cover
Contact Name
Syaiful Bahri
Contact Email
syaifulpb11@gmail.com
Phone
+6281263823278
Journal Mail Official
jurnalnjms@gmail.com
Editorial Address
Dusun Suka Mulia Desa Karang Rejo, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science
ISSN : 30248744     EISSN : 30248752     DOI : https://doi.org/10.60076/njms
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science (NJMS) adalah jurnal yang prestisius untuk eksplorasi ilmiah di persilangan berbagai disiplin. NJMS berperan sebagai pusat intelektual yang mendorong dialog dan kolaborasi mendalam di berbagai bidang pengetahuan. Dengan proses review yang ketat, NJMS menjamin kualitas dan kredibilitas artikel-artikel yang diterbitkan. Jurnal ini menampilkan berbagai kajian ilmiah yang menghubungkan berbagai subjek yang berbeda, membantu memahami fenomena kompleks secara holistik. Dari ilmu alam hingga ilmu sosial, NJMS menyajikan penelitian orisinal, ulasan, dan analisis kritis. Dengan mendorong dialog antardisiplin, NJMS memfasilitasi sintesis pengetahuan dan pengembangan wawasan baru. Jurnal ini menjadi sumber berharga bagi akademisi, peneliti, dan pemikir yang ingin berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan lintas disiplin.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 4 (2025): NJMS - November 2025" : 9 Documents clear
Analysis of the Implementation of the Electronic Medical Record (EMR) System at Kasih Ibu Hospital Surakarta Fajar Nugroho
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 4 (2025): NJMS - November 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The use of technology in healthcare services is a key part of modern digital transformation. Despite this progress, many healthcare facilities continue to experience challenges when adopting digital systems. Previous research indicates that these difficulties can significantly affect service quality. Kasih Ibu Hospital Surakarta, which has adopted Electronic Medical Records (EMR), also faces obstacles during the implementation process. This study aims to thoroughly evaluate how EMR is applied at the hospital and identify the factors supporting its adoption. Unlike earlier studies that examined only limited aspects, this research offers a broader perspective. Using a qualitative case study method, data was gathered through questionnaires given to selected participants with relevant education and expertise (purposive sampling). The data was analyzed using the Ishikawa Diagram to pinpoint six major problem areas: human resources, materials, assets, methods, policies, and environment. The findings highlight the importance of continuous monitoring and evaluation of these elements to enhance EMR adoption at the hospital. Ultimately, this study hopes to uncover the main barriers to EMR implementation and assist hospital leaders in developing more effective improvement strategies.
Pengaruh Edukasi Kebencanaan Gempa Bumi Menggunakan Media Mobile Learning Terhadap Sikap Kesiapsiagaan Menghadapi Resiko Gempa Bumi Di SMK Muhammadiyah 1 Bantul Azka Alfatha Huda; Triyas Singgih Pambudi; Endah Tri Wulandari
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 4 (2025): NJMS - November 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara rawan gempa bumi karena terletak di zona pertemuan tiga lempeng tektonik besar. Upaya mengurangi risiko bencana dapat dilakukan dengan menanamkan kesiapsiagaan sejak dini melalui pendidikan di sekolah agar anak-anak lebih siap menghadapi gempa. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesiapsiagaan menggunakan media mobile learning terhadap sikap kesiapsiagaan menghadapi risiko gempa bumi di SMK Muhammadiyah 1 Bantul. Metode yang digunakan adalah pre-eksperimen dengan desain one group pretest-posttest pada 60 responden yang dipilih melalui total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test serta Mann-Whitney U Test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada sikap kesiapsiagaan, dengan 95,0% responden menunjukkan sikap positif setelah intervensi dan p-value 0,000 (<0,05). Dapat disimpulkan bahwa edukasi kesiapsiagaan menggunakan media mobile learning efektif meningkatkan sikap kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko gempa bumi.
Problematika Nazir Dalam Mengelola Dan Mengembangkan Tanah Wakaf Di Desa Loa Janan Ulu Lisa Nur Aisyah; Hervina; Akhmad Sofyan
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 4 (2025): NJMS - November 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui pengelolaan dan pengembangan yang dilakukan oleh nazir terhadap tanah wakaf di Desa Loa Janan Ulu serta untuk mengetahui problematika nazir dalam pengelolaan dan pengembangan tanah wakaf di Desa Loa Janan Ulu. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian empiris, dengan menggunakan metode deskriptip kualitatif. Fokus penelitian ini pada problematika nazir dalam mengelola dan mengembangkan tanah wakaf. Teknik analisis data dilakukan dengan cara deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan, memaparkan, dan menganalisis hasil dari penelitian. Sumber data yang digunakan pada penelitian ini data primer dan data sekunder. Hasil dari penelitian ini pertama, pengelolaan dan pengembangan tanah wakaf untuk masjid dan mushala di Desa Loa Janan Ulu yaitu berupa mengelola kegiatan masjid dan mushala khususnya ibadah sholat 5 waktu, membuat kegiatan hari-hari besar Islam, mengelola keuangan masjid dan mushala usaha dalam menambah bangunan serta memperbaiki fasilitas masiid dan mushala. Kedua. problematika dari pengelolaan dan pengembangan dari nazir ini adalah mengenai dana, karena tidak adanya sertifikat, maka masjid dan mushala ini menggunakan dana yang hanya didapatkan dari warga sekitar, kotak amal dari jamaah dan donatur insidental saja, hal inilah yang menyebabkan timbulnya problematika untuk mengelola tanah wakaf tersebut. Perbedaan pendapat juga menjadi problematika nazir dalam mengembangkan bangunan masjid di Desa Loa Janan Ulu. Serta problematika lainnya yaitu dari keempat nazir yang penulis teliti itu tidak mengetahui adanya Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang wakaf.
Konsep Wasathiyah sebagai Fondasi Moderasi Beragama dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Lembaga Pendidikan Tinggi: Studi Literatur Selvi Pransiska
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 4 (2025): NJMS - November 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Fenomena radikalisme dan intoleransi di kalangan mahasiswa menunjukkan urgensi penguatan moderasi beragama melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam di perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep wasathiyah sebagai fondasi moderasi beragama dalam pembelajaran PAI melalui studi literatur. Metode penelitian menggunakan library research dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis dan teknik content analysis terhadap berbagai literatur dari tahun 2019 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wasathiyah dalam perspektif Islam mengandung nilai keseimbangan, keadilan, dan jalan tengah yang relevan dengan konteks keberagaman Indonesia. Nilai-nilai wasathiyah yang dapat diintegrasikan dalam pembelajaran PAI meliputi komitmen kebangsaan, toleransi, anti kekerasan, dan penghargaan budaya lokal. Strategi implementasi mencakup penguatan paradigma moderasi, pengembangan kurikulum inklusif, dan inovasi pembelajaran berbasis pendekatan interdisipliner. Model pembelajaran efektif menggunakan student-centered learning, metode aktif, dan kegiatan ekstrakurikuler yang memberikan pengalaman praktis. Tantangan implementasi berupa kesiapan dosen, pengaruh teknologi, dan normalisasi intoleransi dapat diatasi melalui peningkatan kompetensi pendidik, pengembangan konten digital berkualitas, dan kolaborasi multipihak. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan konsep wasathiyah sebagai landasan filosofis pembelajaran PAI dan kontribusi praktis sebagai rujukan pengembangan kurikulum berbasis moderasi beragama.
Rekonstruksi Modal Sosial di Era Masyarakat Digital: Analisis Sosiologis atas Peran Media Sosial dalam Memperkuat Solidaritas Komunitas Lokal di Kabupaten Sidoarjo Diana Novita Rachmawati
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 4 (2025): NJMS - November 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

digital dengan fokus pada peran media sosial dalam memperkuat solidaritas komunitas lokal di Kabupaten Sidoarjo. Transformasi digital yang semakin mengakar dalam kehidupan sehari-hari mendorong perubahan signifikan pada pola komunikasi, hubungan sosial, dan mekanisme koordinasi antarwarga. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif-kualitatif dengan teknik triangulasi data melalui wawancara, observasi grup WhatsApp komunitas, serta analisis dokumen digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media sosial berfungsi sebagai wadah rekonstruktif bagi modal sosial dengan memperluas jaringan interaksi, meningkatkan kepercayaan melalui transparansi konten visual, serta menciptakan norma-norma baru yang berorientasi pada kepedulian dan akuntabilitas kolektif. Temuan ini menegaskan bahwa media sosial tidak menggantikan modal sosial tradisional, tetapi memperkuatnya melalui bentuk interaksi hibrida yang lebih cepat, fleksibel, dan responsif terhadap dinamika sosial lokal. Selain itu, penelitian ini mengidentifikasi potensi tantangan seperti penyebaran informasi tidak terverifikasi dan kesenjangan digital yang memengaruhi tingkat partisipasi warga tertentu. Implikasi praktis dari penelitian ini menunjukkan pentingnya pemerintah daerah dan pemimpin komunitas untuk mengintegrasikan literasi digital, protokol etika komunikasi, dan fasilitasi platform komunitas resmi dalam strategi pembangunan sosial. Studi ini menawarkan kontribusi pada literatur modal sosial dan membuka peluang penelitian lanjutan terkait penggunaan media digital dalam memperkuat ketahanan komunitas di era perubahan sosial yang cepat
Rekonfigurasi Relasi Kekuasaan dan Akses Pengetahuan dalam Masyarakat Digital: Kajian Sosiologis Berbasis Teori Transformasi Sosial Diana Novita Rachmawati; Isa Anshori
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 4 (2025): NJMS - November 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah merevolusi akses dan distribusi pengetahuan, sehingga memicu perubahan signifikan dalam relasi kekuasaan di masyarakat perkotaan. Penelitian ini mengeksplorasi bagaimana digitalisasi memengaruhi struktur sosial, legitimasi, dan partisipasi warga di Surabaya, dengan menggunakan pendekatan sosiologis berbasis teori transformasi sosial. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan studi kasus dan analisis literatur, difokuskan pada interaksi antara aktor sosial, teknologi, dan struktur sosial lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi menciptakan pola kekuasaan yang lebih heterarkis dan multidimensional, di mana individu atau kelompok yang mampu memanfaatkan teknologi digital memperoleh pengaruh baru, sementara akses pengetahuan menjadi lebih demokratis. Fenomena ini juga memperlihatkan adanya kesenjangan digital, di mana wilayah pinggiran kota dan kelompok dengan literasi digital rendah menghadapi keterbatasan dalam partisipasi sosial dan ekonomi. Selain itu, penelitian ini menekankan pentingnya penguatan literasi digital, pengembangan infrastruktur teknologi, dan platform partisipatif untuk memastikan inklusivitas dan kualitas distribusi pengetahuan. Implikasi teoritis penelitian ini menegaskan relevansi teori transformasi sosial dalam memahami interaksi kompleks antara teknologi, aktor sosial, dan struktur masyarakat, sementara implikasi praktisnya memberikan rekomendasi bagi pemerintah, institusi pendidikan, dan komunitas lokal dalam mengelola masyarakat digital. Temuan ini diharapkan memperkaya literatur sosiologi perubahan sosial sekaligus memberikan arahan strategis bagi pengembangan masyarakat digital yang inklusif di Surabaya
Model Dinamika Sistem Pengefisienan Biaya Bahan Bakar Untuk Distribusi Sampah Baraya Pisman Gilbert Paska Ferdianto; Ilham Panuluh Utama; Julian Dwi Saputra; Agus Pramitasari Sitanggang; Gracia Juli Bernadita Mungok
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 4 (2025): NJMS - November 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan model dinamika sistem untuk mengefisienkan biaya bahan bakar dalam distribusi sampah anorganik oleh Komunitas Baraya Pisman RW 7, Bandung, yang menghadapi kendala distribusi tidak efektif akibat kurangnya koordinasi, keterbatasan armada (saat ini 1 motor dan 1 mobil pick-up yang digunakan), tingginya biaya operasional bahan bakar, dan pemilahan sampah yang belum optimal. Dengan menggunakan pemodelan dinamika sistem berbasis simulasi AnyLogic, diuji dua skenario optimasi terhadap biaya bahan bakar tahunan, yang pada kondisi eksisting (Skenario 0) mencapai Rp18.290.206,68. Hasil simulasi menunjukkan bahwa Skenario 1 (menggunakan 2 motor dan 1 mobil) menghasilkan biaya bahan bakar sebesar Rp10.440.053,982, sementara Skenario 2 (menggunakan 1 mobil pick-up tanpa motor) menghasilkan biaya paling efisien, yaitu Rp9.965.888,36. Oleh karena itu, solusi yang paling optimal adalah membatasi penggunaan kendaraan pada mobil pick-up Baraya Pisman karena konsumsi bahan bakar yang lebih rendah, dengan tetap mendorong peningkatan infrastruktur, koordinasi antarpihak, serta edukasi masyarakat untuk pemilahan sampah agar distribusi dapat berjalan lebih lancar dan berkelanjutan
Pencabutan Kuasa Asuh Anak Pada Perceraian Akibat Penyimpangan Seksual Yang Dilakukan Oleh Istri Dikaitkan Dengan Undang-Undang Perlindungan Anak Ditinjau Dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan Dan Kompilasi Hukum Islam Fatimah Az Zahra; Veronica Komalawati; Hazar Kusmayanti
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 4 (2025): NJMS - November 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan memahami mengenai pemenuhan hak asuh anak jika terjadi perceraian, serta menganalisis dan merumuskan akibat hukum terhadap kuasa asuh anak bila terjadi perceraian akibat penyimpangan seksual yang dilakukan istri berdasarkan peraturan perundang-undangan dan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan spesifikasi penelitian deskriptif analitis, yaitu dengan menggambarkan peristiwa yang sedang diteliti dikaitkan dengan bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Metode analisis data yang digunakan adalah yuridis kualitatif untuk menghasilkan data deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama perceraian menurut UU Perkawinan dan KHI pada dasarnya tidak memutus hubungan darah maupun kewajiban orang tua terhadap anak. Kuasa asuh dapat ditetapkan kepada salah satu orang tua namun pemenuhan hak asuh anak tetap menjadi tanggung jawab bersama agar kelangsungan hidup, pendidikan, perlindungan, dan kasih sayang anak tetap terjamin. Kedua, akibat hukum terhadap kuasa asuh anak jika terjadi perceraian akibat penyimpangan seksual yang dilakukan istri dapat menjadi dasar bagi hakim mencabut kuasa asuh dari pihak ibu dan menyerahkannya kepada ayah. Pertimbangan hukum tersebut berlandaskan pada UU Perkawinan, KHI, serta prinsip the best interest of the child dalam UU Perlindungan Anak, yang mengutamakan perlindungan fisik, psikologis, serta moral anak di atas kepentingan orang tua
Reformulasi Regulasi Perkawinan Paksa: Studi Komparasi Antara Indonesia, Inggris Raya, dan Pakistan Satriya Aldi Putrazta; Sonia Wijaya Putra; Dominikus Rato; Triana Ohoiwutun
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 4 (2025): NJMS - November 2025
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji kerangka hukum komparatif terkait perkawinan paksa di Indonesia, Inggris, dan Pakistan, dengan tujuan merumuskan model reformulasi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) agar lebih efektif dalam melindungi korban. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan tiga pendekatan utama, yaitu pendekatan perundang-undangan untuk mengkaji aturan hukum yang berlaku, pendekatan konseptual untuk mengidentifikasi perlunya reformasi norma hukum, dan pendekatan komparatif untuk menganalisis persamaan dan perbedaan regulasi di ketiga negara tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Indonesia telah mengkriminalisasi perkawinan paksa sebagai salah satu bentuk kekerasan seksual dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara, namun belum memiliki mekanisme pencegahan dan pemulihan korban yang komprehensif. Inggris, melalui Forced Marriage Protection Orders (FMPOs) dalam Family Law Act 1996 dan Forced Marriage (Civil Protection) Act 2007, menyajikan model perlindungan preventif yang progresif. Sebaliknya, Pakistan menegaskan larangan tersebut melalui Undang-Undang Pembatasan Pernikahan Anak tahun 1929 dan Undang-Undang Pencegahan Praktik Anti-Perempuan tahun 2011, meskipun implementasinya dibatasi oleh budaya patriarki. Reformulasi Undang-Undang TPKS diperlukan agar lebih preventif, responsif, dan berorientasi pada korban sesuai dengan standar hak asasi manusia internasional.

Page 1 of 1 | Total Record : 9