisa di pisahkan dengan kondisi politik suatu lembaga Negara dimana ia tumbuh dan berkembang, Semenjak di deklarasikan oleh Nabi Muhammad SAW sebagai Agama terakhir sekaligus sebagai penyempurna Risalah Nabi-Nabi Sebelumnya,dalam perkembangan sejarahnya tidak luput dari kontaminasi politik Arab saat itu, meskipun saat itu bangsa Arab belum mengenal konsepsi politik secara formal. Namun demikian dalam tindakannya sudah menggambarkan Fakta real tentang politik.
Pendidikan Toleransi untuk Kaum Ahmadiyah Hamdan, Hamdan; Hadi, Syukron
Jurnal el-Huda Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v12i02.20

Abstract

Ahmadiyah merupakan sekte atau gerakan sempalan dalam Islam yang menggeliat di awal abad 20, tepatnya pada 1889, di mana lahir Jemaat Muslim Ahmadiyah. Akarnya adalah sebagian keyakinan bahwa akhir zaman telah tiba, dan pembawa gerakan ini Mirza Ghulam Ahmad merupakan orang yang terpilih sebagai Messiah atau dalam keyakinan Islam disebut sebagai Al-Mahdi yang akan menuntun umat manusia kepada Islam sebenarnya. Ajaran yang mengambil Islam Sunni sebagai rujukan ini berkembang di Inggris, tentu saja berkat kebijakan kolonialis Inggris di tanah Hindustan, yang tidak begitu mencampuri urusan Agama dan keyakinan. Faktanya, pada masa itu, umat Islam di tanah Hindustan lebih memperhatikan bagaimana hubungan antara kaum Muslim dan Hindu, setelah kerajaan Mughal sebagai kerajaan Islam terakhir di India jatuh di bawah kaki Inggris. Paper ini akan lebih banyak mengeksplor tentang aliran Ahmadiyah dan bagaimana seharusnya bersikap dalam konteks dakwah.
طريقة القواعد والترجمة Mursidin, Mursidin
Jurnal el-Huda Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v12i02.21

Abstract

كانت الطريقات المستعملة فى تعليم اللغة العربية، فهي: الطريقة القواعد والترجمة، و الطريقة المباشرة، الطريقة القراءة، الطريقة السمعية الشفهية، الطريقة التوليفية. وطريقة القواعد والترجمة أو طريقة النحو والترجمة أو الطريقة القديمة أو الطريقة التقليدية هي الطريقة التي تتكون من طريقة النحو وطريقة الترجمة، وهي التي تبدأ بتعليم القواعد وشرحها شرحا طويلا منفصلا ومدعما بواسطة اللغة الوطنية. والطريقة القواعد والترجمة هي من أقدم الطرق التي استخدمت في تعليم اللغات الأجنبية، تستخدم هذه الطريقة اللغة الأم للمتعلم كوسيلة رئيسية لتعليم اللغة المنشودة. وفي هذه المقالة عزم الكاتبون أن يبحثوا في طريقة القواعد والترجمة وما يتعلق بها نشأة طريقة القواعد والترجمة، النظرية التي تنتمي إليها طريقة القواعد والترجمة، أهداف طريقة القواعد والترجمة وملامحها، وظائف كل من عناصر التعليم (المعلم، والمتعلم، والمادة التعليمية) في طريقة القواعد والترجمة، مزايا طريقة القواعد والترجمة وعيوبها، تطبيق طريقة القواعد والترجمة.
Kontroversi Hakim Perempuan di Indonesia Muaidi, Muaidi; Badarudin, Badarudin
Jurnal el-Huda Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v12i02.22

Abstract

Perempuan menjadi hakim di Indonesia menjadi kontroversi di kalangan elit politik, ulama, ada yang membolehkan dan tidak membolehkan dengan berbagai argumentasi, dapat dikatakan sama-sama kuat dan tak terbantahkan. Dokumentasi hasil ijtihad para ulama masa lalu (beraneka ragam fiqh) termasuk ketetapan wanita tidak boleh menjadi pemimpin publik diubah dan direlevansikan dengan kondisi real saat ini, seperti yang telah dicontohkan oleh ijtihad kreatif Umar bin Khttab, dan Imam Syafi’i. Teks al-Qur’an dan hadis senantiasa terbuka untuk dipahami dan diinterpretasikan sepanjang masa, sepanjang para mufassir dan mujtahid berkompeten untuk itu. Kehadiran wanita sebagai pemimpin bangsa di tengah-tengah masyarakat Indonesia menjadi permasalahan kontroversial. Sebagian politisi partai politik yang berasaskan Islam (kasus Pemilu 1999 dan 2004) melarang wanita menjadi pemimpin bangsa (Presiden). Sejalan dengan kondisi dan peta politik nasional di Indonesia, maka pendapat yang membolehkan wanita menjadi pemimpin public seperti presiden termasuk juga menjadi hakim. Dengan semangat shalih likulli zaman wamakan, bahkan secara etis, dianjurkan untuk ke luar dari perbedaan pendapat itu (al-khuruj min al-khilaf mustahab) sebagai bentuk implementasi dari al quran dan hadist.
Pembelajaran Empat Keterampilan Bahasa di Institut Agama Islam (IAI) Qamarul Huda Bagu NTB Rozi Iskandar, Muhammad; Syarifudin, Syarifudin
Jurnal el-Huda Vol 12 No 02 (2021): Jurnal el-Huda
Publisher : LP2M, Institut Agama Islam Qamarul Huda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59702/elhuda.v12i02.23

Abstract

Dalam pembelajaran bahasa penguasaan empat keterampilan berbahasa (mendengarkan, berbicara, membaca dan menulis) adalah hal yang urgen dan tidak bisa ditawar lagi karena perwujudan sebuah bahasa sebagai alat komunikasi terlihat pada penguasaan empat keterampilan tersebut. Maka, dalam hal ini dosen menjadi salah komponen penting dalam mewujudkan hal tersebut melalui pembelajaran yang laksanakan. Dalam artikel ini akan diketengahkan bagaimana pembelajaran keempat keterampilan bahasa tersebut di IAI Qamarul Huda Bagu Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).

Page 1 of 1 | Total Record : 9