cover
Contact Name
Moh. Fathoni
Contact Email
jurnaladalah@gmail.com
Phone
+6285328075686
Journal Mail Official
jurnaladalah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No.1, Karang Miuwo, Mangli, Kaliwates, Jember, East Java, Indonesia 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al'Adalah
This journal aims to publish original research articles on Islam and Muslims, especially Islamic thoughts, doctrines, and practices oriented toward moderation, egalitarianism, and humanity. The journal articles cover integrated topics on Islamic issues, including Islamic philosophy and theology, Islamic culture and history, Islamic politics, Islamic law, Islamic economics, and Islamic education, engaging a multidisciplinary and interdisciplinary approach. Therefore, this journal receives original research articles from any country and region concerned with Islam and Muslim.
Articles 6 Documents
Search results for , issue "Vol. 13 No. 1 (2010)" : 6 Documents clear
METODE STUDI AGAMA BERPENDEKATAN SEJARAH: MEMBACA TAWARAN IBRAHIM M. ABU RABI'
Al'Adalah Vol. 13 No. 1 (2010)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bagaimana Barat memandang dan memaknai (ajaran) Islam, terlebih menyangkut hubungannya dengan politik, terdapat dua kelompok berbeda, yakni kelompok konfrontasionis dan akomodasionis. Belum lagi jika membicarakan pandangan oleh intern Islam sendiri; Islam radikal, Islam liberal, dan Islam moderat. Sebagaimana pandangan Barat, kelompok-kelompok ini juga memiliki penafsiran sendiri tentang apa itu Islam dan bagaimana ia harus diinterpretasikan dan dipraktikkan. Sampai hari ini, pembahasan teoretis tentang Islam dalam literatur Barat dan Muslim sangat tidak lengkap. Akibatnya, Islam menjadi objek ketidaksepakatan ideologi antara penulis yang berbeda. Adalah Ibrahim M. Abu Rabi' yang mencoba menawarkan pendekatan sejarah (history) sebagai metode untuk melihat dan memaknai Islam. Dalam "A Post-September 11 Critical Assesment of Modern Islamic History," Abu Rabi' menawarkan tiga pokok pikirannya, yakni: 1) perkembangan sejarah modern, 2) pendidikan di dunia Muslim; modern atau tradisional, dan 3) elit kontemporer dan kebangkitan agama di dunia Arab.
MENYOAL PENDEKATAN FENOMENOLOGI DALAM KAJIAN AGAMA
Al'Adalah Vol. 13 No. 1 (2010)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagai sistem kepercayaan, agama hadir dalam kehidupan manusia sebagai yang diyakini, dipahami, dan dimanifestasikan dalam bentuk. Seluruh agama, secara spesifik, memiliki pola-laku aturan terkait ritual yang harus dilakukan para penganutnya. Karenanya, untuk menjelaskan keberadaan agama dalam konteks sosial, beragam pendekatan dan perspektif menjadi tumpuan dalam memahami realitas sebuah agama. Sebagai sebuah pendekatan dan perspektif akademis, fenomenologi agama hadir sebagai upaya memahami agama secara objekif. Ia mendeskripsikan pengalaman-pengalaman agama dan keagamaan seakurat mungkin. Dalam penggambaran, analisis dan interpretasi makna, ia berupaya untuk menunda penilaian tentang apa yang riil atau tidak riil dalam pengalaman orang lain. Secara keseluruhan, orientasi fenomenologi dalam kajian agama ini akan memberi gambaran utuh sebuah agama.
ISLAM DAN TEOLOGI PEMBEBASAN: DARI SEBUAH DOKTRIN MENUJU IDEOLOGI
Al'Adalah Vol. 13 No. 1 (2010)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agama sering tampil sebagai sumber yang mendua dan amibgu, bagaikan dua sisi mata uang, tidak dapat ditolak. Di satu sisi, ia tampil sebagai kekuatan destruktif. Sejarah kemanusiaa hancur setelah kobaran kebencian membakar perasaan masing-masing pemeluk agama. Berbagai perselisihan yang dipicu oleh masalah agama sebagaimana yang kita saksikan. Agama yang oleh sebagian orang dituduh sebagai biang keladi itu justru tampil sebagai kekuatan untuk melakukan transformasi sosial dan membebaskan manusia dari segala jenis penindasan. Sejarah mencatat, bagaimana para nabi dengan agama yang didakwahkan memperjuangkan keadilan dan persamaan hak demi kepentingan umat dan mengangkat martabatnya. Bahkan akhir-akhir ini, agama menjadi tempat pelarian bagi mereka yang mengalami krisis eksistensi diri di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang serba canggih dan modern.
STRATEGI PEMASARAN BAGI PESANTREN: IKHTIAR MENJADIKAN PESANTREN SEBAGAI PUSAT PERADABAN
Al'Adalah Vol. 13 No. 1 (2010)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abad informasi dan globalisasi menjadikan kompetisi memasuki segala bidang kehidupan, tak terkecuali pendidikan, termasuk pesantren. Kompetsisi dunia pendidikan menjadikan pesantren merasakan dampak yang cukup signifikan dengan makin menurunnya minat masyarakat untuk menitipkan putra-putrinya ke pesantren. Kondisi ini mendesak pesantren untuk segera menerapkan strategi alternatif, antara lain melalui strategi pemasaran. Disadari atau tidak, meski masih sebagian kecil, sebenarnya pesantren telah melakukan beberapa langkah dari strategi pemasaran, seperti pembuatan brosur, pemasaran dari mulut ke mulut (lewat ceramah agama pengasuhnya), serta melalui jaringan alumni. Tulisan ini berikhtiar mendeskripsikan strategi pemasaran, yang sebenarnya dapat dilakukan oleh pesantren dalam rangka meningkatkan kualitas layanan yang sesuai dengan tradisi pesantren, yang nantinya juga akan menjadikan pesantren lebih diminati oleh masyarakat. Dengan demikian, kekhawatiran menurunnya minat masyarakat terhadap pesantren akan terhapus.
MENYELAMI CARA KERJA TEORI KRITIK-PRAXIS BERSAMA JURGEN HABERMAS
Al'Adalah Vol. 13 No. 1 (2010)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Filsafat senantiasa bergerak menembus dan menjelaskan realitas, meski terkadang usaha itu melahirkan kerumitan baru. Namun sekurang-kurangnya, sudah melangkah satu tahap lebih maju. Jurgen Habermas dalam studi filsafat, dikenal sebagai tokoh pembaharu teori kritis. Gagasannya tentang demarkasi antara kerja dan komunikasi mampu menembus kebuntuan teori kritis generasi pertama. Kerja yang tekun itu justru mempengaruhi bidang ranah ilmu-ilmu sosial. Tulisan ini bermaksud menelusuri bagaimana Habermas menjelaskan teori kritis-nya yang dimungkinkan praksis dalam studi social science.
LANGUAGE TEACHING FOR ESP Ninuk Indrayani
Al'Adalah Vol. 13 No. 1 (2010)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Inggris tidak hanya diberikan kepada mahasiswa di jurusan Bahasa Inggris, tetapi juga untuk mahasiswa jurusan lain sebagai matakuliah dasar. Pembelajaran Bahasa Inggris ini disebut pembelajaran Bahasa Inggris untuk tujuan khusus (ESP). ESP memberikan pembelajaran Bahasa Inggris yang sesuai dengan tujuan mahasiswa dalam mempelajarinya. Perbedaan antara ESP dan Bahasa Inggris umum adalah ESP mengutamakan praktik daripada teori. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pengajaran ESP, yaitu metode pengajaran, materi, dan penilaian. Dalam menentukan metode pengajaran, ada tiga hal yang harus diperhatikan, yaitu kegiatannya sesuai dengan tujuan, mengutamakan komunikasi, dan kegiatannya sesuai dengan kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, desain yang mengacu pada pemberian tugas (task-based design) dengan menggunakan role-play (permainan) sangat sesuai untuk ESP. Sedangkan untuk pemberian materi dan penilaian, ESP menggunakan materi dan penilaian yang asli (authentic material and authentic assessment).

Page 1 of 1 | Total Record : 6