cover
Contact Name
Iwan Tri Bowo
Contact Email
iwantb@umpri.ac.id
Phone
+6285601771179
Journal Mail Official
jbn.ejournal@gmail.com
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Pringsewu JL. KH Ahmad Dahlan No. 112 Pringsewu Lampung 35373 Phone: 085601771179
Location
Kab. pringsewu,
Lampung
INDONESIA
Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
ISSN : 25488651     EISSN : 25488651     DOI : DOI: https://doi.org/10.52657/bagimunegeri
Bagimu Negeri : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (JBN) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk Kegiatan Pengabdian, dengan nomor E-ISSN 2548-866X dan P-ISSN 2548-8651 adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Penerbitan jurnal dilakukan setiap 6 Bulan sekali, yaitu bulan Juni dan Desember Journal Homepage Image Jurnal Bagimu Negeri (JBN) merupakan jurnal pengabdian kepada masyarakat yang menjadi wadah ilmiah untuk Kegiatan Pengabdian, dengan nomor E-ISSN 2548-866X dan P-ISSN 2548-8651 adalah jurnal multidisiplin ilmiah yang diterbitkan oleh lembaga penelitian dan pengabdian kepada masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Pringsewu. Penerbitan jurnal dilakukan setiap 6 Bulan sekali, yaitu bulan Juli dan Desember Scope Jurnal 1. Education, 2. Teaching, 3. Counseling, 4. Training, 5. Socializing, 6. Mentoring, 7. Coaching,
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 30 Documents
Search results for , issue "Vol 8, No 1 (2024)" : 30 Documents clear
PENCEGAHAN STUNTING SEJAK USIA REMAJA DI LKSA TUNAS HARAPAN AISYIYAH PRINGSEWU Fatimah, Wahyu Dwi; Oktarini, Dwi; Sunarni, Sunarni; Safitri, Anna; Muhrimah, Siti
Bagimu Negeri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v8i1.2380

Abstract

Salah satu kondisi gangguan gizi kronis yang terjadi pada anak dikenal dengan stunting. Stunting perlu dicegah sejak dini, dengan upaya yang dilakukan lebih awal. Remaja menjadi salah satu target upaya pencegahan stunting, karena pada masa ini remaja memiliki kecenderungan terjadinya anemia. Jika kondisi ini tidak dicegah, maka akan berdampak pada persiapan calon ibu di masa yang akan datang. Sehingga perlu adanya penyuluhan atau pemberian informasi tentang pencegahan stunting, sebagai tujuan dari pengabdian ini. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode edukasi dan cek kesehatan melalui pos-pos kesehatan. Kegiatan dilakukan pada anak remaja di LKSA Tunas Harapan Aisyiyah Pringsewu yang berjumlah 15 orang. Setelah dilakukan penyuluhan didapatkan remaja memahami edukasi yang diberikan dan memiliki keinginan untuk melakukan mencegahan stunting dari diri sendiri.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG DETEKSI DINI KEGAWATAN DIABETES DAN JANTUNG Prahmawati, Pira
Bagimu Negeri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v8i1.2359

Abstract

Penyuluhan kesehatan tentang kegawatan dari penyakit tertentu seperti diabetes melitus dan penyakit jantung/kardiovaskuler masih sangat jarang apalagi di Pekon Kibang Budi Jaya, Tulang Bawang Barat . Selain itu akses ke rumah sakit sangat jauh dan fasilitas yang tersedia hanya puskesmas dan klinik pratama dimana peralatan medis dan tenaga kesehatan masih sangat terbatas bahkan tidak ada dokter spesialis. Angka kematian akibat penyakit diabtes melitus dan hipertensi masih sangat tinggi. Hal ini dapat disebabkan ketidaktahuan anggota keluarga dalam mengenali tanda-tanda kegawatan dari penyakit itu sendiri. Tujuan penyuluhan ini adalah meningkatkan pemahaman warga khususnya warga Pekon Kibang Budi Jaya, Tulang Bawang Barat dalam mengenali kegawatan penyakit diabetes melitus dan penyakit jantung atau kardiovaskuler seperti hipertensi sehingga dapat segera dibawa ke puskesmas atau klinik setempat dan mungkin saja di rujuk ke rumah sakit yang lebih lengkap.  Hasil penyuluhan ini sebanyak 80% warga yang hadir aktif bertanya dan mampu menjawab pertanyaan pemateri dengan kata-kata sendiri secara tepat. Disarankan kegiatan penyuluhan kesehatan serupa dapat lebih sering diberikan kepada warga masyarakat dengan cara petugas kesehatan mendatangi kelompok-kelompok masyarakat menggunakan metode dan media yang lebih menarik dan efektif.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG KEPADATAN HUNIAN DENGAN KEJADIAN SCABIES Rahayu, Puji; Efendi, Rahmat; Supriyatno, Heru
Bagimu Negeri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v8i1.2375

Abstract

Scabies adalah penyakit infeksi kulit menular paling tinggi terjadi di negara-negara tropis yang merupakan negara endemik. Angka kejadian scabies di dunia diperkirakan mencapai 300 juta kasus per tahun. Faktor yang berperan pada tingginya angka kejadian scabies terkait dengan rendahnya tingkat kebersihan diri (personal hygiene), akses air yang sulit, dan kepadatan hunian, sanitasi lingkungan. Tingginya hunian dan interaksi atau kontak fisik antar individu memudahkan perpindahan dan infestasi tungau scabies. Dengan memahami faktor-faktor yang berperan pada tingginya angka kejadian scabies diharapkan Masyarakat dapat mengantisipasi agar tidak terjadi scabies. Kegiatan ini dilakukan Pondok Pesantren  Roudhotul Quran Bandung Baru Kabupaten Pringsewu dengan sasaran santri dan pengelola pondok pesantren. Metode yang dilakukan dalam pengabdian ini adalah Pendidikan kesehatan dan pendekatan pada Masyarakat. Hasil kegiatan pengabdian pada Masyarakat pihak pengelola pondok pesantren memahami informasi tentang faktor yang menyebabkan kejadian scabies dan mempromosikan tentang cara mencegah penyebaran scabies, seperti menjaga kebersihan diri, menghindari berbagi barang-barang pribadi dan menjaga kebersihan lingkungan
PELATIHAN PENULISAN TEKS PIDATO DI SMA MUHAMMADIYAH PRINGSEWU Kholidah, Umi; Rosidah, Ainur; Rakhmawati, Dian; Solikhin, Solikhin
Bagimu Negeri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v8i1.2370

Abstract

Kegiatan pengabdian Masyarakat ini dihadiri oleh 22 peserta didik kelas IX SMP Quran DAI Pringsewu. Dalam menulis teks pidato diperlukan keterampilan yang terus menerus diasah agar menghasilkan tulisan yang sesuai kaidah maupun keefisien kalimat dalam teks. Tujuan dalam pengabdian ini untuk memberikan pemahaman, pengetahuan, dan keterampilan kepada peserta didik dalam menulis teks pidato, serta pengaplikasianya dalam menyiapkan berpidato. Metode yang digunakan dalam pengabdian Masyarakat ini menggunakan metode pendekatan praktek terbimbing berdasarkan kajian ilmiah bidang bahasa. Setelah melaksanakan pelatihan ini, maka dapat disimpulkan bahwa peserta didik terbantu dalam mengasah keterampilannya dalam menulis teks pidato, sehingga peserta didik mampu menulis teks pidato dan mengaplikasikannya di depan umum dalam pidatonya.
PELATIHAN MENULIS TEKS DESKRIPTIF SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SUKOHARJO Saputry, Dessy; Sabila, Amy; Shany, Alfia
Bagimu Negeri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v8i1.2365

Abstract

Keterampilan  dan menulis  merupakan  salah  satu  aspek  keterampilan  berbahasa  yang  sangat dibutuhkan, terutama dalam mengungkapkan ide, pikiran, dan perasaan melalui karangan, baik fiksi maupun nonfiksi. Teks deskripsi adalah rangkaian kalimat yang memaparkan atau melukiskan sesuatu, baik berdasarkan pengalaman maupun pengetahuan. Tujuan dari pelatihan ini ialah untuk menambah wawasan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam berbagai bidang sehingga mereka bukan hanya mampu secara kognitif dan psikomotor, tetapi juga mampu bersikap  baik dalam berkomunikasi baik dengan sesama teman maupun orang tua dan guru mereka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini  yaitu mengumpulkan data dari tugas siswa yang telah kami tugaskan, kemudian kami analisis berdasarkan materi teks deskriptif. Penelitian ini bertujuan untuk melatih siswa agar lebih mengembangkan kreativitas dalam berbahasa dan menulis.
BERBAGI PRAKTIK BAIK STRATEGY PEMBELAJARAN GUNA MENINGKAN LITERASI DAN NUMERASI DI TINGKAT SEKOLAH DASAR Kurniati, Kurniati; Fitri, Trias Laelatul
Bagimu Negeri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v8i1.2391

Abstract

Pengabdian masyarakat melalui program PKM ini bertujuan untuk berbagi praktik baik dan membantu memberikan solusi bagi guru- guru di Sekolah Dasar N 1 Banjarmanis Tanggamus dalam pegajaran literasi dan numerasi di kelas.   Dalam  hal ini persoalan yang dihadapi oleh sekolah adalah kurangnya minat siswa/ siswi dalam menerapkan dan melaksanakan literasi dan numerasi secara konsisten di sekolah. Hal ini disebabkan oleh kurangnya daya tarik guru – guru di sekolah dalam mengajak siswa dan siwinya untuk melaksanakan program literasi dan numerasi. Oleh karna itu solusi yang ditawarkan oleh tim pengabdia masyarakat dengan memberikan pelatihan dengan berbagi praktik baik pengajaran literasi dan numerasi  di sekolah dan mengimplementasikan kepada siswa dan siswi di Sekolah Dasar N 1 Banjarmanis
EDUKASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI KESEHATAN BAGI SISWA-SISWA DI SMAN 1 SENDANG AGUNG KABUPATEN LAMPUNG TENGAH Prasetya, Fely Dany; Syahroni, Arfan; Bowo, Iwan Tri; Wati, Lienda
Bagimu Negeri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v8i1.2360

Abstract

Pemanfaatan teknologi informasi kesehatan memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesadaran akan kesehatan dan mengedukasi masyarakat, termasuk siswa-siswa di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan program edukasi tentang pemanfaatan teknologi informasi kesehatan bagi siswa-siswa di SMAN 1 Sendang Agung, Kabupaten Lampung Tengah, dengan tujuan meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya teknologi informasi dalam konteks kesehatan. Melalui serangkaian kegiatan, termasuk workshop, pelatihan, dan demonstrasi penggunaan aplikasi kesehatan, kami berupaya memberikan pemahaman yang komprehensif kepada siswa-siswa mengenai cara menggunakan teknologi informasi untuk memantau dan meningkatkan kesehatan mereka. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa program ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam memanfaatkan teknologi informasi kesehatan secara efektif.
PERAN ORANGTUA DALAM MENGIRINGI USIA PERALIHAN ANAK MENUJU REMAJA DI LINGKUNGAN SB TANJUNG PANDAN MALAYSIA Fitria, Nita; Nurdin, Astoni; Saikhoni, Saikhoni; Irawan, Edy; Agustian, Rendika
Bagimu Negeri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v8i1.2376

Abstract

Usia puber atau disebut masa praremaja adalah  merupakan suatu fase prkembangan anatara masa kanak-kanak dan masa dewasa, berlangsung antara usia 10-12 tahun. Pada masa pra remaja, banyak terjadi perubahan baik biologis atau psikologis maupun sosial. Tapi umumnya proses pematangan fisik terjadi lebih cepat dari proses pematangan kejiwaan. Masa pra remaja merupakan suatu masa yang sangat menentukan karena pada masa ini seseorang banyak mengalami perubahan, baik secara fisik maupun psikis. Ciri-ciri penting pra remaja awal yaitu keinginan untuk menyendiri, berkurang kemauan untuk bekerja, kurang kordinasi fungsi-fungsi, kejenuhan,kegelisaan, kepekaan perasaan kurang percaya diri, dan timbul minat pada lawan jenis. Adaptasi yang dibutuhkan mendorong pra remaja untuk mengembangkan mekanisme dan gaya prilaku yang akan digunakan atau adaptasi sepanjang kehidupan. Orang tua sering tidak mengetahui atau memahami perubahan yang terjadi sehingga tidak menyadari bawa anak mereka telah tumbuh menjadi seorang remaja, bukan lagi anak yang sering dibantu. Orang tua menjadi bingung menghadapi labilitas emosi dan prilaku anak tersebut. Oleh sebab itu, sebagai orangtua perlu membekali diri untuk mengiringi fase perkembangan praremaja dari anak-anak beralih ke dunia remaja.
PENINGKATAN PENGETAHUAN IBU HAMIL MELALUI KEGIATAN PENYULUHAN KB DI DESA TANJUNG JATI KABUPATEN MUARA ENIM TAHUN 2019 Jamila, Jamila; Daimah, Umi; Kartika, Jenny; Hairunisyah, Rika; Kamalia, Rita
Bagimu Negeri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v8i1.2348

Abstract

Keluarga Berencana (KB) merupakan salah satu pelayanan kesehatan preventif yang utama bagi wanita. Keluarga Berencana menurut WHO (World Health Organization) adalah tindakan yang membantu pasangan suami istri untuk menghindari kelahiran yang tidak diinginkan, mengatur jarak kelahiran, dan menentukan jumlah anak dalam keluarga. Usia produktif perempuan pada umumnya adalah 15-49 tahun. Maka dari itu perempuan atau pasangan usia subur ini lebih diprioritaskan untuk menggunakan kontrasepsi atau cara KB. Tingkat pencapaian pelayanan KB dapat dilihat dari cakupan peserta KB yang sedang atau pernah menggunakan kontrasepsi, tempat pelayanan KB, dan jenis kontrasepsi yang digunakan oleh akseptor. masih banyaknya ibu ibu usia reproduksi yang memiliki anak lebih dari 3, hal ini disebabkan Karena masih banyak ibu yang bingung dalam menentukan Kontrasepsi apa yang akan mereka gunakan, apalagi disaat ibu hamil tersebut mendekati masa persalinannya, masih belum bisa mentukan dengan pasti Alat Kontarsepsi apa yang akan digunakan setelah bersalin nanti. Peran bidan dalam program KB  berwenang memberikan penyuluhan dan konseling kesehatan reproduksi perempuan dan keluarga berencana. Fakta menarik ialah penerapan KB sebanyak 76% memang terjadi karena adanya edukasi yang diberikan oleh bidan, sehingga peran bidan dalam mensejahterakan wanita kontrasepsi untuk mewujudkan KB. Konseling / edukasi tentang Keluarga Berencana dapat dilakukan melalui penyuluhan peningkatan pengetahuan ibu hamil melalui kegiatan penyuluhan KB di posyandu, sehingga pengetahuan ibu-ibu hamil akan bertambah dan cakupan pengguna alat kontrasepsi / cakupan peserta KB bertambah juga, dan angka kematian ibu diharapkan dapat menurun.
PENGABDIAN MASYARAKAT PERTOLONGAN PERTAMA PADA KASUS GAWAT DARURAT DI SEKOLAH LANSIA MUTIARA SENJA PEKON WATES PRINGSEWU LAMPUNG Noprida, Dayana; Prahmawati, Pira; Tiara, Tiara
Bagimu Negeri Vol 8, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52657/bagimunegeri.v8i1.2371

Abstract

Pertolongan pertama sangat penting untuk dilakukan tindakan pada para korban dengan kasus darurat, dikarenakan keadaan darurat terus meningkat, maka sangat penting untuk kita memahami sikap yang benar saat pertolongan pertama khususnya untuk korban luka yang diperoleh dari proses pembelajaran atau pelatihan khusus seperti penyuluhan serta bisa melalui pendidikan kesehatan agar dapat dilakukan sesuai standard operasional yang baik dan benar dalam melakukan pertolongan pertama Pertolongan pertama pada kasus gawat darurat seperti perawatan luka sederhana yang dapat dilakukan sebelum pasien dibawa ke rumah sakit atau klinik kesehatan terdekat, terutama pada lansia yang beresiko terjadi cidera atau kecelakaan di Pekon wates pringsewu. Masih maraknya pengetahuan perihal penanganan perawatan luka menggunakan ramuan (daun binahong) atau pasta gigi yang dioleskan pada luka bakar yang dipercaya akan mengurangi dampak dan memberikan sensasi dingin pada daerah yang terluka, dan ternyata setelah diteliti malah memperburuk situasi karena malah memperluas dan tidak menghentikan penyebaran luka. Sedangkan tujuan dari pertolongan pertama perawatan luka adalah untuk menghentikan proses luka, mendinginkan jika luka bakar dan menurunkan rasa sakit. Baik buruknya penanganan perawatan luka sangat dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki setiap orang itu sendiri. Semakin baik pengetahuan maka tindakan (praktik) yang akan diambil dan diterapkan semakin baik. Pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan Pengetahuan tentang Pertolongan pertama pada perawatan luka, khususnya di Sekolah Lansia Mutiara Senja Pekon Wates Pringsewu Lampung. Hasil Pengabdian Masyarakat ini sebanyak 85% warga yang hadir aktif bertanya dan mampu menjawab pertanyaan pemateri dengan kata-kata sendiri secara tepat. Disarankan kegiatan Pengabdian Masyarakat atau penyuluhan kesehatan serupa dapat lebih sering diberikan kepada warga masyarakat dengan cara petugas kesehatan mendatangi kelompok-kelompok masyarakat menggunakan metode dan media yang lebih menarik dan efektif

Page 2 of 3 | Total Record : 30