cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
andriputrakesmawan@gmail.com
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
journal@idpublishing.org
Editorial Address
Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Journal of Macroeconomics and Social Development
ISSN : -     EISSN : 30262887     DOI : https://doi.org/10.47134/jmsd
Core Subject : Economy,
Journal of Macroeconomics and Social Development (3026-2887) publishes original research that examines the interactions between macroeconomic and social policies and their impact on economic growth, development, and social welfare. The journals scope includes a wide range of topics, such as: Macroeconomic theory and policy Economic growth and development Poverty and inequality Labor markets and social security Education and health care Environmental economics International trade and finance The journal welcomes submissions from a wide range of disciplines, including economics, sociology, political science, and public policy. The journal is committed to publishing high-quality research that is relevant to policymakers, academics, and the general public.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): September" : 5 Documents clear
Analisis Dinamis Tingkat Pengangguran di Indonesia Mufida, Luk Luk Annisatul; Nasir, Muhammad Safar
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i1.15

Abstract

Abstrak: Pengangguran menjadi masalah yang sangat diperhatikan oleh setiap negara, baik negara maju maupun negara yang masih berkembang seperti Indonesia. Tingkat pengangguran negara Indonesia yang bersifat fluktuatif menandakan bahwa kesejahteraan masyarakat yang dinilai dari tingkat pengangguran masih belum stabil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengangguran di Indonesia. Faktor- faktor tersebut berupa variabel Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Government Expenditure, Jumlah Angkatan Kerja, dan FDI. Kontribusi penelitian ini adalah berbentuk pengujian untuk menguji transmisi dan dampak dari guncangan variabel-variabel dependen yang disebutkan. Penelitian ini menggunakan pendekatan structural vector autoregresif (VAR). Dengan menggunakan data time series dengan jumlah 36 observasi. Bersumber data sekunder dari World Bank dan BPS. Hasilnya menunjukkan bahwa mengungkapkan senstivitas tingkat pengangguran terhadap guncangan Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Government Expenditure, Jumlah Angkatan Kerja, dan FDI. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemerintah harus mengambil solusi-solusi yang tepat untuk mengurangi pengangguran dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi inflasi, dan meningkatkan pengeluaran pemerintah, angkatan kerja, dan investasi asing langsung. Abstrak: Unemployment is a problem that is of great concern to every country, both developed countries and developing countries like Indonesia. Indonesia's fluctuating unemployment rate indicates that the welfare of society as assessed by the unemployment rate is still unstable. The aim of this research is to analyze the factors that influence the unemployment rate in Indonesia. These factors are the variables Inflation, Economic Growth, Government Expenditure, Number of Labor Force, and FDI. The contribution of this research is in the form of tests to test the transmission and impact of shocks to the dependent variables mentioned. This research uses a structural vector autoregressive (VAR) approach. Using time series data with a total of 36 observations. Sourced secondary data from the World Bank and BPS. The results show that it reveals the sensitivity of the unemployment rate to shocks from inflation, economic growth, government expenditure, workforce size and FDI. The results of this research indicate that the government must take appropriate solutions to reduce unemployment and increase economic growth, reduce inflation, and increase government spending, the workforce, and foreign direct investment.
Determinan Impor Migas di Indonesia: Pendekatan VAR Gunawan, Rudi; Suripto, Suripto
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i1.16

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan kausalitas dan kointegrasi antara variabel Produk Domestik Bruto (PDB), inflasi dan nilai tukar terhadap impor migas di Indonesia dengan menggunakan data yang bersumber dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan World Bank. Penelitian ini menggunakan metode Vector Autoregression (VAR) yang terdiri dari Granger Causality Test dan Johansen Co-Integration Test. Adapun hasil penelitian dari uji Granger Causality menunjukkan diantara keempat variabel yang diuji, hanya variabel PDB yang memiliki kausalitas terhadap inflasi. Selain itu, terdapat lima hubungan satu arah yang meliputi impor migas ke PDB, inflasi ke impor migas, impor migas ke nilai tukar, PDB ke nilai tukar dan inflasi ke nilai tukar. Selanjutnya uji Johansen Co-Integration test menunjukkan hasil bahwa keempat variabel terkointegrasi. Hasil analisis IRF dan VD menunjukkan bahwa variabel yang berpengaruh terhadap ekspor migas adalah inflasi. Hubungan semua variabel berdasarkan hasil uji analisis Granger-Causality didukung oleh analisis IRF dan VD dapat dijelaskan bahwa terdapat hubungan satu arah dari impor migas ke PDB, terdapat hubungan satu arah dari inflasi ke impor migas, terdapat hubungan satu arah dari impor migas ke nilai tukar, terdapat hubungan dua arah antara PDB dan inflasi, terdapat hubungan satu arah dari PDB ke nilai tukar dan terdapat hubungan satu arah dari PDB ke nilai tukar. Abstrak: This study aims to determine whether there is a causality and cointegration relationship between the Gross Domestic Product (GDP), inflation and exchange rate variables on oil and gas imports in Indonesia using data sourced from the Central Statistics Agency (BPS) and the World Bank. This study uses the Vector Autoregression (VAR) method which consists of Granger Causality Test and Johansen Co-Integration Test. The results of the Granger Causality test show that among the four variables tested, only the GDP variable has causality to inflation. In addition, there are five one-way relationships that include oil and gas imports to GDP, inflation to oil and gas imports, oil and gas imports to exchange rates, GDP to exchange rates and inflation to exchange rates. Furthermore, the Johansen Co-Integration test shows that the four variables are cointegrated. The results of IRF and VD analysis show that the variable that affects oil and gas exports is inflation. The relationship of all variables based on the Granger-Causality analysis test results supported by IRF and VD analysis can be explained that there is a one-way relationship from oil and gas imports to GDP, there is a one-way relationship from inflation to oil and gas imports, there is a one-way relationship from oil and gas imports to exchange rates, there is a two-way relationship between GDP and inflation, there is a one-way relationship from GDP to exchange rates and there is a one-way relationship from GDP to exchange rates.
Analisis Neraca Perdagangan Indonesia: Pendekatan ARDL Faudzi, Maman; Asmara, Gea Dwi
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i1.17

Abstract

Abstrak: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh serta hubungan antar variabel Kurs, Jumlah Uang Beredar (M2), Inflasi, dan Cadangan Devisa terhadap Neraca Perdagangan Indonesia tahun 1986-2021. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data time series dalam bentuk tahunan yang didapat dari web resmi World Bank dan Bank Indonesia (BI). Penelitian ini dibangun dengan model Autoregressive Distributed Lag (ARDL) dan diolah menggunakan software Eviews10. Dengan menggunakan Maximum Lag sebesar 2. Dari hasil olah data yang dilakukan menunjukkan bahwa dalam jangka pendek semua variabel berpengaruh secara signifikan terhadap neraca perdagangan, sedangkan dalam jangka panjang semua variabel berpengaruh secara signifikan kecuali variabel inflasi. Nilai R-square pada model ARDL yang dibentuk menunjukkan sebesar 85% memiliki korelasi yang dapat dijelaskan dalam model, sedangkan sebesar 15% dijelaskan oleh variabel di luar model. Abstract: between Kurs, Broad Money (M2), Inflation, and Exchange Reserve to Indonesia’s Trade Balance on 1986-2021. The data used in this research is time series in annual which from official website of World Bank and Bank Indonesia (BI). The study was built with an Autoregressive Distributed Lag (ARDL) and processed with Eviews10 software. Using a maximum lag of two. The results of data processing found that that all variables in the model have a significant effect in short-term to trade balance, whereas in long-term all variables have a significant effect unless inflation. R-square values in ARDL model show that 85% of the correlation described in models, whereas 15% is explained by variables outside of models.
Analisis Jangka Pendek dan Panjang Foreign Direct Invesment di Indonesia Shara, Yuni; Khoirudin, Rifki
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i1.18

Abstract

Globalisasi yang terjadi di dunia saat ini membuat suatu negara memiliki kemudahan akses dalam menjalin sebuah kerjasama, termasuk dalam investasi asing langsung. Aliran FDI ke negara-negara berkembang termasuk Indonesia dapat membantu mengurangi angka kesenjangan yang tinggi mengingat adanya transfer pengetahuan dan teknologi, hingga membantu percepatan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh variabel makroekonomi terhadap Foreign Direct Investment (FDI) di Indonesia. Alat analisis yang digunakan adalah Auto Regressive Distributed Lag (ARDL) untuk melihat estimasi jangka panjang dan estimasi jangka pendek pada permodelan menurut optimum lag 1, 0, 2, 0, 2, 0 yang telah diuji sebelumnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurs, inflasi, dan pdb berpengaruh negative dan signifikan terhadap FDI. Sedangkan ekspor memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap FDI. Adapun suku bunga internasional (libor) berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap pergerakan FDI di Indonesia.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi jumlah uang beredar di Indonesia dengan pendekatan vector autoregressive model (VAR) tahun pengamatan 1990-2020 Wirakusuma, Faizal Adhi; Dewanti, Diah Setyawati
Journal of Macroeconomics and Social Development Vol. 1 No. 1 (2023): September
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jmsd.v1i1.19

Abstract

periode 1990-2020. Permasalahan yang diperoleh adalah sebesar apa dan diantara variabel kurs, investasi, cadangan devisa, IHSG, impor, dan inflasi manakah yang sangat berpengaruh terhadap jumlah uang beredar periode 1990-2020. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diambil dari instansi dan berbagai jurnal terkait. Metode penelitian dengan Quantitative methodology, menggunakan analisis dengan Vector Autoregressive (VAR). Berdasarkan hasil penelitian VAR yang dilakukan diperoleh bahwa variabel investasi, kurs, IHSG, dan cadangan devisa memiliki pengaruh positif terhadap jumlah uang beredar yang mana dapat meningkatkan tingginya suatu pertumbuhan ekonomi kemudian variabel inflasi berpengaruh negatif tidak signifikan terhadap jumlah uang beredar yang mana apabila terjadi kenaikan inflasi cenderung akan mengurangi tingkat pertumbuhan ekonomi dan variabel impor sangat berpengaruh terhadap jumlah uang beredar sehingga pertumbuhan ekonomi memperoleh kontribusi yang dapat dijelaskan dengan hasil penelitian VAR yang mana menunjukkan diangka positif signifikan terhadap jumlah uang beredar sehingga berpengaruh terhadap kontribusi kenaikan suatu pertumbuhan ekonomi negara. Abstract: This study has the objective of analyzing how the Factors Affecting the Amount of Money in Circulation for the 1990-2020 Period. The problems obtained Are how much and between the variables of exchange rate, investment, foreign Exchange reserves, stock price, imports, and inflation which greatly affect the Money supply for the 1990-2020 period. The data used is secondary data taken from Agencies and various related journals. The research method uses a quantitative Methodology, using vector autoregressive (VAR) analysis. Based on the results of The VAR research conducted, it was found that the variables of investment, Exchange rate, IHSG, and foreign exchange reserves have a positive effect on the Money supply which can increase the height of an economic growth then the Inflation variable has a negative but insignificant effect on the money supply which If there is an increase in inflation tends to reduce the rate of economic growth and The import variable greatly influences the money supply so that economic growth Gains a contribution which can be explained by the results of the VAR study which Shows a significant positive number on the money supply so that it influences the Contribution to increasing the country’s economic growth.

Page 1 of 1 | Total Record : 5