cover
Contact Name
Ludovikus Bomans Wadu
Contact Email
actualinsight21@gmail.com
Phone
+6281233597270
Journal Mail Official
journalpelita@gmail.com
Editorial Address
Jalan Abdurahman Saleeh Blok GJ2 Kedungkandang Kota Malang Jawa Timur, Malang, Provinsi Jawa Timur, 65148
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia
Published by Actual Insight
ISSN : 27764591     EISSN : 27755088     DOI : https://doi.org/10.56393/pelita.v2i4.1334
Core Subject : Education,
Pelita: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia. Jurnal Pelita merupakan jurnal yang memfokuskan kajiannya pada bidang pendidikan dan pembelajaran. Tujuan jurnal ini lebih pada upaya untuk memberi terang keilmuan bagi kemajuan pada pendidikan di Indonesia. Jurnal ini menerbitkan beragam hasil kajian ilmiah dari para pemikir, akademisi, dan praktisi di bidang pendidikan dan pembelajaran, baik itu ilmuwan, dosen, guru, dan mahasiswa. Jurnal ini menerima kajian-kajian dengan menggunakan isu aktual, pendekatan studi kasus, dan kajian lapangan. Metode yang digunakan bisa kajian teoretis, dan empiris.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober" : 5 Documents clear
Mengkaji Kebijakan Pemilihan Kepala Daerah di Masa Pandemi dan Dampaknya bagi Pembelajaran di Sekolah Gaol, Lasmaria Lumban
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v1i2.419

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengkaji kebijakan pemerintah mengadakan pemilu saat pandemi Covid-19 melalui sudut pandang program riset ilmiah Imre Lakatos. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan telaah kepustakaan. Adapun penelitian ini menggunakan teknik analisis data dengan deskripsi dan analisis isi. Hasil penelitian menemukan, pertama kebijakan untuk mengadakan pemilihan kepala daerah memiliki resiko bagi warga negara. Kebijakan dalam Pasal 120 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2020 menyatakan bencana alam atau non-alam mengakibatkan sebagian tahapan penyelenggaraan pemilihan atau pemilihan serentak tidak dapat dilakukan. Maka, pemilihan lanjutan atau pemilihan serentak lanjutan bisa dilakukan. Dari pihak kontra bahwa pemilu ini bisa diundur tidak harus memaksakan mengadakan pemilu di tengah pandemi Covid-19. Sedangkan pihak pro, pemilihan kepala daerah tetap bisa dilakukan dengan kebijakan yang sifatnya darurat, demi terselenggaranya pemerintahan, dan menghindari kekosongan pemerintahan. Kebijakan pelaksanaan pemilihan kepala daerah berdampak bagi pembelajaran di sekolah juga, terutama adanya kekosongan pembelajaran karena guru yang juga adalah warga negara turut berpartisipasi dalam pemilihan tersebut.
Analisis Penerapan Model Pembelajaran Cooperative Learning pada Anak Usia Dini Dango, Yovita Yerliana; Sholeh, Agus; Haryono, Sarah Emmanuel
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v1i2.563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji untuk melakukan kajian terhadap analisis penerapan model pembelajaran cooperative learning pada anak usia dini KB/TK Insan Kamil Gadang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Pengambilan data dilaksanakan di kelompok B3 KB/TK Insan Kamil Gadang. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang difokuskan pada anak B3 yang berjumlah 16 orang yang terdiri dari 5 orang laki-laki dan 11 orang perempuan. Berdasarkan hasil penelitian guru sudah menerapkan model pembelajaran cooperative learning pada anak usia dini dalam pembelajaran sehari-hari. Dari prosedur penjelasan materi, belajar dalam kelompok, penilaian dan pengakuan tim yang ada di model pembelajaran cooperative learning. Analisis model pembelajaran cooperative learning memerlukan kerja sama antara guru dan peserta didik, guru berperan sebagai fasilitator dalam hal penyediaan media pembelajaran, penataan ruangan kelas, sikap atau cara membuat anak dapat bekerja sama dalam kelompoknya serta sebagai pengawas ketika anak melakukan kegiatan pembelajaran. Sedangkan peran anak adalah sebagai pelaku dalam melakukan kegiatan pembelajaran.
Pengembangan Model Permainan Tempurung Tujuh Untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional pada Anak Usia 5-6 Tahun Niulay, Siwi Irmawati
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v1i2.564

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan permainan tempurung tujuh yang layak digunakan untuk perkembangan kemampuan sosial emosional kelompok B di TK Islam Permata Iman 3 Kota Malang. Model pengembangan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan Borg & Gall. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, angket, lembar observasi dan dokumentasi sebagai bukti keterlaksanaan serta aktivitas anak. Teknik analisis data menggunakan skala Guttman (deskriptif) dengan persentase tabel kriteria tingkat kelayakan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah diuji dengan beberapa tahap yaitu tahap validasi ahli materi, validasi ahli media, dan validasi ahli praktisi, memperoleh hasil yaitu hasil persentase dari validasi ahli materi 96,22%, validasi ahli media 93,93%, sedangkan pada uji coba ahli praktisi 96,66% dan 100% yang semua itu dalam kategori “sangat layak”. Hasil tersebut menunjukan bahwa permainan tempurung tujuh layak digunakan, sehingga dapat dikatakan kegiatan permainan tempurung tujuh dapat mengembangkan sosial emosional anak. Penelitian ini dapat menjadi masukkan dan bahan pertimbangan guru dalam mengajar pembelajaran aspek perkembangan.
Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran PPKn di SMP Negeri 2 Pegagan Hilir Kabupaten Dairi Situmorang, Darlon
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v1i2.974

Abstract

Tujuan penelitian ini terarah dalam upaya meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Menengah Pertama. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode ini berupaya mengungkapkan keadaan yang terjadi, untuk selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan. Hal ini menjelaskan bahwa metode deskriptif dimaksudkan untuk pengukuran yang cermat terhadap fenomena sosial tertentu dengan bersumber pada data primer dan sekunder. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ada yaitu wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan triangulasi dengan melakukan konfirmasi kepada ahli dengan kompetensi yang sesuai dengan inti penelitian. Hasil penelitian menemukan bahwa ada tiga isu atau permasalahan diantaranya: rendahnya minat belajar peserta didik, rendahnya tingkat kebersihan, dan kurangnya kesadaran untuk menjaga fasilitas sarana dan prasarana. Kedua, solusinya dilaksanakan dengan lima kegiatan yaitu: melakukan pre-test terkait materi yang akan diajarkan, merevisi RPP, membuat media ajar berupa power point, melakukan pembelajaran dengan model Kooperatif Role Playing, melakukan evaluasi pembelajaran dalam bentuk kuis.
Penanaman Nilai Karakter Peduli Lingkungan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Silau Laut Satu Atap Kabupaten Asahan Nurhayati, Nurhayati
Pelita : Jurnal Kajian Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia Vol. 1 No. 2 (2021): Oktober
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pelita.v1i2.975

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya penanaman nilai karakter peduli lingkungan di Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 Silau Laut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun jenis penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Metode deskriptif yaitu metode yang berupaya mengungkapkan keadaan yang terjadi saat ini, untuk selanjutnya dianalisis dan diinterpretasikan. menjelaskan bahwa metode deskriptif dimaksudkan untuk pengukuran yang cermat terhadap fenomena sosial tertentu. Hasil penelitian menemukan bahwa penanaman nilai karakter peduli lingkungan di SMP N 3 Silau Laut Satu Atap ini dilakukan dengan pola habituasi. Habituasi dengan pemberian tanggung jawab kepada peserta didik melalui jadwal piket kelas dan piket kamar mandi siswa. Pelaksanaan gotong royong membersihkan lingkungan sekolah secara rutin, memperindah lingkungan sekolah dengan menanam bunga dan merawatnya secara bersama-sama. Peran guru memberikan contoh nyata kepada siswa untuk lebih peduli lingkungan dengan turut serta bersama-sama siswa membiasakan diri dalam kegiatan gotong royong serta mengutip sampah hingga merawat bunga secara langsung.

Page 1 of 1 | Total Record : 5