cover
Contact Name
Rahmi Dwi Febriani
Contact Email
rahmidwif@fip.unp.ac.id
Phone
+6281266343071
Journal Mail Official
rahmidwif@fip.unp.ac.id
Editorial Address
Komplek Arai Pinang , Blok E, No. 4, Lima kaum
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Consilium
ISSN : 27983269     EISSN : 27979946     DOI : 10.24036/0406cons
Consilium aims to publish articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field of counseling, applied counseling practice, and features articles that advance the empirical, theoretical, and methodological understanding of counseling and education.
Articles 11 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2023): Consilium" : 11 Documents clear
Perilaku inovatif guru dalam pembelajaran di SMK Negeri Kota Padang Fauza, Fauzatul; Gistituati, Nurhizrah
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0955cons

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil pengamata yang peneliti lakukan dibeberapa SMK Negeri Kota Padang, terlihat bahwa perilaku inovatif guru masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa tinggi tingkat perilaku inovatif  guru dalam proses pembelajaran yang mencakup merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi. Ada 3 (tiga) pertanyaan yang dijawab dalam penelitian ini, yaitu: 1) seberapa baik perilaku inovatif guru dalam merencanakan pembelajaran di SMK Negeri Kota Padang; 2) seberapa baik perilaku inovatif  guru dalam melaksanakan pembelajaran di SMK Negeri Kota padang; 3) seberapa baik perilaku inovatif  guru dalam mengevaluasi pembelajaran di SMK Negeri Kota Padang.Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan populasi adalah seluruh guru SMK Negeri Kota Padang yang berjumlah 818 orang. Dengan sample 135 orang. Besarnya sampel ditentukan dengan menggunakan Cluster random sampling yaitu dengan sistem undian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket dengan model skala likert tentang perilaku inovatif guru dalam proses pembelajaran yang berjumlah 30 item. Sebelum angket tersebut digunakan sudah terlebih dahulu di uji validitas dan reabilitasnya. Data yang terkumpul di olah dengan mencari skor rata-rata dan tingkat capaian rata-rata.  Dari hasil pengolahan tersebut diperoleh bahwa perilaku inovatif guru di SMK Negeri Kota padang dari aspek inovatif guru di SMK Negeri Kota Padang dalam eksplorasi ide pembelajaran (merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran). Menurut hasil penilaian guru skor rata-rata yaitu 4.28 dengan TCR (85.59%) kategori baik. Perilaku inovatif guru di SMK Negeri Kota Padang dilihat dari dimensi menghasilkan ide dalam pembelajaran (merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran). Menurut penilaian guru skor rata-rata yaitu 4.14 dengan TCR (82.74%). Inovatif  guru di SMK Negeri Kota Padang di lihat dari dimensi implementasi ide guru dalam pembelajaran (merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, mengevaluasi pembelajaran). Menurut penilaian guru skor rata-rata yaitu 4.19 dengan TCR (83.80%) berada pada kategori baik. Berdasarkan hasil penelitian penulis dapat ditarik kesimpulan bahwa 3 indikator dari 3 sub variabel yang penulis teliti mencapai kriteria baik dengan skor rata-rata 4,20.
Gambaran Body Image pada Mahasiswa Baru Afifa Chaniago, Raliza; Hariko, Rezki
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0887cons

Abstract

Mahasiswa merupakan sebutan bagi individu yang sedang menempuh pendidikan tinggi yang terdiri dari akademik, sekolah tinggi dan yang paling umum di universitas. Umumnya usia mereka berkisar antara 18-25 tahun dan kisaran usia tersebut merupakan usia dewasa awal. Pada masa dewasa awal ini terjadi perubahan-perubahan baik secara fisik, biologis maupun psikologis dan sosial. Salah satu fase dari perubahan pada mahasiswa yaitu perubahan fisik, ditandai dengan penampilan bentuk tubuh yang dianggap sebagai standar wajib yang diperhatikan oleh orang lain. Ketidakpuasan seseorang terhadap tubuh yang dimiliki dapat mempengaruhi terjadinya citra tubuh (body image). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran body image mahasiswa baru di Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Responden penelitian adalah mahasiswa baru FIP UNP tahun ajaran 2022/2023 sebanyak 329 mahasiswa yang dipilih dengan teknik propotional random sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan skala body image mahasiswa yang disusun berpedoman pada model skala likert. Data yang terkumpul diolah menggunakan analisis deskriptif dengan bantuan program Microsoft Exel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum body image mahasiswa FIP UNP berada pada kategori sedang. Artinya, mahasiswa FIP UNP masih ada beberapa yang penilaian mengenai dirinya tinggi maupun rendah. Pembahasan fokus pada aspek-aspek body image dan implikasi terhadap layanan bimbingan dan konseling.
Hubungan Perhatian Orang Tua dengan Prokrastinasi Akademik Siswa Rahmi, Aulia; Daharnis, Daharnis
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0900cons

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan hubungan perhatian orang tua dengan prokrastinasi akademik siswa. Secara rinci tujuan penelitian ini adalah untuk: 1) Mendeskripsikan perhatian orang tua siswa, 2) Mendeskripsikan prokrastinasi akademik siswa, 3) Mendeskripsikan hubungan antara perhatian orang tua dengan prokrastinasi akademik siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis deskriptif-korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMAN 10 Padang yang tersebar pada kelas X (Fase E), XI (Fase F), dan kelas XII tahun pelajaran 2023/2024 sebanyak 1106 siswa. Sampel penelitian berjumlah 378 siswa yang diambil dengan teknik Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner (angket) dengan skala model Likert. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif-korelasional dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan, 1) perhatian orang tua siswa berada pada kategori “tinggi”, 2) tingkat prokrastinasi akademik siswa pada umumnya tergolong “sedang” 3) adanya hubungan negatif dan signifikan antara perhatian orang tua dengan prokrastinasi akademik siswa; perhatian orang tua berkontribusi sebesar 24,3% terhadap prokrastinasi akademik siswa. 
ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN LKPD TERINTEGRASI MODEL PREDICT OBSERVE EXPLAIN (POE) UNTUK MEMFASILITASI KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Elviana, Vina Elviana; Sundari, Putri Dwi
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0954cons

Abstract

Perkembangan zaman menjadi tantangan bagi kita dalam mengembangkan kemampuan abad 21 untuk menghadapi era globalisasi sekarang ini. Salah satu kemampuan yang penting untuk ditingkatkan adalah kemampuan berpikir kritis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKPD terintegrasi model predict observe explain (POE) untuk memfasilitasi kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini dilakukan di SMAN 6 Solok Selatan, Subyek penelitian ini ada 2 yaitu guru fisika dan 48 siswa kelas XI MIPA SMAN 6 Solok Selatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, angket dan tes kemampuan berpikir kritis. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data ada 3 yaitu lembar panduan wawancara guru, angket analisis kebutuhan siswa dan soal tes kemampuan berpikir kritis siswa. Data yang terkumpul selanjutnya dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif. Berdasarkan analisis data didapatkan hasil yaitu: 1) Analisis kebutuhan awal dimana karakteristik peserta didik berada pada kategori cukup dengan persentase 66%, proses pembelajaran fisika berada pada kategori baik dengan persentase 78%, pemahaman materi siswa masih rendah, kemampuan berpikir kritis siswa dalam kategori sangat rendah dengan rata-rata nilai yang didapatkan adalah 35,64 dan sebanyak 83% siswa membutuhkan LKPD cetak yang dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Hubungan Kontrol Diri Dengan Kecemasan Korban Bullying Lailatul, Fitri; Karneli, Yeni
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0889cons

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adan siswa SMAN 1 Ulakan Tapakis yaitu adanya siswa merasa tidak berguna, merasa malu, dendam, kesal, tertekan, takut, malu, sedih, tidak nyaman dan merasa terancam,dan tidak percaya diri saat di olok-olok  dan dikucilkan. penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan kontrol diri (2) mendeskripsikan kecemasan korban bullying (3) menguji apakah tedapat hubungan antara kontrol diri dengan kecemasan korban bullying. Jenis penelitian deskriptif korelasional, populasi penelitian ini sebanyak 106 orang siswa  yang terdaftar korban bullying  di kelas X dan XI SMAN 1 Ulakan Tapakis dengan sampel 60 orang siswa kecemasan korban bullying yang ditentukan dengan teknik purposive sampling, instrument yang digunakan angket. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa (1) kontrol diri siswa berada pada kategori rendah, (2) kecemasan korban bullying berada pada kategori tinggi (3) terdapat hubungan negatif signifikan antara kontrol diri dengan kecemasan korban bullying dengan indeks korelasi -0,53 pada tingkat hubungan sedang
Efektivitas Layanan Informasi Untuk Meningkatkan Perencanaan Karir Remaja di Panti Asuhan Alfian, Dahlya; Yendi, Frischa Meivilona; Nurfarhanah, Nurfarhanah; Febriani, Rahmi Dwi
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0903cons

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui bagaimana perencanaan karir remaja di panti asuhan sebelum diberikan layanan informasi (2) mengetahui bagaimana perencanaan karir remaja di panti asuhan sesudah diberikan layanan informasi (3) mengetahui bagaiamana perencanaan karir remaja di panti asuhan sebelum dan sesudah diberikan layanan informasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Sampel penelitian ini sebanyak 22 remaja yang dipilih dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner (angket) perencanaan karir. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) Tingkat perencanaan karir remaja sebelum diberikan layanan informasi sebesar 58,06% berada pada kategori sedang, (2) Tingkat perencanaan karir remaja setelah diberikan layanan informasi sebesar 76,24% berada pada kategori tinggi, (3) Perbedaan perencanaan karir remaja sebelum dan setelah diberikan layanan informasi berdasarkan uji-t didapatkan sebesar 26,36, artinya layanan informasi efektif untuk meningkatkan perencanaan karir remaja.
Persepsi Siswa tentang Cyberbullying dan Implikasinya dalam Layanan BK Melinda, Putri; Sukmawati, Indah
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0895cons

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya siswa yang kurang tepat dalam mempersepsi cyberbullying. Adanya persepsi yang positif tentang cyberbullying, seperti alasan hanya iseng dan sebagai bahan candaan. Hal ini dapat dipicu karena kurangnya pengetahuan dan pemahaman siswa tentang cyberbullying, perkembangan teknologi internet, serta penyalahgunaan media sosial yang harusnya digunakan untuk hal yang positif namun malah membawa hal yang merugikan bagi diri sendiri dan orang lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan persepsi siswa tentang cyberbullying secara umum, dan mendeskripsikan persepsi siswa tentang cyberbullying ditinjau dari bentuk-bentuk cyberbullying yaitu flaming, harrasment, denigration, impersonation, outing & trickery, eclusion, dan cyberstalking. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif, populasi penelitian siswa kelas X, XI dan XII SMAN 1 Lintau Buo dengan sampel 283 orang siswa, instrumen yang digunakan yaitu angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) persepsi siswa tentang cyberbullying di SMAN 1 Lintau Buo secara umum berada pada kategori negatif, (2) Persepsi siswa tentang cyberbullying ditinjau dari bentuk flaming berada pada kategori negatif, (3), Pada bentuk bentuk harrasment, persepsi siswa berada pada kategori negatif, (4) Pada bentuk denigration, persepsi siswa berada pada kategori negatif, (5) Pada bentuk impersonation, persepsi siswa berada pada kategori negatif, (6) Pada bentuk outing & trickery, persepsi siswa berada pada kategori negatif, (7) Pada bentuk exclusion, persepsi siswa berada pada kategori kurang positif, (8) dan pada bentuk cyberstalking, persepsi siswa berada pada kategori negatif.
Hubungan antara Kematangan Emosi dengan Perilaku Asertif Siswa Dipa, Arin Tara; Sukma, Dina
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0882cons

Abstract

Perilaku asertif adalah kemampuan untuk mengomunikasikan apa yang diinginkan, dirasakan, dan dipikirkan kepada orang lain namun dengan tetap menjaga dan menghargai hak-hak serta perasaan orang lain. Ketidakmampuan siswa dalam berperilaku asertif akan berpengaruh terhadap emosinya, seperti sering merasa cemas, tidak mampu menyatakan perasaan, kebutuhan, dan pendapat paling biasa sekalipun, sering merasa bersalah atas tindakan atau keputusan yang diambil. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kematangan emosi siswa di SMA Adabiah Padang, mendeskripsikan perilaku asertif siswa di SMA Adabiah Padang, menguji apakah terdapat hubungan kematangan emosi dengan perilaku asertif siswa di SMA Adabiah Padang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif deskriptif dan korelasional. Sampel dalam penelitian ini yaitu 265 orang siswa yang dipilih dengan menggunakan teknik proportionate random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dengan model skala Likert. Analisis data menggunakan teknik deskriptif dengan persentase dan teknik korelasional dengan Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kematangan emosi siswa pada umumnya berada pada kategori tinggi, perilaku asertif siswa pada umumnya berada pada kategori tinggi, dan terdapat hubungan positif yang signifikan antara kematangan emosi dengan perilaku asertif dengan nilai korelasi 0,234 dan nilai signifikan 0,000 yang artinya tingkat hubungan antara kedua variabel tersebut berada pada tingkat korelasi lemah
Analisis Penyelenggaraan BK Terhadap Siswa SMPN di Kecamatan Mandau Sebagai Upaya Meminimalisir Perilaku Agresif Putri, Annisa; Hariko, Rezki
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0896cons

Abstract

Dalam proses pendewasaan diri siswa terkadang muncul perilaku saling mencemooh dengan kata-kata kotor, bahkan terdapat siswa yang menyerang dengan fisik, perilaku seperti ini dikategorikan sebagai perilaku agresif. Menghadapi fenomena yang terjadi, selain melakukan kegiatan belajar mengajar, pada jenjang SMP juga terdapat layanan bimbingan dan konseling yang diberikan kepada siswa, dengan layanan bimbingan yang tepat diharapkan siswa dapat mencapai kematangan dan kemandirian dalam kehidupan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran program layanan BK, jenis layanan yang digunakan serta pelaksanaan layanan BK terhadap siswa SMPN sebagai upaya meminimalisir perilaku agresif siswa di Kecamatan Mandau. Penelitian menggunakan teknik kualitatif deskriptif, dengan desain penelitian fenomenologi. Setting penelitian di SMPN Kecamatan Mandau. Penetapan subjek penelitian dan informan peneliti menggunakan teknik purposive sampling. Intrumen penelitian yang digunakan yaitu pedoman wawancara, dan studi dokumen. Data yang telah dikumpulkan dianalisis menggunakan model analisis Miles dan Huberman sehingga memperoleh hasil penelitian yang menunjukkan, guru BK memiliki serta telah melaksanakan program untuk meminimalisir perilaku agresif  siswa SMPN di Kecamatan Mandau.
Hubungan antara Persepsi tentang Organisasi dengan Minat Berorganisasi pada Mahasiswa Wulandari, Resa; Sukma, Dina
Consilium Vol 3, No 1 (2023): Consilium
Publisher : Consilium

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/0883cons

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena yang terjadi di Departemen Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP yaitu rendahnya minat mahasiswa mengikuti kegiatan organisasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan persepsi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP tentang organisasi (2) mendeskripsikan minat berorganisasi mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP (3) menguji hubungan antara persepsi tentang organisasi dengan minat berorganisasi pada mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP. Jenis penelitian yang digunakan ialah deskriptif korelasional dengan metode kuantitatif. Subjek penelitian ini adalah Mahasiswa Pendidikan Kepelatihan Olahraga FIK UNP sebanyak 93 orang mahasiswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket dengan metode skala likert. Data diananalisis menggunakan teknik analisis deskriptif dengan menggunakan rumus statistik untuk melihat hubungan persepsi tentang organisasi dengan minat berorganisasi pada mahasiswa dengan menggunakan analisis Statistik Startified Propotional Random Sampling dengan Statistical Program for Social Science (SPSS) versi 25.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) persepsi tentang organisasi dilihat dari aspek kognisi, afeksi, dan konasi/psikomotor pada umumnya berada pada kategori positif, (2) minat berorganisasi dilihat dari aspek kognitif dan afektif pada umumnya berada pada kategori tinggi, (3) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara persepsi tentang organisasi (X) dengan minat berorganisasi pada mahasiswa (Y) dengan nilai korelasi 0,821 pada taraf signifikansi 0,000% pada tingkat hubungannya yang sangat kuat. Berdasarkan hasil penelitian ini layanan yang dapat digunakan untuk meningkatkan lagi minat berorganisasi pada maahsiswa, yaitu layanan informasi, layanan bimbingan kelompok, dan  penguasaan konten.

Page 1 of 2 | Total Record : 11