cover
Contact Name
Fazri
Contact Email
jurutera@unsam.ac.id
Phone
+6285261571533
Journal Mail Official
fazri@unsam.ac.id
Editorial Address
Jln. Prof. Dr. Syarif Thayeb, Meurandeh, Kota Langsa, Aceh, 24416
Location
Kota langsa,
Aceh
INDONESIA
JURUTERA (Jurnal Umum Teknik Terapan)
Published by Universitas Samudra
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Jurutera menerbitkan dalam berbagai topik dalam bidang rekayasa dan sains yang dapat dikategorikan kedalam tema-tema berikut: - Teknik Elektro dan Informatika - Teknik Geologi dan Pertambangan - Teknik Arsitektur dan Perencanaan Wilayah dan Kota - Teknik Mesin dan Industri - Teknik Sipil dan Lingkungan - Teknik Perkapalan, Sistem Perkapalan, dan Kelautan - Multidisiplin
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 3 No 01 (2016)" : 5 Documents clear
Pola Kerusakan Sambungan Baut Pada Struktur Balok Profil Kanal (C) Ferrofoam Concrete Dengan Tinggi 300 Milimeter Sebagai Alternatif Gelagar Jembatan (Variasi Jumlah Baut 2 dan 4 Buah) Irwansyah Irwansyah; Faiz Isma; Ipak Neneng MB
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 3 No 01 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v3i01.1571

Abstract

Telah di uji 2 (Dua) balok profil I ferrofoam concrete yang dibentuk dengan 4 segmen profil kanal (C) yang panjangnya 110 mm dirangkai dan disambung dengan pelat 5 mm dan baut berdiameter 12 mm. Balok I tersebut masing-masing dimensinya h = 300 mm, bf = 100 mm, tf = 30 mm, tw = 30 mm, panjang 220 mm. Dari hasil pengujian didapat hasil untuk 2 baut beban maksimum sebesar 3,31 Ton untuk 4 buah baut sebesar 7,10 Ton dan lendutan terbesar 73,14 mm untuk 2 buah baut, Dari data uji tarik wiremesh menghasilkan tegangan luluh 4200 Kg/cm2, regangan luluh 0,0012, modulus elastisitas baja 3,5 x 106 Kg/cm2, diuji juga kawat tulangan di dapat hasil tegangan luluh 4217 Kg/cm2, regangan luluh 0,00176, modulus elastisitas baja 2,393 x 106 Kg/cm2. Uji tarik baut di dapat hasil tegangan luluh 3670 Kg/cm2, regangan luluh 0,0018, modulus elastisitas baja 2,0388 x 106 Kg/cm2, uji tarik pelat tegangan luluh 2585 Kg/cm2, regangan luluh 0,0012, modulus elastisitas baja 2,205 x 106 Kg/cm2.
Penataan Kembali Daerah Pusat Kegiatan Bisnis atau Central Bussines District (CBD) Dikota Langsa Asmadi Suria; Eka Mutia; Wan Alamsyah; Ilham Khairi
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 3 No 01 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v3i01.1572

Abstract

Kota merupakan pusat pemukiman dan tempat konsentrasi kegiatan penduduk yang mempunyai batas wilayah administrasi yang diatur dalam perundangan. Central Business District (CBD) adalah bagian kecil dari kota yang merupakan pusat dari segala kegiatan politik, sosial budaya, ekonomi dan teknologi. Berdasarkan RTRW Kota Langsa, kawasan CBD Kota Langsa terletak di Kecamatan Langsa Kota dengan luas 253,91 Ha. Kawasan Lapangan Merdeka dan sekitarnya perlu dilakukan penataan mengingat pada kawasan tersebut merupakan Pusat Pemerintahan Kota Langsa. Pada sore hingga malam hari, kawasan sekitar lapangan merdeka ramai oleh pedagang, baik pedagang kuliner/pedagang kaki lima maupun permainan anak-anak. Telah diketahui bahwa disana terdapat Pendopo Walikota Langsa dan Pusat Pemerintahan (Sekretariat Daerah Kota Langsa dan DPRK Langsa yang rencana juga akan dipindahkan ke kawasan tersebut), sehingga disekitar kawasan tersebut perlu disterilkan dari pedagang dan permainan anak-anak tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan alternatif pemindahan pedagang kuliner dan mainan di lapangan merdeka ke lokasi lain yang masih terjangkau oleh masyarakat dan penataan pola pergerakan dan jaringan jalan di sekitar kawasan Pusat Pemerintahan Kota Langsa.Penelitian ini akan menggunakan Analisa SWOT dan analisa kebutuhan ruang.Lokasi pemindahan dilakukan di sekitar Lapangan Merdeka, karena pusat aktivitas dan kebiasaan masyarakat Kota Langsa ada di titik tersebut, dengan pembagian pedagang kaki lima di koridor jalan Cut Nyak Dhien dari arah sebelah barat Lapangan Merdeka ke SMA Negeri 3 Langsa, Permainan anak dipindahkan ke Lapangan belakang, dan Kawasan di sekitar Lapangan Merdeka dan Pendopo ditiadakan agar kegiatan Pemerintahan tidak terganggu.
Perancangan Sistem Pengambilan Keputusan Di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (DISPERINDAGKOP) Dalam Pemberian Bantuan Alat Kepada Industri Kecil Menengah (IKM) Kabupaten Aceh Tamiang Dewiyana Dewiyana; Yusri Nadya; Dessy Supraptini
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 3 No 01 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v3i01.1573

Abstract

Proses pemilihan Industri Kecil Menengah (IKM ) merupakan satu bagian kritis dalam aktivitas pemberian bantuan alat oleh DISPERINDAGKOP Kabupaten Aceh Tamiang. Pemillihan Industri Kecil Menengah di DISPERINDAGKOP masih dilakukan secara manual dan kurang merata. Belum adanya sistem aplikasi yang mendukung untuk pengambilan keputusan pemberian bantuan alat kepada Industri Kecil Menengah di Kabupaten Aceh Tamiang, maka DISPERINDAGKOP perlu merancang atau mendesain sistem yang baik. Untuk mengatasi hal tersebut diperlukan sebuah sistem pengambil keputusan yang dapat mengakomodir kriteria-kriteria penilaian serta mampu menyimpan data-data berkaitan dengan pemilihan Industri Kecil Menengah di Kabupaten Aceh Tamiang. Proses pemilihan Industri Kecil Menengah dilakukan dengan Metode GAP (Generic Access Profile) yaitu membandingkan perbedaan antara indikator Industri Kecil Menengah dengan indikator nilai standar kriteria yang telah diberikan bobot. Hasil dari penentuan kriteria pemilihan didapatkan delapan kriteria yang digunakan yaitu produk, harga, tempat, promosi, proses, orang, lingkungan fisik, produktivitas dan kualitas. Model yang dirancang dapat membantu proses pengambilan keputusan di DISPERINDAGKOP dalam pemberian bantuan alat secara merata. Berdasarkan hasil perhitungan terbukti bahwa sistem yang dirancang telah mampu memberikan rekomendasi Industri Kecil Menengah yang dapat dipilih sebagai penerima bantuan alat.
Penentuan Lama Waktu Istirahat Pekerja Berdasarkan Beban Kerja Fisikpada PT. Perkebunan Nusantara I PKS Pulau Tiga Yusnawati Yusnawati; Yusri Nadya; Ilham Syahputra
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 3 No 01 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v3i01.1574

Abstract

Pemulihan energi sangat penting diperhatikan karena selama proses kerja untuk menghindari kelelahan. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pemulihan energi adalah istirahat. Pekerja dengan beban kerja berat membutuhkan periode dan frekuensi istirahat yang berbeda dengan pekerja dengan beban kerja yang ringan. Penelitian ini bertujuan untuk menilai beban kerja pekerja dan mengklarifikasi beban kerja dengan membandingkan dengan beban kerja standar, menentukan lama waktu istirahat pekerja yang sesuai pada bagian sortasi TBS agar mereka bisa bekerja dengan kondisi optimal sehingga kualitas dari bahan baku olahan tetap terjaga, dan mengetahui tingkat konsumsi energi bagi pekerja pada bagian sortasi TBS. Dari hasil perhitungan diperoleh bahwa beban kerja (CVL) pekerja lebih besar dari 30 persen dan dikategorikan pada tingkat moderat serta bekerja dalam waktu singkat dan diperlukan perbaikan. Penentuan waktu istirahat berdasarkan beban kerja ditentukan dengan pendekatan fisiologis. Berdasarkan pendekatan fisiologis, bahwa waktu istirahat yang diberikan oleh pihak pabrik belum mencukupi jika dibandingkan dengan beban kerja dari pekerja sortasi buah, dimana lama waktu istirahat yang optimal untuk para pekerja tersebut yaitu selama 73 menit atau selama 1,2 jam.
Pengenalan Huruf Latin Dengan Metode Perceptron Rizalul Akram
JURUTERA - Jurnal Umum Teknik Terapan Vol 3 No 01 (2016)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jurutera.v3i01.1575

Abstract

Manusia dapat menggunakan mata dan otaknya untuk mengenali karakter huruf pada tulisan, tetapi bila otak tidak dapat bekerja sangat sulit untuk mengenalinya. Dari pola karakter tulisan tangan setiap orang atau individu yang berbeda-beda, mungkin tulisan tersebut dapat kita baca atau kita kenali, namun kadangkala sering kita jumpai tulisan tangan seseorang dimana kita tidak mengenali atau mengetahui tulisan tersebut sehingga sukar untuk dibaca dan dimengerti. Dengan metode perceptron dapat dimungkinkan suatu teknologi yang bisa menirukan seperti mata dan otak bekerja.

Page 1 of 1 | Total Record : 5