cover
Contact Name
Moh. Fathoni
Contact Email
jurnaladalah@gmail.com
Phone
+6285328075686
Journal Mail Official
jurnaladalah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mataram No.1, Karang Miuwo, Mangli, Kaliwates, Jember, East Java, Indonesia 68136
Location
Kab. jember,
Jawa timur
INDONESIA
Al'Adalah
This journal aims to publish original research articles on Islam and Muslims, especially Islamic thoughts, doctrines, and practices oriented toward moderation, egalitarianism, and humanity. The journal articles cover integrated topics on Islamic issues, including Islamic philosophy and theology, Islamic culture and history, Islamic politics, Islamic law, Islamic economics, and Islamic education, engaging a multidisciplinary and interdisciplinary approach. Therefore, this journal receives original research articles from any country and region concerned with Islam and Muslim.
Articles 13 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 2 (2002)" : 13 Documents clear
EKSISTENSI PEREMPUAN DALAM HUKUM ISLAM
Al'Adalah Vol. 5 No. 2 (2002)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Wacana tentang eksistensi perempuan dalam hukum Islam terus bergulir. Al Qur'an secara elegan telah menunjukkan bahwa tidakada kelebihan antara laki-laki dan perempuan kecuali hanya ketaqwaannya semata kepada Allah SWT. Namun dalam realita kehidupan manusia (sosial budaya) memperlihatkan ketimpangan posisi yang cukup tajam antara laki-laki dan perempuan. Laki-laki dianggapnya mempunyai superioritas yang lebih dibanding perempuan. Hal ini timbul karena kurangnya pemahaman terhadap ayat-ayat Al Quran. Misalnya dalam menafsirkan ayat tentang poligami, kesaksian dan kewarisan yang dirasa masih ada unsur diskriminasinya terhadap perempuan. Melalui analisis dengan membandingkan antara pendapat ulama mutaqoddimin dan ulama kontemporer terhadap penafsiran isi surat An Nisa ayat 3, Al Baqarah ayat 282, dan An Nisa ayat 11, maka dalam ayat tersebut sebenarnya tidak terdapat unsur diskriminasi terhadap perempuan. Demikian sebaliknya tidak terdapat unsur superioritas pada laki-laki. Karena ayat-ayat tersebut dapat ditafsirkan sesuai dengan perkembangan pemikiran, situasi, dan kondisi zaman serta tidak bertentangan dengan kaidah-kaidah hukum Islam yang ada.
FEMALE BIASED DALAM KAJIAN GENDER
Al'Adalah Vol. 5 No. 2 (2002)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Female biased (bias perempuan) dalam kajian gender adalah keniscayaan. Sangat dimaklumi bila dalam setiap kajian-kajian persoalan perempuan selalu terpengaruh oleh bias ini. Akan tetapi kalau bias itu melebihi batas-batas kewajaran, sehingga menjurus pada sikap konfrontasi terhadap laki-laki, tentu patut dicermati dan dikritisi. Dengan kekritisan itu diharapkan kajian jender bisa diterima oleh siapa pun, dan tidak terkesan aneh bagi perempuan sendiri.
GENDER DALAM PERSPEKTIF ISLAM
Al'Adalah Vol. 5 No. 2 (2002)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesetaraan jender muncul sebagai upaya pemberdayaan perempuan yang selama ini sering dibatasi oleh nilai sosio cultural masyarakat. Pemikiran dan konsep jenderpun muncul dengan berbagai aspek kajian termasuk kajian religius. Islam seringkali dianggap sebagai agama yang kurang memperhatikan kesetaraan jender dan seringkali melakukan diskriminasi terhadap perempuan. Wacana ini berkembang karena pemahaman yang tekstual dan dangkal terhadap ajaran-ajaran islam yang bersumber dari Al-Qur'an dan Al-Hadits. Tulisan ini mencoba menjelaskan secara proporsional dan obyektif akan adanya pengakuan yang setara terhadap perempuan dalam ajaran Islam sehingga anggapan minor tentang Islam sebagai agama yang diskriminan terhadap perempuan bisa terkikis.

Page 2 of 2 | Total Record : 13