cover
Contact Name
Bambang S Maarif
Contact Email
hikmah@unisba.ac.id
Phone
+6281224715295
Journal Mail Official
hikmah@unisba.ac.id
Editorial Address
Jl. Tamansari No. 20, Bandung 40116
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial
ISSN : 14120453     EISSN : 27767302     DOI : https://doi.org/10.29313/hikmah.vi.2540
HIKMAH adalah jurnal yang diterbitkan oleh Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung yang memuat tentang hasil riset di bidang ilmu dakwah dan sosial. Tujuan jurnal ini adalah untuk memublikasikan dan menyebarluaskan tulisan-tulisan dalam bidang ilmu dakwah dan sosial yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan secara filosofis, teroritis, dan praktis . HIKMAH terbit sebanyak dua kali dalam setahun yaitu bulan Maret dan Oktober. Hikmah menerima tulisan berbentuk riset kuantitatif maupun kualitatif dari akademisi, praktisi, peneliti, dan mahasiswa yang relevan dengan topik ilmu dakwah dan sosial.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Volume 2, No.2, Oktober 2022" : 6 Documents clear
STRATEGI DAKWAH ORGANISASI KMNU REGIONAL BANDUNG RAYA DALAM MEMPERKUAT KUALITAS MORAL KADER NAHDLIYIN DI TENGAH KRISIS MORAL GENERASI MUDA BANDUNG DI ERA GLOBALISASI Alwahid Gozali
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 2, No.2, Oktober 2022
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study discusses the da'wah strategy carried out by the Bandung Raya Regional KMNU organization in strengthening the moral quality of Nahdliyin cadres amid the moral crisis of Bandung's younger generation in the era of globalization. Bearing in mind that the phenomenon caused by vibrations has two impacts, namely a positive impact and a negative impact on today's young generation. Therefore, the writer is quite interested in analyzing this phenomenon in more depth. The method used is to use a qualitative descriptive approach by describing how the Da'wah Strategy was carried out by KMNU (Nahdlatul Ulama Student Family) Bandung Raya Region in Strengthening the Moral Quality of Nahdliyin Cadres in the Middle of the Moral Crisis of Bandung's Young Generation in the Era of Globalization. The purpose of this research is to explain the da'wah strategy carried out by these social organizations in strengthening the moral qualities of Nahdliyin cadres amidst the moral crisis of the younger generation in the era of globalization. The results of this study have explained that the da'wah strategy carried out by the Bandung Raya Regional KMNU organization has a da'wah concept, da'wah supervision methods, da'wah strategies, and evaluations that have been prepared and implemented well for its cadres in responding to the phenomenon of the moral crisis that occurs in the younger generation. . Bandung in this era of globalization. With this da'wah strategy, KMNU Bandung Raya Regional always tries its best to be able to strengthen the moral qualities of Nahdliyin cadres in the midst of the moral crisis of the younger generation in the era of globalization. So it is hoped that the KMNU cadres and the younger generation will be able to bring the era of globalization in a better and positive direction. Penelitian ini membahas tentang strategi dakwah yang dilakukan oleh organisasi KMNU Regional Bandung Raya dalam memperkuat kualitas moral kader Nahdliyin di tengah krisis moral generasi muda Bandung di era globalisasi. Mengingat bahwa fenomena yang ditimbulkan globalisasi memiliki dua dampak yaitu dampak posistif dan dampak negatif bagi generasi muda saat ini. Dampak positif yang dirasakan masyarakat dengan adanya globasisasi ini memang sangat luar biasa manfaatnya dalam perkembangan berbagai aspek kehidupan. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa globalisasi ini berdampak negatif bagi tumbuh kembang generasi muda apabila tidak bisa memanfaatkannya dengan baik. Salah satu kasusnya ialah merosotnya kuliatas moral dan terkikisnya karakter sosial pada diri generasi muda saat ini. Oleh karena itu, penulis cukup tertarik untuk menganalisis fenomena tersebut secara lebih mendalam. Metode yang digunakan yaitu menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggambarkan bagaiamana Strategi Dakwah yang dilakukan KMNU (Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama) Regional Bandung Raya Dalam Memperkuat Kualitas Moral Kader Nahdliyin Di Tengah Krisis Moral Generasi Muda Bandung Di Era Globalisasi. Tujuan dalam penelitian ini, penulis ingin memaparkan tentang stategi dakwah yang dilakukan oleh lembaga organisasi kemasyarakatan tersebut dalam memperkuat kualitas moral kader nahdliyin di tengah krisis moral generasi muda di era globalisasi. Hasil penelitian ini telah menjelaskan bahwa strategi dakwah yang dilakukan organisasi KMNU Regional Bandung Raya memiliki konsep dakwah, metode pengawasan dakwah, strategi dakwah, serta eveluasi yang telah dipersiapkan dan telah diimplementasikan dengan baik kepada para kadernya dalam merespon fenomena terhadap kriris moral yang terjadi pada generasi muda Bandung di era globalisasi ini. Dengan adanya strategi dakwah ini, KMNU Regional Bandung Raya selalu berusaha semaksimal mungkin guna mampu memperkuat kualitas moral kader nahdliyin di tengah krisis moral generasi muda di era globalisasi. Sehingga diharapkan para kader KMNU dan generasi muda mampu membawa era globalisasi ini kearah yang lebih baik dan positif.
PENGGUNAAN SOSIAL MEDIA YOUTUBE SEBAGAI STRATEGI DAKWAH DI ERA MILENIAL Ahmad Zarkasyi Mukhtar
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 2, No.2, Oktober 2022
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas tentang strategi dakwah dengan menggunakan sosial media terhadap kaum milenial. Perkembangan teknologi kini semakin berkembang pesat bahkan tidak bisa terbendung oleh kontrol manusia. Meskipun mudahnya masyarakat dari mengaskses teknologi komunikasi dan informasi ternyata mengakibatkan adanya peralihan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Aplikasi Youtube menjadi salah satu wadah dakwah bukan hanya digunakan oleh ustadz-ustadz populer saat ini saja, melainkan situs ini di berbagai daerah dijadikan strategi berbagai kegiatan keagamaan, baik itu pengajian, ceramah, maupun dengan kegiatan yang bersifat keagamaan lainnya. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dan teknik pengumpulan datanya menggunakan wawancara. Wawancara dilakukan terhadap enam orang viewers atau penonton Youtube. Dalam penelitian ini, bertujuan untuk mengobservasi dan mengetahui penggunaan media Youtube dengan konsep podcast yang digunakan pendakwah sebagai strategi penyebaran ajaran agama islam kepada khalayak. Subjek yang diteliti ialah sebanyak enam penonton saja. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa kaum milenial termotivasi oleh konten dakwah dengan konsep podcast di youtube, karena sesuai dengan perkembangan zaman yang serba digital. Konten-konten dakwah melalui media sosial juga harus diperbanyak dan dikembangkan guna tersebar luasnya ajaran islam, guna membuka peluang juga bagi umat lain untuk belajar agama islam.
STRATEGI MASJID SABILULHUDA SEBAGAI TEMPAT AWAL PENGKADERAN DAKWAH BAGI ANAK ANAK Hisyam Kamil
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 2, No.2, Oktober 2022
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research focuses on the strategy of the Sabilulhuda Mosque to become a place for cadre-friendly da'wah for children, activities that are held five times a week with increasing progress every year. The goal is that prospective educators can know and emulate the strategies implemented by educators at the Sabilulhuda mosque. The purpose of this research is to find out what steps and strategies are being taken by administrators and educators in the Sabilulhuda Mosque so that there is real progress in the formation and cadre of da'wah which is quite appropriate for children. This research uses qualitative research with descriptive methods in the form of data collection in the form of interviews, observation, and documentation. The results of the study show that the strategy implemented from the Sabilulhuda mosque is adapted to the times, which means trying to involve children with da'wah not only through material but such as social media, then to measure how much has been taught by participating in several competitions in the last four years. The aim of the santri program is for children to feel comfortable learning religious knowledge and are not ashamed to continue to invite people to preach. After being analyzed, it turned out that the strategy from the Sabilulhuda mosque was quite successful, seen from the progress of the number of children who recited the Koran and succeeded in getting several trophies and self-confidence which began to increase. Penelitian ini fokus pada strategi Masjid Sabilulhuda menjadi tempat pengkaderan dakwah yang ramah bagi anak anak kegiatan yang dilangsungkan selama lima kali dalam satu minggu dengan progress yang cukup baik di setiap tahunnya. Tujuannya agar para calon pendidik bisa mengetahui dan mencontoh strategi yang diterapkan para pendidik di masjid sabilulhuda. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah dan strategi apa yang di lakukan oleh para pendidik yang ada di dalam Masjid sabilulhuda sehingga adanya progress yang nyata dalam pembentukan dan pengkaderan dakwah yang cukup tepat bagi anak anak. Penelitian ini mengunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif berupa pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa strategi yang diterapkan dari masjid sabilulhuda ini disesuaikan dengan zaman yang artinya mencoba melibatkan anak-anak dengan dakwah tidak hanya melalui materi dasar saja akan tetapi seperti sosial media, kemudian untuk mengukur seberapa besar yang sudah diajar dengan mengikuti beberapa perlombaan dalam empat tahun terakhir. Tujuan program agar para anak anak merasa nyaman dalam belajar ilmu keagamaan dan tidak malu untuk terus mengajak orang orang dalam berdakwah. Setelah dianalisis ternyata strategi dari masjid sabilulhuda ini cukup berhasil dilihat dari progress jumlah anak yang mengaji dan berhasil mendapatkan beberapa piala serta kepercayaan diri yang mulai meningkat.
ANALISA PESAN DAKWAH DA’I MUDA HUSAIN BASYABAN TERHADAP REMAJA PENGGUNA TIKTOK Sintia Andani
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 2, No.2, Oktober 2022
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ditengah arus Digitalisasi yang semakin canggih, Dakwah pun harus juga disampaikan sesuai dengan Era-nya. Salah satu media sosial yang sekarang amat digandrungi oleh kalangan remaja ialah platform Tiktok. Saat ini banyak kalangan ulama muda, memanfaatkan sarana aplikasi tersebut sebagai bahan untuk menyebarkan dakwah islami, salah satunya Husain Basyaiban. Konten dakwah yang dibawakan oleh tiktok Husain Basyaiban sangat erat pembahasannya dengan kehidupan remaja jaman sekarang. Oleh karena itu, bagi sebagian remaja yang memang tidak terbiasa pergi ke majlis setiap saat. Para remaja bisa banyak belajar mengenal, mengkaji lebih jauh islam melalui media social salah satunya Tiktok, tentu dengan sumber keilmuan yang jelas pahamnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa isi pesan dakwah pada akun tiktok @basysasman00. Saat ini terdapat beberapa ulama muda, memanfaatkan aplikasi tiktok sebagai media menyebarkan dakwah islami. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deksriptif dengan teknik pengumpulan data dan informasi melalui akun Tiktok @baysasman00. Hasil penelitian menunjukan bahwa banyak memperoleh pendapat positif. Dalam rumusan masalah ini membahas. Kenapa audience Husain Basyaiban di dominasi oleh kalangan remaja? 2. Bagaimana pesan dakwah Husain Basyaiban dalam video tiktoknya? alhasil peneliti mengutip dengan cara random tanpa mencermati jenjang pada sebagian konten dakwah beliau. Konten khotbah yang diposting Husain Basyaiban sesungguhnya ialah ulasan yang simpel, tetapi dapat menarik atensi ribuan pengikut nya. dari bidang penyampaiannya, mulai dari bahasa yang gampang dimengerti sampai artikulasi bagian Al-Quran ataupun haditspun dapat dipahami oleh para remaja. In the increasingly sophisticated, digital currents, they should also be presented in accordance with his era. One of the social media currently widely embracing teenagers is the ticktock platform. Today many young clerics, using the application's tools as a material to spread islamic daknas, one of which is basyaiban. The raw content brought by the tiktok basyaiban reflects very closely on the adolescent life of today. Thus, for some youths who are not accustomed to going to the temple at all times. Teenagers can learn a lot from experience, delving deeper into Islam through social media, a tick-tock, of course, with an obvious scientific source. The study was intended to analyze the content of the dakwah message on the @basysasman00 account. There are currently a few young clerics, using a ticktock application as a media platform spreading islamic dakwah. The study used deductive qualitative research methods with data and information collection techniques via tiktok account @baysasman00. Studies show that many get positive opinions. The content of the sermon posted on hussain basyaiban was really a simple commentary, but it could attract the attention of thousands of his followers. In the formula the problem is discussed. Why is the audience crying magic ruled by teenagers? 2. What about the occult message on the typewriter? Researchers thus quote in the way
PERAN MEDIA CENTER PWNU DALAM DAKWAH DI MEDIA DIGITAL Zakia Norma Yunita
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 2, No.2, Oktober 2022
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The The development of the media today has developed very quickly. It started with the emergence of print media, so many other media technology innovations have emerged. Competition that causes the development of communication and information technology also leads to social changes in society. The development of media technology also contributes to improving the standard of existing information and can be easily accessed by the public. The proselytizing media is also a force for a dai in carrying out his mission. A dai must understand the development of existing technology, so in the saying it is stated "a person who succeeds in acquiring technology then he rules the world"The intention of ruling the world, he must know that there are many great opportunities to preach with the media. NU media is present as a very fast source of information and is needed by the public. In fact, there are many information media that contain religious knowledge such as excerpts of lecture content from a ustad and ustdazah as well as from inspiring stories of the companions of the prophet. Then the media can be a means of preaching anyone with writing or speech. And the development of proselytizing can also hammer the means of the media that publish it. So that the message of proselytizing conveyed through the media can be accepted and easily understood by listeners. And NU online is here to present information related to politics, socio-culture, astronomy, religious teachings, NU history, and so on. The programs in NU Online and other NU websites seek to address the practical need for information dissemination. In carrying out its activities, NU Online made adjustments in its communication methods via the internet. This is done because NU Online's reader segment is also varied. This adjustment is supported by the diversity of features and programs owned by NU Online, so that the messages and information conveyed can be received by the public easily and precisely. Perkembangan media saat ini sudah berkembang sangat cepat. Diawali dengan munculnya media cetak, sehingga banyak inovasi teknologi media lainnya yang bermunculan. Persaingan yang menyebabkan perkembangan teknologi komunikasi dan informasi itu turut membawa pada perubahan sosial masyarakat. Perkembangan teknologi media juga turut meningkatkan standaritas informasi yang ada dan dapat dengan mudah di akses oleh masyarakat. Media dakwah juga menjadi kekuatan bagi seorang dai dalam menjalankan misinya. Seorang dai harus faham akan perkembangan teknologi yang ada, maka dalam pepatah disebutkan “seseorang yang berhasil menggengkan teknologi maka dia menguasai dunia”Maksud dari menguasai dunia, ia harus mengetahui bahwa banyak peluang besar untuk berdakwah dengan media tersebut. Media NU hadir menjadi sumber informasi yang sangat cepat dan dibutuhkan masyarakat. Bahkan banyak media informasi yang berisikan tentang pengetahuan agama seperti kutipan isi ceramah dari seorang ustad dan ustdazah maupun dari kisah kisah para sahabat nabi yang meninspirasi. Maka media bisa menjadi sarana berdakwah siapapun dengan tulisan maupun ucapan. Dan berkembangnya dakwahpun bisa memalui sarana media yang mempublikasikannyat. sehingga pesan dakwah yang disampaikan lewat media pun dapat diterima dan mudah dipahami oleh pendengar nya. Dan Nu online hadir untuk memenyuguhkan informasi-informasi terkait politik, sosial-budaya, astronomi, ajaran keagamaan, kesejarahan NU, dan sebagainya. Program-program yang ada dalam NU Online dan website Nu lainnya berupaya mengatasi kebutuhan praktis untuk penyebaran informasi. Dalam melakukan aktifitasnya, NU Online melakukan penyesuaian dalam metode komunikasinya melalui internet. Hal tersebut dilakukan karena segmen pembaca NU Online yang juga variatif. Penyesuaian tersebut didukung dengan keberagaman fitur serta program yang dimiliki oleh NU Online, agar pesan dan informasi yang disampaikan dapat diterima oleh masyarakat dengan mudah dan tepat
STRATEGI DAKWAH DESAIN VISUAL GRAFIS PADA MEDIA SOSIAL DI INSTAGRAM Afifah Nur Zahra
HIKMAH : Jurnal Dakwah dan Sosial Volume 2, No.2, Oktober 2022
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah (Universitas Islam Bandung)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses the strategy of graphic design dakwah (proselytization) on social media on Instagram. Dakwah is the responsibility of every Muslim, regardless of their profession. It began with the arrival of Prophet Muhammad, who was sent to the earth for the first time to proselytize. With the development of the times, in the 21st century, the phenomenon of globalization has occurred, marked by the first entry of technology and then the use of the internet and other applications. Social media (social network) is an extension of the virtual world (cyber space). Many proselytizers currently use social media to convey their message. Dakwah on social media faces many challenges, not a few people on social media agree with the delivery of dakwah on social media. However, through social media, dakwah will become a target that opens opportunities to provide information with positive things. The author uses social learning theory to find out how opportunities and obstacles exist on the proselytizers' Instagram accounts. Therefore, the author is very interested in analyzing this on Instagram social media. The results of this study have described the proselytization on social media on Instagram and are one way to convey and express the attitude of content creators in conveying dakwah following the development of media-based technology. Tulisan ini menjelaskan tentang strategi dakwah desain grafis pada media sosial di instagram. Dakwah merupakan tanggungjawab setiap orang muslim, apapun profesinya. Berawal dari hadirnya Nabi Muhammad SAW yang diutus kemuka bumi untuk pertama kalinya berdakwah. Seiring perkembangan zaman, pada abad ke-21 telah terjadi sindrom globalisasi dimana pertama kali ditandai dengan masuknya teknologi yang kemudian dilanjutkan pengunaan internet dan berbagai aplikasi lainnya. Media sosial (sosial network) merupakan kelanjutan dari dunia maya (cyber space). Para pendakwah saat ini banyak memanfaatkan media sosial untuk menyampaikan dakwahnya. Dakwah dalam media sosial sangat banyak tantangan yang dihadapi, tidak sedikit orang pada media sosial yang setuju dalam penyampaian dakwah dimedia sosial. walaupun demikian melalui media sosial dakwah akan menjadi sebuah sasaran yang membuka peluang untuk memberikan informasi dengan hal positif. Penulis menggunakan teori pembelajaran sosial untuk mengetahui bagaimana peluang hambatan pada akun pendakwah di Instagram. Oleh karenaitu, penulis sangat cukup tertarik untuk menganalisis hal tersebut pada media sosial Instagramnya. Hasil penelitian ini telah menggambarkan dalam berdakwah pada media sosial di Instagram dan merupakan salah satu cara untuk menyampaikan serta mengekspresikan sikap dalam diripara konten kreator dalam penyampaian dakwah mengikuti perkembangan teknologi berbasis media.

Page 1 of 1 | Total Record : 6