cover
Contact Name
Syukri
Contact Email
syukri@unida-aceh.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
ajeetech@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology
ISSN : -     EISSN : 28279700     DOI : -
Core Subject : Engineering,
AJEETECH: Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology menerima artikel ilmiah dalam lingkup penelitian; Electrical Engineering; Power; Electronics; Instrumentation and Control; Telecommunication and Multimedia; Computer and Informatics Engineering; Signal/Image Processing; Electrical Engineering Vocational Education; etc.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 2 (2024): Desember" : 5 Documents clear
Perhitungan Jatuh Tegangan Pada Gardu Distribusi ULP Kota Fajar Aceh Selatan Yahya, Yahya; Muliadi, Muliadi; Syukri, Syukri
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v4i2.881

Abstract

Jatuh tegangan merupakan salah satu permasalahan yang terjadi pada saluran distribusi tenaga listrik akibat panjangnya penyulang pada tegangan menengah. Jika tegangan turun melebihi batas standar maka dapat menimbulkan kerugian baik bagi masyarakat maupun PLN. Tugas akhir ini adalah menganalisa/perhitungan jatuh tegangan yang terjadi pada Penyulang ULP Jambo Manyang Kota Fajar dengan melakukan perhitungan secara manual, selanjutnya disesuaikan dengan perhitungan jatuh tegangan yang diizinkan oleh PLN dan sesuai dengan SPLN yang mana jatuh tegangan tidak boleh melebihi +5% dan -10%. Penyulang ULP Jambo Manyang Kota Fajar merupakan penyulang Gardu Induk dari Subulussalam ke penyulang KLU 06 Ujung Batu yang panjang adalah 21,9 kms. Hasil dari analisa perhitungan jatuh tegangan (Drop Voltage) terbesar terjadi di phasa S jaringan sekunder trafo pada gardu distribusi KLU 06 – 046 dengan besar jatuh tegangan yaitu 15% disebabkan oleh resistansi panjang jaringan dan luas penampang juga disebabkan oleh faktor lain seperti ranting pohon yang merambat ke kawat penghantar serta overload.
Analisis Pengaruh Pembebanan Lebih Pada Trafo Distribusi GH Krueng Cut Banda Aceh Almas, Almas; Syukri, Syukri; Muliadi, Muliadi
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v4i2.885

Abstract

Jaringan distribusi listrik berperan penting dalam menyalurkan listrik dari pusat pembangkit ke konsumen. Namun, seringkali terjadi masalah ketidakstabilan pasokan listrik akibat fluktuasi beban yang terus meningkat. Peningkatan beban ini disebabkan oleh semakin banyaknya pelanggan dan meningkatnya konsumsi listrik. Trafo distribusi TKP 02-00 dan TKP 03-01 menjadi fokus penelitian karena keduanya menanggung beban yang semakin berat. Beban yang tidak seimbang dapat menyebabkan kerusakan pada trafo akibat panas berlebih, sehingga mengganggu pasokan listrik ke konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kelebihan beban yang terjadi pada kedua trafo tersebut. Penelitian dilakukan di Gardu Hubung Krueng Cut, PT. PLN (Persero) ULP Syiah Kuala. Data yang dikumpulkan meliputi beban trafo, arus pada fasa R, S, T, tegangan fasa-fasa (R-S, S-T, dan R-T) serta tegangan fasa-netral (R-N, S-N, dan T-N). Data-data tersebut diambil dari trafo yang terletak di Jl. T. Nyak Arief Lamnyong dan depan SPBU Lamnyong. Adapun hasil yang di peroleh dari Trafo Distribusi TKP 02-00 yaitu arus beban pada fasa R sebesar 125 A, fasa S sebesar 137 A, dan fasa T sebesar 152 A. Kemudian tegangan fasa ke fasa R-S sebesar 380 V, fasa ke fasa R-T sebesar 375 V, dan fasa ke fasa S-T sebesar 379 V. Kemudian tegangan fasa ke netral R-N sebesar 222 V, fasa ke netral S-N sebesar 218 V, dan fasa ke netral T-N sebesar 220 V. Selanjutnya hasil yang di peroleh dari Trafo Distribusi TKP 03-01 yaitu arus beban pada fasa R sebesar 175 A, fasa S sebesar 192 A, dan fasa T sebesar 167 A. Kemudian tegangan fasa ke fasa R-S sebesar 378 V, fasa ke fasa R-T sebesar 357 V, dan fasa ke fasa S-T sebesar 381 V. Kemudian tegangan fasa ke netral R-N sebesar 218 V, fasa ke netral S-N sebesar 216 V, dan fasa ke netral T-N sebesar 218 V.
Analisis Pemakaian Beban Listrik Sebagai Upaya Penghematan Di Hotel Anggrek Banda Aceh Aulia, Ivan; Muliadi, Muliadi; Syukri, Syukri; Asyadi, Teuku Murisal
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v4i2.908

Abstract

Kebutuhan energi listrik yang setiap waktu meninggkat maka energi listrik listrik yang dihasilkan harus langsung disalurkan ke konsumen. Kendala penyaluran energi listrik diakibatkan terjadinya ganguan baik itu permanen maupun sebaliknya sehingga tidak mempengaruh kebutuhan energi listrik untuk konsumen maka di perlukan audit energi dan langkah penghematannya, supaya sebagian yang komsumsi enenrgi lebih efisien. Audit energi merupakan teknik yang dipakai menghitung besarnya konsumsi energi dan mengenali cara-cara untuk pengehamatannya. Melalui audit energi dapat mengetahui distribusi energi, sehingga bagian yang mengkonsumsi energi terbesar dapat diketahui dan bisa memberikan peluang penghematan energi apabila dilakukan peningkatan efisiensi. Rumusan masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah: Berapakah nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) pada gedung Hotel Anggrek. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini adalah: Untuk mengetahui besarnya nilai Intensitas Konsumsi Energi (IKE) di Hotel Anggrek Banda Aceh. Untuk mengetahui peluang penghematan kosumsi beban listrik di Hotel Anggrek Banda Aceh. Dari hasil analisis efisiensi energi pada Hotel Anggrek Kota Banda Aceh perhitungan diketahui nilai intensitas konsumsi energi (IKE) adalah 18,4 kWh//tahun. Dengan penggunaan energi listrik perbulan IKE/bulan adalah sebesar 1.540,231 Wh//bulan dan tergolong sangat efisien. Berdasarkan perhitungan pada sistem tata udara (AC) dan lampu per hari adalah sejumlah sejumlah 90,32 kWh/hari, dari daya yang terpasang sebesar 126,46 kWh/hari. Berdasarkan total perhitungan beban pada penghematan daya pertahun di dapatkan penghematan daya sebesar 32.514.6 kWh/Tahun dari jumlah terpasang sebesar 45.477,6 kWh/Tahun dan didapat jumlah selisih penghematan daya sebesar 12.962,4 kWh/Tahun. Adapun saran dari penulis mengenai hasil penelitian ini yaitu: Untuk peluang penghematan energi dapat dilakukan dengan cara penggatian Lampu dengan daya 15watt menjadi lampu dengan (LED) daya 10 watt. Adapun manfaat dari penelitian ini yaitu agar penggunaan lampu pada Hotel Anggrek Kota Banda Aceh dapat dilakukan perubahan penggunaan daya yang sebelumnya menggunakan lampu dengan daya 15watt menjadi 10watt penggunaan energi daya Listrik di hotel Anggrek kota Banda Aceh menjadi lebih hemat.
Analisa Kelayakan Instalasi Listrik Pada Rumah Tinggal: Studi Kasus Di Gampong Mesjid Tanjong Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie Mulyadi, Mulyadi; Muliadi, Muliadi; Syukri, Syukri
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v4i2.912

Abstract

Instalasi listrik yang sudah lama terpasang pada suatu bangunan (rumah, toko, gedung, dan lain sebagainya) dapat menyebabkan kualitas maupun kuantitasnya menurun. Oleh sebab itu perlu dilakukan pengecekan instalasi listrik agar tingkat kelayakan dapat diketahui dan terhindar dari korsleting atau sengatan listrik serta kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kelayakan instalasi listrik dan untuk mengetahui instalasi listrik pada rumah tinggal di Desa Mesjid Tanjong, Kecamatan Padang Tiji, Kabupaten Pidie sudah memenuhi standar PUIL atau belum. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survei lapangan dan analisis data secara kuantitatif serta kualitatif. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara dengan pemilik rumah, dan pengukuran serta pengecekan teknis instalasi listrik. Hasilnya menunjukkan bahwa tahanan pentanahan pada instalasi rumah tangga di Desa Mesjid Tanjong Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie masih banyak yang tidak layak dengan persentase sebanyak 92% (tidak layak) dan sebanyak 8% (layak) dengan beberapa faktor seperti penggunaan batang elektroda yang sudah karatan, dan jenis elektroda yang digunakan tidak memenuhi standar. Namun, tingkat kelayakan nilai tegangan pada kotak kontak, ketinggian kotak kontak yang terpasang dan ketinggian pengaman MCB Box serta jenis dan ukuran kabel penghantar instalasi listrik rumah tangga di Desa Mesjid Tanjong Kecamatan Padang Tiji Kabupaten Pidie secara keseluruhan sudah memenuhi standar PLN, SNI, dan PUIL meskipun ada beberapa yang masih menggunakan percabangan pada kabel instalasi.
Perencanaan Pemasangan Panel Surya Pada Komplek Perumahan PT. Pupuk Iskandar Muda Amna, Nurlaila; Asyadi, Teuku Murisal; Bailummi, Ladjar
Aceh Journal of Electrical Engineering and Technology Vol. 4 No. 2 (2024): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Iskandarmuda Jl. Kampus Unida No.15, Surien, Kec. Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh 23234 Propinsi Aceh, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/ajeetech.v4i2.913

Abstract

Dari hasil penelitian dan perhitungan yang telah dilakukan, maka kebutuhan energi listrik yang digunakan untuk keperluan menyalakan lampu penerangan dan beban kecil dalam rumah rata-rata perhari memerlukan energi listrik sebesar 1,612 kWh dan harga per kWh sesuai dengan Tarif Dasar Listrik (TDL) yang berlaku di Indonesia adalah Rp. 1.499,70/kWh, maka biaya untuk setiap hari sebesar Rp. 1.399.670/hari. Setelah diketahui biaya untuk pemakaian energi listrik setiap hari dan dalam 1 tahun rata-rata terdiri dari 365 hari, maka biaya listrik yang digunakan dalam kurun waktu 1 tahun adalah sebesar Rp. 1.399.670 x 365 hari = Rp. 510.879.550/tahun. Dengan biaya pengadaan perangkat solar cell untuk keperluan rumah tinggal yang sesuai dengan beban yang ada yaitu sebesar Rp. 88.350.000. Pada penelitian tugas akhir ini menganalisis dan serta melakukan suatu perencanaan panel surya berdasarkan kebutuhan energi listrik dikomplek perumahan PT. PIM Lhokseumawe dengan mempertimbangkan sisi ekonomisnya. Seluruh rumah di perumahan dibagi dalam 7 tipe sesuai bangunan dan kebutuhan listrik. Perancangan yang akan dilakukan pada sistem panel surya  dengan menggunakan sistem On-Grid dan Off-Grid yang diharapkan dapat melayani seluruh kebutuhan energi listrik di perumahan. Dari hasil penelitian yang akan dilakukan biaya investasi yang diperlukan agar dapat dilakukan pemasangan panel surya dengan menggunakan sistem Off-Grid adalah sebesar Rp. 88.350.000, sedangkan pemasangan panel surya dengan menggunakan sistem On-Grid adalah sebesar Rp. 51.900.000. BEP dalam pemasangan panel surya dengan sistem Off-Grid diperlukan waktu yang lebih lama adalah sebesar 172,93 tahun, sedangkan BEP dalam pemasangan panel surya dengan sistem On-Grid diperlukan waktu yang lebih cepat adalah sebesar 1,02 tahun.

Page 1 of 1 | Total Record : 5