cover
Contact Name
Ken Siwi
Contact Email
jarfismu@um-surabaya.ac.id
Phone
+6281259305093
Journal Mail Official
kensiwi@um-surabaya.ac.id
Editorial Address
Jl.Raya Sutorejo No.59, Kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah
ISSN : -     EISSN : 28290968     DOI : https://doi.org/10.30651/jar.v2i2
urnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU) adalah jurnal keilmuan fisioterapi yang diterbitkan oleh Prodi S1 Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya. JarFisMU terinspirasi dari nama artificial intelegent dari film Iron Man, yang merupakan terobosan teknologi untuk mempermudah kehidupan manusia. Kami memiliki harapan agar jurnal ilmiah fisioterapi JarFisMU ini mampu berkontribusi untuk meningkatkan derajat kesehatan gerak pada pembacanya. JarFisMU berisi laporan research report, case review, maupun literature review dari bidang keilmuan fisioterapi, yaitu rumpun keilmuan praktis fisioterapi, modalitas fisioterapi, assesment-pemeriksaan dan edukasi, dalam ranah promotif-preventif-kuratif dan rehabilitatif. Setiap konten yang diterbitkan akan diseleksi dengan memperhatikan aspek kebaruan (novelty), keaslian (originality) dan aplikasi (usability). JarFisMU akan terbit sebanyak dua kali dalam satu tahun yaitu pada bulan Januari dan Juli. Naskah yang akan diterbitkan di JarFisMU akan melalui proses review oleh dua orang reviewer yang pemilihannya ditentukan oleh editor. Naskah yang diterima untuk dipublikasikan adalah naskah yang telah diedit tata bahasa, tanda baca, gaya cetak dan formatnya menyesuaikan dengan kebijakan yang dimiliki oleh JarFisMU dan akan diterbitkan baik secara online maupun cetak.
Articles 96 Documents
HUBUNGAN DURASI LAMA KERJA PADA SUPIR TRUK DENGAN PENYAKIT NYERI LEHER DI KABUPATEN MALANG KECAMATAN GONDANGLEGI Kahfi akbar
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v5i1.27073

Abstract

Pendahuluan: Supir truk dapat dikatakan termasuk pekerja yang sering berpindah tempat atau bergerak (mobile population) disebabkan sifat pekerjaannya. Pekerjaan sebagai sopir truk dapat membawa para sopir kepada risiko atau masalah yang sewaktu-waktu dapat terjadi di perjalanan, seperti kecelakaan, kerusakan kendaraan, kemacetan, tuntutan dari tengkulak atau majikan, dan mendapat sanksi tindakan pelanggaran.Namun dampak negative nyeri leher dapat timbul akibat Rutinitas dalam lamanya duduk yang salah cenderung dapat  memberikan  dampak  buruk  pada  kesehatan.  Salah  satu  dampak tersebut  adalah  munculnya  keluhan  atau gangguan muskuloskeletal. Sistem muskuloskeletal yang rentan mengalami gangguan yaitu pada bagian leher dimana paling banyak diderita oleh para  pekerja. Gangguan  pergerakan yang terjadi baik pada diskus, ligamen, atau sendi dapat mengakibatkan sensasi nyeri, rasa kurang nyaman di daerah leher bahkan sampai terjadi disabilitas.Nyeri leher yang diakibatkan oleh karena pekerjaan dikenal sebagai Work Related Neck Pain (WRNP). Metode: Metode penelitian dengan pendekatan cross sectional.Sampel berjumlah. 34 peserta dengan instrument berupa wawancara,kuesioner.Analisa data dilakukan dengan uji chi square. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa rata rata pekerja supir truk lebih dari 8 jam sebanyak 100%. dan nyeri leher sebesar 44% untuk skala 60-80% (crippled).Hasil hubungan pola lama duduk supir truk dengan nyeri leher dalam sehari menunjukkan p value 0,000 (p<0,005). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara lama duduk bekerja sebagai supir truk dengan nyeri leher pada supir truk Kabupaten Malang Kecamatan Gondanglegi. Kata kunci: Supir truk, nyeri leher,durasi lama kerja, pola lama duduk
HUBUNGAN DERAJAT KEPARAHAN DENGAN DAYA TAHAN OTOT QUADRICEPS PADA PENDERITA KNEE OSTEOARTRITIS DI KLINIK KOTA SURABAYA Akhmad Khosim
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v5i1.27082

Abstract

Latar Belakang: Osteoartritis lutut (knee osteoarthritis atau knee OA) merupakan salah satu gangguan muskuloskeletal yang paling sering dijumpai, terutama pada populasi usia lanjut. Penyakit ini ditandai oleh kerusakan progresif pada tulang rawan sendi, nyeri, penurunan mobilitas, kekakuan, dan penurunan fungsi otot sekitar sendi lutut, khususnya otot quadriceps. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara derajat keparahan knee osteoarthritis dengan daya tahan otot quadriceps pada pasien di Rehabilitasi Medik Klinik Kota Surabaya. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan data dilakukan pada 45 responden dengan teknik purposive sampling, menggunakan instrumen indeks lequesne untuk mengukur derajat keparahan dan 30 Second Chair Stand Test untuk menilai daya tahan otot quadriceps. Hasil: Hasil uji chi-square menunjukkan nilai signifikansi p = 0,018 (< 0,05), yang berarti terdapat hubungan signifikan antara derajat keparahan knee osteoarthritis dengan daya tahan otot quadriceps. Semakin tinggi derajat keparahan penyakit semakin rendah daya tahan otot yang dimiliki pasien. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan pentingnya latihan peningkatan daya tahan otot untuk mencegah penurunan fungsi pada penderita knee osteoarthritis. Kata kunci : Knee Osteoarthritis; Daya Tahan Otot Quadriceps; Derajat Keparahan
PENGARUH KOMBINASI ISCHEMIC COMPRESSION DAN CONTRACT RELAX STRECHING PADA PROBLEM STIFF NECK PAIN UNTUK PENINGKATAN KEMAMPUAN FUNGSIONAL LEHER Bergas Bara Satya
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v5i1.27141

Abstract

Tujuan: Nyeri leher akibat postur kerja statis, seperti pada aktivitas menjahit, merupakan salah satu keluhan muskuloskeletal yang umum terjadi. Kondisi ini dapat mengganggu kemampuan fungsional leher dan menurunkan produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kombinasi teknik Ischemic Compression dan Contract Relax Stretching terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada penjahit yang mengalami stiff neck pain. Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah 10 penjahit di industri konveksi Srikandi Babussalam, Malang, yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi diberikan selama 2 minggu, sebanyak 2 kali per minggu, terdiri dari kombinasi IC (3 repetisi) dan CRS (2 set × 6 repetisi). Pengukuran kemampuan fungsional leher dilakukan menggunakan kuesioner Neck Disability Index (NDI), sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Analisis data menggunakan uji Paired T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,002 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara nilai NDI sebelum dan sesudah intervensi. Nilai rata-rata NDI pre-test sebesar 20,56 dan post-test sebesar 10,47, menunjukkan adanya peningkatan kemampuan fungsional leher setelah intervensi. Kesimpulan: Kombinasi teknik Ischemic Compression dan Contract Relax Stretching secara signifikan berpengaruh terhadap peningkatan kemampuan fungsional leher pada penjahit yang mengalami stiff neck pain. Intervensi ini dapat direkomendasikan sebagai salah satu pendekatan terapi konservatif pada kasus serupa. Kata kunci : Penjahit, Neck Pain, Stiff Neck, Ischemic Compression, Contract Relax Streching
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TINGKAT PENGETAHUAN MASYARAKAT TERHADAP PERANAN FISIOTERAPI DI DESA SUNGAI TUAN ULU Nadya Resiana Novianty
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v5i1.27844

Abstract

Latar belakang: Fisioterapi merupakan komponen penting dalam sistem kesehatan, menawarkan berbagai manfaat untuk pemulihan, pencegahan cedera, dan peningkatan kualitas hidup. Fisioterapi terus berkembang dan memberikan kontribusi signifikan dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan individu. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan dan pemahaman masyarakat tentang peran fisioterapi. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian metode analitik observasional dengan pendekatan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat di wilayah Desa Sungai Tuan Ulu. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 100 responden. Instrumen dalam penelitian ini terdiri dari instrumen responden yang digunakan untuk memperoleh data usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan terakhir, pekerjaan, dan apakah pernah mendengar tentang fisioterapi. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan meliputi tingkat pendidikan, belum pernah mendengar informasi, pekerjaan, dan sumber informasi. Koefisien regresi untuk masing-masing faktor adalah 4,517 untuk tidak pernah mendengar informasi, 0,302 untuk tingkat pendidikan, 0,078 untuk pekerjaan, dan 0,071 untuk sumber informasi. Kesimpulan: Berdasarkan penelitian, tingkat pengetahuan dipengaruhi oleh tingkat pendidikan terakhir, pernah atau tidak pernah mendengar informasi, pekerjaan, dan sumber informasi terhadap tingkat pengetahuan mengenai fisioterapi.   Kata kunci : Physiotherapy, Society, Age, Education, Occupation, Knowledge, physiotherapy services, health 
PENGARUH KINESIO TAPING TERHADAP PERUBAHAN NYERI DAN PENINGKATAN RANGE OF MOTION RISIKO CARPAL TUNNEL SYNDROME PADA PEKERJA KANTOR INSPEKTORAT KOTA SAMARINDA Firli Susilowati; Candra Yoga Nanda
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v5i1.29159

Abstract

Pendahuluan: Penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan termasuk penyakit yang disebabkan oleh pemakaian komputer yang tidak memperhatikan keselamatan serta kesehatan kerja. Salah satu gangguan dengan menggunakan komputer yaitu carpal tunnel syndrome (CTS) dan penurunan range of motion (ROM). Dampak negatif misalnya penurunan produktivitas saat bekerja. Intervensi fisioterapi mempunyai tujuan intervensi ini Kinesio taping digunakan untuk mengurangi rasa nyeri dan meningkatkan fungsi tangan saat mengalami sindrom terowongan karpal (CTS). Kinesio taping adalah teknik intervensi yang memperbaiki aliran limfatik, menghambat kontraksi otot yang berlebihan, dan mengurangi rasa sakit. Stimulasi afferen dalam kulit berkontribusi pada unit motorik sistem saraf pusat serta tepi, yang memiliki kemampuan untuk melakukan stimulasi pada mechanoreceptor kulit. Akibatnya, kinesio taping memiliki efek terapeutik. Tujuan: Untuk menganalisis pengaruh pemberian intervensi kinesio taping terhadap carpal tunnel syndrome (CTS) serta range of motion pada Pekerja Kantor Inspektorat Kota Samarinda. Metode: Penelitian memakai metode pre-eksperimental melalui desain one group pretest and posttest. Sampel yang dipakai yaitu 19 Pekerja di Kantor Inspektorat Kota Samarinda dengan menggunakan teknik accidental sampling. Peneliti memberikan intervensi kinesio taping sebanyak 8 kali selama 4 minggu. Dengan ukuran kinesio taping 12 cm,bentuk potongan I strip dan tarikan 35% selama 48 jam di mulai pada tanggal 20 Mei 2024 hingga 14 Juni 2024. Penelitian ini menggunakan instrumen Boston Carpal Tunnel Questionnaire Functional Severity Scale (BCTSQ-FSS) untuk mengukur CTS, dan pengukuran ROM dengan penggaris goniometri. Selanjutnya, data hasil penelitian diolah secara statistik memakai uji Wilcoxon. Hasil: Penelitian memperlihatkan terdapat pengaruh kinesio taping pada carpal tunnel syndrome, range of motion Pekerja Kantor Inspektorat Kota Samarinda dengan nilai signifikansi p-value = 0,001 (p <0,05). Simpulan: Ada pengaruh kinesio taping pada perubahan nyeri dan peningkatan range of motion risiko carpal tunnel syndrome pada pekerja Kantor Inspektorat Kota Samarinda. Kata Kunci: Kinesio taping, Carpal Tunnel Syndrome, dan Range of Motion.
PENGARUH LATIHAN RESISTANCE & CROSSFIT TRAINING TERHADAP PERUBAHAN KEKUATAN LEG & BACK MUSCLE PADA MEMBER HEXA GYM SAMARINDA Putra Gautama; Giako Garcia
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 5 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v5i1.29160

Abstract

Latar Belakang : Pada members Hexa Gym Samarinda masalah yang timbul iyalah member masih kurang menerima bentuk-bentuk variasi latihan beban. Latihan yang digunakan member hanya bersifat monoton, member hanya menggunakan informasi spanduk. Sehingga menimbulkan kebosanan, para member juga tidak mengalami adanya peningkatan masa otot dan kekuatan otot. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh latihan resistance & crossfit training terhadap prubahan kekuatan leg & back muscle pada member hexa gym Samarinda. Metode : Jenis penelitian yang dilakukan pada saat ini menggunakan metode kuantatif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian one grup sebagai penelitian pre-eksperimen time series design. Penelitian ini akan membandingkan hasil kekuatan leg & back muscle dari minggu ke minggu dengan latihan resistance & crossfit training, dengan dosis latihan 3 set 8 rep, 4 kali perminggu selama 6 minggu penelitian. Hasil : dari uji Friedman Test dapat dilihat kenaikan nilai leg & back terbanyak terjadi pada posttes minggu ke-6 dengan nilai rata-rata rank leg 4.00 dan back 3,49. Dari uji Friedman Test ini juga diketahui nilai Asymp. Sig. sebesar < 0,001. Maka terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kekuatan otot Leg & back setelah dilakukannya latihan resistance & crossfit training. Kesimpulan : Bahwa ada perubahan signifikan terhadap peningkatan kekuatan leg & back mascle, dengan uji friedman tes Hasil uji statistic dikatakan ada pengaruh yang signifikan terhadap kekutana otot tungkai dengan nilai p value <0,001 α 0,05 artinya Ha diterima dan Ho ditolak Kata kunci : Gym, Latihan Resistance, Crossfit Training, Leg & Back Muscle, Kekuatan Otot.

Page 10 of 10 | Total Record : 96