cover
Contact Name
Salim
Contact Email
jpm@uho.ac.id
Phone
+6285341614860
Journal Mail Official
jpm@uho.ac.id
Editorial Address
Kampus Hijau Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Sulawesi Tenggara – Indonesia
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
Jurnal Pendidikan Matematika
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 20868235     EISSN : 25973592     DOI : ttps://doi.org/10.36709/jpm
Core Subject : Education,
Jurnal Pendidikan Matematika publishes research articles on mathematics education, including mathematical learning models, mathematics learning strategies, Mathematics learning Media, ICT Learning Mathematics, Ethnomathematics, mathematics literacy, Higher Order Thinking Skill Mathematics, Mathematics Learning Psychology, Elementary School Learning Mathematics, mathematics learning materials, and various types of research.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 2 (2024): July 2024" : 9 Documents clear
Kemampuan Koneksi Matematika Mahasiswa dalam Menyelesaikan Masalah Etnomatematika Kultir Arek Ditinjau dari Perbedaan Gender Lailiyah , Siti; Widayanti, Aning
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v15i2.116

Abstract

Kemampuan koneksi matematika sangat penting untuk dimiliki mahasiswa dan memiliki keterkaitan yang erat dengan penyelesaian masalah khususnya etnomatematika dan perbedaan gender. Namun faktanya matematika sering dianggap sebagai bidang untuk laki-laki. Tujuan penelitian ini adalah mengeksplor kemampuan koneksi matematika mahasiswa dalam menyelesaikan masalah etnomatematika kultur Arek ditinjau dari perbedaan gender. Jenis penelitian yang dilakukan merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Pengambilan subjek dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Subjek penelitian yang dipilih yaitu berdasarkan perbedaan gender dan dipilih 2 mahasiswa laki-laki dan 2 mahasiswa perempuan. Instrumen penelitian menggunakan (1) Tes Tulis Kemampuan Koneksi Matematika dan (2) Pedoman Wawancara. Triangulasinya  menggunakan triangulasi teknik. Teknik analisis data mengguankan (1) Reduksi data, (2) Sajian data, dan (3) Penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa (1) Kemampuan koneksi matematika mahasiswa laki-laki dalam menyelesaikan masalah etnomatematika Kultur Arek termasuk kategori kurang dan kurang sekali. Mahasiswa laki-laki menuliskan jawabannya sampai akhir dan tidak menyelesaikan jawaban sampai akhir, akan tetapi jawaban yang diperoleh tidak tepat dikarenakan mereka mengalami kesulitan, menuliskan jawaban sampai akhir, akan tetapi jawabanya tidak tepat, tidak menuliskan jawaban sampai akhir sehingga tidak.
Investigasi Kemampuan Guru Matematika Mengembangkan Pertanyaan Pemantik Prayitno , Lydia Lia; Mutianingsih, Ninik; Sugandi , Eko
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v15i2.160

Abstract

Pembelajaran saat ini guru ditutut untuk inovatif dan kreatif sesuai dengan perkembangan kurikulum, yaitu kurikulum merdeka. Selain itu guru juga harus dapat engembangkan modul ajar. Terdapat tiga istilah krusial dalam pembuatan modul ajar, salah satunya adalah pembuatan pertanyaan pemantik. Penelitian deskriptif kuantitatif ini melibatkan guru matematika yang sedang mengampu Program Profesi Guru Dalam Jabatan (PPG DalJab) gelombang 2 di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Tujuan dari penelitian ini untuk melakukan investigasi kepada guru matematika dalam mengembangkan pertanyaan pemantik. Data penelitian ini diperoleh dari hasil dokumentasi guru matematika dalam mengembangkan perangkat pembelajaran. Data yang diperoleh dianalisis dengan prosentase kemampuan guru dalam mengembangkan pertanyaan pemantik berdasarkan kategori pertanyaan. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan diatas, pertanyaan pemantik yang sudah dibuat oleh guru bisa muncul lebih dari satu kategori pertanyaan, analisis lebih detail pertanyaan pemantik yang muncul satu kategori pertanyaan yaitu FQ (30%), P-NS Q (3,3%), LQ (10%), YNQ (3,3%), PQ (13,3%), selanjutnya pertanyaan pemantik yang muncul dua kategori pertanyaan yaitu FQ-YNQ (6,7%), LQ-PQ (3,3%), YNQ-LQ (6,7%), FQ-PQ (3,3%) dan terdapat 20% yang tidak menyertakan pertanyaan pemantik. Secara keseluruhan dapat disimpulkan bahwa guru sudah mampu dalam mengembangkan pertanyaan pemantik, dengan kategori pertanyaan yang berbeda
Model ISSETCM2 dan Disposisi Matematis: Dampak terhadap Pemahaman Konsep Supriadi, Nanang; Yuniar, Devvi Mila; Pratiwi, Dona Dinda
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v15i2.165

Abstract

Kesulitan menguasai pemahaman konsep matematis untuk memecahkan masalah dan kurangnya kesadaran serta dorongan untuk belajar matematika mengakibatkan kepercayaan diri peserta didik rendah dalam pembelajaran. Peserta didik juga cenderung terpaku dengan apa yang diajarkan dan belum dapat memahami konsep yang sebenarnya dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui  terdapat pengaruh model pembelajaran ISSETCM2 dan disposisi matematis terhadap kemampuan pemahaman konsep. Penelitian ini dilakukan pada siswa sekolah menengah pertama  di Kabupaten Lampung Timur. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen Design, dimana pada penelitian ini dilakukan dengan mengambil dua kelas dengan total peserta didik sebanyak 50 peserta didik yang penentuannya dilakukan dengan cara cluster random sampling. Data dikumpulkan dengan teknik pengisian angket disposisi matematis dan tes kemampuan pemahaman konsep dalam bentuk soal uraian. Analisis data menggunakan uji ANCOVA dengan terlebih dahulu melakukan uji prasyarat normalitas, homogenitas, homogenitas koefisien regresi linier dan uji linearitas regresi. Kesimpulan dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh lebih baik model pembelajaran ISSETCM2 dibandingkan model ekspositori dan disposisi matematis terhadap kemampuan pemahaman konsep siswa baik secara parsial maupun simultan.
Pengembangan Multimedia E-BARET Berbasis Android untuk Siswa Kelas X SMA Scesa, Laidy Aprilia; Putri, Suci Kirani Aprilia; Izzati, Nur
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v15i2.166

Abstract

Penggunaan media pembelajaran dapat membuat perubahan dalam metode pembelajaran. Media pembelajaran yang dapat diakses di mana saja dan kapan saja juga memudahkan siswa dalam memahami pelajaran dengan lebih aktif. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa multimedia pembelajaran interaktif yang layak digunakan untuk pembelajaran matematika materi barisan dan deret yang diberi nama E-BARET. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan subjek penelitiannya siswa kelas X SMA. Instrument dalam penelitian ini berupa lembar validasi produk dan materi. Prosedur pengembangan dalam penelitian ini mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 3 tahapan meliputi analysis, design, dan development. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari ahli materi mendapatkan nilai 4,29 yang termasuk dalam kategori “Sangat Layak”, dari ahli media pembelajaran mendapatkan nilai 4.09 yang termasuk dalam kategori “Layak”, dari praktisi pembelajaran matematika mendapatkan nilai 4,15 yang masuk dalam kategori “Layak”, dan dari 25 peserta didik kelas X SMA mendapatkan hasil respon positif dengan persentase yang diperoleh  Hal ini menunjukkan bahwa media yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai alat bantu pembelajaran matematika materi barisan dan deret, dan dapat membuat siswa lebih aktif dalam belajar.
Pengembangan Lembar Kerja Elektronik Berbantuan GeoGebra Dengan Model Problem Based Learning Sulfayanti, Niken; Makmuri; Hajizah , Mimi Nur
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v15i2.180

Abstract

Perkembangan dalam dalam dunia pendidikan sangat penting, baik dalam pengembangan proses bahan ajar, maupun teknologi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana bahasa ajar yaitu e-worksheet dikembangkan dan kualitas e-worksheet hasil pengembangan e-worksheet. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari 5 tahap. Hasil dari penelitian ini adalah bahan ajar e-worksheet yang valid dan praktis. Berdasarkan hasil validitas oleh ahli materi diperoleh skor 98% dengan kriteria sangat dengan kriteria sangat valid. Hasil validitas oleh ahli media diperoleh skor 91,4% dengan kriteria sangat valid. Dengan kriteria sangat valid dan berdasarkan hasil validitas oleh ahli bahasa diperoleh skor 84,3% dengan kriteria valid. Berdasarkan hasil tanggapan Berdasarkan hasil respon guru diperoleh skor rata-rata 91,87% dengan kategori sangat kategori sangat praktis. Hasil uji coba kelompok kecil diperoleh 79,9% dengan kategori praktis dan uji kelompok besar diperoleh skor rata-rata 88,9% dengan kategori sangat praktis. Dalam kategori sangat praktis. Jadi, berdasarkan hasil validitas, kepraktisan, dan keefektifan, maka dapat disimpulkan bahwa e-worksheet yang dikembangkan layak dan efektif untuk digunakan
Tingkat Kecemasan Mahasiswa Dalam Belajar Teori Statistika Inferensial Yahya, Sofia; Afghohani , Afif; Astutiningtyas, Erika Laras
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesulitan memahami materi dan menyelesaikan soal Statistika Inferensial Teoritis dapat menjadikan mahasiswa mengalami kecemasan pada mata kuliah Statistika Inferensial Teoritis. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan mahasiswa pada mata Kuliah Statistika Inferensial Teoritis. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan data kecemasan dari hasil kuesioner HARS Subjek penelitian ini adalah mahasiswa Pendidikan Matematika semester V Universitas Veteran Bangun Nusantara Sukoharjo dengan sebanyak 14 mahasiswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1 mahasiswa yang mengalami tingkat kecemasan sangat tinggi atau dengan persentase 0,07%, 8 mahasiswa yang mengalami kecemasan tinggi atau dengan persentase 0,57%, 4 mahasiswa yang mengalami kecemasan rendah atau dengan persentase 0,29%, dan 1 mahasiswa yang mengalami sangat rendah atau dengan persentase 0,07%. Faktor penyebab kecemasan tersebut diantaranya karena belum memahami materi yang diajarkan, mengalami kesulitan dalam pengerjaan soal maupun dalam memahami materi, belum menemukan metode belajar yang cocok, kurangnya rasa percaya diri, dan di beberapa materi harus membutuhkan tutor sebaya.
Pemecahan Masalah Menurut Teori Polya, Dewey, Krulick, Dan Rudnick Berdasarkan Kecerdasan Logis Matematis Juliarti, Iftitah; Susanto, Herry Agus; Astutiningtyas, Erika Laras
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v15i2.189

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah sebagai hal terpenting pada matematika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemecahan masalah mahasiswa Pendidikan Matematika pada mata kuliah Matematika Diskrit. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif yang diadakan di Universitas Veteran Bangun Nusantara. Subjek dalam penelitian adalah lima mahasiswa terdiri dari mahasiswa tingkat kecerdasan logis matematis sangat tinggi, tinggi, sedang, rendah dan sangat rendah. Pengumpulan data dilakukan dengan metode angket, tes, dan wawancara.  Teknik analisis data yang digunakan adalah merangkum data, menyajikan data, dan pembuatan kesimpulan. Hasil analisis data diperoleh bahwa (1) Mahasiswa dengan kecerdasan logis matematis sangat tinggi mampu melalui semua tahapan pemecahan masalah, (2) Mahasiswa dengan kecerdasan logis matematis tinggi  dan sangat rendah mampu melalui semua tahapan pemecahan masalah pada soal nomor 2, akan tetapi hanya mampu sampai pada tahap memilih strategi pada soal nomor 1 dan 3, (3) Mahasiswa dengan kecerdasan logis matematis sedang hanya mampu menyelesaikan pemecahan masalah sampai pada tahap ke tiga saja yaitu tahap memilih strategi pada soal nomor 1, 2, dan 3, (4) Mahasiswa dengan kecerdasan logis matematis rendah mampu melalui semua tahapan pemecahan masalah pada soal nomor 1, akan tetapi hanya mampu sampai pada tahap memilih strategi pada soal nomor 2 dan 3.
Model Pembelajaran Conceptual Understanding Procedures Untuk Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Siswa Manurung, Angelin; Manurung, Nurliani
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v15i2.192

Abstract

Penelitian ini menemukan bahwa pemahaman konsep matematis siswa kelas X SMA pada materi peluang masih rendah, dipengaruhi oleh minat belajar yang kurang dan metode pembelajaran konvensional. Penggunaan model Conceptual Understanding Procedures (CUPs) diusulkan untuk meningkatkan pemahaman dan keterlibatan aktif siswa dalam belajar matematika. Jenis penelitian yang diaplikasikan adalah quasi eksperiment dengan desain two group pretest-posttest. Sampel penelitian diambil dari dua kelas, yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X-5 sebagai kelas kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest kelas eksperimen adalah 27,43, sementara kelas kontrol adalah 27,31. Uji hipotesis menghasilkan nilai nilai sig. sebesar 0,969 > 0,05, artinya  diterima, menunjukkan kedua kelas memiliki kemampuan awal yang sama. Setelah penerapan model pembelajaran CUP, nilai rata-rata posttest kelas eksperimen adalah 76,37, sedangkan kelas kontrol adalah 69,60. Uji hipotesis menghasilkan nilai sig. sebesar 0,011 < 0,05. Maka,  diterima, hal ini menunjukkan bahwa rata-rata skor posttest kelas eksperimen lebih baik daripada rata-rata skor posttest kelas kontrol. Dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran CUP berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemampuan pemahaman konsep matematis siswa SMA pada materi peluang.
Edutainment: Media Pembelajaran Matematika untuk Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Sitorus, Fernando; Manurung, Nurliani
Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 15 No. 2 (2024): July 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Matematika FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/jpm.v15i2.198

Abstract

Tujuan umum penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan media pembelajaran terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa. Hal ini dilatarbelakangi oleh karena kemampuan komunikasi matematis siswa masih rendah. Diketahui bahwa pembelajaran matematika di SMA masih menggunakan cara-cara konvensional. Selain itu, sarana dan prasarana yang digunakan dalam membantu proses pembelajaran belum memadai terutama pada pemanfaatan media pembelajaran. Secara khusus, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah kemampuan komunikasi matematis siswa yang diajar dengan menggunakan media pembelajaran matematika berbasis Edutainment lebih baik daripada siswa yang diajar tanpa menggunakan media pembelajaran matematika berbasis Edutainment. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen. Sampel penelitian ini terdiri dari dua kelas yaitu kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa kemampuan komunikasi matematis siswa pada kelas eksperimen menunjukkan perubahan yang signifikan dengan nilai rata-rata pre-test 39,44 dan post-test 78,75. Hasil tes kemampuan komunikasi matematis pada kelas kontrol saat pre-test 38,61 dan post-test 69,72. Analisis data menggunakan uji t menunjukkan adanya pengaruh signifikan dari penggunaan media pembelajaran berbasis edutainment terhadap kemampuan komunikasi matematis siswa pada materi program linear.

Page 1 of 1 | Total Record : 9