cover
Contact Name
Choiril Anwar
Contact Email
choirilanwar@unissula.ac.id
Phone
+6281931704317
Journal Mail Official
choirilanwar@itpd.or.id
Editorial Address
Gang Melati 8 Ds. Mlaten, Mijen, Demak, Jawa Tengah. 59583
Location
Kab. demak,
Jawa tengah
INDONESIA
Community Empowerment Journal
Published by CV. Yudhistt Fateeh
ISSN : -     EISSN : 30248558     DOI : https://doi.org/10.61251/cej
The mission of Community Empowerment Journal is to serve as the premier peer-reviewed, interdisciplinary journal to advance theory and practice related to all forms of outreach and empowerment. This includes highlighting innovative endeavors; critically examining emerging issues, trends, challenges, and opportunities; and reporting on studies of impact in the areas of public service, outreach, empowerment, extension, engaged research, community-based research, community-based participatory research, action research, public scholarship, service-learning, and community services. Focus Community Empowerment Journal aims to provide a forum for international researchers on applied Society Development and Empowerment to publish the original articles. The scope of Community Empowerment Journal is Society Development and Empowerment.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2026)" : 7 Documents clear
Peningkatan literasi digital siswa sekolah dasar unggulan terpadu melalui pembelajaran berbasis proyek di Pecangaan Jepara Jannah, Miftahul; Chamalah, Evi
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i1.321

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital anak-anak Sekolah Dasar Unggulan Terpadu melalui penerapan pembelajaran berbasis proyek. Kegiatan dilaksanakan di SD Unggulan Terpadu Pecangaan, Kabupaten Jepara, dengan sasaran siswa kelas lV. Metode pengabdian yang digunakan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Pembelajaran berbasis proyek diterapkan melalui kegiatan pembuatan produk digital sederhana yang relevan dengan materi pembelajaran. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam mengakses, memahami, dan memanfaatkan teknologi digital secara bijak dan kreatif. Selain itu, siswa juga menunjukkan peningkatan motivasi belajar dan kemampuan bekerja sama. Dengan demikian, pembelajaran berbasis proyek terbukti efektif sebagai strategi peningkatan literasi digital anak sekolah dasar. This community service activity aims to improve digital literacy among Integrated Excellent Elementary School students through the implementation of Project-Based Learning (PBL). The activity was conducted at SD Unggulan Terpadu Pecangaan, Jepara Regency, involving four -grade students. The method consisted of planning, implementation, and evaluation stages. Project-based learning was applied through the creation of simple digital products relevant to learning materials. The results indicate an improvement in students’ ability to access, understand, and utilize digital technology wisely and creatively. In addition, students showed increased learning motivation and collaboration skills. Therefore, project-based learning is effective as a strategy to enhance digital literacy among elementary school students.
Transformasi pembelajaran di PAUD Arjuna melalui inovasi pendidikan Puspitasari, Maya; Juhana, Juhana; Ardiasih, Lidwina Sri; Sylvia, Sylvia; Putri, Mylanita Widya; Adhania, Rifa Fajri
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i1.322

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di PAUD Arjuna dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kapasitas guru dan memperkuat inovasi pembelajaran melalui pemanfaatan media edukatif berbasis teknologi serta pengembangan kreativitas anak. Kegiatan PkM ini melibatkan tim dosen Universitas Terbuka (UT) bersama mitra, yaitu kepala sekolah, guru, dan siswa PAUD, dalam rangka mendorong implementasi praktik pembelajaran yang interaktif dan menyenangkan. Selama pelaksanaan, tim PkM memberikan pendampingan berupa pelatihan serta penyediaan media ajar inovatif yang sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman guru terhadap strategi pembelajaran kreatif, motivasi siswa dalam mengikuti kegiatan, serta kesadaran lembaga untuk terus berinovasi. Penutupan kegiatan ditandai dengan sesi foto bersama tim PkM, kepala sekolah, guru, dan siswa sebagai simbol kebersamaan dan keberlanjutan program. Secara keseluruhan, PkM ini menjadi motivasi penting bagi PAUD Arjuna untuk memperkuat kualitas lembaga, mengembangkan pembelajaran berbasis inovasi, serta meningkatkan peran aktif dalam mendukung perkembangan anak usia dini. The Community Service Program (PkM) at PAUD Arjuna in Tangerang Selatan aimed to enhance teacher competencies and foster innovative learning by integrating technology-based educational media. This strategy was designed to facilitate children's creative development. Educators from Universitas Terbuka collaborated with the principal, teachers, and students of PAUD Arjuna. The program's primary activities consisted of training and mentoring on the application of innovative teaching media specifically designed for early childhood education. The outcomes included increased understanding of creative learning strategies among educators, higher student engagement in classroom activities, and improved institutional recognition of the need for ongoing innovation. The knowledge management initiative enhanced learning quality at PAUD Arjuna and promoted the adoption of sustainable, innovation-oriented practices in early childhood education.
Dari Edukasi ke Aksi: Eco Bhinneka sebagai model pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi lintas iman untuk keberlanjutan lingkungan Hasanah, Uswatun; Zainal, Ana Utami; Hidayati, Lufki Nurlaila; Saraswati, Lia Karisma; Chasanah, Isnatul; Windarti, Windarti; Surahman, Hanifa Kasih; Puspitasari, Ariati Dina
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i1.350

Abstract

Krisis ekologis global dan meningkatnya polarisasi sosial menuntut pendekatan pengabdian masyarakat yang tidak hanya berorientasi pada solusi teknis, tetapi juga memperkuat kohesi sosial dan nilai keberlanjutan. Artikel ini bertujuan menganalisis dampak Program Eco Bhinneka sebagai model pengabdian masyarakat berbasis kolaborasi lintas iman dan lingkungan di lima wilayah dampingan: Banjarmasin, Bandung, Jakarta Timur, Jambi, dan Banyumas. Program ini menggunakan pendekatan community-based participatory approach yang mengintegrasikan edukasi lingkungan, aksi kolektif, dan penguatan kepemimpinan perempuan muda. Data dikumpulkan melalui analisis situasi awal, pre-test dan post-test, observasi partisipatif, refleksi peserta, serta monitoring dan evaluasi program. Hasil menunjukkan peningkatan literasi ekologis peserta, perubahan perilaku pro-lingkungan, serta penguatan kohesi sosial lintas iman melalui aksi bersama seperti bank sampah, penghijauan, eco enzyme, budikdamber, dan kampanye digital. Dari perspektif teoretis, program ini mengintegrasikan environmental peacebuilding, faith-based environmentalism, transformative learning, dan ekofeminisme dalam satu praktik pengabdian yang kontekstual dan transformatif. Eco Bhinneka terbukti efektif dalam menghubungkan keberlanjutan ekologis dengan perdamaian sosial serta pemberdayaan perempuan muda. Model ini berpotensi direplikasi sebagai strategi pengabdian masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan dalam konteks multikultural Indonesia. The global ecological crisis and increasing social polarization demand community engagement approaches that move beyond technical solutions and actively strengthen social cohesion and sustainability values. This article analyzes the impact of the Eco Bhinneka Program as a community engagement model based on interfaith collaboration and environmental action across five assisted regions in Indonesia: Banjarmasin, Bandung, East Jakarta, Jambi, and Banyumas. The program adopts a community-based participatory approach that integrates environmental education, collective action, and the empowerment of young women’s leadership. Data were collected through baseline situational analysis, pre- and post-tests, participatory observation, participant reflections, and program monitoring and evaluation. The findings indicate significant improvements in participants’ ecological literacy, pro-environmental behavioral changes, and strengthened interfaith social cohesion through collaborative initiatives such as community waste banks, tree planting, eco-enzyme production, small-scale urban aquaculture (budikdamber), and digital environmental campaigns. Theoretically, the program synthesizes environmental peacebuilding, faith-based environmentalism, transformative learning, and ecofeminism into a contextual and transformative model of community engagement. Eco Bhinneka demonstrates that interfaith environmental collaboration can simultaneously promote ecological sustainability, social peace, and young women’s empowerment. The model holds strong potential for replication as an inclusive and sustainable community engagement strategy in multicultural contexts such as Indonesia.
Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah rumah tangga untuk ibu-ibu PKK di Desa Sidorejo, Sayung Rosalina, Rita; Amadea, Almira Syifa; Kusuma, Widya Ayu Putri; Zain, Khansa Nabila; Setianingsih, Umi; Utami, Aprilia Intan Sri; Ramadhani, Bella Novi; Hanif, Muhammad Iqtada Aliyyuddin; Andriansyah, Muhammad Rizki; Nugraha, Damar Adi; Robayani, Qobla
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i1.352

Abstract

Keberadaan limbah rumah tangga yang dihasilkan dari berbagai aktivitas manusia memberikan dampak yang cukup besar terhadap Kesehatan Masyarakat maupun kualitas lingkungan. Di Desa Sidorejo, masih ditemukan banyak sampah organik dan anorganik yang bersumber dari kegiatan sehari-hari warga, khususnya dari rumah tangga. Untuk mengatasi hal tersebut, salah satu langkah yang efektif adalah dengan melaksanakan penyuluhan serta pelatihan mengenai pengelolaan sampah berbasis konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Konsep ini menekankan pada upaya mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang sampah, sehingga diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang bersih, nyaman, dan sehat serta mendukung terwujudnya kawasan dengan system pengelolaan sampah mandiri. Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk: (1) memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya memilah sampah organic dan anorganik sebagai langkah awal penerapan 3R dan (2) memberikan pengetahuan praktis mengenai pemanfaatan sampah organik menjadi pupuk kompos serta mengolah sampah anorganik menjadi produk kerajinan yang bernilai guna. Kegiatan penyuluhan dilaksanakan di aula Balai Desa Sidorejo pada hari Sabtu, 9 Agustus 2025 pukul 09.00 WIB dengan metode pemberian materi, demonstrasi, serta diskusi yang interaktif. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tiga tahap, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil yang dicapai menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah. Warga mulai terbiasa memilah sampah organik dan anorganik, serta terinspirasi untuk menerapkan konsep 3R dalam kehidupan sehari-hari. Pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan sampah juga meningkat, sehingga mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari. The presence of household waste generated from various human activities has a considerable impact on public health and environmental quality. In Sidorejo Village, there are still many organic and inorganic waste sources from residents' daily activities, especially from households. To overcome this, one effective step is to provide counseling and training on the 3R concept of waste management (Reduce, Reuse, Recycle). This concept emphasizes efforts to reduce, reuse, and recycle waste, with the aim of creating a clean, comfortable, and healthy environment and supporting the development of areas with independent waste management systems. The main purpose of this activity is to: (1) provide education to the public about the importance of sorting organic and inorganic waste as a first step in implementing 3R, and (2) provide practical knowledge about the use of organic waste in compost fertilizers and processing inorganic waste into useful craft products. The counseling activity was held at the Sidorejo Village Hall on Saturday, August 9, 2025, at 09.00 WIB, using methods including the provision of materials, demonstrations, and interactive discussions. The activity is implemented in three stages: preparation, implementation, and evaluation. The results showed an increase in public awareness of the importance of waste management. Residents began to get used to sorting out organic and inorganic waste, and were inspired to implement the 3R concept in everyday life. Public awareness of the use of garbage also increases, thereby supporting the creation of a clean, healthy, and sustainable environment.
Penghijauan Desa Pilangsari dengan diversifikasi tanaman buah: Sinergi konservasi alam dan pemberdayaan masyarakat Muhammad Iqbal Ramdhani; Delia Arvenita; Prima Sania Malik; Suliswanti Suliswanti; Sri Wulandari; Falih Mahdi Mahdavikia; Muhammad Aldo Rangga Adhitya Putra Delin; Yudistira Yudistira; Rahma Yeny Santika; Nanda Adi Utami; Muhammad Nanda Dwi Sudarmo
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i1.172

Abstract

Rendahnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan mengakibatkan berkurangnya ruang hijau akibat alih fungsi lahan dan sedikit peduli terhadap penghijauan. Kondisi tersebut berdampak pada menurunnya kualitas udara, meningkatnya suhu lingkungan, kekeringan, serta berkurangnya potensi ekonomi desa dari sektor pertanian buah-buahan. Melalui program pengabdian masyarakat ini, dosen dan mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung berinisiatif melakukan penghijauan di Desa Pilangsari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak tepatnya di RW. 04 dan RW. 05 dengan diversifikasi tanaman buah sebagai solusi inovatif. Sehingga, program ini menekankan penanaman berbagai varian tanaman buah yang tidak hanya mendukung konservasi alam, tetapi juga berkontribusi pada pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan hasil panen. Hasil dan pembahasan terhadap pelaksanaan program tersebut dilakukan dengan survei dan sowan RW setempat terkait pelaksanaan program penghijauan; pemilihan bibit tanaman buah yang sesuai dengan kondisi lingkungan; persiapan lahan dan media tanam; pelaksanaan penanaman dan pendistribusian bibit kepada masyarakat di setiap RW agar tercipta keterlibatan aktif warga di Desa Pilangsari. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat, tumbuhnya kesadaran akan konservasi, serta terbukanya peluang ekonomi jangka panjang melalui hasil panen buah. Dengan pendekatan ini, Desa Pilangsari tidak hanya menjadi lebih hijau dan asri, tetapi juga lebih produktif dan berdaya. Ini menegaskan bahwa diversifikasi tanaman buah adalah strategi nyata yang mampu menghubungkan kepentingan ekologi dan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan. Low public awareness of environmental sustainability has resulted in a reduction in green space due to land conversion and little concern for reforestation. This condition has an impact on declining air quality, increasing environmental temperatures, drought, and reducing the village's economic potential from the fruit farming sector. Through this community service program, lecturers and students of Sultan Agung Islamic University took the initiative to reforest Pilangsari Village, Sayung District, Demak Regency, specifically in RW. 04 and RW. 05 with fruit crop diversification as an innovative solution. Thus, this program emphasizes the planting of various fruit crop variants that not only support nature conservation, but also contribute to community empowerment through the utilization of harvested crops. The results and discussions on the implementation of the program were carried out through surveys and visits to local RWs regarding the implementation of the reforestation program; selection of fruit plant seeds that are suitable for environmental conditions; preparation of land and planting media; implementation of planting and distribution of seeds to the community in each RW to create active involvement of residents in Pilangsari Village. The results of the activity show increased community participation, growing awareness of conservation, and the opening of long-term economic opportunities through fruit harvests. With this approach, Pilangsari Village has not only become greener and more beautiful, but also more productive and empowered. This confirms that fruit crop diversification is a real strategy capable of sustainably linking ecological interests and social well-being.
Pelatihan Social Media Marketing pada UMKM Annisa 36, Kampung Candi Losmen, Kec. Candisari Kota Semarang Ari Pranaditya; Dedi Rusdi
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i1.362

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan promosi digital bagi pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) Annisa 36 Semarang melalui sosialisasi pemanfaatan media sosial. UKM makanan olahan di Semarang sering mengalami kendala dalam memasarkan produk secara luas akibat minimnya literasi digital, sehingga penjualan bergantung pada pemasaran konvensional yang terbatas jangkauannya. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Oktober 2024 dengan metode sosialisasi interaktif melibatkan 13 pelaku UKM Annisa 36. Materi mencakup pembuatan konten menarik di Instagram dan TikTok, strategi hashtag, analisis keterlibatan, serta optimalisasi iklan berbayar dengan biaya rendah. Peserta dibagi dalam workshop praktik dan pendampingan langsung. Hasil sosialisasi menunjukkan peningkatan 40% dalam jumlah pengikut/ followers Instagram UKM Annisa 36 dalam satu bulan pasca-kegiatan, serta lonjakan interaksi konten hingga 60%. Peserta mampu memproduksi konten mandiri dan memahami analitik metrik dasar. Kesimpulan, sosialisasi ini efektif memperkuat daya saing UKM di era digital, dengan rekomendasi follow-up berupa komunitas online berkelanjutan. Kegiatan ini berkontribusi pada pemberdayaan ekonomi lokal di Semarang. This community service aims to improve digital promotion capabilities for Annisa 36 Semarang Small and Medium Enterprises (SMEs) through socialization of the use of social media. Processed food SMEs in Semarang often experience obstacles in marketing products widely due to the lack of digital literacy, so sales depend on conventional marketing which has a limited reach. The activity was carried out in October 2024 with an interactive socialization method involving 13 SMEs from Annisa 36. Materials include creating engaging content on Instagram and TikTok, hashtag strategy, engagement analysis, and low-cost paid ad optimization. Participants were divided into hands-on practice and mentoring workshops. The results of the socialization showed a 40% increase in the number of Instagram followers of SME Annisa 36 in one month post-activity, as well as a surge in content interaction of up to 60%. Participants are able to produce self-contained content and understand basic analytics metrics. In conclusion, this socialization is effective in strengthening the competitiveness of SMEs in the digital era, with follow-up recommendations in the form of sustainable online communities. This activity contributes to the empowerment of the local economy in Semarang.
Pelatihan pengembangan kemampuan berbahasa Inggris mahasiswa berbasis Longman TOEFL Preparation untuk meningkatkan skor USEPT Hariswan Putera Jaya; Sofendi Sofendi; Soni Mirizon; Eryansyah Eryansyah; Rita Inderawati; Ismail Petrus; Zuraidah Zuraidah; Hesty Wahyuni Anggraini; Novalingga Pitaloka; Fiftinova Fiftinova; Muhammad Yazir
Community Empowerment Journal Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : CV. Yudhistt Fateeh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61251/cej.v4i1.364

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa semester IV Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris FKIP Universitas Sriwijaya dalam menghadapi Universitas Sriwijaya English Proficiency Test (USEPT) melalui pelatihan berbasis Longman TOEFL Preparation. Metode yang digunakan adalah test-oriented instruction dengan desain pre-test dan post-test. Kegiatan ini diikuti oleh 68 peserta dan dilaksanakan selama empat minggu yang mencakup pelatihan listening, structure, dan reading, serta simulasi tes. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor TOEFL yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 558 pada pre-test menjadi 635 pada post-test (kenaikan 77 poin). Sebanyak 88% peserta mengalami peningkatan skor. Meskipun sebagian besar peserta masih berada pada kategori rendah, terjadi pergeseran distribusi kemampuan yang ditandai dengan peningkatan jumlah peserta pada kategori sedang (dari 9 menjadi 15 orang) dan tinggi (dari 2 menjadi 7 orang). Selain itu, hasil angket menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, dengan lebih dari 90% peserta menyatakan bahwa pelatihan membantu memahami strategi TOEFL dan meningkatkan kesiapan menghadapi USEPT. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan berbasis strategi efektif Endalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris akademik, meskipun peningkatan bersifat bertahap. Oleh karena itu, program ini direkomendasikan sebagai model pelatihan berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lulusan di perguruan tinggi. This community service program aimed to improve the English proficiency of fourth-semester students of the English Education Study Program at FKIP Universitas Sriwijaya in preparation for the Universitas Sriwijaya English Proficiency Test (USEPT) through training based on Longman TOEFL Preparation. The study employed a test-oriented instruction approach using a pre-test and post-test design. The program involved 68 participants and was conducted over four weeks, covering listening, structure, and reading skills, as well as test simulations.The results revealed a significant improvement in TOEFL scores, with the average score increasing from 558 in the pre-test to 635 in the post-test (an increase of 77 points). A total of 88% of participants showed improvement. Although most participants were still categorized at the lower level, there was a noticeable shift in score distribution, with an increase in the number of participants in the medium category (from 9 to 15 students) and high category (from 2 to 7 students). In addition, the questionnaire results indicated a high level of satisfaction, with over 90% of participants reporting that the training improved their understanding of TOEFL strategies and enhanced their readiness for USEPT. These findings suggest that strategy-based training is effective in improving academic English proficiency, although the improvement occurs gradually. Therefore, this program is recommended as a sustainable training model to enhance the quality of university graduates.

Page 1 of 1 | Total Record : 7