cover
Contact Name
Muthma'innah
Contact Email
muthmainnah@stithidayatullah.ac.id
Phone
+6285272014338
Journal Mail Official
tadribuna@stithidayatullah.ac.id
Editorial Address
STIT Hidayatullah Batam, Jl. Marina Raya Kampus STIT Hidayatullah Rt 01 Rw 03 Kel. Tanjung Uncang Kec. Batu Aji Kota Batam - Kepulauan Riau
Location
Kota batam,
Kepulauan riau
INDONESIA
Tadribuna: Journal of Islamic Management Education
ISSN : 2746363X     EISSN : 27975908     DOI : https://doi.org/10.61456/tjiec.v4i2
Jurnal Tadribuna: Journal of Islamic Education Management adalah Jurnal Ilmiah Manajemen Pendidikan Islam yang mempublikasikan artikel ilmiah dan penelitian lapangan di bidang Manajemen Pendidikan Islam. Ruang Lingkup Jurnal Tadribuna meliputi: Modernisasi Pendidikan Islam Kebijakan Pendidikan Islam Lembaga Pendidikan Islam Pendidikan Tinggi Islam Karakter dan Pendidikan Islam Pendidikan Pesantren dan Madrasah Pendidikan Islam dan Transformasi Sosial Kurikulum Pendidikan Islam Tokoh Pendidikan Islam Evaluasi Pendidikan Islam
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember" : 7 Documents clear
Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Sari Mahwati Hasibuan
TADRIBUNA Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v2i1.41

Abstract

Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan pengkoordinasian dan penyesuaian sumber daya yang dilakukan secara mandiri oleh sekolah melalui sejumlah input manajemen untuk meraih tujuan sekolah dalam kerangka pendidikan nasional, dengan mengaitkan seluruh kelompok yang berkepentingan dengan sekolah secara langsung dalam pengambilan keputusan. Singkatnya MBS adalah otonomi manajemen sekolah dalam pengambilan keputusan partisipatif. Dalam meningkatkan mutu pendidikan, maka sekolah mencari solusi dengan melakukan implementasi manajemen berbasis sekolah. Dengan mengetahui tujuan dan karakteristik serta tahapan dalam implementasi manajemen berbasis sekolah itu sendiri. Dengan adanya manajemen berbasis sekolah, diharapkan dapat menghasilkan guru yang professional sesuai dengan tujuan pendidikan nasional dan relevan dengan tuntutan perkembangan dalam masyarakat serta memberikan otonomi kepada sekolah untuk menentukan kebijakan sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Madrasah Tsanawiyah Al Ikhwan Kotapinang Husni Mubarok; Nining Apriani
TADRIBUNA Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v2i1.42

Abstract

Tujuan Penelitian Ini adalah untuk mengetahui, Kepemimpinan Kepala Madrasah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Madrasah Tsanawiyah Al Ikhwan Kotapinang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan Jenis penelitianya adalah penelitian lapangan atau (field research) dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun hasil penelitian, diketahui bahwa kepemimpinan kepala madrasah memiliki peranan yang sangat besar meningkatkan kinerja guru dalam kompetensi pedagogik, sosial, kepribadian, dan professional di MTs Al Ikhwan Kotapinang.
Motivasi Siswa Mengikuti Pengembangan Diri Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler (Muhadarah) Pondok Pesantren Arrummani Kampar Hasbi Hasbi
TADRIBUNA Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v2i1.43

Abstract

Tujuan Penelitian Ini adalah untuk mengetahui, Motivasi Siswa Mengikuti Pengembangan Diri Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler (Muhadarah) Pondok Pesantren Arrummani Kampar. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah siswa Pondok Pesantren Arrummani 59 Siswa, kepala sekolah, guru pembina muhadarah, dan guru. Tekhnik yang digunanakan untuk pengumpulan data melalui angket diberikan kepada siswa/i Pondok Pesantren Arrummani, observasi dan wawancara. Adapun hasil penelitian, diketahui bahwa (1) Motivasi siswa mengikuti pengembangan diri melalui kegiatan muhadarah di Pondok Pesantren Arrummani, terlihat dari jawaban yang diberikan angket dan wawancara guru pada umumnya (81,35%) berjumlah 48 orang siswa menyatakan mengikuti kegiatan muhadarah dikeranakan berasal dari dalam diri siswa sendiri. (2) Faktor yang mempengaruhi motivasi siswa mengikuti pengembangan diri melalui kegiatan muhadarah, terlihat dari jawaban yang diberikan siswa melalui angket dan wawancara di antaranya faktor tersebut adalah di antaranya faktor internal sebagian besar (52,54%) 31 orang siswa menyatakan keinginan yang tumbuh dari diri siswa atau guru itu sendiri, serta faktor ekternal sebagian kecil (47,45%) 28 orang siswa yang menyatakan muncul dari luar diri siswa seperti lingkungan, faktor keluarga, dan faktor mutu pendidikan. (3) Usaha guru meningkatkan motivasi siswa mengikuti pengembangan diri melalui kegiatan muhadarah di antaranya dengan mendatangkan pembina dari luar yang sudah perpengalaman, memberikan amplus terhadap siswa yang sudah tampil dengan baik, serta memberikan hadiah terhadap kelas yang di anggap sudah tampil dengan baik melalui perlombaan-perlombaan yang dilaksanakan dalam satu kali semester.
Sekularisasi Sains Modern Azhari Azhari
TADRIBUNA Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v2i1.44

Abstract

Peradaban yang kuat dan hegemonik akan mempengaruhi konsep sains dan basis epistemologi dunia secara umum. Saat ini, Barat telah menahbiskan diri sebagai satu kekuatan peradaban yang tampil superior menguasai segala aspek kehidupan manusia. Sejarah panjang perjalanannya bermula dari asimilasi Yunani-Romawi, kelamnya penindasan hegemoni Gereja (the dark ages), dan beralih menuju zaman ‘terlahir kembali’ (renaisance) yang anti sains dan anti Tuhan (agama). Fase inilah yang melatarbelakangi babak baru dalam sejarah peradaban Barat yang dinamakan modernisme-postmodernisme sekular. Inilah wajah peradaban Barat yang sesungguhnya; anti Tuhan. Segala hal yang berbau agama dan identik dengan otoritas Tuhan harus dienyahkan dari realitas manusia. Tuhan telah mati, kata Nietzche. Tuhan tidak lagi berhak mengatur manusia (teosentris), manusia dituhankan, Tuhan pun dimanusiakan (humanisme). Pandangan hidup (worldview) inilah yang diterapkan Barat dalam sains modern. Pandangan yang kental aroma sekularisme, rasionalisme, empirisme, relativisme, cara berpikir dikotomis, desakralisasi dan penafian kebenaran metafisis. Dimensi inilah yang berbenturan secara konsepsi dalam epistemologi Islam. Ironisnya, sarjana Muslim dan Perguruan Tinggi Islam kadang terpengaruh dalam kerangka berpikir tersebut yang justru sering kali muncul pemikiran-pemikiran dekonstruktif terhadap keilmuan Islam itu sendiri.
Tanggung Jawab Lembaga Pendidikan Islam Dalam Memperbaiki Moral Bangsa (Studi Analisis Tujuan Pendidikan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003) Mohammad Ramli; Siti Nur Mawaddah
TADRIBUNA Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v2i1.45

Abstract

Lembaga pendidikan Islam merupakan suatu keberhasilan pendidikan sebagai wadah dimana Pendidikan dalam ruang lingkup ke-Islaman seperti keluarga, masjid, pondok pesantren, madrasah dan perguruan tinggi Islam merupakan lembaga-lembaga pendidikan Islam yang mutlak diperlukan di suatu negara secara umum atau disebuah kota secara khususnya dalam jalur pendidikan informal, nonformal dan formal. Berdasarkan tujuan pendidikan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan Nasional yakni; iman, takwa, akhlak mulia, cakap, kreatif, mandiri, warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab memberikan tujuan yang diharapkan dalam memperbaiki moral bangsa.Tanggung jawab pendidikan Islam menetapkan di dalam UU Nomor 20 Tahun 2003 bahwasannya pendidikan Islam dan Lembaga Pendidikan Islam memiliki wewenang yang lebih luas untuk berkontribusi dalam mengarahkan manusia ke arah yang di cita-cita umat Islam untuk mencetak daya manusia yang berkualitas dan mantap dalam aqidah ke Islaman dan memiliki moralitas yang tinggi.
Implementasi Manajemen Sumber Daya Manusia dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam Dewi Santi; Nindi Sholikhah
TADRIBUNA Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v2i1.60

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang dilakukan di SMP Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam. Dengan tujuan untuk mengetahui implementasi manajemen sumber daya manusia dalam Upaya Meningkatkan Mutu Pendidikan di SMP Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen sumber daya manusia di SMP Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam menunjukkan bahwa implementasi yang dilakukan sesuai dengan kebijakan dan kebutuhan yang diperlukan oleh sekolah. Dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Islam Integral Luqman Al-Hakim 02 Batam diadakan evaluasi dan monitoring pada seluruh pegawai. Evaluasi dan monitoring berguna untuk melihat sejauh mana kemampuan yang dimiliki sumber daya manusia dan juga berguna untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Manajemen Perubahan Pembelajaran pada Masa Pandemi Covid-19 di Pondok Pesantren Salafiyah Ula Imam Syafi’i Kota Batam Isropil Siregar; Romiyanti Romiyanti
TADRIBUNA Vol 2 No 1 (2021): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Hidayatullah Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61456/tjiec.v2i1.85

Abstract

Manajemen perubahan pembelajaran perlu dilakukan pada masa pandemi Covid-19 agar tujuan pembelajaran dapat tercapai. Pembelajaran tatap muka tidak bisa dilakukan karena pandemi Covid-19 sangat mudah menyebar dengan jumlah kasus yang tinggi di Indonesia dan kota Batam khususnya. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana implementasi dan evaluasi manajemen perubahan pembelajaran di Pondok Pesantren Salafiyah Ula Imam Syafi'i Sagulung Batam. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori perubahan belajar yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori Tiagi. Data yang diperoleh dianalisis dengan mereduksi data yang relevan, menjelaskan dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah Pondok Pesantren Salafiyah Ula Imam Syafi'i telah menerapkan pembelajaran terbatas secara daring dan tatap muka dengan mengikuti protokol kesehatan. Pembelajaran online dilakukan dengan menggunakan aplikasi whatsapp, google classroom, zoom dan video pembelajaran yang dibuat oleh guru. Evaluasi pembelajaran di Pondok Pesantren Salafiyah Ula Imam Syafi'i Sagulung Kota Batam meliputi tugas harian, ulangan harian, dan ujian semester.

Page 1 of 1 | Total Record : 7