cover
Contact Name
Gurid Pramintarto Eko Mulyo
Contact Email
gurid@staff.poltekkesbandung.ac.id
Phone
+6281388020058
Journal Mail Official
jurnal.keperawatan@poltekkesbandung.ac.id
Editorial Address
Jurusan Keperawatan Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung Jl.Dr. Otten No 32 Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale
Core Subject : Health,
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale menerima publikasi dalam makalah penelitian artikel asli, makalah tinjauan, laporan kasus di Indonesia atau negara lain untuk memberikan pemahaman mengenai aspek kesehatan dan keperawatan. Ruang lingkup Artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini adalah bidang keperawatan.
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol. 2 No. 2 (2022)" : 7 Documents clear
GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG MENOPAUSE DINI
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.100

Abstract

ABSTRACT humans who experience various processes of growth and gradual development during their lives, including the development of reproductive functions. Fertile Age Women (WUS) are women whose reproductive organs function well between the ages of 20 and 45 years. Early menopause is a menopause that comes earlier than menopause in general. Based on observations, knowledge is divided into three categories of levels: good if 76%, sufficient if 56% -75%, and less if ≤ 55%. The level of anxiety of women of childbearing age in dealing with premenopausal age has a severe anxiety of 12 respondents (15.59%). The purpose of this study is to know the description of knowledge of women of childbearing age about early menopause. The method used is a systematic literature review. Secondary data collection techniques with five research journals obtained through Google Scholar. Literature Review results from the five research journals show a description of knowledge of women of childbearing age about early menopause with sufficient knowledge, in journal 1 (60%), journal 2 (55.3%), journal 3 (74%), journal 4 (29%), and journals 5 (67.5%) and (65%). It can be concluded that the description of knowledge of women of childbearing age about early menopause is categorized as having sufficient knowledge, this is influenced by age, education, and information. Recommendations for health service institutions for public health center nurses implementing the MCH program are expected to be effective in promoting promotion. One way is to do counseling about early menopause or provide direct health promotion to women of childbearing age. Key words : Early menopause, Knowledge, Women of childbearing age
HUBUNGAN POLA ASUH DOMINAN ORANG TUA DENGAN KEJADIAN TEMPER TANTRUM PADA USIA BALITA
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.104

Abstract

ABSTRAK Orang tua banyak menemui permasalahan dalam proses tumbuh kembang anak seiring dengan semakin kompleksnya keterampilan yang harus dipelajari anak serta bertambahnya usia anak. Salah satunya adalah perilaku temper tantrum atau sering disebut tantrum. Anak-anak usia 2-5 tahun meluapkan frustasinya dengan mengamuk, jika hal tersebut berlangsung terlalu sering maka dikatakan tidak normal. Pentingnya pola asuh orang tua dalam menghadapi masalah yang terjadi pada anak karena ikatan kebersamaan dan ikatan emosional yang dapat mengidentifikasi diri mereka sebagai anggota keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pola asuh dominan orang tua dengan kejadian temper tantrum pada usia balita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian studi korelasi.Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah responden sebanyak 48 anak usia 1-5 tahun. Instrumen yang digunakan adalah Kuisioner Pola Asuh Orang Tua dan Kuesioner Temper Tantrum. Hasil uji analisis chi square dengan tingkat kesalahan (Alpha) 0,05 diperoleh hasil yang signifikan (p=0,015). Maka disimpulkan Ho ditolak sehingga adanya hubungan pola asuh dominan orang tua dengan kejadian temper tantrum pada usia balita. Bagi setiap orang tua diharapkan dapat memberikan pola asuh yang baik yaitu pola asuh yang diberikan sesuai dengan tempat, kondisi, dan masalahnya sehingga tidak menimbulkan kebingungan dan stres bagi anak. Kata Kunci : Pola asuh orang tua, perilaku temper tantrum ABSTRACT Many parents encounter problems in the process of growth and development of children along with the increasingly complex skills that must be learned by children and increasing age of the child. One of them is temper tantrum behavior or often called tantrum. Children aged 2-5 years express their frustration by throwing a tantrum, if it goes on too often it is said to be abnormal. The importance of parenting parents in dealing with problems that occur in children because of the bond of togetherness and emotional ties that can identify themselves as family members. This study aims to determine the relationship of dominant parenting with the incidence of temper tantrums at the age of five. This study uses a correlation study. The sampling technique used is total sampling with 48 respondents aged 1-5 years. The instruments used were the Parenting Parenting Questionnaire and the Temper Tantrum Questionnaire. Chi square analysis test results with an error rate (Alpha) of 0.05 obtained significant results (p = 0.015). So it was concluded that Ho was rejected so there was a relationship between the dominant parenting style with the incidence of temper tantrums at the age of five. For every parent, it is expected to be able to provide good parenting, namely parenting provided according to the place, condition, and the problem so that it does not cause confusion and stress for the child. Keywords: Parenting method, temper tantrum behavior
EFEKTIFITAS PERUBAHAN POSISI DAN MASSAGE PADA PASEN TIRAH BARING DALAM PENCEGAHAN TERJADINYA DEKUBITUS DI RSUD AL IHSAN KABUPATEN BANDUNG
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.1190

Abstract

ABSTRACT Decubitus is a problem that many patients with chronic diseases, patients who are very weak, and paralyzed for a long time face. Decubitus can be prevented, with various actions including by adjusting the position and doing massage. Changing body position can reduce the pressure of continuing to stay in one body position. Generally decubitus sores will occur in the back, buttocks, hips, heels, arms, or spinal area, for this reason massage actions need to be done to improve blood circulation, boost the immune system, and improve the respiratory system. The general objective of this study was to determine the effectiveness of position changes and massage in bed rest patients in preventing decubitus at RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung. The type of research used is analytic research with a quasi-experimental approach using pre and post test designs. The study population was all bed rest patients treated at Al Ihsan Hospital using an accidental sample. The results showed that position changes in bed rest patients were effective in preventing decubitus at RSUD Al-Ihsan Kabupaten Bandung with a tailed significant value of 0.00 <0.05. Massage performed on bedridden patients is effective in preventing pressure sores, with a tailed significant value of 0.02 <0.05. The action of changing position every 1 hour is more effective than the act of massage every 3 times a day. in treating patients who require bed rest in the prevention of decubitus. Keywords: Change of Position, Massage, bed rest, decubitus
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU NIFAS TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM (LITERATURE REVIEW)
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.1191

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh angka kematian ibu di Indonesia masih tinggi sebesar 339/100.000 KH. Angka kematian ibu di Indonesia masih didominasi oleh perdarahan (42%), eklampsia/preeklampsia (13%), abortus (11%), infeksi (10%), partus lama/persalinan macet (9%). Infeksi masa nifas masih berperan sebagai penyebab kematian ibu terutama di Indonesia, infeksi tersebut mencakup semua peradangan yang disebabkan oleh masuknya kuman-kuman kedalam alat genital pada waktu persalinan dan nifas yang terjadi pada perineum bisa terjadi di vu lva, vagina, serviks dan endometrium. Pada ibu primigravida maupun multigravida ssat persalinan sering mengalami robekan pada jalan lahir dan perlu pengetahuan yang luas terhadap perawatan luka perineum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan desai penelitian literature review, yaitu merujuk pada riset yang berfokus pada topik tertentu. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa buku atau artikel yang dicari melalui situs pencarian seperti google scholar, PubMed, atau Portal garuda dengan kata kunci pengetahuan, ibu nifas, perawatan luka perineum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada jurnal 1 pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum baik sebesar (97,5%) 39 orang, jurnal 2 pengetahuan cukup sebesar (53,3%) 16 orang, dan jurnal 3 pengetahuan baik sebesar (54%) 27 orang. Dapat disimpulkan sebagian besar ibu nifas sudah mengetahui tentang perawatan luka perineum. Pengetahuan dikatakan kurang karena belum mengetahui perawatan luka perineum, tanda bahaya selama nifas dan kebutuhan perawatan luka untuk penyembuhan luka. Direkomendasikan kepada profesi keperawatan untuk memberikan pendidikan kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan ibu nifas tentang perawatan luka perineum. Kata Kunci : Pengetahuan, Ibu nifas, Perawatan luka perineum
PENGETAHUAN PASIEN TENTANG PENCEGAHAN KOMPLIKASI HIPERTENSI DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.1195

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya perubahan penyakit di Indonesia, dari penyakit menular ke penyakit tidak menular, salah satunya adalah penyakit hipertensi. Penyakit hipertensi dapat mengakibatkan komplikasi jika tidak dilakukan pencegahan, salah satunya adalah stroke. Maka dari itu, sangat penting untuk mengetahui tingkat pengetahuan pasien hipertensi terhadap pencegahan komplikasi, karena salah satu faktor tindakan pencegahan komplikasi dipengaruhi oleh pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasien hipertensi tentang pencegahan komplikasi di poliklinik penyakit dalam RS Al Islam. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif. Populasi pasien hipertensi primer di RS Al Islam. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 48 orang dengan teknik consecutive sampling menggunakan kuesioner. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dengan distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 48 responden, sebanyak 42 (87,5%) orang memiliki pengetahuan baik, 6 orang (12,5%) memiliki pengetahuan cukup dan tidak seorang pun (0%) memiliki pengetahuan kurang tentang pencegahan komplikasi hipertensi. Perlu adanya peningkatan promosi kesehatan tentang pencegahan komplikasi hipertensi agar tingkat pengetahuan pasien hipertensi primer yang menjalani pengobatan di Poliklinik Penyakit Dalam RS Al Islam meningkat. Kata kunci: Pengetahuan, Hipertensi, Komplikasi.
Tindakan Kompres Hangat Air Jahe Pada Klien Gout Arthritis Untuk Menurunkan Nyeri Di Yayasan Pondok Lansia Tulis Kasih
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.1201

Abstract

Lanjut usia (lansia) adalah seseorang yang mencapai usia berumur >60 tahun. Lansia mengalami berbagai penurunan di fisiknya terutama sering mengeluh terjadinya nyeri di persendian akibat gout arthritis. Gout arthritis merupakan penyakit yang menyerang sendi akibat tingginya kadar asam urat dalam darah sehingga menyebabkan nyeri yang berulang pada daerah persendian terutama bagian lutut. Salah satu tindakan untuk mengatasi nyeri tersebut adalah dengan melakukan kompres hangat air jahe. Rancangan dalam studi kasus ini yaitu menggunakan studi kasus deskriptif yang bertujuan untuk menggambarkan pemberian tindakan kompres hangat air jahe untuk menurunkan nyeri pada klien lansia dengan gout arthritis. Pengumpulan data melalui penilaian nyeri, observasi, wawancara, dan pemeriksaan fisik pada dua klien lansia. Pelaksanaan tindakan dilakukan dari tanggal 14-20 Maret 2022 di Yayasan Pondok Lansia Tulus Kasih selama 20 menit dengan frekuensi 1 kali tindakan pada pagi hari. Hasil studi kasus ini menunjukkan kedua klien sebelum diberikan tindakan kompres hangat air jahe mengeluh nyeri dengan skala nyeri 5 atau dalam kategori nyeri sedang dan setelah diberikan kompres hangat selama 7 hari terjadi penurunan skala nyeri menjadi skala 0 yang berarti tidak nyeri pada klien 1 dan skala 1 yang berarti nyeri ringan pada klien 2. Diharapkan studi kasus dapat menjadi pedoman untuk mengatasi masalah nyeri pada lansia akibat gout arthritis terutama di panti dan dapat dilaksanakan oleh lansia maupun petugas panti secara mandiri.
GAMBARAN PELAKSANAAN ISOLASI PADA PASIEN COVID-19 DI BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA (BPSDM) PROVINSI JAWA BARAT
Jurnal Keperawatan Indonesia Florence Nightingale Vol. 2 No. 2 (2022)
Publisher : UPPM. Poltekkes Kemenkes Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34011/jkifn.v2i2.1253

Abstract

The increase in the number of positive cases of COVID-19 in Indonesia is one of the biggest problems we are currently facing. Various kinds of healing methods are being carried out by all health workers. The same is true for all Indonesian citizens, including preventing the spread of COVID-19. One of the transmission prevention methods recommended by the Ministry of Health is to isolate yourself, be it self-isolation at home or in isolation provider facilities. The purpose of this study was to determine the implementation of isolation in patients with COVID-19 at the Human Resources Development Agency (BPSDM) of West Java Province. This research is a descriptive quantitative research. The population in this study were patients with COVID-19 who were undergoing treatment at the West Java Province Human Resources Development Agency (BPSDM). The sample in this study were 30 patients using purposive sampling technique. Data was collected by distributing online questionnaires in the form of Google Form. The results of this study indicate that almost all patients with COVID-19 at the BPSDM of West Java Province, as many as 29 respondents (96.7%) have carried out isolation properly and correctly, which includes the implementation of the use of PPE, privacy/beds, access to open spaces, availability of clean water, hand hygiene, toilets, washing clothes, garbage, ventilation, food logistics, food equipment, access to entertainment, worship facilities, access to evacuation, and families. It can be concluded that the implementation of the isolation of patients with COVID-19 at the BPSDM of West Java Province is in the good category. It is recommended that the implementation of COVID-19 isolation at the West Java Province Human Resources Development Agency (BPSDM) can be maintained and improved to prevent more cases from occurring.

Page 1 of 1 | Total Record : 7