cover
Contact Name
Bagus Muhammad Ihsan
Contact Email
ihsanfillah24@gmail.com
Phone
+6285659274496
Journal Mail Official
ihsanfillah24@gmail.com
Editorial Address
Jl. Lapan, Siantan Hulu, Kec. Pontianak Utara, Kota Pontianak, Kalimantan Barat 78242-Kalimantan Barat-Kampus A Poltekkes Kemenkes Pontianak
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa
ISSN : 25979523     EISSN : 25979531     DOI : https://doi.org/10.30602/jlk
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of Medical Laboratory. Jurnal Laboratorium Khatulistiwa particularly focuses on the main problems in the development of the Medical Laboratory health areas as follows: Toxicology Immunoserology Bacteriology Clinical Chemistry Parasitologi Micology And other related disciplines.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2021): Mei 2021" : 6 Documents clear
Analisis Kadar Karbohidrat Pada Nasi Merah Dengan Metode Nelson-Somogyi Triana, Linda; Febriyanti, Monica Ayu; Indrawati, Ratih
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i2.958

Abstract

Beras merah adalah salah satu jenis beras yang lebih difungsikan sebagai salah satu menu diet sehat yang dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini dikarenakan didalam beras merah memiliki peranan baik bagi kesehatan diantaranya vitamin B dan vitamin E ,serat, mineral, dan zat gizi lainnya. Selain digunakan sebagai salah satu menu diet, beras merah juga memiliki manfaat bagi kesehatan dan dapat menyembuhkan berbagai jenis penyakit di dalam tubuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar karbohidrat nasi merah dengan pemanasan selama 6 jam, nasi merah yang didinginkan selama 6 jam dan nasi merah yang di dinginkan selama 6 jam lalu dipanaskan kembali selama 5 menit. Penelitian ini di lakukan di laboratorium Pertanian Politeknik Negeri Pontianak pada tanggal 20 Mei 2019. Sampel pada penelitian ini adalah nasi merah yang sudah masak dengan pemanasan selama 6 jam, nasi merah yang di dinginkan selama 6 jam dan nasi merah yang di dinginkan selama 6 jam lalu di panaskan kembali selama 5 menit. Metode Pemeriksaan yang di gunakan dalam pemeriksan ialah metode Nelson-Somogyi. Hasil pemeriksaan kadar karbohidrat pada nasi merah yang sudah masak dengan pemanasan 6 jam rata-rata sebesar 6.664 %, Kadar karbohidrat pada nasi merah yang didinginkan selama 6 jam didapatkan rata-rata sebesar 11,0680 %, dan Kadar karbohidrat pada nasi merah yang di dinginkan selama 6 jam lalu dipanaskan kembali selama 5 menit didapatkan rata-rata sebesar 8,350 %. Dari hasil uji statistik diperoleh nilai signifikan p = 0,025 (p<0,050) sehingga Ha di terima yang artinya ada perbedaan kadar karbohidrat pada nasi merah dengan pemanasan selama 6 jam, nasi merah yang di dinginkan selama 6 jam dan nasi merah yang didinginkan selama 6 jam lalu di panaskan kembali selama 5 menit.
PERBEDAAN PEMBERIAN TABLET Fe DAN PISANG NANGKA TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN SECARA in-vivo Wahdaniah, Wahdaniah; Sari, Emilda; Suwandi, Edy
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i2.959

Abstract

Anemia adalah kondisi diamana berkurangnya sel darah merah dalam sirkulasi darah atau massa hemoglobin sehingga tidak mampu memenuhi fungsinya sebagai pembawa oksigen keseluruh jaringan. Anemia biasanya disebabkan karena kekurangan unsure zat besi atau yang biasanya disebut dengan anemia defesiensi besi merupakan jenis anemia terbanyak didunia, terutama pada Negara miskin dan berkembang. Pisang memiliki kandungan zat besi sekitar 5mg meskipun lebih rendah kandungan zat besinya dibandingkan dengan kedelai tapi pisang banyak mengandung asam folat atau vitamin B6 yang larut dalam air, yang diperlukan untuk membuat asam nukleat dan hemoglobin dam sel darah merah. Tujuan penelitian umtuk mengetahui pengaruh pemberia pisang nangka terhadap kadar hemoglobin tikus. Jenis penelitian true eksperimen one-Group pretest-posttest Design. Populasi dalam penelitian ini adalah tikus putih betina galur wistar. Besar sampelnya adalah 27 tikus 3 kelompok perlakuan. Pengecekan kadar hemoglobin dilakukan sebelum dan sesudah perlakuan. Tikus yang di intervensi dengan pemberian pisang mengalami kenaikan rata-rata kadar hemoglobin sebesar 17,7 gr/dl menjadi 18.4 gr/dl. Untuk mengetahui perbedaan pemberian tablet Fe dan pisang terhadap kadar hemoglobin diperoleh nilai signifikansi p sebesar 0,901>0,05 yang artinya tidak terdapat perbedaan pemberian tablet Fe dan pisang terhadap kadar hemoglobin tikus.
Gambaran Angka Kuman Air Cucian Tangan Antara Pedagang Kaki Lima Dengan Warung Makan Di Desa Sungai Raya Sugito, Sugito; Phani, Chika Padila; Syari, Jajar
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i2.943

Abstract

Air merupakan kebutuhan pokok bagi kehidupan manusia, dimana kebutuhan air dalam kehidupan sehari-hari sangat penting baik di lingkungan rumah tangga maupun industri Pencemaran air bisa terjadi dari virus, bakteri patogen, parasit dan zat kimia, zat kimia dapat terjadi pada sumber air atau pun terjadi pada saat pengaliran air olahan dari pusat pengolahan ke konsumen Beberapa penyakit menular yang diakibatkan oleh pencemaran air adalah Hepatitis A, Poliomyelins, Cholera, Typus, Dysentri Amoeba, Ascariasis, Trachoma.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah angka kuman yang terkandung dalam air pencuci tangan dari pedagang kaki lima dan warung makan.Metode penelitian yang digunakan yaitu Casual comparative dengan teknik pengambilan sampel sampling jenuh. Populasi dalam penelitian ini adalah air pencuci tangan pedagang kaki lima sebanyak 9 sampel dan sampel air pencuci tangan warung makan sebanyak 18 sampel yang terdapat di Desa Sungai Raya. Sampel penelitian ini adalah air pencuci tangan dari pedagang kaki lima dan warung makan yang terdapat di wilayah Desa Sungai Raya. Angka kuman diperiksa dengan menggunakan media Nutrien Agar.Berdasarkan hasil pemeriksaan angka kuman air pencuci tangan pada pedagang kaki lima didapatkan nilai minimum 13746 dengan nilai maksimum 905706 dan nilai rata-rata diperoleh 148730,11.
Hubungan Donor Darah Dengan Kadar Kolesterol Pendonor Di Utd Rsud Ade M Djoen Sintang Kamilla, Laila; Wahyuni, Novi; Tumpuk, Sri
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i2.960

Abstract

Penyakit kardiovaskuler dapat disebabkan oleh peningkatan kadar kolesterol darah. Nilai normal dari kadar kolesterol adalah kurang dari 200 mg/dl. Terdapat beberapa tindakan yang dapat menurunkan kadar kolesterol darah, salah satunya dengan mendonorkan darah.Donor darah adalah merupakan proses pengambilan darah dari seseorang secara sukarela untuk disimpan di bank darah dan kemudian dipakai pada transfusi darah. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara donor darah dengan hasil pemeriksaan kadar kolesterol pendonor sebelum dan satu jam setelah donor darah di UTD RSUD Ade M Djoen Sintang. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan teknik sampling insidential didapat jumlah sampel 30 orang yang telah memenuhi syarat donor darah yang diambil darahnya sebanyak 350 ml. Sampel yang diperiksa dalam penelitian ini adalah darah vena, sampel sebanyak 1 ml untuk melihat hubungan donor darah dengan kadar kolesterol sebelum dan 1 jam setelah donor darah. Pemeriksaan kadar kolesterol dihitung menggunakan alat spektrofotometer dengan metode CHOD-PAP (Cholesterol oksidase phenol aminoantyphirine), kemudian data diuji menggunakan uji korelasi dengan uji Kendall's-Tau. Hasil dalam penelitian ini diperoleh rata-rata kadar kolesterol sebelum donor darah dilakukan adalah 210 mg/dL, sedangkan pada nilai kadar kolesterol setelah donor darah dilakukan adalah rata-rata kadar kolesterol sebesar 193 mg/dL, yang berarti terjadinya penurunan kadar kolesterol pada responden setelah melakukan donor darah. Hal ini didukung melalui uji Kendall's Tau yang menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kadar kolesterol baik sebelum dengan setelah donor darah (p=0,000) yang artinya Ha diterima.
Perbedaan Variais Waktu Rendaman Daun Bayam Merah (Amaranthus gangeticus) Pada Pemeriksaan Telur Cacing Nematoda Usus Sebagai Pewarnaan Alternatif Pengganti Eosin Djohan, Herlinda; Pratama, Victorinus Alfino; Salim, Maulidiyah
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i2.944

Abstract

Antosianin termasuk dalam golongan flavonoid, dimana inti dasar dari flavonoid ialah inti flavan, yang terdiri atas dua cincin aromatik yang dihubungkan oleh tiga karbon Flavonoid mampu menghambat sintesa asam nukleat, sebagai DNA diperlukan dalam sintesa atau pembentukan protein, yang sangat diperlukan untuk proses perkembangan dan pertumbuhannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan perbedaan variasi waktu rendaman daun bayam merah (Amaranthus gangeticus) pada pemeriksaan telur cacing nematoda usus sebagai perwama alternatif pengganti eosin. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah ekperimen semu. Teknik sampling yang digunakan purposive sampling Sampel pada penelitian ini berjumlah 27 sampel. Berdasarkan uji statistik Fixher Exact yang telah dilakukan pada hasil perwamaan telur cacing menggunakan perwarna alternatif daun bayam merah dan eosin 2% di peroleh hasil pada rendaman daun bayam merah 24,36 dan 48 jam di dapat hasil sebesar 0,00 dimana hasil signifikansi tersebut a 0,05 yang menyatakan terdapat perbedaan antara rendaman daun bayam merah dengan cosin 2% dalam mewarnai telur cacing.
Pengaruh Kombinasi Ekstrak Bawang Dayak Dan Daun Salam Terhadap Kadar Glukosa Metode In Vivo Sutriswanto, Sutriswanto; Franciska, Maria; Kamilla, Laila
Jurnal Laboratorium Khatulistiwa Vol 4, No 2 (2021): Mei 2021
Publisher : poltekkes kemenkes pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30602/jlk.v4i2.945

Abstract

Bawang dayak (Eleutherine bulbosa (mill)Urb) mengandung flavonoid yang berperan sebagai penghambat enzim α-glukosidase, enzim yang dapat menigkatkan kadar glukosa dalam darah, Daun salam (Syzgium polyanthum) juga meruapakan salah satu tanaman herbal yang paling banyak diminati masyarakat sebagai obat antidiabetik.. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskanpengaruh kombinasi ekstrak bawang dayak dan daun salam terhadap kadar glukosa darah metode in vivo. Desain penelitian ini yang digunakan adalah Quasi experiment. Populasi dalam dalam penelitian ini adalah mencit (Mus musculus) jantan galus Swiss Webster. Sample yang digunakan adala 27 ekor mencit jantan yang dipilih sesuai dengan kriteria kemudian dibagi menjadi 3 kelompok perlakuan, masing masing dilakukan 9 kali pengulangan dengan teknik pengambilan sampel Purposive Sampling.Metode yang digunakan adalah tes glukosa oral. Berdasarkan hasil analisis statistik uji Regenerasi Linear Sederhana untuk kombinasi ekstrak dosis 1,4 mg/20 grBB+10,48 mg/20 grBB didapatkan p value 0.001 < α 0,05 maka Ha diterima, yang berarti ada pengaruh antara kombinasi ekstrak bawang dayak dan daun salam terhadap kadar glukosa darah metode in vivo.

Page 1 of 1 | Total Record : 6