cover
Contact Name
Warka Syachbrani
Contact Email
warka.syachbrani@unm.ac.id
Phone
+6285255748005
Journal Mail Official
paaj.fe@unm.ac.id
Editorial Address
Jl. Pendidikan I No.27, Tidung, Kec. Rappocini, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90222
Location
Kota makassar,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Phinisi Applied Accounting Journal
ISSN : -     EISSN : 29670550     DOI : -
Core Subject : Economy,
Pinisi Applied Accounting Journal adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan hasil penelitian original pada bidang akuntansi terapan. PAAJ berkomitmen untuk menerbitkan karya-karya ilmiah berkualitas tinggi di bidang akuntansi dan bidang lain yang terkait yang menggunakan alat analisis dari disiplin ilmu dasar seperti ekonomi, statistik, psikologi, dan sosiologi. PAAJ juga menerbitkan hasil penelitian dengan metode studi lapangan yang dilakukan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ekonomi, faktor eksternal dan internal dalam bidang akuntansi, pengauditan, pengungkapan, pelaporan keuangan, perpajakan, dan sistem informasi serta bidang terkait seperti keuangan perusahaan, investasi, pasar modal, hukum, perikatan, dan sistem informasi.
Articles 34 Documents
The Effectiveness of Technology Based Financial Accounting Instruction: A Literature Study at SMK 1 Sinjai Ramadhani, Magfirah Wahyu
Phinisi Applied Accounting Journal Vol 3, No 2 (2025): OCTOBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of technology-based financial accounting learning in Vocational High Schools (SMK) through a literature review approach. The review was conducted by examining various literature sources, including journals, scientific articles, and relevant research reports published between 2017 and 2025. The analysis employed a descriptive qualitative method by highlighting the role of technology in improving students’ conceptual understanding, practical skills, and learning motivation in financial accounting subjects. The findings indicate that the use of technology—such as accounting software, online learning applications, and interactive media—significantly enhances the effectiveness of the learning process. The success of implementing technology-based learning is also strongly influenced by teacher readiness, school infrastructure support, and the alignment of learning methods with student characteristics. In addition, the application of technology-based learning helps strengthen students’ digital competencies and fosters critical and collaborative thinking skills required in the modern workplace. Therefore, it is necessary to develop an adaptive curriculum, enhance teacher capacity, and provide adequate technology-based learning facilities to continuously improve the effectiveness of financial accounting learning in Vocational High Schools.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran akuntansi keuangan berbasis teknologi di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui pendekatan tinjauan literatur. Tinjauan ini dilakukan dengan memeriksa berbagai sumber literatur, termasuk jurnal, artikel ilmiah, dan laporan penelitian yang relevan yang diterbitkan antara tahun 2017 hingga 2025. Analisis ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menyoroti peran teknologi dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa, keterampilan praktis, dan motivasi belajar dalam mata pelajaran akuntansi keuangan. Hasil temuan menunjukkan bahwa penggunaan teknologi—seperti perangkat lunak akuntansi, aplikasi pembelajaran daring, dan media interaktif—secara signifikan meningkatkan efektivitas proses pembelajaran. Keberhasilan penerapan pembelajaran berbasis teknologi juga sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru, dukungan infrastruktur sekolah, dan kesesuaian metode pembelajaran dengan karakteristik siswa. Selain itu, penerapan pembelajaran berbasis teknologi membantu memperkuat kompetensi digital siswa dan memupuk keterampilan berpikir kritis serta kolaboratif yang dibutuhkan di tempat kerja modern. Oleh karena itu, perlu untuk mengembangkan kurikulum yang adaptif, meningkatkan kapasitas guru, dan menyediakan fasilitas pembelajaran berbasis teknologi yang memadai untuk terus meningkatkan efektivitas pembelajaran akuntansi keuangan di Sekolah Menengah Kejuruan.
The Influence of Education on the Ability to Prepare Digital-Based Financial Statements Muharram, Andi Iswan; Bustang, Bustang
Phinisi Applied Accounting Journal Vol 3, No 2 (2025): OCTOBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The advancement of digital technology has impacted various aspects of accounting, including financial reporting processes that now rely on digital systems. This study aims to analyze the influence of education on students' ability to prepare digital-based financial reports. Using a quantitative approach, data was collected through questionnaires distributed to 57 final-year accounting students who had received education in both accounting and information technology. Regression analysis results indicate that education has a positive and significant effect on the ability to prepare digital financial reports, with a regression coefficient of 0.2929 and an R2 value of 0.329. This suggests that educational improvement contributes 32.9% to the enhancement of students' digital competencies. These findings highlight that education integrating information technology into the accounting curriculum can improve students' competencies in meeting the demands of digitalization in the workplace. This study offers valuable insights into advancing accounting education to better adapt to the digital era
Evaluating Digital Financial Apps for Accounting Education and Student Financial Literacy in Indonesia Hasdik, Arif Rahman; Syukur, Mukarramah; Hartinah, Dwi Ayu Siti; Yus’an, Nurul Huda
Phinisi Applied Accounting Journal Vol 3, No 2 (2025): OCTOBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the ten most popular digital financial applications in Indonesia and evaluate their potential use as learning media to support accounting education for university students. Employing a desk-review method with a descriptive–comparative approach, the research examines the functional features of each application using eight major criteria: ease of use, accuracy and completeness of transaction recording, availability of transaction history and financial reports, budgeting and financial planning tools, level of transaction detail, data export capabilities, security and privacy features, and the overall potential of each platform to facilitate accounting learning. The analysis integrates comparative scoring with qualitative assessment to highlight the strengths, weaknesses, and pedagogical value of each application across diverse user contexts. Results indicate that GoPay, DANA, and OCTO Mobile achieve the highest evaluation scores, demonstrating strong suitability for developing students’ financial literacy, reinforcing their understanding of accounting cycles, and enabling hands-on practice with real digital financial data. These applications provide features that align well with fundamental accounting competencies, such as classification, analysis, and interpretation of financial transactions. The study recommends incorporating selected digital financial applications into accounting curricula to enhance experiential learning, improve analytical and decision-making skills, and strengthen students’ readiness for modern digital financial environments.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sepuluh aplikasi keuangan digital terpopuler di Indonesia serta mengevaluasi potensinya sebagai media pembelajaran untuk menunjang pendidikan akuntansi bagi mahasiswa. Dengan menggunakan metode desk review dan pendekatan deskriptif–komparatif, penelitian ini mengkaji fitur fungsional setiap aplikasi berdasarkan delapan kriteria utama: kemudahan penggunaan, akurasi dan kelengkapan pencatatan transaksi, ketersediaan riwayat transaksi dan laporan keuangan, fitur budgeting dan perencanaan keuangan, tingkat detail transaksi, kemampuan ekspor data, fitur keamanan dan privasi, serta potensi keseluruhan aplikasi dalam mendukung pembelajaran akuntansi. Analisis mengintegrasikan penilaian komparatif dengan kajian kualitatif untuk menyoroti kelebihan, kekurangan, dan nilai pedagogis masing-masing aplikasi dalam berbagai konteks penggunaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa GoPay, DANA, dan OCTO Mobile memperoleh skor evaluasi tertinggi, sehingga memiliki tingkat kesesuaian yang kuat untuk meningkatkan literasi keuangan mahasiswa, memperkuat pemahaman siklus akuntansi, dan memberikan pengalaman praktik langsung menggunakan data keuangan digital nyata. Aplikasi-aplikasi tersebut menyediakan fitur yang selaras dengan kompetensi dasar akuntansi, seperti klasifikasi, analisis, dan interpretasi transaksi keuangan. Penelitian ini merekomendasikan integrasi aplikasi keuangan digital tertentu ke dalam kurikulum akuntansi untuk meningkatkan pembelajaran berbasis pengalaman, memperkuat kemampuan analitis dan pengambilan keputusan, serta meningkatkan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi lingkungan keuangan digital modern.
To What Extent Does the Food Industry Disclosing Carbon Emissions GRI 305-Based Analysis in the Indonesian Capital Market Rais, Anisatun Humayrah; Said, Siti Nur Reskiyawati
Phinisi Applied Accounting Journal Vol 3, No 2 (2025): OCTOBER
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study analyzes the extent of carbon emission disclosure among food and beverage companies listed on the Indonesia Stock Exchange using the GRI 305 framework. Although climate-related reporting is increasingly important, prior studies show that emission disclosures in Indonesia remain voluntary and uneven. This research fills that gap by evaluating six core GRI 305 indicators through content analysis of sustainability and annual reports for 2021–2024. The results show a moderate disclosure level, with an average score of 4.45 out of 7 (index 0.64). Companies most frequently report Scope 1, Scope 2, and emission intensity, while Scope 3 is rarely disclosed. Disclosure declined slightly in 202–2023 but improved in 2024. These patterns indicate selective reporting focused on indicators under direct managerial control. The findings provide input for regulators and stakeholders to strengthen climate-related transparency in Indonesia.Studi ini menganalisis tingkat pengungkapan emisi karbon di antara perusahaan makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia menggunakan kerangka kerja GRI 305. Meskipun pelaporan terkait iklim semakin penting, studi sebelumnya menunjukkan bahwa pengungkapan emisi di Indonesia masih bersifat sukarela dan tidak merata. Penelitian ini mengisi kesenjangan tersebut dengan mengevaluasi enam indikator inti GRI 305 melalui analisis isi laporan keberlanjutan dan tahunan untuk periode 2021–2024. Hasilnya menunjukkan tingkat pengungkapan yang moderat, dengan skor rata-rata 4,45 dari 7 (indeks 0,64). Perusahaan paling sering melaporkan Cakupan 1, Cakupan 2, dan intensitas emisi, sementara Cakupan 3 jarang diungkapkan. Pengungkapan sedikit menurun pada periode 202–2023 tetapi membaik pada tahun 2024. Pola-pola ini menunjukkan pelaporan selektif yang berfokus pada indikator-indikator di bawah kendali langsung manajerial. Temuan ini memberikan masukan bagi regulator dan pemangku kepentingan untuk memperkuat transparansi terkait iklim di Indonesia.

Page 4 of 4 | Total Record : 34