cover
Contact Name
-
Contact Email
journal@mail.unnes.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
journal@mail.unnes.ac.id
Editorial Address
Sekaran Gunungpati Semarang 50229
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Biologi
ISSN : 20868286     EISSN : -     DOI : -
Core Subject : Agriculture,
Prosiding Seminar Nasional Biologi, terbitan ini berisi artikel bidang ilmu Biologi diterbitkan secara berkala 12 bulanan.
Articles 29 Documents
Search results for , issue "Vol. 12 (2024)" : 29 Documents clear
EMBUNG PATEMON KONSERVASI YANG BERSINERGI, BERMANFAAT DAN BERKELANJUTAN Saraswati, Ufi; Bintari, Siti Harnina; Rudyatmi, Ely; Sukaesih, Sri; Mustikaningtyas, Dewi
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Embung Patemon sekaligus merupakan upaya Konservasi Air dibawah pengawasan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana Jawa Tengah. Embung Patemon memiliki bentuk berupa cekungan yang digunakan untuk mengatur dan menampung suplai aliran air hujan, menjaga kualitas air tanah, mencegah banjir, hingga sumber pengairan. Keberadaan Embung Patemon diharapkan tidak hanya sebagai tempat konservasi air, melainkan dapat digunakan sebagai sumber ekonomi masyarakat Patemon dan sekitarnya, khususnya masyarakat yang berada di Kampung Sriging RT 01/RW 01. Mengingat lingkungan sekitar Embun Patemon memungkinkan untuk menjadi tempat berkumpul, bersantai bersama keluarga dengan menghirup udara segar di lingkungan sekitar Embung. Kelurahan Patemon tempat keberadaan Embung Patemon telah mempunyai komunitas bisnis yang tergabung dalam UMKM masyarakat Patemon. UMKM yang tergabung antara lain memproduksi aneka makanan ringan, selain adanya komunitas BSM yang menghasilkan produk komersilnya berupa sabun, ecoenzim dan turunannya serta kerajinan tangan dari perca dan kertas/kemasan produk pangan. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk memanfaatkan keberadaan Embung Patemon sebagai tempat kegiatan ekonomi masyarakat sekitar. Diperoleh hasil berupa inisiasi sinergitas antara masyarakat UMKM dengan pihak BBWS dengan tetap mengikuti rambu rambu fungsi embung untuk menyimpan air dan konservasi alam lingkungan setempat. Perhatian civitas akademika dengan demikian dalam meng aplikasikan ide, dan gagasan sebagai bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi yakni “Embung Patemon sebagai bentuk konservasi yang bersinergi, bermanfaat dan berkelanjutan” secara mikro telah terlaksana.
Kajian Etnomedisin Tumbuhan Rendah Berkhasiat Obat Stroke di Kabupaten Kepuluan Yapen Provinsi Papua Rahanra, Roy Marthen
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan tanaman Etnomedisin di Papua sangat banyak namun bentuk pengolahan masih mengunakan teknik tradisonalan. Pemanfaatan tanaman berkhasit Etnomedisin berbahan dasar buah merah dan buah kuning Pandannus conoideus di kombinasi dengan mengunakan tanaman tanduk rusa dari golongan tumbuhan rendah Platycerium di Papua sangat banyak upaya mengembangkan tanaman berkhasiat belum dimanfaatkan secra baik sebagai salah satu pengembagan obat baru dalam mengatasi penyakit stroke. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tanaman yang digunakan sebagai obat untuk mengobati penyakit stroke. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan analisis data menggunakan SPSS analisi data secara kuantitatif. Data penggunaan tanaman obat telah dikumpulkan dengan menggunakan wawancara langsung kepada Masyarakat asli Papua. Hasil penelitian menunjukan terdapat 3 spesies tanaman obat yang digunakan untuk mengobati penyakit stroke degan cara merepus menyuling dan membakar hasil analisis statistik menunjukan nilai signifikansi nyata (α = 0,05).
PENGUATAN KOMPETENSI GURU-GURU BIOLOGI INDONESIA DI THAILAND TENTANG PEMANFAATAN LINGKUNGAN BERORIENTASI KONSERVASI SEBAGAI SUMBER BELAJAR Saptono, Sigit; Irsadi, Andin; Mubarok, Ibnul; Mustikaningtyas, Dewi; Listiaji, Prasetyo
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya memelihara, melakukan konservasi, dan memanfaatkan lingkungan sekitar sekolah untuk dijadikan sumber ajar merupakan strategi alternatif untuk meningkatkan kualitas proses belajar Biologi. Guru akan bertambah kemampuan inovasi dan kreativitasnya dalam mengembangkan proses pembelajaran dan siswa lebih tertarik jika proses belajar Biologi bersentuhan dengan objek belajarnya di lingkungan terdekat. Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini bertujuan menambah wawasan serta penguatan bagi para guru Biologi Indonesia yang mengajar di Thailand dalam upaya meningkatkan kualitas proses belajar bagi siswanya. Pemanfaatan dan perawatan lingkungan sekolah yang dijadikan sumber belajar dapat memberikan kontribusi: (1) guru memahami manfaat lingkungan sekitar sekolah yang dapat dijadikan sebagai sumber ajar, (2) meningkatnya kualitas proses belajar siswa dengan pemanfaatan lingkungan sebagai sumber ajar, (3) guru dapat menyiapkan rencana sumber belajar biologi di lingkungan sekitar sekolah. Metode kegiatan meliputi 4 (empat) tahapan, yaitu informasi dan penguatan kompetensi, pemanfaatan lingkungan sekitar sebagai sumber ajar, monitoring-evaluasi. Teknik kegiatan dilakukan melalui pendampingan.
ANALISIS BAHAN AJAR DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI DI SMA Herninda, Fitrah
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum merupakan salah satu acuan dalam penentuan kemana arah tujuan pendidikan akan dicapai. Pada abad 21 terdapat keterbaruan kurikulum disebut kurikulum merdeka belajar. Kurikulum merdeka belajar adalah sebuah tawaran merubah sistem pendidikan guna mendorong kemajuan dalam bidang pendidikan sesuai perkembangan zaman sekarang ini. Implementasi kurikulum merdeka bertujuan memberikan perubahan terhadap pandangan belajar, siswa lebih berperan aktif dan guru harus memiliki kompetensi dalam mengemas materi pembelajaran dalam bentuk bahan ajar. Pentingnya bahan ajar agar memudahkan guru dan siswa untuk mencapai tujuan dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kebutuhan siswa terhadap bahan ajar dalam pembelajaran Biologi. Penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan penyebaran angket analisis kebutuhan yang disajikan pada platform google form. Teknik analisis data dalam penelitian menggunakan analisis hasil angket kebutuhan bahan ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata analisis angket 88,3% siswa membutuhkan E-LKPD sebagai bahan ajar yang digunakan dalam proses pembelajaran biologi dan 93,7% siswa setuju jika E-LKPD yang dikembangkan berbasis SSCS sebagai alternatif bahan ajar penunjang pembelajaran biologi.
PENGEMBANGAN BUDIDAYA IKAN DAN SAYURAN MELALUI METODE AKUAPONIK SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Herlina, Lina; Christijanti, Wulan; Utami, Nur Rahayu; Peniati, Endah; Rudyatmi, Ely; Purwantoyo, Eling; Sriyadi , Sriyadi; Mu’afy, Faizal Daffa; Kusuma, Zeni Herawati
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Akuaponik, sebagai sistem budidaya terintegrasi antara perikanan dan pertanian, menawarkan solusi inovatif dalam pemanfaatan sumber daya yang efisien. Kegiatan ini untuk mengeksplorasi potensi budidaya akuaponik sebagai salah satu alternatif dalam pemberdayaan masyarakat. Tujuan pengabdian ini diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai penerapan akuaponik dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam aspek ekonomi dan ketahanan pangan yang mencakup kajian mengenai aspek teknis budidaya akuaponik, analisis ekonomis, serta evaluasi dampak sosial dari penerapan sistem ini. Metode dalam dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat yaitu sosialisasi dan edukasi, pelatihan teknis,serta monitoring dan eavalasi. Peserta berjumlah 20 orang dari ibu-ibu PKK di RT 03/RW08 Kelurahan Patemon. Hasil menunjukkan bahwa peserta pengabdian antusias mengikuti kegiatan baik teori maupun praktik. Dua bulan setelah ppraktik budidaya ikan lele dipanen dan 10% dari keselurahan ikan lele sejumlah 50 ekor sekitar10 ekor mati. Pertumbuhan kangkung selama 2 bulan menunjukan adanya pertumbuhan dilihat dari tinggi , jumlah daun dan cabangnya. Dari program kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat membuka wawasan peserta tentang budidaya ikan dan sayuran dengan akuaponik. yang dapat digunakan dalam budidaya sayuran bebas bahan kimia sehingga meningkatan gizi sayuran. Dengan adanya pengabdian ini diharapkan dapat digunakan sebagai inisiasi pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan keterampilan sehingga dapat menambah pendapatan karena sayuran kangkung dan ikan lele dapat dikonsumsi sendiri atau dijual sehingga akan menambah pendaparan keluarga.
PENGEMBANGAN E-ATLAS STRUKTUR TUMBUHAN BERBIJI SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PADA MATERI JARINGAN, ORGAN, DAN SISTEM ORGAN PADA TUMBUHAN DI SMA Rosaningdyah, Amalia Rizqi; Rudyatmi, Ely
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Materi jaringan tumbuhan mempelajari struktur mikroskopis dan fungsi dari berbagai jaringan tumbuhan. Observasi di SMA Negeri 16 Semarang menunjukkan bahwa 56% siswa menganggap materi ini abstrak. Siswa kesulitan memahami konsep karena kompleksitas materi dan struktur mikroskopis yang sulit divisualisasikan tanpa alat atau media yang memadai. Inovasi media pembelajaran diperlukan untuk membantu siswa memvisualisasikan struktur jaringan tumbuhan, memahami hubungan struktur-fungsi, dan mengaplikasikan pengetahuannya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan E-Atlas Struktur Tumbuhan Berbiji sebagai media pembelajaran yang valid dan praktis untuk materi Jaringan, Organ, dan Sistem Organ Tumbuhan di SMA. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D). Validitas produk dinilai oleh ahli materi dan media, sementara kepraktisan dinilai oleh dua guru dan 63 siswa kelas XI SMA Negeri 16 Semarang yang telah mempelajari jaringan tumbuhan. Hasil menunjukkan tingkat validitas E-Atlas sangat tinggi, mencapai 93,27% dari ahli materi dan 98,21% dari ahli media. Kedua nilai validitas E-Atlas memenuhi kriteria “Sangat Valid”. Keputusan uji validitas menyatakan bahwa produk layak digunakan sebagai media pembelajaran dengan revisi. Uji kepraktisan mencapai 94,53% dari guru dan 89,9% dari siswa, sehingga produk memenuhi kriteria “Sangat Praktis”. Secara rinci, 89% siswa menilai E-Atlas sangat praktis, dan 11% menilainya praktis, tanpa ada penilaian kurang atau tidak praktis. Hasil penilaian kepraktisan mengindikasikan tingginya tingkat penerimaan dan kepuasan pengguna terhadap E-Atlas. Kesimpulannya, E-Atlas Struktur Tumbuhan Berbiji dinyatakan valid dan praktis sebagai media pembelajaran biologi. E-Atlas berperan sebagai jembatan yang mentransformasikan pengalaman abstrak menjadi konkret, serta menawarkan solusi efektif untuk memvisualisasikan struktur jaringan tumbuhan, memahami hubungan struktur-fungsi, dan mengaplikasikan pengetahuan kontekstual.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DILENGKAPI JURNAL REFLEKSI TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNISI DAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS X MATERI VIRUS Hafizhatunnisa, Aulia; Sukaesih, Sri
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pendidikan abad 21 membekali siswa untuk menguasai berbagai keterampilan untuk hidup, diantaranya berpikir kritis dan metakognisi. Model Problem Based Learning (PBL) merupakan salah satu model pembelajaran yang mengajarkan masalah otentik yang mengarahkan siswa membangun kemampuan metakognisi dan berpikir kritis. Tahap analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah pada model PBL dilengkapi jurnal refleksi dapat menumbuhkan kesadaran diri dalam strategi belajar untuk mencapai tujuan belajar. Penelitian ini bertujuan menganalisis pembelajaran PBL dilengkapi jurnal refleksi terhadap peningkatan kemampuan metakognisi dan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merupakan penelitan quasi eksperimen dengan rancangan nonequivalent control group design. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket dan tes. Analisis data menggunakan uji statistik berupa Uji-t dan menganalisis peningkatan dengan Uji N-Gain. Hasil penelitian berdasarkan Uji N-Gain kemampuan metakognisi kelas eksperimen diperoleh nilai 0,50 termasuk dalam kategori sedang dan kelas kontrol 0,29 masuk dalam kategori rendah. Hasil Uji N-Gain kemampuan berpikir kritis kelas eksperimen diperoleh nilai 0,66 termasuk dalam kategori sedang dan kelas kontrol 0,51 termasuk dalam kategori sedang. Hasil Uji Independent Sample t-Test menunjukkan kemampuan metakognisi dan berpikir kritis siswa diperoleh nilai sig (2-tailed) 0,00<0,05, maka Ho ditolak yang artinya Ha diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh yang signifikan pada penerapan model PBL dilengkapi jurnal refleksi terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas eksperimen. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran PBL dilengkapi jurnal refleksi berpengaruh positif terhadap peningkatan kemampuan metakognisi dan berpikir kritis pada pembelajaran materi virus di kelas X. Model PBL dapat digunakan sebagai alternatif strategi pembelajaran Biologi materi virus untuk mengembangkan kemampuan metakognisi dan berpikir kritis siswa melalui kebiasaan menulis jurnal refleksi.
REVITALISASI RUMAH PINTAR "MEKAR SARI" DALAM UPAYA PEMBEKALAN LITERASI DAN KETERAMPILAN BAGI MASYARAKAT Saptono, Sigit; Alimah, Siti; Sukaesih, Sri; Mustikaningtyas, Dewi; Mubarok, Ibnul
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan kemasyarakatan merupakan bentuk pendidikan non-formal yang dapat mendukung pendidikan formal di sekolah. Pendidikan kemasyarakatan memberikan dampak positif kepada masyarakat kelompok tertentu dalam hal literasi, keterampilan, dan wawasan. Rumah Pintar "Mekar Sari" yang berlokasi di Kelurahan Pedalangan Banyumanik kota Semarang merupakan salah satu wahana pembekalan literasi, keterampilan dan kecakapan masyarakat. Program pembekalan yang dilaksanakan antara lain pembelajaran literasi baca, tulis, dan hitung, keterampilan dan kerajinan tangan, serta penguatan karakter religius. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan melakukan revitalisasi Rumah Pintar "Mekar Sari" agar dapat difungsikan kembali dengan beberapa pengembangan program dan menjadi tempat masyarakat belajar literasi dan berkreasi. Target khusus kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini adalah terwujudnya Rumah Pintar yang tertata, bersih, sehat, dan dapat menjalankan program pendidikan literasi dan keterampilan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui 4 (empat) tahapan, yaitu revitalisasi fasilitas sarana, peningkatan kepedulian masyarakat, implementasi program pendidikan literasi dan keterampilan, monitoring dan evaluasi. Teknik yang diterapkan adalah brainstorming dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa revitalisasi telah dilakukan pada ruang belajar Rumah Pintar “Mekar Sari” meliputi penggantian lemari buku, pengadaan buku, pengadaan meja dan kursi kecil untuk belajar, papan tulis, dan karpet untuk alas di lantai, serta penataan ulang interior ruang belajar. Warga masyarakat mitra termotivasi untuk menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan yang pernah dilaksanakan di rumah pintar tersebut. Program kegiatan yang telah diimplementasikan setelah revitalisasi Rumah Pintar adalah belajar menulis dan literasi huruf Arab bagi anak-anak. Kegiatan lain yang telah diprogramkan adalah belajar membuat kaligrafi sederhana, keterampilan mewarnai degradasi, dan membuat kreasi kerajinan tangan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DI SMAN 1 AMPEL, BOYOLALI MATERI KEANEKARAGAMAN HAYATI Saputri, Eka; Susanti, Susanti
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 12 (2024)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discovery Learning merupakan suatu metode pembelajaran yang membantu siswa memahami struktur atau gagasan pokok suatu disiplin ilmu, perlunya keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran, dan keyakinan bahwa pembelajaran sejati datang melalui penemuan pribadi. Penelitian ini menggunakan metode Pre-Experimental design dengan rancangan One Shot Case Study. Populasi penelitian adalah siswa kelas X MIPA SMA Negeri 1 Ampel, Boyolali. Pengambilan sampel menggunakan systematic sampling diperoleh 3 kelas yaitu X 1, X 3, dan X 7. Data yang diambil berupa hasil belajar pada ranah kognitif, psikomotor, dan afektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar kognitif > 90% siswa memperoleh nilai ≥ 70 dengan ketuntasan klasikal yaitu untuk hasil belajar pada ranah kognitif, psikomotor, dan afektif yaitu 85 dengan kriteria sangat berpengaruh. Hasil belajar psikomotor > 80% dengan kriteria terampil, kemudian untuk hasil belajar afektif yaitu angket kerjasama memperoleh presentase 85% dengan kriteria sangat baik, kemudian untuk angket respon siswa memperoleh kriteria 80% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran materi keanekaragaman hayati dengan menggunakan model pembelajaran discovery learning berpengaruh terhadap hasil belajar siswa.

Page 3 of 3 | Total Record : 29