Journal of Information System and Education Development
Journal of Information System and Education Development (JISED) is published by Manna wa Salwa Foundation as a forum for academics, researchers, and practitioners in the field of Information System and Education Development (not implicitly) to disseminate their research results so that they can benefit stakeholders. All publications in JISED Journal are open access, allowing articles to be freely available online without the need for a subscription. JISED is a national journal in Bahasa Indonesia and/or UN Official Languages (English and Arabic) with e-ISSN: 2988-6821, in the process of submitting, and the process of editing or reviewing is free of charge from the Author. JISED is published periodically four times, namely; January-March, April-June, July-September and October-December.
Articles
10 Documents
Search results for
, issue
"Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development"
:
10 Documents
clear
Influence of Factors on Teachers' Achievement as Better Educators in primary Schools
Magno Ximenes, Salvador
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62386/jised.v2i4.86
The best teachers must be present in Timor-Leste schools in order to guarantee high standards of education. Therefore, this study was conducted to understand the factors that influence teachers to achieve better educators. In this work, the exploratory sequential design is used together with mixed techniques. In the first phase, a request was made that only teachers who had won prizes should respond to the semi-structure interview which provided specific qualitative accounts of their experiences and feelings. Narrative analysis method was employed to analyse the data. May it be in terms of content or method, the study discovered through qualitative analysis that quantitative data was then obtained in the second phase to find out more of the specific components, which the instructors consider as influential for them to become better educators. Teachers at primary school in Baucau about 40 were requested to fill questionnaires that comprised most of the quantitative part of the study. The study results of the narrative analysis supported the notion that motivation, experience, surroundings, and culture influences teacher development. Additionally, the results of the correlation analysis supported the hypothesis that there is a higher convergence between performance, environment, motivation, and sociocultural factors and teachers' achievement as educators, as well as a higher correlation between teachers' achievement and factors related to professional experience.
Pembelajaran Abad 21 Dan Penerapannya di Indonesia
Syahputra, Edi
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62386/jised.v2i4.104
Belajar merupakan sesuatu yang hakiki dan merupakan kebutuhan mendasar setiap orang. Banyak teori yang sudah dan sedang berkembang saat ini yang menjelaskan hakikat belajar. Salah seorang diantaranya adalah yang pada intinya menyatakan bahwa belajar merupakan proses perubahan dalam pikiran dan karakter intelektual setiap orang. Proses perubahan dalam pikiran dan perubahan karakter ini merupakan indikator utama seseorang telah melakukan proses belajar. Pembelajaran merupakan proses memfasilitasi agar individu dapat belajar. Sedangkan menyatakan bahwa pembelajaran secara sederhana dapat diartikan sebagai sebuah usaha mempengaruhi emosi, intelektual, dan spiritual seseorang agar mau belajar dengan kehendaknya sendiri Jurnal ini bertujuan menguraikan pentingnya merubah paradikma pembelajaran pada abad 21. Pembelajaran di abad 21 harus dapat mempersiapkan generasi manusia Indonesia menyongsong kemajuan teknologi informasi dan komunikasi dalam kehidupan bermasyarakat. Implikasi pada pembelajaran di sekolah-sekolah di Indonesia mengharuskan semua stageholder pendidikan harus menguasai ICT literacy skill. Guru, siswa, bahkan orangtua siswa harus melek teknologi dan media komunikasi, dapat melakukan komunikasi yang efektif, berpikir kritis, dapat memecahkan masalah dan bisa berkolaborasi. Model pembelajaran akan bergeser secara signifikan kearah penerapan teknologi digital. Literacy ICT di sekolah-sekolah di Indonesia harus ditingkatkan secara merata sehingga gap antara sekolah di pedesaan dan perkotaan semakin sempit. Ini semua menghendaki kerja keras dan kerja cerdas semua stageholder pendidikan di Indonesia.
Peran Teknologi Informasi Dalam Proses Pembelajaran Pada Dunia Pendidikan
Ridwan, Ridwan
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62386/jised.v2i4.105
Teknologi komunikasi dan informasi yang terus berkembang cenderung akan mempengaruhi dalam berbagai bidang termasuk bidang pendidikan kejuruan dan pelatihan yang akan semakin banyak diwarnai oleh oleh teknologikomunikasi dan informasi. Dalam dunia pendidikan perkembangan teknologi informasi mulai dirasa mempunyai dampak yang positif karena dengan berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signifikan. Dalam dunia pendidikan, Teknologi informasi dimanfaatkan sebagai bagian dari media pembelajaran yang dapat menyajikan materi pelajaran agar lebih menarik, tidak monoton, dan memudahkan penyampaian materi pembelajaran. Upaya pemecahan permasalahan pendidikan terutama masalah yang berhubungan dengan kualitas pembelajaran, dapat ditempuh dengan cara penggunaan berbagai sumber belajar dan penggunaan media pembelajaran yang berfungsi sebagai alat bantu dalam meningkatkan kadar hasil belajar peserta didik. Teknologi informasi digunakan sebagai media untuk mempermudah pencarian informasi tersebut. Penelitian ini, menggunakan pendekatan kualitatif untuk menganalisis penggunaan teknologi informasi seperti apakah yang dimaksud dengan teknologi informasi , bagaimana peranan teknologi informasi dalam dunia pendidikan, apa fungsi dan tujuan dar mempelajari teknologi informasi apa manfaat dari teknologi informasi dalam dunia pendidikan serta bagaimana peran teknologi informasi dalam modernisasi Pendidikan. Penelitian Ini diharapkan dapat mengatasi beberapa masalah yang ditimbulkan akibat keterbatasan tenaga pengajar yang berkualitas. Metode distance learning sangat membantu siswa atau masyarakat dalam mempelajari hal-hal atau ilmu-ilmu baru dengan tampilan yang lebih menarik dan mudah untuk dipahami
Evaluasi Program Tahfizd Pada Taman Pendidikan Al Qur’an Excellent Bukittinggi
Melva Risa, Ranti
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62386/jised.v2i4.106
Islam menjadikan Al-Qur'an sebagai kitab suci bagi umatnya. Al-Qur’an adalah kalamullah yang diwahyukan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat jibril yang bernilai mukjizat serta dipercaya oleh umat Islam sebagai pedoman hidup bagi umat Islam di seluruh dunia yang mencakup semua hal, tak terkecuali dalam hal pendidikan. Banyak sekolah yang memberikan Pendidikan Al-Qur’an sebagai upaya meningkatkan mutu siswa dalam bidang keagamaan. Salah satu sekolah yang memberlakukan program pembelajaran al-Qur’an adalah Sekolah Dasar Islam Excelient Bukittinggi, yakni Baca Tulis al-Qur’an (BTQ) dan tahfidz (hafalan). Sebagaimana program-program pendidikan yang lain, Program Tahfidz dan BTQ juga harus di Evaluasi dan di Supervisi. Evaluasi ini dimaksudkan untuk melihat keterlaksanaa dan ketercapaian program,efektivitas dan efisiensinya, menemukan faktor faktor pendukung dan penghambat program,serta menemukan langkah langkah supervisi sebagai program pembinaan yang komprehensif. Dari evaluasi yang penulis lakukan dapat didimpulkan beberapa hal. Pertama, Keterlaksanaan program yang mencakup pemenuhan standar isi, standar proses, standar tenaga pendidik, standar sarana prasarana pembelajaran, sarana penilaian, dukungan internal dan eksternal masih berada pada level yang rendah, sehingga berimbah pada tingkat ketercapaian yang rendah pula. Kedua, pembelajaran yang selama ini belum efektif dan efisien. Ketiga, langkah langkah yang diambil sebagian dari supervisi adalah dengan mengubah mindset siswa dan guru, memberikan bimbingan pada siswa dan guru secara rutin
Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam (PAI)
Desnila Putri, Rida
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62386/jised.v2i4.108
Latar belakang penelitian ini adalah siswa terlihat pasif pada saat proses pembelajaran Pendidikan Agama Islam di kelas (PAI). Hasil dan motivasi siswa dalam mengikuti proses pembelajaran masih rendah dengan nilai yang masih banyak di bawah KKM. Berdasarkan hal tersebut maka peneliti mencoba menawarkan model pembelajaran Quantum Teaching. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana Tingkat Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Quantum Teaching Terhadap Hasil Belajar Pada Bidang Studi Pendidikan Agama Islam di Kelas X Otomatis Tata Kelola Perkantoran (OTKP) di SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengaruh penerapan model pembelajaran Quantum Teaching terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif menggunakan eksperimen dengan rancangan penelitian yaitu The Static Group Comparison Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X OTKP SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping. Pengambilan sampel dilakukan secara acak, dan terpilih kelas X OTKP1 sebagai kelas eksperimen dan kelas X OTKP2 sebagai kelas kontrol. Metode penelitian ini adalah menerapkan model pembelajaran Quantum Teaching dengan langkah-langkah model pembelajaran Quantum Teaching yang dinamakan dengan TANDUR yaitu, Tumbuhkan, Alami, Namai, Demonstrasi, Ulangi dan Rayakan. Hasil penelitian yang dianalisis menggunakan rumus persentase bahwa hasil belajar siswa yang dianalisis dengan uji t dan untuk lebih mengakuratkan perhitungan dengan uji t tersebut peneliti menggunakan Software SPSS, diperoleh Sig > ???? yaitu 0,05. Dari hasil tersebut diketahui H0 ditolak dan H1 diterima. Berdasarkan data hasil belajar pada kelas sampel tersebut juga menunjukkan bahwa nilai rata-rata kelas. eksperimen lebih besar dari kelas kontrol yaitu 83,33 > 25,00. Jadi dapat disimpulkan bahwa hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa yang mengikuti pembelajaran dengan penerapan model Quantum Teachig lebih baik daripada hasil belajar Pendidikan Agama Islam siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional.
Pembinaan Kedisiplinan Anak Asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Payakumbuh
Dani, Ahmad
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62386/jised.v2i4.109
Upaya pembinaan Kedisiplinan di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Payakumbuh masih insidental (hanya sewaktu-waktu). Faktor pendukung dan penghambat dalam pembinaan Kedisiplinan di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Payakumbuh. Penelitian ini merupakan Penelitian kualitatif yaitu sebuah penelitian digunakan untuk meneliti pada kondisi obyek yang alamiah (natural setting), analisis data yang dilakukan bersifat induktif berdasarkan fakta-fakta yang ditemukan dan kemudian dapat dikonstruksikan menjadi hipotesis atau teori, yang dilaksanakan di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Payakumbuh, teknik pengumpulan data dengan wawancara dan observasi, tekhnik pengolahan data dimaknai melalui penafsiran hingga dapat lebih bermakna. Tekhnik pemeriksaan data menggunakan trianggulasi. Hasil penelitian diperoleh Metode pembinaan Kedisiplinan anak asuh di Panti Asuhan Aisyiyah Kota Payakumbuh menggunakan metode pembinaan terhadap anak asuhnya bermacam-macam metode, seperti metode keteladanan, pembiasaan, kisah, nasehat, persuasive, dan motivasi dan intimidasi. Faktor pendukung hubungan sosial pengasuh dan anak asuh yang harmonis. Pengasuh atau pembina dan pengelola melakukan pembinaan denganramah, perhatian dan disiplin. Potensi dan minat anak asuh, Pembinaan yang dilakukan berdasarkan minat dan potensi anak asuh. Partisipasi anak asuh yang cukup tinggi sehingga anak asuh merasa bahwa pembinaan yang diberikan akan bermanfaat untuk dirinya dan orang lain nantinya. Hubungan kerjasama dengan pihak lain. Faktor penghambat adalah kurangnya ustadz/ustadzah yang akan selalu mendampingi anak-anak asuh di setiap kegiatan, sarana dan prasarana, kurangnya kesadaran pada diri anak dikarenakan latar belakang anak yang berbeda-beda sehingga anak mempunyai kepribadian yang berbeda-beda pula.
Sistem Pendukung Keputusan Metode SAW Untuk Menentukan Kelayakan Penyewa Tempat Usaha Pada UIN Bukittinggi
Agusti Farma, Tri;
Resnawita, Resnawita
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62386/jised.v2i4.110
Di era digital saat ini, sistem pendukung keputusan (DSS) sangat berguna untuk membantu pengambilan keputusan, termasuk dalam menentukan kelayakan penyewa tempat usaha. DSS adalah cara untuk membantu pihak terkait membuat keputusan yang lebih cepat, akurat, dan efektif. Dengan DSS, berbagai data bisa diolah secara objektif sehingga hasil keputusan lebih transparan dan adil. Unit usaha kampus merupakan bagian penunjang pembelajaran dan pelayanan kepada mahasiswa dan Masyarakat. Unit ini biasanya bertugas untuk mengelola pendapatan dan pengeluaran, mengembangkan strategi keuangan, mengelola layanan katering, toko buku, kantin,tempat parkir, serta menjalankan berbagai jenis usaha lainnya yang terkait dengan kebutuhan mahasiswa dan staf kampus. Pengelolan unit usaha kampus akan membutuhkan banyak pertimbangan untuk megelola unit usaha kampus seperti pengambilan keputusan untuk penyewa tempat usaha atau kantin yang sesuai dengan syarat yang terdapat dalam perguruan tinggi dalam pengambilan keputusan terdapat beberapa faktor ataupun kriteria yang diperlukan agar keputusan yang nantinya diperoleh sesuai dengan syarat yang dibutuhkan oleh unit usaha kampus. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan rekomendasi kelayakan penyewa tempat usaha di UIN Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah metode SAW. Data yang digunakan dalam penelitian merupakan data penyewa tempat usaha UIN Bukittinggi. Terdapat 5 kriteria penilaian dan 10 data penyewa yang digunakan dalam penelitian. Hasil pengujian metode SAW memberikan hasil perangkingan bahwa calon penyewa dengan ID P01 mendapatkan nilai terkecil yaitu 0 dan merupakan peringkat pertama dalam perhitungan vikor. Penelitian ini menunjukkan bahwa metode SAW ini efektif dalam mengurangi subjektivitas dan kesalahan dalam pengambilan keputusan, menghasilkan penilaian yang konsisten sesuai kebutuhan kampus.
Pengembangan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar dalam Konteks Pendidikan Multikultural Pada Mata Pelajaran IPS: Indonesia
Eka Saputra, Erwin
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62386/jised.v2i4.111
Multicultural education in elementary schools plays an important role in shaping students' social skills. This education teaches students to appreciate cultural,. ethnic, religious, and linguistic diversity in everyday life. This article aims to discuss how elementary school students' social skills are developed through a multicultural education approach. By using various teaching methods and schoolprograms, multicultural education helps students understand the values of tolerance, cooperation, and empathy. This study found that students exposed to multicultural education showed significant improvements in social skills, such as openness to differences and the ability to work in diverse groups
Enhancing the Alphabet Recognition Skill by Using Educational Games (HAPCAB Model) of Primary 1 Students at Puyud Community School, Pattani Province, Thailand
Masae, Yamilah;
Thesa, Khodiyo;
Akhter, Bilkis;
Baneng, Mariyae;
Masoh, Khoyriyah
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62386/jised.v2i4.112
The purpose of this research was to investigate the effectiveness of using educational games, specifically the HAPCAB model, in improving students' alphabet recognition skills in primary 1 students at Puyud Community School in Pattani Province, Thailand. The study included 27 students in the first semester of 2022. The students were selected through purposive sampling. The research instruments involved lesson plans, pre-tests and post-tests for alphabet recognition, and a satisfaction measurement scale. The results of the research showed that students' alphabet recognition skills improved after using the HAPCAB model, with a higher achievement score of 11.85 compared to before. Additionally, the students had a very favorable level of satisfaction with the HAPCAB model, with a mean score of 4.70.
Sistematik Literatur Review : Intelegent System Didunia Pendidikan
Resnawita, Resnawita;
Karmanita, Deti
Journal of Information System and Education Development Vol. 2 No. 4 (2024): Journal of Information System and Education Development
Publisher : Manna wa Salwa Foundation (Yayasan Manna wa Salwa)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.62386/jised.v2i4.113
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa dampak signifikan pada berbagai sektor kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Salah satu inovasi yang tengah berkembang pesat adalah penerapan sistem cerdas atau intelligent systems. Di dunia pendidikan, penerapan sistem cerdas tidak hanya terbatas pada penggunaan teknologi untuk mendukung kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga mencakup pengelolaan administrasi, evaluasi hasil belajar, serta pengembangan kurikulum yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan perkembangan peserta didik. Metode penelitian yang digunakan ialah metode systematic literatur review. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi manfaat, tantangan, dan peran Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Hasil penelitian menunjukkan Penerapan Artificial Intelligence (AI) dalam pendidikan memberikan manfaat berupa personalisasi pembelajaran, otomatisasi tugas administratif, dan dukungan pembelajaran mandiri. AI juga meningkatkan aksesibilitas dan interaktivitas dalam pendidikan. Namun, implementasinya menghadapi tantangan seperti ketergantungan teknologi, risiko privasi data, dan kesenjangan akses. AI melengkapi, bukan menggantikan, peran guru yang tetap penting dalam membangun hubungan emosional dan membimbing siswa secara etis. Kolaborasi antara AI dan guru dapat meningkatkan kualitas pendidikan.penerapan AI di bidang pendidikan membutuhkan pendekatan yang bijaksana dan sinergi antara teknologi dan guru untuk memastikan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.