Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) (E-ISSN: 3026-1856) is the latest name for the JTE UNTAN, which underwent a name change. This journal has been in circulation within UNTAN since 2013 under its previous name. The name change reflects an evolution in the topics covered by the journal, encompassing the fields of electrical engineering, energy, and information technology. With the establishment of J3EIT, it is expected to become a significant resource for the academic and research community in this discipline, fostering the exchange of knowledge and innovation among professionals in the field of electrical engineering and related areas. By consistently publishing high-quality scientific papers, this journal is expected to play a vital role in advancing knowledge in its field. J3EIT is published three times a year, April, August and December.
Articles
12 Documents
Search results for
, issue
"Vol 2, No 2: Juli 2014"
:
12 Documents
clear
Perancangan Inverter Satu Fasa PWM dengan Teknik Eliminasi Harmonisa
Barqie Tauhid .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.6571
Abstract - Today, the development of technology continues to increase , it is seen more and more electronic equipment used in everyday use , one of them in the realm of science electrical energy conversion , ie the inverter . Inverters are variable voltage electrical appliance which can change DC power into AC power. There have been many studies conducted in order to obtain an output voltage of the inverter is sinusoidal wave . However, a new technique in rigorous academics UNTAN not been realized in the form of real inverter device . Harmonic elimination technique is a signal processing technique to get the inverter switching pattern in order to obtain the maximum output waveform THD sinusodal and minimum values . With the combination of the control signal generating circuit and microcontroller AT89S52 LC filter , the inverter output is expected to have a sinusoidal waveform. From the results of the testing that has been done , harmonic elimination technique can be used to obtain a sinusoidal voltage with a total harmonic distortion is 9.1% . Keywords - Inverter , Harmonic Elimination technique , the control signal generating circuit microcontroller AT89S52 , LC Filters
ANALISIS UNJUK KERJA RADIO IP DALAM PENANGANAN JARINGAN AKSES MENGGUNAKAN PERANGKAT HARDWARE ALCATEL-LUCENT 9500 MICROWAVE PACKET RADIO (MPR)
Syarifah Riny Rahmaniah Syarifah Riny Rahmaniah
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.6416
Tujuan mengevaluasi unjuk kerja Radio Ip dalam menangani jaringan akses dengan menggunakan perangkat hardware Alcatel-Lucent 9500 MPR adalah dapat membantu untuk mendapatkan jaringan akses yang tidak dapat dijangkau pada daerah sub urban seperti Rasau Jaya. Link budget adalah sebuah power budget yang merupakan salah satu elemen fundamental dari perencanaan system radio. Link budget adalah bagian dari perencanaan system RF, dimana semua kumpulan persoalan termasuk propogasi, Link budget harus menghitung semua gain dan loss yang akan dialami gelombang radio dari transmisi menuju receiver. Parameter-parameter link budget yaitu loss feeder, free space loss, gain antena dan equivalent isotrop radiated power (EIRP). Dalam penelitian ini dilakukan analisis unjuk kerja Radio Ip dalam penanganan jaringan akses pada BTS Pontianak-Rasau Jaya untuk mendapatkan hasil daya terima sinyal (Pr) yang dilakukan dengan menggunakan Software Radio Ip yaitu aplikasi NetO yang merupakan aplikasi PT. Telkom, Tbk. Dari data hasil menggunakan aplikasi NetO bahwa daya terima (Pr) Pontianak-Rasau Jaya dari bulan Oktober-Januari yang memiliki daya terima paling baik yaitu pada tanggal 17 Januari 2014, -42,0 dBm, sedangkan daya terima (Pr) yang diperoleh dari perhitungan tanpa faktor K adalah -40,373 dBm dan dengan faktor K adalah -41,703. hasil yang diperoleh hanya berbeda -2,373 dBm. Berdasarkan tolok ukur untuk daya terima yang di gunakan mengacu pada standar International Telecommunication Union (ITU) yaitu Pr > - 50 dBm, maka sangat baik. Sehingga daya terima yang diperoleh dari hasil pengukuran dan perhitungan sangat baik. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil pengukuran nilainya masih memenuhi standar ITU dalam penanganan jaringan akses. Kata kunci : Jaringan Akses, Nirkabel, Radio Ip, Aplikasi NetO, dan Power Link Budget
STUDI KOMPARATIF PENENTUAN KARAKTERISTIK PELUAHAN KORONA PADA DIELEKTRIK MINYAK KELAPA MURNI (VIRGIN COCONUT OIL)
Erwin Ordiansyah .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.7657
Pengujian dilakukan di laboratorium untuk mengetahui karakteristik peluahan korona pada dielektrik minyak kelapa murni dengan menggunakan elektroda jarum-piring/bidang. Dalam skripsi ini akan diperlihatkan hasil pengujian tegangan tampak awal peluahan korona dan kuat medan elektrik tampak korona. Ukuran jarum yang digunakan berdiameter ujung jarum 15μm, 25μm dan 70 μm. Jarak sela antar elektroda yang digunakan mulai dari 0.5 cm, 1 cm, 1.5 cm sampai 2 cm. Hasil pengujian menunjukkan tegangan tampak awal peluahan korona (Corona Inception Voltage) meningkat seiring dengan semakin besarnya permukaan elektroda jarum dan jarak sela antar elektroda. Pertambahan tegangan tampak awal peluahan korona lebih besar daripada pertambahan titik kelengkungan elektroda, sehingga pertambahan titik kelengkungan elektroda juga memperbesar harga kuat medan elektrik tampak korona. Kata kunci: Isolasi Minyak, Elektroda Jarum–Piring/bidang, Corona Inception Voltage, Kuat Medan Elektrik Tampak Korona.
STUDI KARAKTERISTIK DISTRIBUSI KUAT MEDAN LISTRIK PADA KONFIGURASI SUTM 20 kV
Eko Budi Kasih .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.7281
Pada proses pendistribusian tenaga listrik sering kita kenal istilah saluran udara tegangan menengah atau disingkat dengan SUTM yang bekerja pada tegangan 20 kV menggunakan kawat telanjang berisolasi udara yang menggunakan konfigurasi horizontal dan delta. Disamping proses pendistribusian tenaga listrik terdapat besaran medan listrik yang paparkan oleh SUTM ini. Adapun analisa kuat medan listrik yang dilakukan dalam skripsi ini adalah dengan melakukan perhitungan untuk konfigurasi horizontal dan konfigurasi delta dengan menggunakan metode bayangan dengan titik sampel x = 0 m s/d 5 m dan y = 0 m s/d 8 m pada masing-masing konfigurasi agar diperoleh kurva pendistribusian kuat medan listrik terhadap pergeseran jarak x dan hasil perhitungan tersebut kemudian divalidasikan ke hasil pengukuran dilapangan dengan menggunakan alat ukur HI-3604 ELF Field. Dari hasil perhitungan dan pengukuran yang didapat kuat medan listrik menunjukkan adanya perbedaan. Hasil pengukuran lebih kecil daripada hasil perhitungan dikarenakan pengukuran dilapangan harga kuat medan listrik banyak dipengaruhi oleh benda-benda disekitar sumber medan seperti bangunan, tumbuh-tumbuhan, kerataan tanah dll. Dari pola kurva juga menunjukkan perbedaan harga kuat medan listrik. harga medan elektrik akan semakin kecil dengan semakin bertambahnya jarak titik acuan x dari sumber medan listrik untuk masing-masing konfigurasi baik secara perhitungan maupun secara pengukuran. Kata kunci : Konfigurasi SUTM, kuat medan listrik, metode bayangan.
RANCANG BANGUN ACCESS POINT MENGGUNAKAN EMPAT PERANGKAT NANOSTATION2 LOCO (NS2L) PADA OUTDOOR HOTSPOT SYSTEM
Rasky Aditya Putra1 .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.7129
NanoStation2 Loco (NS2L) adalah salah satu jenis perangkat Access Point dari vendor perusahaan IT terkemuka Ubiquiti Networks. Kelemahan dari perangkat ini adalah jenis antena terintegrasi yang digunakan yaitu directional antenna dengan cakupan 60°, maka arah pola pancaran sinyal cenderung diarahkan dan tidak dapat menjangkau client yang berada jauh di belakang perangkat. Dalam tulisan ini akan dibahas mengenai bagaimana merancang bangun untuk mengimplementasi dan mengoptimalisasi 4 (empat) buah perangkat NanoStation2 Loco tanpa menggunakan antena tambahan dalam upaya meningkatkan kualitas serta daya jangkau pada suatu sistem jaringan nirkabel (wireless local area network), sehingga dapat memperoleh cakupan yang lebih luas. Perancangan dilakukan di Laboratorium Telekomunikasi Fakultas Teknik Universitas Tanjungpura. Pengujian dilakukan pada seluruh wilayah komplek kampus dengan radius maksimum 250 meter, dengan paramater kekuatan sinyal yang diterima, pingtest, dan kualitas koneksi, serta rugi-rugi lintasan (pathloss) dengan model propagasi Friis. Dari hasil pengujian tanpa halangan atau line of sight (LOS), membuktikan bahwa perangkat access point dapat mencapai jangkauan 250 meter, dan dari hasil pengujian site survey, dapat disimpulkan bahwa lokasi pengamatan dengan kualitas koneksi yang baik hingga sangat baik rata-rata berada dalam radius kurang dari 100 meter dari access point. Sedangkan lokasi pengamatan dengan kualitas koneksi kurang baik rata-rata berada di luar 100 meter dari access point, serta terdapat beberapa lokasi yang tidak dapat melakukan koneksi sama sekali dikarenakan sinyal yang diterima terlalu lemah. Kata kunci : Access Point, NanoStation2 Loco, Pathloss, Model Propagasi Friis
ANALISIS PENGARUH PERUBAHAN KEMIRINGAN SUDUT PANCAR ANTENA SEKTORAL TERHADAP KUALITAS LAYANAN JARINGAN SISTEM KOMUNIKASI BERGERAK SELULER
Moch Qadarfi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.6810
Change the angle of transmit antennas transmit antennas and distance affect the level of signal quality in an area that is covered antennas, because they were planning a change by the tilt angle of the antenna is done to optimize the work of a site. This study analyzes the effect of changes in the tilt angle of the transmit antenna sector for service quality cellular mobile communication system network. The results of the calculation and measurement of the angle changes result in a change of transmit antennas transmit antenna distance calculation results in sector 2 at 2 ° tilt angle (before) condition before changing the tilt angle of the antenna spacing is as far as 2,135 km pancarnya and after conditions change to 4 ° tilt (after) commencing transmit be 2.609 km distance, the calculation in the third sector at a slope angle of 2 ° (before) condition before changing the tilt angle of the antenna spacing is as far as 2,135 km transmit and after changing the tilt angle to be 4 ° (after) transmit be 2.069 km distance and the measurement results distance transmit antenna to the results of the test drive is the best signal results expected in the coverage area of the sector 2 Rasau Jaya on drive test measurement results measurable distance field transmit antenna to tilt 2 ° (before) cover areas as far as 1.12 miles and after changed to 4 ° (after) distance of the transmit antennas as far as 1.44 miles, sector 2 coverage area road Ahmad yani 2 on the measurement results for the tilt 2 ° (before) cover areas as far as 1.26 miles and after changed to 4 ° (after) cover areas as far as 0.98 km, while for the third sector coverage area of Ahmad yani 2 on the measurement results of test drives transmit the measured distance covered as far as 1.07 miles to tilt 2 ° (before) and after changed to 4 ° (after) the distance as far as the transmit antenna 1.12 km, Sector 3 coverage area roads Charcoal unsteady transmit extent measurable distance of 0.94 to 2 ° tilt (before) and as amended on 4 ° tilt (after) transmit distance as far as 0.89 miles, Sector 3 coverage area roads Wonodadi transmit cover areas as far as the distance of 1.30 km at an inclination of 2 ° antenna (before) and after changed widened 4 ° (after) the transmit antenna as far as the distance of 1.20 miles. The results of each change in angle of the transmit antenna is the antenna 3 sectors that cover the area of unsteady Charcoal rx value is -53 dbm level measured on the test drive using tems investigation 8.0.4. The dominant color of the resulting colored dark green with excellent category in the range -68 to 0. Keywords: coverage area, Handoff, Tems investigation 8.0.4, Rx-Level
ANALISA SISTEM PERFORMANSI LAYANAN CUSTOMER SPEEDY DI PERANGKAT OPTIC ACCESS NETWORK (OAN)
Dedi Maryadi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.6418
Telekomunikasi sekarang ini sangat berkembang dengan pesat. Jaringan yang tertata dengan baik sangat menentukan keberhasilan penyaluran berita antar penggunanya, sehingga jaringan merupakan bagian vital dalam sistem telekomunikasi yang menjamin terlaksananya hubungan itu sendiri. Pada dasarnya sistem telekomunikasi yang di beri nama Speedy yang berbasis tekologi ADSL (Asymetric Digital Subcriber Line) terdiri dari alat pengirim yang mampu membawa data dengan laju upstream sampai dengan 8 Mbps dan downstream sampai dengan 54 Mbps. Berdasarkan permalasalahan yang sering terjadi di perangkat Optic Access Network yang dapat mempengaruhi kinerja dari sistem pengiriman data terhadap pelanggan mengapa menggunakan perangkat optic acces network bahwa sudah tidak di ragukan lagi bahwa jaringan menggunakan fiber optik lebih baik di bandingakn menggunakan tembaga. Dengan adanya perangkat optic access network memberikan solusi terhadap pelanggan yang berjarak cukup jauh dari pusat sentral telkom untuk menggunakan jaringan akses speedy. Maka PT.TELKOM akan berupaya meningkatkan ketersediaan jaringan dengan cara menekan tingkat pelayanan yang dapat di nikmati pelanggan dan menekan gangguan sekecil mungkin. Kondisi yang terjadi di lapangan menunjukan bahwa gangguan yang sering terjadi pada pengguna Speedy di perangkat Optic Access Network ialah gangguan seringnya terkena sambaran petir. Untuk menekan gangguan tersebut supaya terjadi keseimbangan dengan target yang ditetapkan oleh PT.TELKOM maka perlu adanya identifikasi masalah terhadap penyebab gangguan Speedy di perangkat Optic Access Network. Dari hasil pengamatan yang telah di lakukan peneliti pelayanan PT.Telkom Sungai Pinyuh bahwa pelayanan pasang baru terhadap pelanggan baru sangat baik karena pelayanan yang baik dan data pelayanan teknis yang memuaskan. Maka tidak ada keluhan pelanggan terhadap PT.Telkom Sungai Pinyuh. Karena kinerja yang telah di berikan PT.Telkom sudah sesuai prosedur yang baik. Dan dari hasil yang di dapat dalam penelitian dan perhitungan data performansi setelah melihat data dari konektivitas antara komputer dan jaringan internet bahwa pihak customer telah mendapat keuntungan dari dari pemberian paket di atas paket yang telah di daftarkan dengan nilai paket yang di daftarkan dengan kecepatan 512 kbps hingga pelanggan dapat menikmati paket hingga 1MB, hingga didapat hasil perhitungan dalam satu bulan adalah 913,52 kbps. Kata kunci : Speedy,ADSL, Jarlokat
Rancang Bangun Sistem Kendali Rumah Jarak Jauh Menggunakan Telepon Selular Android
Sultan Fiqri .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.8074
Abstract– One reason for the emergence of the remote control system is the need of the people would be the appropriate technology that can make the job easier and can also reduce the risk of theft and robbery. In this thesis designed an electronic technology that can control home electronic devices remotely as much 6 points using Relay and monitor the condition of open and close of the door as much 6 point using switches and to monitor existance of the intruder side of the building sector in the home by using PIR sensor as much 1 point. This system is divided into two parts, namely software and hardware. The software is an embedded application on an Android phone that is functionalized for home control device by long distance. While the hardware is enabled to process orders and execute orders, the hardware is installed in the home that want to be controlled. From the test results, the remote control system obtained an average response time of 3 seconds to be able to control electronics device and when the sensor is active it takes an average of 4 seconds to be able to watch the response in android application. From the results of experiments conducted remote home control system using android mobile phone that is designed to work well with a fast response time and can help to show the condition of the house and save the data in the phone database, so the data will not be lost when the application is closed. Keywords– Android, Remote Control, Relay, Switch, PIR Sensor.
PEMODELAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA ANGIN 1kW BERBANTUAN SIMULINK MATLAB
Subrata .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.7485
Pada penelitian ini , hasil yang didapat dari pemodelan turbin angin 1kw dengan efisiensi generator dianggap tetap sebesar 67,4% .Untuk kecepatan angin rendah 1 m/s, daya listrik yang dihasilkan sebesar 8,093 watt, putaran generator sebesar 53,53 rpm dan torka sebesar 3,176 N.m. Sedangkan untuk kecepatan angin maksimal 14 m/s, daya listrik yang dihasilkan sebesar 1000 watt, putaran generator sebesar 450 rpm dan torka sebesar 31,5 N.m. Sedangkan pada disisi beban, setelah memodelkan voltage regulator tegangan keluaran rata-rata lebih kurang 220 volt (rms) dengan Total Harmonic Distortion (THD) rata-rata 3,185%. Tingkat kesalahan rata-rata dari hasil perhitungan dengan hasil pemodelan sebesar 1,352%. Kata kunci : Simulasi ,Simulink Matlab , Turbin Angin, Generator Sinkron Magnet Permanen
STUDI POTENSI PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKRO HIDRO (PLTMH) BERBANTUAN PROGRAM CASIMIR DI RIAM PAGUNG DESA SANATAB KECAMATAN SAJINGAN BESAR KABUPATEN SAMBAS
Fiqri Shaufi .
Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology (J3EIT) Vol 2, No 2: Juli 2014
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.26418/j3eit.v2i2.7040
Provinsi Kalimantan Barat sangat luas dan banyak desa-desa yang belum teraliri listrik. Sumber energi yang digunakan untuk membangkitkan listrik hingga saat ini masih didominasi oleh bahan bakar fosil. Mikrohidro merupakan sumber energi terbarukan dan ramah lingkungan yang memiliki potensi untuk menggantikan bahan bakar fosil dan potensinya banyak terdapat di daerah Kalimantan Barat. Skripsi ini membahas tentang Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro yang berlokasi di Desa Sanatab Kecamatan Sajingan Besar Kabupaten Sambas.Metode pengambilan data yang digunakan dalam penelitian ini dengan mengumpulkan data langsung dari lapangan yang berupa pengukuran langsung. Selanjutnya mengolah data dan melakukan simulasi dengan menggunakan piranti lunak CASIMIR. Dari hasil data di lapangan dilakukan beberpa kali pengukuran tetapi hanya 1 kali data pengukuran terbaik yang di ambil. Pada perencanaan desain PLTMH data diambil dari nilai debit yaitu pada pengukuran dengan debit sebesar 0,1 m3/det dan head efektif sebesar 46,5m .Dengan piranti lunak CASIMIR menunjukkan bahwa debit air Sanatab mampu menghasilkan daya mekanik sebesar 30 kW dan desain turbin yang dipilih pada pembangkit listrik tenaga mikrohidro Sanatab adalah turbin Propeller. Sedangkan daya listrik yang dapat dihasilkan generator sebesar 32,707 kVA sehingga generator yang dipilih adalah rating daya sebesar 30 kVA(3 fasa) dengan cara pemasangan kopel langsung..