cover
Contact Name
Ahyuni
Contact Email
geografi@ppj.unp.ac.id
Phone
+6281374313571
Journal Mail Official
geografi@ppj.unp.ac.id
Editorial Address
Departemen Geografi FIS UNP
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Buana
ISSN : -     EISSN : 26152630     DOI : https://doi.org/10.24036/student.v3i1
The journal welcomes contributions in such areas of current analysis in: Geography Education Geography Education
Articles 24 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 5 (2018)" : 24 Documents clear
PEMILIHAN LOKASI PERHUTANAN SOSIAL DI KECAMATAN KAMANG BARU KABUPATEN SIJUNJUNG asef tionanda; ahyuni .; Helfia Edial
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lokasi hutan yang cocok dijadikan perhutanan sosial di Kecamatan Kamang Baru, dan Kesiapan masyarakat terhadap rencana pengembangan perhutanan sosial di Kecamatan Kamang Baru. Jenis penelitian ini bersifat penelitian campuran (mixed method). Pengambilan sampel dengan metode Total Sampling dengan teknik overlay dan penarikan kesimpulan dari hasil wawancara di lapangan. Hasil penelitian: (1) Dari 11 Kenagarian yang terdapat di Kecamatan Kamang Baru terpilih 7 nagari yang memiliki lahan prioritas untuk perencanaan perhutanan sosial yaitu nagari Sungai Lansek dengan luas 265 ha, Muaro Takuang dengan luas 318 ha, Aia Amo dengan luas 1784 ha, Maloro dengan luas 73 ha, Padang Tarok dengan luas 4181 ha, Sungai Betung dengan luas 955 ha, Siaur dengan luas 380 ha. Jumlah luas keseluruhan perhutanan sosial Kecamatan Kamang Baru 7956 ha. (2) Berdasarkan kriteria penentuan kesiapan masyarakat terhadap perencanaan perhutanan sosial (biofisik, kelembagaan, dan ekonomi) terdapat 2 nagari dengan kategori sangat siap yaitu Sungai Betung dan Lubuk Tarantang, 3 nagari dengan kategori siap yaitu Sungai Lansek, Muaro Takuang, dan Aia Amo, 1 nagari dengan kategori cukup siap yaitu Nagari Siaur. Kata Kunci: Pemilihan Lokasi, Perhutanan Sosial ABSTRACT This research intend to know about forest location which are suitable to be social forest at Kamang Baru Sub-District, and community readiness for social forest development plan at Kamang Baru Sub-District. This research use mix method as types of research. Sampling is done by Total Sampling method with overlay technique and interview results summary. The results of research are : (1) from 11 villages in Kamang Baru Sub-District only 7 villages that have land priority for social forest plan, that is Sungai Lansek with size is 265 ha, MuaroTakuang 318 ha, Aia Amo 1748 ha, Maloro 73 ha, Padang Tarok 4181 ha, Sungai Betung 955 ha, Siaur 380 ha. Total number area of social forest at Kamang Baru Sub-District is 7956 ha. (2) based on criteria for determining community readiness for social forest plan (biophysic, institutional, and economic) there are 2 villages in the very ready categories, Sungai Betung and Lubuk Tarantang, 3 villages with the categories is ready, Lansek, Muaro Takuang, dan Aia Amo, 1 villages with the categories is quite ready, Siaur. Keywords : Location Selection, Social Forest
ANALISIS RTRW KOTA PADANG TAHUN 2010-2030 UNTUK PUSAT PENGEMBANGAN WILAYAH KOTA DI KAWASAN AIA PACAH KECAMATAN KOTO TANGAH anggun oktavia; Yurni Suasti; ahyuni .
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.260

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan menganalisis kesesuaian lokasi kawasan Aia Pacah Kecamatan Koto Tangah sebagai sub pusat pelayanan kota di Kota Padang dan mendeskripsikan kesesuaian RTRW Kota Padang tahun 2010-2030 dengan ketersediaan fasilitas pusat pengembangan wilayah kota di Kawasan Aia Pacah Kecamatan Koto Tangah.Penelitian ini merupakan analisis data sekunder meliputi jumlah penduduk kelurahan di Kecamatan Koto Tangah, jumlah penduduk kecamatan di Kota Padang, jarak antar kelurahan di Kecamatan Koto Tangah, jarak antar Kecamatan di Kota Padang, dan jumlah fasilitas umum pada tahun 2017. Teknik penelitian ini menggunakan analisis potensial demografis dan analisis hirarki. Hasil penelitian ini menunjukkan kelurahan Aia Pacah kurang sesuai dijadikan sebagai pusat pengembangan wilayah kota, karena interaksi antar kelurahan tergolong rendah. Sedangkan Kelurahan Lubuk Buaya sesuai dijadikan sebagai pusat pengembangan wilayah kota karena kelurahan tersebut dari segi fasilitas dan interaksi tergolong tinggi. Untuk kesesuaian lokasi pengembangan wilayah kota pada Kecamatan di Kota Padang adalah Kecamatan Koto Tangah dan Kecamatan Padang Timur, karena dari segi fasilitas dan interaksi pada kedua kecamatan tersebut sangat mendukung dan memadai dijadikan sebagai pusat pengembangan wilayah kota di Kota Padang. Kata kunci : pengembangan wilayah, RTRW, potensial demografis, hirarki Abstract This study aims to analyze the suitability of the location of the Aia Pacah area of ​​Koto Tangah District as a sub-service center of the City in Padang City and describes the suitability of the Padang City Spatial Plan 2010-2030 with the availability of urban development center facilities in Aia Pacah District, Koto Tangah District. This research is a secondary data analysis which includes the population of villages in Koto Tangah Subdistrict, the population of sub-districts in Padang City, the distance between villages in Koto Tangah Subdistrict, the distance between Subdistricts in Padang City, and the number of community facilities in 2017. Data collection techniques are analysis of demographic potential and hierarchical analysis. The results of this study indicate that the village of Aia Pacah is not suitable to be the center of urban development, because the interaction between the whole is relatively low. Whereas Lubuk Buaya village is suitable to be used as a center for urban area development because the kelurahan in terms of facilities and interaction is relatively high. For the suitability of the location of urban development in the sub-districts of Padang City, it is Koto Tangah Subdistrict and Padang Timur Subdistrict, because in terms of facilities and interactions in the two sub-districts it is very supportive and sufficient to be used as an urban development center in Padang City.
PERANAN ISTRI NELAYAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS SUMBER DAYA ANGGOTA KELUARGA DI KELURAHAN PASIR NAN TIGO KECAMATAN KOTO TANGAH KOTA PADANG randi kurnia; ernawati .; widya prarikeslan
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.353

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui : 1) peranan istri nelayan dalam memotivasisuami, 2) peranan istri nelayan dalam pendidikan anak, 3) peranan istri nelayan terhadap incomeatau pendapatan keluarga dalam menunjang kehidupan dan meningkatkan sumber daya anggotakeluarga.Penelitian ini tergolong jenis penelitia Deskriptif Kuantitatif yang menggambarkan ataumelukiskan variabel-variabel penelitian. Teknik penarikan sampel penelitian ini menggunakanteknik purposive sampling yang tergolong pada teknik nonprobability sampling.Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) peranan istri nelayan dalam memotivasi suamitermasuk kategori baik (2) peranan istri nelayan dalam pendidikan anak termasuk dalam kategoribaik (3) peranan istri nelayan terhadap pendapatan atau income keluarga tergolong pada kategoricukup baik.Kata kunci: nelayan, keluarga, peranan istri, motivator suami, pendidik anak, pendapatan.AbstractThe purpose of this research is to know: 1) the role of fisherman wife in motivatinghusband, 2) role of wife of fisherman in education of child, 3) role of fisherman wife to income orincome of family in supporting life and increasing family member resources.This research is classified as a type of Descriptive Quantitative research that describes ordescribes research variables.Teknik sampling of this study using purposive sampling techniquethat belonged to nonprobability sampling technique that determines the sample with certainconsiderationsThe result of research shows that: (1) the role of fisherman wife in motivating husbandbelongs to good category (2) role of fisherman wife in child education included in good category(3) role of fisherman wife to income or family income belonging to category good enough.Keywords: fisherman, family, wife role, motivator husband, child educator, income.
Analisis Jalur Evakuasi Tsunami Yang Sesuai Menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES) di Kecamatan Padang Utara. Yogi Sumbari
JURNAL BUANA Vol 2 No 5 (2018)
Publisher : JURUSAN GEOGRAFI FIS UNP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/student.v2i5.356

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menentukan wilayah jangkauan (service area) Tempat Evakuasi Sementara (TES) untuk permukiman di Kecamatan Padang Utara. 2) Menentukan dan menganalisis jalur evakuasi tsunami yang sesuai untuk menuju Tempat Evakuasi Sementara (TES) di Kecamatan Padang Utara. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Teknik analisis data yang digunakan yaitu Service Area analysis dan tools rute(route) pada ekstensi network analyst. Hasil dari penelitian ini yaitu : 1) Shelter yang tersedia di Kecamatan Padang Utara yaitu sebanyak 26 (dua puluh enam) Shelter yang terdiri dari, 25 gedung atau bangunan dan 1 bukit. Jangkauan pelayanan terluas yaitu terdapat di Kelurahan Gunung Pangilun dengan luas 1.376.794,8 m2 (1.376 km), sedangkan untuk Jangkauan pelayanan terkecil yaitu terdapat di Kelurahan Ulak Karang Utara dengan luas 734.096,88m2 (734 km2). Jangkauan pelayanan shelter secara keseluruhan di Kecamatan Padang Utara sekitar 77,24% dengan luas wilayah jangkauan yaitu 6.420.094.96 m2 (6.420 km2). 2) Semua jalur evakuasi Tsunami menuju tempat evakuasi sementara berada dalam wilayah jangkauan TES tersebut. Panjang jalur evakuasi Tsunami menuju seluruh TES 38,40 km. TES tidak melalui semua permukiman yang ada di Kecamatan Padang Utara. Masih banyak permukiman yang berada jauh dari jalur TES. Kata kunci : Jangkauan, Jalur Evakuasi, TES ABSTRACT This study aims to 1) Determine the coverage area (service area) Temporary Evacuation Site (TES) for settlements in the District of Padang Utara. 2) Determine and analyze the appropriate tsunami evacuation routes to the Temporary Evacuation Site (TES) in Padang Utara District. This type of research is quantitative research. Types of data used in this study are primary data and secondary data. Data analysis techniques used are Service Area analysis and route tools (route) on extension network analyst. The results of this research are: 1) Shelter available in Padang Utara Subdistrict is 26 (twenty six) Shelters consisting of 25 buildings or buildings and 1 hill. The widest range of services is located in Gunung Pangilun with an area of ​​1.376 km2, while for the smallest service range is located in Ulak Karang Utara with an area of ​​734 km2. The total coverage of shelter service in Padang Utara Subdistrict is only about 77,24% of the area in Padang Utara Sub-district which is affordable by shelter service with a coverage area of ​​6.420 km2. 2) All Tsunami evacuation routes to temporary evacuation sites are within the scope of the TES. The length of the Tsunami evacuation path to the entire TE 38.40 km. TES does not go through all the existing settlements in Padang Utara Subdistrict. There are still many settlements that are far from the TES. Keyword: Coverage, Evacuation Line, TES

Page 3 of 3 | Total Record : 24