cover
Contact Name
Agus Sudaryanto
Contact Email
agus_sudaryanto@ums.ac.id
Phone
+6289612337889
Journal Mail Official
jurnal.bik@ums.ac.id
Editorial Address
Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta Jl. A. Yani Tromol Pos I Pabelan Kartasura Sukoharjo Telp. (0271)717417 Ext. 140, 141, 146 Fax (0271) 715448
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan
ISSN : 19792697     EISSN : 27211797     DOI : https://doi.org/10.23917/bik
Core Subject : Health,
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan focuses on sharing data and information to support evidence-based practice. Articles with focus on evidence-based nursing will be considered, including nursing education, medical and surgical nursing, pediatric nursing, mental health nursing, management and leadership in nursing, family and community nursing, and specialist nursing topics
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2020): January" : 8 Documents clear
Evaluasi Media Promosi Kesehatan Jiwa Mengenai Pencegahan Kekambuhan Dan Penanganan Pasien Pasca Pasung Widodo, Arif; Palupi, Widya Meilina
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.10396

Abstract

Poster merupakan salah satu media yang dapat membantu kelurga dalam meningkatkan pengetahuan tentang perawatan jiwa termasuk pasien pasca pasung dalam hal pencegahan kekambuhan. Poster yang sesuai dapat diterima oleh pembaca apabila bahasa pembuatan Poster mudah untuk dipelajari sehingga maksud dan tujuan dapat tercapai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui evaluasi media promosi kesehatan jiwa mengenai pencegahan kekambuhan dan penanganan pasien pasca pasung di Sukoharjo. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Desain dari penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Partisipan penelitian adalah 6 kader kesehatan dan 6 anggota keluarga. Instrument penelitian menggunakan poster sebagai media evaluasi. Analisis data menggunakan data sentral tendensi serta pertanyaan terbuka seputar evaluasi poster. Hasil penelitian menunjukkan Sebagian besar anggota keluarga dan kader tentang poster setuju tentang materi, bahasa, isi, desain, dan bahan pada poster sebagai media promosi kesehatan jiwa oleh kader dan keluarga mengenai pencegahan kekambuhan dan penanganan pasien pasca pasung. Sebagian besar anggota keluarga dan kader setelah diberikan promosi kesehatan jiwa mengenai pencegahan kekambuhan dan penanganan pasien pasca pasung menyatakan ada bagian dari poster yang masih terdapat kekurangan seperti masalah aktivitas, pengobatan serta memberikan saran dalam perbaikan poster dalam materi
Pengaruh Strategi Problem Focused Coping Terhadap Distress Pada Penyandang Diabetes Melitus Nurlaela, Erika Sitta; Purwanti, Okti Sri
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.10401

Abstract

Diabetes melitus merupakan salah satu jenis penyakit menahun, yang angka kejadianya dari tahun ke tahun semakin meningkat. Penyandang diabetes mulai mengalami gangguan psikis diantaranya adalah distress terkait penyakitnya. Distress dapat dicegah dan dikurangi menggunakan strategi Problem Focused Coping atau upaya pemecahan masalah secara langsung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh pemberian strategi Problem Focused Coping pada penyandang distress DM di wilayah kerja puskesmas Ngoresan Jebres. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, metode penelitian quasy experiment dengan non equivalent control group desain. Penelitian dilakukan diwilayah kerja Puskesmas Ngoresan Jebres pada bulan November 2018. Sampel penelitian sebanyak 30 responden dengan 15 kelompok eksperimen dan 15 kelompok kontrol, teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner Distress Diabetes Scale 17. Hasil penelitian menunjukan terdapat penurunan pada kelompok eksperimen 80% normal dan 20% distress sedang, sedangkan pada kelompok kontrol naik menjadi 73% distress sedang dan 27% distress berat. Kesimpulan menunjukan adanya pengaruh strategi Problem Focused Coping terhadap penurunan distress diabetes.
Hubungan Self Efficacy Dengan Perilaku Caring Perawat Di Ruang Rawat Inap Drama, Shelfy Meylani; S, Yulia; Muliyadi, M
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.4490

Abstract

Perawat memberikan pengaruh besar dalam menentukan kualitas pelayanan rumah sakit melalui sikap caring yang memperhatikan pasien secara humanistik dapat meningkatkan hubungan yang harmonis antara perawat dan pasien. Self efficacy berperan sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi sikap caring perawat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan perilaku caring perawat ruang rawat inap di rumah sakit. Metode penelitian kuantitatif dengan desain deksriptif korelatif dan pendekatan cross sectional. Teknik pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 48 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner sebanyak 32 item pernyataan caring dan 26 item pernyataan self efficacy. Hasil uji statistik menunjukkan caring perawat kategori baik sebanyak 28 responden (58.3%), sedangkan self efficacy perawat kategori baik sebanyak 26 responden (54.2%). Hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan self efficacy dengan caring perawat (p Value 0,05). Kesimpulan yang diperoleh yaitu self efficacy masing-masing perawat perlu ditingkatkan lagi agar dapat menumbuhkan sikap caring yang baik pada saat memberikan pelayanan keperawatan. Program pelatihan (training), reward, memberi support, memberi role model, ataupun strategi khusus lainnya perlu dilakukan agar dapat meningkatkan self efficacy.
Hubungan Kepuasan Aspek Self Esteem Dengan Motivasi Kerja Perawat Pelaksana Utami, Endrika Satya; Supratman, S
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.9804

Abstract

Harga diri adalah penilaian yang dilakukan oleh seseorang terhadap dirinya sendiri. Penilaian tersebut biasanya mencerminkan penerimaan atau penolakkan terhadap dirinya dan menunjukkan seberapa jauh seseorang tersebut percaya bahwa dirinya mampu akan berhasil, merasa penting, serta berharga. Untuk meningkatakan kepuasan pada aspek harga diri setiap perawat diwajibkan mempunyai motivasi yang tinggi agar memiliki kepuasan harga diri yang baik. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya hubungan antara kepuasan pada aspek self esteem dengan motivasi kerja perawat di Rumah Sakit Panti Rahayu (Yakkum) Purwodadi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif yang datanya berbentuk bilangan/angka, dengan rancangan penelitian deskriptif korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat pelaksana di Rumah Sakit Panti Rahayu (Yakkum) Purwodadi yang berjumlah 136 perawat. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini proporsional random sampling yang berjumlah 62 perawat. Tehnik pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian berupa kuesioner. Sedangkan tehnik analisa data yang digunakan adalah Rank Spearman dengan menggunakan program SPSS. Hasil yang diperoleh yaitu menunjukan hubungan yang signifikan antara kepuasan pada aspek self esteem dengan motivasi kerja perawat pelaksana di RS Panti Rahayu (Yakkum) Purwodadi dengan sig (2-tailed) 0,001. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dengan adanya motivasi kerja perawat yang tinggi dapat meningkatkan kepuasan pada aspek self esteem yang tinggi pada perawat di RS Panti Rahayu (Yakkum) Purwodadi.
Peningkatan Kualitas Hidup pada Pasien Gagal Jantung: A Narrative Review Article Nursita, Hemi; Pratiwi, Arum
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.11916

Abstract

Gagal jantung merupakan penyakit kardiovaskuler yang mengakibatkan tingginya angka mortalitas, morbiditas, dan berdampak secara finansial. Pengalaman pasien gagal jantung menunjukkan sikap yang beragam dalam melaksanakan perawatan mandiri. Pentingnya perawatan mandiri yang dilakukan oleh pasien merupakan faktor pendukung dalam proses pengobatan, lingkungan sosial seperti keluarga dan masyarakat juga memiliki peran penting untuk meningkatkan motivasi bagi pasien selain informasi yang didapatkan dari pelayanaan kesehatan. Studi literatur ini bertujuan untuk mengambarkan perawatan diri yang dapat dilakukan pada pasien gagal jantung untuk meningkatkan kualitas hidup yang lebih baik. Kualitas hidup dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain umur, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, derajat NYHA, dan manajemen diri. Penelitian ini menunjukkan adanya hubungan antara perawatan diri dengan peningkatan kualitas hidup. Perawatan diri yang dapat dilakukan pada pasien gagal jantung antara lain teratur minum obat, olahraga secara rutin, dan menurunkan konsumsi garam dalam diet. Terdapat peningkatan kualitas hidup pada pasien gagal jantung yang melakukan perawatan diri secara mandiri. Pasien gagal jantung perlu diberikan metode perawatan diri yang beragam, agar kualitas hidup pasien gagal jantung dapat meningkat sehingga pasien memiliki harapan hidup yang lebih baik.
Management Kasus Gagal Nafas Pada Penyakit Pneumonia : A Literature Review Rohmah, Dinda Nur
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.11914

Abstract

Kegagalan napas adalah kondisi yang sering terjadi pada pasien sakit kritis yang dikaitkan dengan angka kematian yang tinggi, terutama bila ventilasi mekanis invasif diperlukan. Pada banyak kasus sering terjadi demam, batuk, mengeluarkan dahak dan sesak napas. Kegagalan napas yang parah bisa menyebabkan terjadinya infeksi pernapasan berat yaitu seperti infeksi paru-paru (pneumonia). Metode penelitian literature review berupa case report melalui penelusuran situs jurnal terakreditasi seperti Scientdirect dan Elsevier dengan kata kunci gagal nafas pada pneumonia dalam kurun waktu 2015-2020. Dalam menangani kasus pneumonia setiap negara memiliki cara tersendiri yaitu terdiri dari pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium darah, pemeriksaan rontgen dada, pemeriksaan CT Scan dada, pemeriksaan kultur dahak, pemasangan oksigen, pemasangan ventilasi mekanik, serta pemberian obat seperti piperacillin-tazobactim, levofloxacin, ceftriaxone, oseltamivir, azitromisin, masing-masing pasien berbeda berdasarkan riwayat sakit yang diderita. Setiap daerah maupun setiap negara memiliki cara tersendiri dalam menangani kasus Pneumonia dikarenakan sampai sekarang penyakit tersebut merupakan penyebab paling sering ditemui di klinik rawat jalan rumah sakit di berbagai negara.
Self-Efficacy Terhadap Hipertensi Intradialis Pada Pasien Gagal Ginjal ayunarwanti, Rizkya; maliya, Arina
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.11603

Abstract

Gagal ginjal kronik merupakan gangguan fungsi renal dimana keadaan tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme, keseimbangan cairan, serta elektrolit yang membutuhkan terapi hemodialisa dalam jangka panjang. Komplikasi yang terjadi saat hemodialisa adalah hipertensi, hipotensi, kram otot, muntah, dan mual. Salah satu faktor yang mempengaruhi kepatuhan adalah tingkat self-efficacy. Penelitian ini menggunakan metode literature review. Dengan hasil bahwa hipertensi intradialisis adalah salah satu faktor penyulit durante HD. Faktor yang terkait dengan self efficacy dan kualitas hidup pasien diantaranya usia, pasien yang tinggal dengan keluarga, dan pasien dengan penyakit komorbid. Pelatihan program self-care dapat meningkatkan efikasi diri pada pasien. Disimpulkan bahwa hipertensi intradialisis dipengaruhi oleh karakteristik usia, jenis kelamin, IDWG lebih dari normal, lama hemodialisa, serta jumlah obat antihipertensi yang dikonsumsi. Self-efficacy dibagi menjadi 2 yakni efikasi diri tingkat tinggi dan efikasi diri tingat rendah. Efikasi diri yang tinggi dan kualitas hidup yang sangat baik membuat pasien patuh terhadap proses pengobatan. Ketidakmampuan dalam diri pasien untuk menyesuaikan diri dengan kondisi penyakitnya mengakibatkan penurunan kualitas hidup.
Prosedur Pencegahan Terjadinya Ventilator-Associated Pneumonia (Vap) di Ruang Intensive Care Unit (Icu) : A Literature Review Yuniandita, Nadya; Hudiyawati, Dian
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 13 No. 1 (2020): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v13i1.11604

Abstract

Ventilator merupakan alat bantu pernafasan bertekanan positif atau negatif yang membuat aliran udara terkontrol pada jalan nafas pasien sehingga mampu mempertahankan dan memperbaiki ventilasi dan pemberian oksigen. Pasien kritis dengan intubasi dan menggunakan ventilator dalam jangka waktu lama di ICU beresiko terjadi Associated Pneumonia (VAP). Ventilator- associated Pneumonia (VAP) merupakan salah satu HAIs atau infeksi nosokomial yang sering ditemukan di Rumah Sakit dan merupakan suatu infeksi pneumonia yang terjadi setelah 48 jam pemakaian ventilator mekanis baik pipa endotracheal maupun tracheostomy. The Institute fot Healthcare Improvement (IHI) menerbitkan suatu guide line untuk pencegahan VAP yaitu VAP bundle dinyatakan dapat menurunkan angka kejadian VAP. Metode yang digunakan penulis dalam paper ini adalah literatur journal. Berdasarkan jurnal yang ada, dapat disimpulkan bahwa VAP bundle care merupakan prosedur yang tepat sebagai pencegahan terjadinya VAP di Ruang ICU pada pasien yang terpasang ventilator mekanik.

Page 1 of 1 | Total Record : 8