cover
Contact Name
Anastasia Putu Martha Anggarani
Contact Email
anastasiamartha88@gmail.com
Phone
+6281548544432
Journal Mail Official
jpkstikvinc@gmail.com
Editorial Address
Gedung Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya Jl. Jambi 12 - 18 Surabaya 60241 Tlp. 031- 5663894
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan
ISSN : 20886764     EISSN : 27236374     DOI : https://doi.org/10.54040/jpk
Core Subject : Health,
Jurnal Penelitian Kesehatan (JPK) merupakan jurnal berkala yang memuat hasil penelitian di bidang kesehatan khususnya Keperawatan, Kebidanan, Fisioterapi, Kedokteran dan bidang kesehatan yang lain. JPK diterbitkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya dengan frekuensi terbit dua kali setahun pada bulan Juni dan Desember, dengan dua nomor dalam satu kali terbit.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 1 (2015): Juni" : 8 Documents clear
PERSEPSI MAHASISWA ILMU KEPERAWATAN TENTANG MANAJEMEN BIMBINGAN KLINIK Yustina Kristianingsih
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v5i1.140

Abstract

Proses pembelajaran klinik melibatkan banyak pihak, diantaranya pembimbing klinik, pasien dan mahasiswa. Peran ketiganya harus jelas sehingga terjadi hubungan yang harmonis dalam menempuh proses pembelajaran klinik yang begitu kompleks. Untuk mencapai tujuan pembelajaran klinik diperlukan Manajemen bimbingan klinik yang baik. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi persepsi mahasiswa program studi Ilmu Keperawatan angkatan 2015 tentang manajemen bimbingan klinik di STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya. Desain penelitian yang digunnakan adalah diskriptif dengan jumlah sampel 55 mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan angkatan 2011. Teknik sampling menggunakan total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah persepsi mahasiswa tentang manajemen bimbingan Klinik. Hasil penelitian dapat didapatkan persepsi mahasiswa S1 Angkatan 2011 tentang manajemen bimbingan Klinik Lebih dari 50 % (58%) memiliki persepsi yang positif tentang manajemen bimbingan klinik. Berdasarkan hasil penelitian, perlu diperhatikan pentingnya kerjasama yang lebih baik khususnya dalam pengaturan kegitan pembelajaran klinik baik pembimbing akademik dan klinik serta pihak pelayanan kesehatan yang dijadikan lahan praktik sehingga tujuan belajar dapat tercapai secara optimal dan mutu pelayanan kesehatan semakin baik.
PERMAINAN STIMULASI OTAK MENINGKATKAN KEAKTIFAN LANSIA MENGIKUTI KEGIATAN DI PANTI WERDHA Widayani Yuliana
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v5i1.142

Abstract

Penurunan keaktifan lansia menjadi pemicu makin menurunnya fungsi kognitif. Permainan stimulasi otak merupakan kegiatan yang direkomendasikan untuk mempengaruhi lansia aktif mengikuti kegiatan. Berdasarkan survey di Panti Werdha Bhakti Luhur ditemukan sedikitnya lansia yang aktif mengikuti kegiatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh permainan stimulasi otak terhadap keaktifan lansia mengikuti kegiatan. Desain penelitian ini menggunakan pre eksperimental one group pre - post test design. Populasi penelitian adalah lansia di panti werdha Bhakti Luhur dengan sampling yang digunakan simple random sampling dan besar sampel sebanyak 59 responden. Instrumen yang digunakan adalah lembar obeservasi yang digunakan sebelum dan sesudah intervensi. Hasil penelitian setelah dilakukan uji statistik menggunakan Paired Sample T Test dengan tingkat signifikan ? = 0.05 didapatkan harga p = 0.00 oleh karena harga p < ?, maka H0 ditolak, H1 diterima artinya ada perbedaan keaktifan lansia melakukan kegiatan sebelum dan sesudah dilakukan intervensi. Sesudah dilakukan permainan stimulasi otak, lansia lebih aktif mengikuti kegiatan dan peneliti menyarankan kepada pihak yayasan dan panti werdha Bhakti Luhur untuk melakukan variasi kegiatan dengan menggunakan metode permainan dalam melakukan kegiatan stimulasi otak agar keaktifan lansia tetap dapat dipertahankan.
PERILAKU ORANG TUA DALAM PEMBERIAN MAKAN PADA ANAK USIA 2-5 TAHUN Ni Luh Agustini Purnama
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v5i1.143

Abstract

Perilaku orang tua dalam pemberian makan pada anak merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi asupan nutrisi anak. Perilaku pemberian makan orang tua yang tidak tepat bukan hanya menyebabkan masalah kurang gizi pada anak tetapi juga berat badan berlebihan. Tujuan penelitian mengidentifikasi gambaran perilaku orang tua dalam pemberian makan anak usia 2-5 tahun. Desain penelitian observasional. Subjek penelitian 30 orang tua dengan anak usia 2-5 tahun yang sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi di PAUD Tunas Bangsa RT 02 RW 07 Pulosari Surabaya. Perilaku orang tua dalam pemberian makan dinilai menggunakan Comprehensive Feeding Practices Questionnaire (CFPQ). Hasil penelitian penunjukkan perilaku pemberian makan dengan nilai rata tertinggi adalah mendorong asupan makanan seimbang dan bervariasi (3,76±0,85) yaitu pada rentang kadang-kadang sampai sering. Skor rata-rata yang terendah dari perilaku orang tua dalam pemberian makan adalah pembatasan asupan makanan untuk mengontrol berat badan (2,35±0,98) artinya pada rentang jarang sampai kadang-kadang. Perawat dan tenaga kesehatan diharapkan dapat memberikan bimbingan antisipasi kepada orang tua melalui kegiatan penyuluhan atau konseling di posyandu dengan menyediakan informasi tentang perilaku pemberian makan yang efektif.
METODE PEMBELAJARAN TUTOR TEMAN SEBAYA (PEER GROUP) DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI MAHASISWA Sisilia Indriasari Widianingtyas; Bernadetta Bella
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v5i1.144

Abstract

Proses pembelajaran di STIKES Katolik St. Vincentius A Paulo Surabaya tidak hanya diberikan melalui perkuliahan saja. Beberapa kompetensi keperawatan (psikomotor) yang harus dilatih, diasah oleh mahasiswa agar semakin terampil dengan tindakan keperawatan. Hanya saja terkadang yang sering terjadi mahasiswa terkesan melatih diri pada saat akan ujian praktikum saja. Penelitian ini menggunakan pre-post test design. Variabel penelitian ini adalah penerapan metode pembelajaran tutor teman sebaya (peer group) dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa S1 Keperawatan semester 4. Pengumpulan data dengan lembar observasi ceklist mengenai kompetensi mahasiswa pada tindakan pemberian oksigen dan nebulizer. Penilaian kompetensi dilakukan 2 kali sebelum diterapkan metode peer group dan sesudahnya. Hasil uji statistik wilcoxon dengan tingkat signifikan ? = 0.05, didapatkan harga p = 0.000. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pembelajaran model peer group terhadap kompetensi mahasiswa dalam penerapan tindakan keperawatan pada mata kuliah Sistem Respirasi II. Hal ini berarti perlu pengenalan teknik pembelajaran peer group learning pada setiap mata kuliah yang khususnya membutuhkan penerapan dalam tindakan keperawatan yang dapat meningkatkan kompetensi keperawatan.
MEDIA POSTER TERHADAP PENINGKATAN SIKAP DAN NIAT UNTUK BERTINDAK KESEHATAN GIGI Donny Tri Wahyudi
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v5i1.145

Abstract

Prevalensi masalah gigi pada usia 12 tahun di Indonesia terus meningkat. Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya masalah gigi. Salah satunya adalah tingkat kebersihan gigi individu. Usia sekolah dasar merupakan kelompok beresiko terhadap masalah gigi karena usia tersebut merupakan masa transisi pergantian gigi. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis efektivitas media poster kesehatan gigi. Penelitian ini mengunakan penelitian pra eksperimen dengan one grouppretest–posttest. Metode penelitian dengan total sampling. Metode analisis statistik dengan uji Wilcoxon dengan p=<0,05. Nilai signifikan p= 0,000 menujukan bahwa media poster efektif meningkatkan sikap dan niat bertindak siswa. maka dari itu peneliti mengharapakan pihak yang terkait memberikan akses media kesehatan gigi yang lebih bervariasi sehingga berefek lebih jauh terhadap perubahan perilaku.
EFEKTIVITAS LATIHAN EKSENTRIK SESAAT TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH Dwi Purwantini
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v5i1.146

Abstract

Diabetes Melitus adalah penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar gula darah akibat gangguan pada sekresi insulin, kerja insulin atau keduanya. Latihan eksentrik dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan merupakan tipe latihan yang aman untuk meningkatkan pemakaian glukosa pada otot skeletal bagi penderita diabetes melitus. Tujuan dari penelitian ini adalah membuktikan pengaruh latihan eksentrik sesaat terhadap penurunan kadar glukosa darah. Penelitian ini menggunakan 28 mencit (Mus musculus) Galur balb/c yang dibagi dalam 4 kelompok, kelompok kontrol dengan perlakuan lari pada sudut 0° (K0), kelompok perlakuan latihan eksentrik sesaat/ lari downhill pada sudut -5° (K1), kelompok perlakuan latihan eksentrik sesaat/ lari downhill pada sudut -10°, dan kelompok perlakuan latihan eksentrik sesaat/ lari downhill pada sudut -15°. Latihan eksentrik dilakukan dengan lari downhill pada treadmill dengan durasi 18 menit termasuk pemanasan 5 menit dan kecepatan 31 cm/detik. Pemeriksaan kadar glukosa darah dilakukan dengan mengukur kadar glukosa darah. Rerata kadar glukosa darah pada kelompok perlakuan K1 (293,71±50,07),K2 (233,29±54,81), dan K3 (216,43±66,32) lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol K0 (305±77,46). Rerata kadar glukosa pada darah mencit K1 menunjukkan ada perbedaan dibandingkan dengan K2 dan K3, sedangkan K2 dan K3 menunjukkan tidakada perbedaan. Latihan eksentrik sesaat/ lari downhill dengan sudut deklinasi -5°, -10°, dan -15° terbukti menurunkan kadar glukosa pada darah, sedangkan perbedaan antar sudut tidak menyebabkan perbedaan penurunan kadar glukosa pada darah.
EVALUASI PELAKSANAAN PROGRAM KADER ASUH DI KABUPATEN PASURUAN Much. Alyyuddin
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v5i1.148

Abstract

Sejak tahun 2013 Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan mengembangkan Program Kader Asuh di 1(satu) desa atau kelurahan setiap Puskesmas. Kader asuh adalah kader kesehatan yang kegiatannya lebih fokus pada pendampingan dan pemantauan terhadap sasaran kesehatan yang ditentukan dalam satu wilayah Posyandu. Pelaksanaan Program Kader Asuh di Kabupaten Pasuruan masih belum optimal. Tujuan penelitian yaitu mengetahui gambaran evaluasi pelaksanaan Program Kader Asuh di Kabupaten Pasuruan. Penelitian ini termasuk model penelitian evaluasi dengan menggunakan metode kuantitatif. Keberhasilan implementasi Program Kader Asuh ditentukan banyak faktor. Faktor tersebut meliputi pengetahuan kader asuh, sikap kader asuh, sikap bidan desa, sikap bidan koordinator dan pemanfaatan buku catatan kader asuh. Saran dari penelitian ini yaitu hendaknya Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan memperhatikan hasil evaluasi untuk mengoptimalkan pelaksanaan Program Kader Asuh.
PENGARUH PEMBELAJARAN MULTIMEDIA PADA KETRAMPILAN MEMASANG FOTO TERAPI Marcellina Rasemi Widayanti
JPK : Jurnal Penelitian Kesehatan Vol. 5 No. 1 (2015): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Katolik St. Vincentius a Paulo Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54040/jpk.v5i1.150

Abstract

Pembelajaran ketrampilan membutuhkan metode yang sesuai serta harus dilakukan secara berulang-ulang, hal ini tidak cukup hanya di demonstrasikan di depan kelas atau laboratorium saja. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal maka dalam pembelajaran ketrampilan dibutuhkan alat bantu multimedia.Desain dalam penelitian ini adalah pra – experiment, dengan populasi mahasiswa semester IV STIKES Katolik St.Vincentius a Paulo, kriteria inklusi bersedia diteliti dan hadir pada saat pengambilan data, menggunakan sampling jenuh jumlahnya 53 responden, Variabel bebas dalam penelitian adalah pembelajaran multimedia, variable terikat yaitu hasil ketrampilan memasang fototerapi. Data dikumpulkan menggunakan cheklist.Hasil uji statistic Wilcoxon dengan tingkat signifikan ? = 0.05 dan didapatkan harga p = 0.000 maka p < ? maka Ho ditolak, artinya ada pengaruh pembelajaran multimedia terhadap ketrampilan memasang fototerapi pada mahasiswa STIKES Katolik St.Vincentius a Paulo Surabaya. Berdasarkan hasil maka disarankan pada dosen pengajar ketrampilan keperawatan untuk membuat multimedia /video guna membantu mahasiswa untuk belajar mandiri.

Page 1 of 1 | Total Record : 8