cover
Contact Name
Bagus Muhammad Ihsan
Contact Email
ihsanfillah24@gmail.com
Phone
+6285659274496
Journal Mail Official
ihsanfillah24@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lapan, Siantan Hulu, Kec. Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78242-Kalimantan Barat-Kampus A Poltekkes Kemenkes Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa
ISSN : 25979523     EISSN : 25979531     DOI : https://doi.org/10.30602/jlk
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of Medical Laboratory. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa particularly focuses on the main problems in the development of the Medical Laboratory health areas as follows: Toxicology Immunoserology Bacteriology Clinical Chemistry Parasitologi Micology And other related disciplines.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2019): November 2019" : 5 Documents clear
Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Etanol Buah Ceremai Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Metode Difusi Rizqial, Farchan Ananda; Suwandi, Edy; Slamet, Slamet
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2019): November 2019
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i1.928

Abstract

Buah ceremai biasanya diolah sebagai manisan atau penyedap masakan karena rasanya yang asam. Buah ceremai belum banyak dimanfaatkan. Biasanya buah ceremai yang sudah matang hanya dibiarkan jatuh ke tanah atau dijadikan manisan karena rasanya yang asam. Buah ceremai diantaranya mengandung flavonoid, tanin dan saponin yang diduga memiliki aktivitas anti bakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ekstrak etanol buah ceremai terhadap bakteri Staphylococcus aureu dengan metode difusi. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimenta semu dengan teknik pengambilan purposive sampling. Populasi dalam penelitian ini adalah buah ceremai di kawasan JL, Negara Anjungan-Mandor KM 71 RT/RW 06/003 Desa Dema, Kec anjongan Kab. mempawah. Sampel dalam penelitian ini adalah buah ceremai yang tidak  busuk, ceremai hijau kekuningan. Konsentrasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20%, 40%, 60%, dan 80% dengan  replikasi sebanyak 6 kali. Berdasarkan hasil analisis statistik regresi linier sederhana pengujian diperoleh nilai p value = 0,000 <a 0,05 sehingga dinyatakan bahwa ada pengaruh yang signifikan antara konsentrasi ekstrak etanol buah ceremai terhadap diameter daya hambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus metode difusi.
UJI AKTIVITAS TROMBOLITIK EKSTRAK ETANOL RIMPANG TEMULAWAK SECARA IN VITRO Hardini, Khaulani Refsi; Nurhayati, Etiek; Wahdaniah, Wahdaniah
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2019): November 2019
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i1.930

Abstract

          Temulawak dikenal oleh masyarakat Indonesia sebagai tanaman obat berkhasiat.Temulawak ampuh mengatasi penyakit kuning,diare,maag,menurunkan lemak darah,mencegah pengumpalan darah,dan sebagai antioksidan.ekstrak rimpang temulawak mengandung senyawa berupa flavonoid,akoid,tanin.triterpenoid,saponin,dan glikosida.flavonoid berperan atas trombolitik dengan cara meningkatkan kandungan activator plasminogen jaringan dan mengurangi plasminogen activator inhibitor.         Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan aktivitas ekstrak rimpang temulawak yang di bandingkan dengan nattokinase terhadap presentase bekuan lisis.        Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental semu yakni secara ini vitro menggunakan metode yang dikembangkan oleh prased et al.(2017) dan dimodifikasi oleh kawsar et al., (2011). Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dengan sampel ekstrak rimpang temulawak yang dibuat melalui metode maserasi pelarut etanol pada konsentrasi 0,1, 0,2, dan 0,3 % yang dilakukan pengulangan sebanyak 9 kali.aktivitas trombolitik ditentukan dengan menghitung presentase bekuan lisis dari sampel darah.         Hasil uji univariat aktivitas trombolitik paling tinggi adalah pada konsentrasi 0,3% yaitu sebesar 42.19%. kemudian dari hasil uji statistik regresi linear menunjukan nilai signifiknasi p value =0.000 < a  0,05 yang artinya H diterima sehingga dinyatakan ada aktivitas trombolitik ekstrak etanol rimpang temulak secara invitro.Aktivitas ttrombolitak ekstrak etanol rimpang temulawak yang diperoleh sebesar 95,9%. Hal ini menunjukan bahwa rimpang temulawak memiliki potensi sebagai agen trombolitik. 
Perbedaan Pemberian Tablet Fe Dan Pisang Nangka Terhadap Kadar Hemoglobin Secara In-Vivo Herfani, Kurnia; Wahdaniah, Wahdaniah; Sari, Emilda
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2019): November 2019
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i1.957

Abstract

Anemia adalah kondisi dimana berkurangnya sel darah merah dalam sirkulasi darah atau massa hemoglobin sehingga tidak mampu mememnuhi fungsinya sebagai pembawa oksigen keseluruhan jaringan. Anemia biasanya disebabkan karena kekurangan unsur zat besi atau yang iasanya disebut dengan anemia defesiensi besi merupakan jenis anemia terbanayk didunia. Pisang memilikikandungan zat besi sekitar 5mg meskipun lebih rendah kandungannya zat besinya dibandinkan dengan kedelai tapi pisang banyak mengandung asam folat atau vitamin B6 yang larut dalam air, yang diperlukan untuk membuat asam nukleat dan hemoglobin dalam sel darah merah. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian pisang nangka terhadap kadar hemoglobin tikus. Jenis penelitian true eksperimen One-Group Pretest-Posttest Desiggn. Populasi dalam penelitian ini adalah tikus putih betinna galur witar. Besar sampelnya adalah 27 tikus 3 kelompok perlakuan. Pengecekan kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan.Tikus yang diintervesi dengan pemberian pisang mengalami kenaikan rata-rata kadar hemoglobin sebesar 17,7 gr/dl menjadi 18,4 gr/dl. Untuk mengetahui perbedaan pemberian tablet Fe dan pisang terhadap kadr hemoglobin tikus.
PENGARUH EKSTRAK METANOL DAUN BROTOWALI DALAM MENURUNKAN KADAR GLUKOSA DARAH METODE IN VIVO mawaddah, mutia putri; Kamilla, Laila; Syari, Jajar
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2019): November 2019
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i1.923

Abstract

Salah satu tanaman yang dapat menurunkan kadar glukosa darah adalah brotowali. Bagian daun dari brotowali biasa digunakan sebagai obat herbal sebagai pencahar, obat luka dan antidiabetes. Kandungan senyawa flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin pada tanaman ini dikenal memiliki aktivitas antidiabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh ekstrak metanol daun brotowali dalam menurunkan kadar glukosa darah metode in vivo. Desain penelitian yang digunakan adalah True experiment. Populasi dalam penelitian ini adalah mencit (Mus musculus) jantan galur Swiss Webster. Sampel yang digunakan adalah 20 ekor mencit jantan yang dipilih sesuai dengan kriteria kemudian dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. Dimana kelompok perlakuan terdiri dari kelompok kontrol positif, dosis 40,25 mg/kgBB, dosis 80,5 mg/kgBB dan dosis 161 mg/kgBB yang masing-masing dilakukan 5 kali pengulangan dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling. Metode yang digunakan adalah tes toleransi glukosa oral (TTGO). Berdasarkan hasil analisis statistik uji Regresi Linear Sederhana untuk dosis 40,25 mg/kgBB, dosis 80,5 mg/kgBB dan dosis 161 mg/kgBB didapatkan p value <a 0,05 maka Ho ditolak dan H₁ diterima, yang berarti ada pengaruh yang signifikan antara ekstrak metanol daun brotowali dalam menurunkan kadar glukosa darah metode in vivo.
ANALISA SEL BASOFIL PADA SEDIAAN APUS DARAH TEPI DENGAN METODE PEWARNAAN GIEMSSA, WRIGHT DAN MODIFIKASI WRIGHT GIEMSA victoria, yeni; Slamet, Slamet; Supriyanto, Supriyanto
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 3, No 1 (2019): November 2019
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v3i1.925

Abstract

Pemeriksaan sediaan apus darah tepi sangat penting karena dari sini akan banyak mendapatkan informasi yang berkaitan dengan morfologi sel darah dan juga dapat memberi petunjuk keadaan hematologik yang semula tidak diduga. Pemeriksaan sediaan apus darah tepi bertujuan antara lain untuk menilai berbagai unsur sel darah tepi seperti eritrosit, leukosit dan trombosit. Selain itu sediaan apus darah tepi juga dapat mengidentifikasi adanya parasit-parasit seperti malaria, tripanosoma, mikrofilariaTujuan dari penelitian ini adalah mengkaji perbedaan sel basofil pada sediaan apus darah tepi dengan metode pewarnaan Giemsa, Wright dan modifikasi Wright-Giemsa, mengidentifikasi sel basofil dengan metode pewarnaan Giemsa, Wright dan modifikasi Wright-Giemsa serta menganalisis sel basofil dengan metode pewarnaan Giemsa, Wright dan modifikasi Wright-Giemsa pada sediaan apus darah tepiMetode penelitian yang digunakan adalah komparatif dengan teknik pengambilan sampel convenience sampling. Populasi pada penelitian ini adalah sampel darah dengan indikasi penyakit tertentu yang dapat meningkatkan jumlah sel basofil. Sampel berjumlah 8 orangBerdasarkan hasil analisis statistic uji Friedman didapatkan p value = 0.607 > α 0.05 sehingga dinyatakan tidak ada perbedaan analisis jumlah sel basofil pada sediaan apus darah tepi dengan metode pewarnaan Giemsa tidak ditemukan sel basofil. Pada metode pewarnaan Wright ditemukan sel basofil dengan nilai minimum 1 dan nilai maksimum 2 dan pada metode pewarnaan medifikasi Wright Giemsa diperoleh nilai minimum 0 dan maksimum 2.

Page 1 of 1 | Total Record : 5