cover
Contact Name
Muhammad Alwi Sihab Bashari
Contact Email
alwiesb@gmail.com
Phone
+6285815282895
Journal Mail Official
iltizamatjournal@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Banyuputih Kidul Blok Krajan RT 01RW 06 Banyuputih Kidul Jatiroto Lumajang
Location
Kab. lumajang,
Jawa timur
INDONESIA
Iltizamat : Journal Of Economic Sharia Law and Business Studies
ISSN : 28096010     EISSN : 28095820     DOI : https://doi.org/10.55120/iltizamat.v2i2
Focus and Scope Iltizamat: Research Journals Of Economic Syariah Law and Business Studies; The journal provides many kinds of Research Economic Syariah Law and Business Studies, such as: Economic Syariah Law, Economic Syariah, Halal certification, and other Islamic Business Studies.
Arjuna Subject : Ilmu Sosial - Hukum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 4 No 2 (2025): Juni" : 7 Documents clear
Fenomena Konsumsi Kekinian Dalam Bingkai Gaya Hidup Islami: Studi Fenomenologi Terhadap Konsumen Mie Gacoan Abdullah Al Hafidz; Hartutik
iltizamat Vol 4 No 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman konsumsi konsumen Muslim terhadap fenomena kuliner kekinian dalam bingkai gaya hidup Islam, dengan fokus pada produk Mie Gacoan sebagai salah satu ikon makanan viral di Indonesia. Menggunakan pendekatan fenomenologi Edmund Husserl, penelitian ini menggali makna subjektif dari pengalaman konsumsi melalui wawancara mendalam terhadap sebelas informan dari berbagai latar belakang sosial dan usia. Data dianalisis secara manual melalui sembilan tahapan analisis fenomenologis, termasuk bracketing, horizontalisasi, pengelompokan tema hingga sintesis makna esensisal. Hasil penelitian menunjukan bahwa konsumsi kuliner kekinian tidak dimaknai sebagai bentuk hedonism semata, melainkan sebagai aktivitas yang disaring melalui nilai-nilai islam seperti kehalalan, kesederhanaan (thayyib), dan kenyamanan spiritual. Informan menyampaikan bahwa viralitas dan pengaruh social merupakan pemicu awal konsumsi, namun keputusan akhir tetap dipandu oleh pertimbangan nilai religius. Selain itu, fasilitas ibadah, pelayanan yang ramah, serta kontribusi sosial-ekonomi restoran juga menjadi faktor penting dalam membentuk makna konsumsi. Konsumsi Mie Gacoan dipahami sebagai praktik gaya hidup Islami yang adaptif terhadap zaman, namun tetap berpijak pada prinsip moral dan spiritual Islam.
Integrasi Kecerdasan Buatan Dalam Fintech Syariah: Kajian Konseptual Untay Arofatul Sekar Langit; Firman Setiawan
iltizamat Vol 4 No 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Integrasi kecerdasan buatan (AI) dalam financial technology (fintech) syariah berpotensi meningkatkan efisiensi, transparansi, dan inklusi keuangan. AI berperan dalam otomatisasi kepatuhan syariah, deteksi penipuan, dan pengembangan robo-advisory berbasis etika Islam. Namun, tantangan seperti transparansi algoritma, bias data, dan kesesuaian dengan maqashid syariah masih menjadi kendala utama yang perlu diatasi untuk memastikan keadilan dan akuntabilitas sistem keuangan berbasis syariah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka konseptual integrasi AI dalam fintech syariah dengan mempertimbangkan aspek teknologi, etika Islam, dan regulasi kelembagaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian konseptual berbasis analisis literatur dengan pendekatan content analysis dan sintesis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa AI dapat meningkatkan efisiensi layanan fintech syariah dengan tetap mempertahankan prinsip-prinsip Islam. Namun, regulasi dan governance yang adaptif sangat diperlukan untuk mengurangi risiko bias dan meningkatkan transparansi sistem. Kesimpulannya, penerapan AI harus selaras dengan maqashid syariah dan didukung regulasi yang jelas agar dapat meningkatkan inklusi keuangan serta kepercayaan dalam ekosistem fintech syariah.
Berwirausaha Dengan Prinsip Islam: Impelementasi Etika Bisnis Yang Berkelanjutan Dhiasti Eka Wulandari; Naily Rizqy Amaliyah
iltizamat Vol 4 No 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada dasarnya, jiwa kewirausahaan dimiliki oleh setiap individu, meski tingkat kualitasnya berbeda-beda ada yang sudah berpengalaman dan ada pula yang masih pemula dan perlu dibina. Oleh karena itu, mempelajari bisnis syariah menjadi salah satu cara untuk membentuk pola pikir yang lebih baik dan diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang ada. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research). Dalam proses pengumpulan data, peneliti terlebih dahulu mengidentifikasi sumber-sumber yang relevan untuk dijadikan objek kajian dalam penelitian. Sementara itu, analisis data dilakukan dengan pendekatan studi komparatif Hasil kajian literatur dan analisis terhadap konsep kewirausahaan dalam Islam, berwirausaha dengan prinsip Islam bukan hanya bertujuan untuk memperoleh keuntungan secara materi, tetapi juga mengedepankan nilai-nilai moral, etika, dan keberkahan yang selaras dengan ajaran agama. Prinsip dasar dalam Islam, seperti kejujuran, keadilan, tanggung jawab sosial, dan larangan terhadap penipuan atau eksploitasi, menjadi fondasi utama dalam menjalankan usaha yang berkelanjutan.Implementasi etika bisnis Islami terbukti mampu menciptakan praktik kewirausahaan yang lebih adil, transparan, dan berorientasi pada keseimbangan antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan.
Pemahaman Mubadzir dalam transaksi di E-commerce Studi Hermeneutika Paul Ricoeur Nur Athif Amanullah; Adi Manshah
iltizamat Vol 4 No 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola konsumsi masyarakat, terutama melalui kemunculan e-commerce. Akses yang mudah, visualisasi promosi, dan sistem transaksi instan memicu perilaku konsumtif impulsif yang berujung pada tindakan mubazir, yaitu pembelian barang yang tidak diperlukan. Penelitian ini bertujuan mengkaji faktor-faktor pendorong perilaku mubazir konsumen Muslim dalam transaksi online, bentuk dan karakteristik perilakunya, serta maknanya melalui pendekatan hermeneutika Paul Ricoeur. Metode kualitatif digunakan dengan wawancara mendalam terhadap enam informan pengguna aktif e-commerce. Hasil menunjukkan bahwa godaan visual, diskon besar, dan kenyamanan digital menjadi pemicu utama. Ciri perilaku mubazir meliputi pembelian tanpa pertimbangan, akumulasi barang tidak terpakai, dan minimnya kesadaran nilai guna. Melalui tiga tahapan hermeneutika Ricoeur pra-pemahaman, distansiasi, dan apropriasi terungkap bahwa pemaknaan terhadap mubazir berkembang melalui refleksi pengalaman. Nilai-nilai Islam seperti efisiensi, tanggung jawab, dan spiritualitas menjadi acuan etis dalam merespons tantangan konsumsi digital. Dengan demikian, perilaku mubazir dapat dipahami sebagai kegagalan menginternalisasi nilai-nilai Islam dalam budaya konsumsi modern.
Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Kepuasan Pelanggan Terhadap Loyalitas Pelanggan Pada Toko O’Mind Coffee and Eatery Farid Abdullah; Sampor Ali
iltizamat Vol 4 No 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan. Fenomena loyalitas pelanggan yang semakin menurun menjadi latar belakang pentingnya peningkatan kualitas pelayanan dalam mempertahankan pelanggan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert 1–5 kepada 92 responden yang merupakan pelanggan aktif dari O’Mind Coffee and Eatery. Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan tidak ada pengaruh terhadap loyalitas pelanggan, dan kepuasan pelanggan secara signifikan memengaruhi loyalitas pelanggan. Selain itu, kualitas pelayanan dan kepuasan pelanggan secara simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap loyalitas pelanggan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan merupakan strategi penting dalam menciptakan pelanggan yang puas dan loyal.
Penyaluran G-Koin Lazisnu Lumajang Sebagai Accelerator Kemandirian Ekonomi Mustahik Bashari, Muhammad Alwi Sihab Bashari
iltizamat Vol 4 No 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendistribusian infaq dan sodaqoh dengan fungsi konsumtif telah dipandang sebagai sebagai langkah yang menjadikan mustahiq menjadi tidak produktif, sehingga langkah ini perlu disempurnakan untuk kesejahteraan para mustahiq dalam rentang waktu yang lama, karena permasalahan kemiskinan tidak mudah untuk dirubah, dengan jumlah penerimaan G-Koin Lazisnu lumajang yang mencapai hingga 200 juta pertahunnya maka bukan tidak mungkin mungkin untuk melaksanakan penyaluran secara produktif, adanya hal tersebut Lazisnu lumajang membuat program penyaluran ternak secara bergulir agar kemandirian ekonomi para mustahik bisa meningkat. Pendekatan kualitatif digunakan pada penelitian ini untuk mencari fakta- fakta mengenai efektifitas penyaluran ternak bergulir dan mencari keterangan secara faktual dengan melihat fenomena sosial tentang tingkat ke efektifan penyaluran ternak bergulir lazisnu terhadap peningkatan usaha mikro mustahik. Penyaluran dana infaq G-Koin melalui program ternak bergulir efektif dalam mengembangkan kemandirian mustahik, adanya pengawasan, ketepatan dan efisiensi pengunaan dana dari pihak lazisnu berhasil mengakselerasi kemandirian ekonomi mustahik. Namun dari adanya sisi keberhasilan masih ada kendala yang dihadapai yaitu kurangnya pemahaman mustahik mengenai program ternak bergulir yang menyebabkan lambannya pengembalian oleh pihak mustahik. penyaluran dana G-Koin dalam bentuk ternak bergulir sudah efektif, namun perlu ada perbaikan adanya pemberian soft skill kepada mustahik agar hasil ternak tidak hanya menjadi saving dana tapi juga dapat manjadi pendapatan utama para mustahik.
Pengaruh Personal Selling dan Relationship Marketing Terhadap Loyalitas Nasabah Tabungan Emas Pada PT. Pegadaian (Persero) Cabang Probolinggo Sri Yuniati; Imam Baihaki; Tommy Rahmad Dzulkifli
iltizamat Vol 4 No 2 (2025): Juni
Publisher : Program Studi Hukum Ekonomi Syariah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Miftahul Ulum Lumajang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui Pengaruh Personal Selling dan Relationship Marketing Terhadap Loyalitas Nasabah Tabungan Emas Pada PT. Pegadaian (Persero) Cabang Probolinggo. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan assosiatif kausal dengan metode penelitian kuantitatif dengan variabel X1 Personal Selling, X2 Relationship Marketing dan Y Loyalitas Nasabah. Metode kuantitatif dapat menggali data dengan cara penyebaran kuesioner yang kemudian akan dilakukan analisis dengan program SPSS Ver. 22 populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah berjumlah 53 Nasabah. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah accidental sampling dengan menggunakan Teknik Nonprobability Sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Personal Selling dan Relationship Marketing berpengaruh signifikan/positif secara simultan terhadap Loyalitas Nasabah Tabungan Emas pada PT. Pegadaian (Persero) Cabang Probolinggo dari perhitungan uji f diperoleh Fhitung 15,325 > Ftabel 3,18 dengan nilai sig. 0,000 < 0,05 selain itu Adjusted R square yang bernilai 0,355 atau 35,50% menunjukkan bahwa variabel Y dipengaruhi oleh variabel X, sedangkan sisanya 64,50% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diketahui, dan uji t diketahui bahwa secara parsial variabel Personal selling berpengaruh signifikan terhadap variabel Loyalitas nasabah diperoleh perhitungan uji t sebesar thitung 4,904 > ttabel 1,674 dan Hasil uji hipotesis dominan menunjukkan variabel Personal Selling juga mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel Loyalitas Nasabah diperoleh hasil perhitungan dari nilai Standardized Coefficients Beta (X1) Personal Selling = 0, 4,904 dengan nilai sig. 0,000 > Standardized Coefficients Beta (X2) Relationship Marketing = 0,340 dengan nilai sig. = 0,735.

Page 1 of 1 | Total Record : 7