cover
Contact Name
Elvis Salouw
Contact Email
elvisalvred@gmail.com
Phone
+6282122727114
Journal Mail Official
juparita@bukitpengharapan.ac.id
Editorial Address
Jl. Grojogan Sewu, Kalisoro, Kec. Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57792
Location
Kab. karanganyar,
Jawa tengah
INDONESIA
JUPARITA: Jurnal Pariwisata Tawangmangu
ISSN : -     EISSN : 30249430     DOI : https://doi.org/10.61696/juparita.
JUPARITA: Jurnal Pariwisata Tawangmangu terbit tiga kali dalam satu tahun (Februari, Juli dan Desember). Kami mengundang semua peneliti, mahasiswa, praktisi, dan akademisi untuk mempublikasikan karya tulisnya di JUPARITA. Template artikel dapat ditemukan pada link berikut: Scope jurnal ini: Tourism, Management, Sustainable Development, Hospitality
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2 No 3 (2024): Desember 2024" : 5 Documents clear
PERAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KABUPATEN CIREBON DALAM PELESTARIAN BUDAYA LOKAL Khairunisa, Hafni; Amalillah, Putri; Ismandi, Alif; Ellma, Ellma; Al- Khoyr, Apgi; Nurfaisal, Ripa'i; Rahman, Ahmad
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 2 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v2i3.404

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon dalam pelestarian budaya lokal, mengingat kekayaan seni, tradisi, dan adat istiadat yang beragam. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis strategi dan upaya Disbudpar dalam menjaga budaya lokal. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Disbudpar Kabupaten Cirebon berperan penting dalam melestarikan budaya lokal melalui penyelenggaraan festival dan acara budaya yang menampilkan seni tradisional, musik, tari, dan kerajinan lokal. Selain itu, Disbudpar mengadakan program pendidikan dan pelatihan bagi generasi muda serta memberikan dukungan dana, fasilitas, dan promosi kepada seniman dan budayawan lokal. Kolaborasi dengan lembaga pendidikan, komunitas, dan organisasi budaya turut dilakukan untuk mengintegrasikan program pelestarian budaya dalam kegiatan masyarakat sehari-hari. Disbudpar juga mengembangkan destinasi wisata berbasis budaya lokal untuk menarik wisatawan dan edukasi mengenai kekayaan budaya Kabupaten Cirebon. Kata kunci: Pelestarian Budaya, Pariwisata Budaya, Disbudpar Kabupaten Cirebon
FAKTOR - FAKTOR PENENTU TINGKAT PENGELUARAN (SPENDING RATE) WISATAWAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN PENGELOLA DESTINASI WISATA PANTAI LASIANA Lazarus, William; Subroto, Tarcicius Yoyok Wahyu
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 2 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v2i3.495

Abstract

Pantai Lasiana merupakan salah satu destinasi wisata utama di Kota Kupang dan sering dikunjungi wisatawan, Pemerintah telah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan atraksi dan fasilitas di pantai ini, pendapatan wisata Pantai Lasiana tidak mencapai target yang diharapkan. Pada tahun 2022, pendapatan hanya terealisasi 44,98% dari target, meskipun jumlah kunjungan wisatawan meningkat pesat. Hingga Juli 2024, pendapatan masih di bawah target tahunan yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan metode deduksi kualitatif dengan teori spending rate sebagai instrumen analisis, serta metode Person-Centered Mapping (PCM) untuk memetakan aktivitas pengunjung di Pantai Lasiana. Berdasarkan analisis terhadap beberapa zona di pantai, ditemukan bahwa Zona 08 dan Zona 09, yang memiliki fasilitas hiburan dan jam operasional yang luas, memiliki potensi spending rate yang tinggi. Sebaliknya, zona yang kurang fasilitas seperti Zona 01, 03, dan 05, menunjukkan potensi pengeluaran yang lebih rendah karena keterbatasan fasilitas kenyamanan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan fasilitas dan pengelolaan zona yang lebih seimbang dapat membantu memaksimalkan pendapatan wisata. Maka dari itu peningkatan fasilitas di zona dengan potensi rendah untuk meningkatkan pengeluaran wisatawan
STRATEGI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA ARGA HOT SPRING DI DESA SUNDAKERTA KECAMATAN SUKAHENING KABUPATEN TASIKMALAYA Pangestu, Aji; Fadjarajani, Siti; Darmawan, Cahya
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 2 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v2i3.521

Abstract

Objek Wisata Arga Hot Spring merupakan objek wisata baru yang berada di Desa Sundakerta Kecamatan Sukahening Kabupaten Tasikmalaya. Objek wisata ini memiliki potensi alam dan buatan berupa kolam pemandain air panas, pohon pinus dan area camping. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana startegi pengembangan yang dapat dilakukan oleh pengelola objek wisata Arga Hot Spring. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi, wawancara, studi dokumentasi, dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini adalah setelah dilakukan observasi dan wawancara mengenai objek wisata Arga Hot Spring terdapat beberapa startegi pengembangan objek wisata yang dapat dilakukan oleh pengelola objek wisata Arga Hot Spring, seperti pengembangan infrastruktur, diversifikasi produk wisata, pelatihan dan pemberdayaan sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, dan penerapan konsep pariwisata berkelanjutan. Untuk penelitisn berikutnya dapat dilakukan mengenai eksistensi dari objek wisata Arga Hot Spring, karena setelah penelitian ini dilakukan apakah strategi pengembangan wisata tersebut berjalan dengan baik atau tidak.
POTENSI WISATA ALAM SETIGI SEBAGAI WISATA HALAL DAN PENYOKONG SDGs DESA Syarifah, Tsaniyatas; Hasan, Nurul Fatma
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 2 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v2i3.529

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi wisata alam SETIGI sebagai salah satu wisata halal yang berada di Desa Sekapuk, Kec. Ujungpangkah, Kab. Gresik. Penelitian ini juga menganalisis peran wisata alam SETIGI dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya di wilayah desa. Jenis penelitian dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dimana data yang diperoleh akan diolah terlebih dahulu kemudian dianalisis dan di deskripsikan untuk mengetahui kecocokan landasan teori yang digunakan peneliti dengan keadaan yang ada di lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melakukan wawancara dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata alam SETIGI yang berada di Desa Sekapuk, Kab. Gresik ini termasuk dalam wisata halal menurut standar yang telah ditetapkan oleh Global Muslim Travel Index (GMTI). Wisata alam SETIGI juga merealisasikan beberapa target SDGs Desa yaitu tujuan-1 (Desa Tanpa Kemiskinan), tujuan-2 (Desa Tanpa Kelaparan), tujuan-4 (Pendidikan Desa Berkualitas), tujuan ke-5 (Keterlibatan perempuan Desa), tujuan-8 (Pertumbuhan Ekonomi Desa Merata), tujuan-9 (Infrastruktur dan Inovasi Desa Sesuai Kebutuhan, tujuan-17 (Kemitraan untuk Pembangunan Desa), serta tujuan ke-18 (Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adaptif).
ANALISIS PARIWISATA BERKELANJUTAN DI KAWASAN CANDI PRAMBANAN DALAM ASPEK LINGKUNGAN Maulidina, Az-Zahra Nadhira; Fadjarajani, Siti; Darmawan, Cahya
Jurnal Pariwisata Tawangmangu Vol 2 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Kristen Bukit Pengharapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61696/juparita.v2i3.537

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis keberlanjutan pariwisata di Candi Prambanan dari perspektif lingkungan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumen. Wawancara dilakukan pada juru kunci yaitu pengelola dan beberapa wisatawan, penjual dan petugas kebersihan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan kawasan Candi Prambanan berfokus pada perlindungan lingkungan melalui kebijakan konservasi, pengelolaan sampah, dan penyediaan fasilitas ramah lingkungan. Kawasan Candi Prambanan telah mencakup berbagai inisiatif, seperti pengelolaan sampah berbasis daur ulang, pemantauan kualitas air, dan penerapan zonasi. Tantangan utama meliputi peningkatan jumlah pengunjung yang memengaruhi daya dukung lingkungan dan pengelolaan sumber daya air di daerah rawan kekeringan. Namun, kolaborasi antara pengelola, masyarakat lokal, dan wisatawan berhasil meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan pariwisata berkelanjutan di Candi Prambanan dapat meminimalkan dampak negatif dan mendukung pelestarian warisan budaya untuk generasi mendatang.

Page 1 of 1 | Total Record : 5