cover
Contact Name
MURYAN AWALUDIN
Contact Email
muryanawaludin1@gmail.com
Phone
+628562616116
Journal Mail Official
muryanawaludin1@gmail.com
Editorial Address
Jl. Protokol Halim Perdanakusuma – Komplek Bandara Halim PK - Jakarta 13610 Telp. (021) 8093475 – 8009246 Fax. (021) 8009246
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
JURNAL MITRA MANAJEMEN
ISSN : 19789297     EISSN : 27217191     DOI : https://doi.org/10.35968/jmm
Jurnal Mitra Manajemen adalah jurnal yang fokus pada semua program studi di universitas dirgantara marsekal suryadarma seperti Teknik Penerbangan, Teknik Aeronautika, Sistem Informasi, Manajemen Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Pengaturan Lalu Lintas Udara, Ekonomi, dan Hukum. Semua artikel harus mencakup validasi dari ide yang disajikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol 4, No 2 (2012): JURNAL MITRA MANAJEMEN" : 8 Documents clear
PEMODELAN REGRESI MUTU TUGAS AKHIR DENGAN MEMPERTIMBANGKAN KOMPETENSI, MOTIVASI, DAN SIKAP Basuki Arianto
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 4, No 2 (2012): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v4i2.588

Abstract

ABSTRAKProgram-program studi yang ada di Universitas Suryadarma, mempunyai andil dalammenciptakan lulusan yang bermutu. Mutu lulusan Program-program studiUniversitas Suryadarmaditentukan oleh prestasi belajar mahasiswa tersebut pada masa perkuliahan yang mereka ikuti. Sebagaibagian dari sebuah perguruan tinggi, out put yang paling penting adalah mutu lulusannya. Lulusan yangberkualitas akan meningkatkan daya saing lulusan di dalam memperoleh pekerjaan dan kesiapanmenghadapi tantangan hidup yang ada di depannya.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei.Penelitian survei dilakukan untuk mendapatkan suatu generalisasi yang tidak mendalam, sehingga untukmendapatkan hasil yang lebih baik, membutuhkan sampel yang dapat mewakili populasinya.Metodepenelitian survei dipilih karena penelitian dilakukan pada suatu populasi yang relatif kecil yaitu mahasiswaaktif di program pascasarjana program studi Magister Manajemen Universitas Suryadarma, Jakarta.Variabel-variabel yang diteliti antara lain kompetensi individu mahasiswa, motivasi mahasiswa, dan sikapmahasiswa terhadap dosen pembimbing sebagai variabel bebas (tak terikat) dan mutu tugas akhir sebagaivariabel terikat. Penelitian ini berusaha menjelaskan hubungan positif antara variabel kompetensi individumahasiswa, motivasi mahasiswa, dan sikap mahasiswa terhadap dosen pembimbing dengan variabel mututugas akhir berdasar data persepsi responden dari sampel mahasiswa program studi magister manajementersebutKesimpulan yang diperoleh dari penelitian ini adalah bahwa Modelregresi yangmenggambarkan hubungan antara kompetensi individu,motivasi, sikap terhadap pembimbingdengan mutu tugas akhir adalah:Y(,9)389,0331X,0244X,0240X. Kompetensi individu,123motivasi, sikap terhadap pembimbing mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan mutu tugas akhir,karena mempunyai koefisien korelasi sebesar 0,920 dan koefisien determinasi 84,7%Kata kunci : mutu, kompetensi individu, motivasi, sikap.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN SIKAP KERJA TERHADAP PENGAMBILAN KEPUTUSAN Subandijo Subandijo
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 4, No 2 (2012): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v4i2.584

Abstract

ABSTRACTThe obyective of this research is to study the effect of emotional intelligence, job attitudeson individual decision making. The research was conducted at the Suryadarma University inJakarta. It was using causal study method. The samples of this research were 90 personel of theSuryadarma University that selected randomly.The research findings are: (1) there is a direct effect of emotional on individual decisionmaking (2) there is a direct effect of job attitudes on individual decision making.Based on these findings, could be concluded that individual decision making is affected byemotional intelligence and job attitudes. And the emotional intelligence is the most dominant thateffect the decision making. On the other word, the higher emotional intelligence effects moredirectly on the individual decision makin.gTherefore, the emotional intelligence and job attitudes should be taken into consideration indetermining individual decision making.
ANALISA PREDIKSI KEBANGKRUTAN METODE ALTMAN Z”SCORE PADA PT HANSON INTERNATIONAL, Tbk Safri Safri
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 4, No 2 (2012): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v4i2.589

Abstract

AbstactThe purpose of this study was to predict bankruptcy PT Hanson International, Inc., using the methodof Altman Z (Zeta) - Score. Data collection techniques to the calculation are taken from the company'sfinancial statements for 5 (five) years, the financial statements in the form of balance sheets and incomestatement. The method used is the method of Altman Z “'Score, because the object of research is a publiccompany. And corporate accounting period is the accounting period 2006 to 2010.Decision making based on the calculation of the equation Altman Z "score = 6.56 + 3.26 X1 + 6.72 X2+ 1.05 X3 X4, which is calculated by excel Altman Z-Score Calculation. Of the financial statements havebeen prepared and audited company, data is processed with grouped into 4 (four) the ratio of Z "ScoreAltman. And the sum of these calculations and the cut off or interpretation table Altman used for decisionmaking.The results showed that PT Hanson International, Inc. during 2006 to 2010 in the position of the zonewhere the potential for bankruptcy in 2006 Z "Score = -6.91, in 2007, Z" Score = -10.37, in 2008 Z "Score =-2252.17, in 2009 Z" Score = -5425.75, and in 2010 Z "Score -32.22. So every year of research, thecompany is in the zone Z "Score <1.1, or in other words, PT Hanson was at the level Distress Zone (zoneof insolvency). Thus the analysis of Altman Z "Score with the formula the ratio of net working capital to totalassets, retained earnings to total assets, Earning before interest to total assets and market value of equityto book value of debt can be concluded that the PT Hanson International, Inc. is located at unsafe position(zone of bankruptcy)Key words: financial statements of PT Hanson International, Inc., the method of Altman Z”Score,
SISTEM KEAMANAN DATA DENGAN METODE CRYPTOGRAPHY Peniarsih Peniarsih
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 4, No 2 (2012): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v4i2.585

Abstract

AbstractFor data protection is important enough there is no other way but to use a special programprotection / encryption of data. When this has been a lot of outstanding special program dataprotection either freeware, shareware, and commercial is very good. In general, these programsnot only provide a single method alone, but some kind so that we can choose who we think is themost secure. One method is public key encryption criptography. Cryptography is a science or artof secure messaging and performed by criptographer. Criptography Public Key cryptography isdone by combining the two related keys called a key pair of public and private keys. Both keysare created at the same time and relate it mathematically.Semetrik algorithm is a type of encryption algorithms are the most common. This algorithm iscalled symmetric because the same key used for encryption and decryption. Unlike the keys usedin public key algorithms, symmetric key that is used on keys typically change often. Whencompared with the public key algorithms, symmetric key algorithms are very fast and thereforeare more suitable when used to encrypt the data is very large. Modern cryptographic protocolsthat incorporate many current public key algorithm with a symmetric algorithm to obtain theadvantages of each algorithm.
PERSPEKTIF HUKUM DALAM PEMBANGUNAN NASIONAL MUHAMMAD SYAHNAN HARAHAP
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 4, No 2 (2012): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v4i2.590

Abstract

AbstractPerspektif hukum dalam pembangunan nasional bersumber kepada nilai adat dan agama. Nilaihukum ini adalah merupakan hukum yang hidup di masyarakat (living law) hukum yang demikianitu harus dibentuk menjadi hukum positip (ius constitutum) hukum yang ideal saja tidak cukupuntuk mengatur kehidupan masyarakat akan tetapi diperlukan kekuasaan untuk melaksanakandan menegakan hukum itu dengan tanggap, tangguh dan tangkas.kendaraan yang paling tepatuntuk mewujudkan masyarakat adil dan makmur. Tercapaiinya tujuan hukum itu apabila terdapatkehidupan yang harmoni dan dapat menurunkan konflik sampai kepada lapisan masyarakat yangpaling bawah.Legal perspective in national development comes to traditional and religious values. The value ofthis law is a law that live in the community (living law) that such a law should be formed intopositive law (ius constitutum) the ideal of law alone is not sufficient to regulate people's lives butthe necessary powers to implement and enforce the law with the response, tough and smart. themost appropriate vehicle to realize a just and prosperous society. Achievement of the law if thereis a harmony of life and can reduce the conflict up to the lowest levels of society.
KEPEMIMPINAN DALAM KEARIFAN LOKAL Mudjiharto Mudjiharto
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 4, No 2 (2012): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v4i2.586

Abstract

AbstrakSudah sering kita baca tulisan tentang Kepemimpinan. Tetapi seperti apa Kepemimpinanversi Kearifan Lokal (Local Wisdom)? Berkut ini sekelumit tentang itu, khususnya yang ada dipewayangan. Certa wayang konon erasal dari India lalu membumi dan berkelindan denganbudaya Jawa.Dalam epos Mahabarata maupun Ramayana ajaran kepemimpinan itu antara lain bernamaHastabrata, isinya 8 (hasta atau asta) sifat ideal setiap pemimpin yang amanah Pelaksanaannyatergantung manusianya yang punya keterbatasan dan tak akan sempurna. Yang pentingpemimpin harus berusaha maksimal mengamalkan ajaran tersebut, sedangkan hasilnya kitahadapi dengan tawakal.Walaupun Hastabrata berasal dari dunia pewayangan, tetapi ada relevansinya denganmanajemen/kepemimpinan kontamporer. Karena wayang itu hasil-karya besar para budayawanjaman dulu sebagai gambaran kehidupan manusia seutuhnya (Jagad Besar dan Jagad Kecil)
KOROSI PADA MATERIAL (Al) PESAWAT TERBANG, BAGAIMANA TERJADI DAN MENGATASI Suzanna H
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 4, No 2 (2012): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v4i2.587

Abstract

AbstrakDalam memilih material untuk pesawat terbang, banyak hal yang harus dipertimbangkan denganbaik agar tercapai efisiensi dalam pengertian hasil produk baik biaya murah (harga bersaing).Material pesawat haruslah bahan yang kuat (tangguh), ringan, berumur pakai yang panjang,mudah diproduk / dibentuk dan mudah didapat.Untuk pemeliharaan pesawat tidak diharapkan adanya penggantian material karena hal inimemakan biaya dan waktu yang lama. Namun ada kerusakan yang menyebabkan hal tersebutterjadi yaitu kerusakan karena “korosi”Kami mencoba memberikan gambaran bagaimana dan dimana terjadinya korosi pada pesawatdan apa sebaiknya yang dilakukan agar permasalahan korosi tidak menjadi masalah yang fatalpada sebuah pesawat
PERGURUAN TINGGI YANG BERKUALITAS MERUPAKAN BAGIAN DARI KONSEP KEMANDIRIAN A. DIRWAN
JURNAL MITRA MANAJEMEN Vol 4, No 2 (2012): JURNAL MITRA MANAJEMEN
Publisher : JURNAL MITRA MANAJEMEN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35968/jmm.v4i2.583

Abstract

AbstraksKonsep kemandirian merupakan topik yang sering didiskusikan antara PTS dan Yayasantempat bernaung PTS yang bersangkutan. Dalam kenyataan mandiri tidak dapat diwujudkantanpa di awali oleh konsep berkualitas, bahkan sebaliknya kualitas dapat diwujudkan dengandukungan semua pihak (belum mandiri). Oleh karena itu PTS tidak punya pilihan, selainmeningkatkan kualitas agar mendapat legalitas dalam ikut mencerdaskan kehidupan bangsa.Menurut UU RI No.2 tahun 2012 Perguruan Tinggi berkualitas yang menghasilkan lulusan yangmampu secara aktif mengembangkan potensinya dan menghasilkan Iptek yang berguna bagimasyarakat, bangsa dan negara. Salah satu upaya untuk mendapatkan PTS berkualitas adalahmeningkatkan sinergisitas, dengan mengedepankan integritas dan komitmen seluruh komponenterkait. PTS yang berkualitas akan selalu eksis dan mendapat tempat dihati masyarakat.Kata Kunci : Kemandirian, Berkualitas, Sinergisitas, Integritas dan Komitmen.

Page 1 of 1 | Total Record : 8