cover
Contact Name
Moh. Fathoni
Contact Email
jurnaladalah@gmail.com
Phone
+6285328075686
Journal Mail Official
jurnaladalah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No.1, Karang Miuwo, Mangli, Kaliwates, Jember, East Java, Indonesia 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al'Adalah
This journal aims to publish original research articles on Islam and Muslims, especially Islamic thoughts, doctrines, and practices oriented toward moderation, egalitarianism, and humanity. The journal articles cover integrated topics on Islamic issues, including Islamic philosophy and theology, Islamic culture and history, Islamic politics, Islamic law, Islamic economics, and Islamic education, engaging a multidisciplinary and interdisciplinary approach. Therefore, this journal receives original research articles from any country and region concerned with Islam and Muslim.
Articles 22 Documents
Search results for , issue "Vol. 15 No. 2 (2012)" : 22 Documents clear
DISKURSUS SEMIOTIKA: SUATU PENDEKATAN DALAM INTERPRETASI TEKS
Al'Adalah Vol. 15 No. 2 (2012)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecenderungan untuk menggunakan semiotika sebagai metode baru dalam menafsirkan teks al-Qur’an, karena didasari oleh beberapa pertimbangan, yaitu pertama, bahwa perkembangan dan kemajuan peradaban Islam dibangun atas peradaban teks. Proses membangun peradaban, kebudayaan dan ilmu pengetahuan didasari atas dialektika antara subjek manusia dengan realitas atau konteks sosial, dan dalam peradaban Islam ada dialektika antara manusia dengan teks al-Qur’an sebagai wahyu. Kedua, karena peradaban Islam terpusat pada teks, maka melakukan penafsiran akan teks menjadi keharusan esensial yang selalu hadir dalam setiap peradaban Islam, dan menjadi warisan intelektual Islam. Ketiga, tuntutan untuk melakukan interpretasi akan teks selalu memunculkan gagasan-gagasan dan metode baru yang perlu dirumuskan, ketika metode interpretasi sebagai produk masa lalu sudah tidak lagi memadai untuk menafsirkan al-Qur’an, sehingga al-Qur’an nampak sebagai sebuah teks yang tidak lagi perkasa menjawab tantangan masa depan, tetapi akan menjadi ditinggalkan oleh manusia karena tidak lagi menarik untuk diperbincangkan. Salah satu metode baru yang dianggap menarik dalam menafsirkan al-Qur’an adalah semiotika. Semiotika adalah ilmu tentang tanda yang digunakan oleh ilmuan Barat dalam memahami teks-teks. Semiotika mendapat apresiasi serius di dunia Barat, ketika persoalan bangunan epistemologi Barat yang dibangun dewasa ini ternyata mendapatkan banyak kritikan, sebagai akibat ketidak-berhasilannya membangun dan mengusung kebahagiaan universal bagi kemanusiaan. Kritik itu dilakukan oleh kalangan ilmuan yang mengusung bahasa sebagai titik tolak pemikirannya.
PSIKOLOGI MORAL AL-MUHASIBI: STUDI ATAS KITAB AL-RI’AYAH LI HUQUQ ALLAH
Al'Adalah Vol. 15 No. 2 (2012)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Melalui karyanya, al-Ri’ayah li Huquq Allah, al-Muhasibi menganalisis secara utuh mengenai berbagai bentuk egoisme manusia, metode pelatihannya, dan cara mewaspadainya. Bentuk egoisme utama yang dibahasnya adalah; riya’ (narsisisme); kibr (megalomania); ‘ujub, dan ghirrah. Menyangkut pembahasan tentang khatarat, ia mengajukan tiga sumber penyebabnya, yakni hawa nafsu, setan atau iblis, dan Tuhan—melalui wahyu Ilahi dan nalar manusia. Analisis al-Muhasibi mengenai khatarat hawa nafsu dan setan merupakan analisis yang paling terkenal di kalangan kaum sufi. Namun, adalah penting untuk mengingat bahwasanya dia juga meyakini Allah sebagai sumber khatarat.

Page 3 of 3 | Total Record : 22