cover
Contact Name
Baiq Emy Nurmalisa
Contact Email
lentoranursingjournal@gmail.com
Phone
+628114500898
Journal Mail Official
lentoranursingjournal@gmail.com
Editorial Address
Jln. Lagumba No. 25 Mamboro Barat Palu Utara, Palu, Sulawesi Tengah Indonesia
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Lentora Nursing Journal
ISSN : 27761371     EISSN : 27761622     DOI : 10.33860/lnj.v
Core Subject : Health,
Lentora Nursing Journal (eISSN: 2776-1622 & pISSN: 2776-1371 ) is a peer-reviewed journal published by Poltekkes Kemenkes Palu, which is focusing on several issues in nursing field. The first volume was published in October 2020, and it is published twice a year, issued in April and October. Lentora Nursing Journal aims to provide a forum exchange and an interface between researchers and practitioners in any nursing related field. This journal only accepts articles from original research results, case study articles, and scientific review articles. Lentora Nursing Journal is a scientific publication for widespread research and criticism topics in nursing studies, but are not limited in the following issues: pediatric nursing, women and children health in nursing, community health nursing, psychiatric nursing, medical-surgical nursing, emergency & disaster nursing, and nursing education.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021): April" : 5 Documents clear
The Function of Family Health Care for People with Mental Disorders in Marawola District, Sigi Regency: Fungsi Pemeliharaan Kesehatan Keluarga Terhadap Orang Dengan Gangguan Jiwa di Kecamatan Marawola Kabupaten Sigi Saifah, Andi; Febriyanti , Dahlia
Lentora Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2021): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v1i2.497

Abstract

Salah satu indikator Program Indonesia Sehat Pendekatan Keluarga (PIS-PK) adalah penderita gangguan jiwa mendapat pengobatan dan tidak ditelantarkan. Tujuan Penelitian adalah mengidentifikasi tugas kesehatan keluarga terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Desain Penelitian adalah penelitian deskriptif desain survey. Populasi adalah semua keluarga dengan ODGJ, menggunakan total sampling sebanyak 18 keluarga. Alat pengumpulan data adalah kuesioner dengan 35 pernyataan terkait lima kesehatan keluarga terhadap ODGJ. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat (distribusi frekuensi). Hasil penelitian adalah tugas kesehatan keluarga terhadap ODGJ kategori baik sebanyak 10 keluarga (55,56%), kategori tidak baik sebanyak 8 keluarga (44,44%) khususnya dalam pemanfaatan pelayanan kesehatan masih rendah yaitu kontrol dan pengobatan tidak teratur sebanyak 7 keluarga (87,5%). Kesimpulan penelitian adalah keluarga belum maksimal dalam pemeliharaan kesehatan anggota keluarganya yang mengalami gangguan jiwa di Kecamatan Marawola. Rekomendasi penelitian adalah peningkatan asuhan keperawatan keluarga melalui Program PERKESMAS Puskesmas Marawola.
The Characteristics of Chronic Kidney Disease Patients Who Undergo Hemodialysis : Karakteristik Pasien Gagal Ginjal Kronik yang menjalani Hemodialisa Tampake, Rina; Dwi Shafira Doho, Asih
Lentora Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2021): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v1i2.500

Abstract

Penyakit gagal ginjal kronik merupakan salah satu penyakit tidak menular yang dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal. Salah satu penatalaksanaan gagal ginjal kronik yaitu hemodialisa. Hemodialisa adalah suatu terapi pengganti ginjal. Karakteristik pasien gagal ginjal kronik terdiri dari beberapa karakteristik diantaranya jenis kelamin, usia dan lama menjalani hemodialisa. Tujuan penelitian ini menganalisis karakteristik pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa. Jenis dan desain penelitian merupakan penelitian literatur review dengan metode analisis isi jurnal. Pencarian literatur melalui publikasi di database kualitas sedang dan yang didapatkan dua artikel sesuai kriteria inklusi dan eksklusi yang dipergunakan dalam penelitian. Hasil dari analisis dua jurnal penelitian ini menunjukkan karakteristik pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa berdasarkan jenis kelamin pada jurnal pertama laki-laki lebih banyak dan pada jurnal kedua perempuan lebih banyak. Berdasarkan usia, pada jurnal pertama yang paling banyak pada rentang usia 15-64 tahun dan pada jurnal kedua yang paling banyak 45-65 tahun. Berdasarkan lama hemodialisa, pada jurnal pertama lama hemodialisa 1,1-3 tahun sedangkan pada jurnal kedua lama hemodialisa >5 tahun. Kesimpulan bahwa penyakit gagal ginjal kronik dapat menyerang atau diderita oleh siapa saja baik laki-laki maupun perempuan dan kalangan usia mana saja tergantung faktor penyebabnya serta semakin lama pengalaman hemodialisa pasien, maka semakin besar dampak yang akan diderita, contohnya fisik, psikologis, emosional dan sosial.
Effectiveness of Vein Viewer in Supporting Nursing Care: Literature Review : Efektifitas Vein Viewer dalam Menunjang Asuhan Keperawatan: Literature Review Sari, Bunga Putri Permata; Kurniawan, Udy; Kurniawan, Moh Heri
Lentora Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2021): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v1i2.1786

Abstract

Pemasangan akses perifer intravena merupakan salah satu tindakan invasif yang paling sering dilakukan oleh perawat. Tingkat keberhasilan jauh dari ideal, dimana hanya 48% pasien yang berhasil mendapatkan akses intravena pada upaya pertama insersi. Vein Viewer adalah sebuah teknologi yang dirancang untuk memfasilitasi akses vaskular dengan menggunakan cahaya inframerah (NIR) yang dapat memudahkan pemasangan akses intravena. Tujuan penelitian ini mengetahui seberapa efektif vein viewer dalam menunjang asuhan keperawatan. Metode pencarian sistematis dilakukan di beberapa database yaitu PubMed melalui google scholar dengan kata kunci yang digunakan adalah pemindaian vena, vein viewer, intravenous access, dan vein visualization technology. Dalam menulis literature review ini penulis menentukan beberapa kriteria inklusi, yaitu publikasi dalam 10 tahun terakhir dari 2011 sampai 2021, full text, semua metode penelitian baik kualitatif, kuantitatif, metode campuran, kohort maupun survey dimasukkan dan menggunakan bahasa Inggris. Hasil : Diperoleh delapan artikel penelitian sesuai dengan kriteria inklusi. Terdapat tujuh artikel yang menunjukkan angka keberhasilan upaya insersi pertama yang lebih tinggi dibandingkan tanpa pemindai vena. Satu artikel yang menunjukkan tidak meningkatkan keberhasilan kanulasi IV. Simpulan : Vein Viewer meningkatkan angka keberhasilan upaya insersi pertama yang lebih tinggi dalam pemasangan akses perifer intravena dibandingkan tanpa menggunakan alat tersebut.
Determinants of The Incidence of Multidrugs Resistant Tuberculosis (MDR TB) In North Luwuk District : Determinan Kejadian Multidrugs ResistenTuberculosis (MDR TB) di Kecamatan Luwuk Utara Sukmawati, Sukmawati; Galenso, Nitro
Lentora Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2021): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v1i2.1885

Abstract

Indonesia termasuk high burden countries, artinya Indonesia memiliki permasalahan besar menghadapi TB. Penelitian bertujuan mengidentifikasi Karakteristik Penderita dan determinan MDR-TB di wilayah Kecamatan Luwuk Utara. Jenis Penelitian Case control study. Teknik sampel dengan total sampling. Analisis data dengan Odds Ratio untuk mengetahui besar peluang variabel beresiko terhadap kejadian kasus MDR-TB. Odds Ratio dengan 95% confidence interval diperoleh bahwa PMO, Dukungan Keluarga, dan Keteraturan Minum Obat adalah 100% sehingga tidak dilanjutkan untuk melihat besarnya peluang beresiko. Pengetahuan merupakan determinan MDR TB dengan nilai OR >0,1. Analisis variabel akses pelayanan menunjukkan nilai OR>1,75 artinya variabel akses pelayanan Kesehatan pada responden memiliki peluang 1,75 lebih besar menderita MDR TD. Penyuluhan Kesehatan diperoleh nilai OR>11 jadi 11,5 lebih berpeluang memiliki risiko MDR-TB. Hasil analisis variabel petugas Kesehatan menunjukkan nilai OR>5,8. Artinya peluang berisiko variabel petugas Kesehatan adalah 5,8 lebih besar menderita MDR-TB. Kesimpulan penelitian adalah Karakteristik MDR TB tertinggi pada usia 17-25 tahun dan 46-55 tahun, jenis kelamin laki-laki, Pendidikan SLTA dan pekerjaan wiraswasta. Hasil analisis Odds Ratio menunjukkan bahwa yang bermakna adalah variabel pengetahuan dimana OR>0,1.
The Relationship between Maternal Employment Status and the Development of Toddler Children in the Talise Community Health Center Work Area : Hubungan Status Pekerjaan Ibu dengan Perkembangan Anak Toddler di Wilayah Kerja Puskesmas Talise Farhana, Ririn; lenny, lenny; Patompo, Fadli Dg.; Nurmalisa, Baiq Emy
Lentora Nursing Journal Vol. 1 No. 2 (2021): April
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/lnj.v1i2.3488

Abstract

Pertumbuhan dan perkembangan mengalami peningkatan yang pesat saat anak berusia 0-5 tahun yang biasa disebut sebagai fase “Golden Age”. Peran ibu diperlukan dalam memenuhi kebutuhan dasar untuk tumbuh kembang anaknya, mengingat hubungan keeratan emosional antara ibu dan anak sangat dekat. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya hubungan antara status pekerjaan ibu dengan perkembangan anak toddler di Wilayah Kerja Puskesmas Talise. Penelitian ini merupakan metode penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 43 anak toddler dengan umur 12-14 bulan dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan Formulir Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP). Analisis bivariat dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas anak adalah dengan perkembangan sesuai dengan tahap perkembangannya sebanyak 32 anak (74,4%) dan mayoritas ibu dari responden tidak bekerja yaitu sebanyak 23 orang (53,5%). Hasil uji chi-square diperoleh p value yaitu 0,257 (p > 0,05) artinya tidak ada hubungan yang signifikan antara status pekerjaan ibu dengan perkembangan pada anak toddler di Wilayah Kerja Puskesmas Talise. Saran penelitian ini Puskesmas Talise agar meningkatkan pelayanan kesehatan anak tentang perkembangan anak terutama dalam pengembangan program SDIDTK (Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Anak).

Page 1 of 1 | Total Record : 5