cover
Contact Name
Novi Ayu Yulia
Contact Email
noviayuyulia@gmail.com
Phone
+6282334243103
Journal Mail Official
jurnalmaqamatunzah@gmail.com
Editorial Address
Jl. Raya Panglima Sudirman No.360, Semampir, Kec. Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur 67282
Location
Kab. probolinggo,
Jawa timur
INDONESIA
Maqamat: Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf
ISSN : 30250560     EISSN : 30265894     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Maqamat: Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf adalah Jurnal ilmiah yang dikelola oleh Program Studi S1 Ilmu Tasawuf Universitas Islam Zainul Hasan Genggong. Keberadaan Jurnal Maqamat diharapkan dapat berkontribusi pada penguatan dan penyebaran ilmu pengetahuan, khususnya pada bidang Ilmu Tasawuf. Oleh karena itu, Jurnal Maqamat menampung dan mempublikasikan karya-karya akademik terbaik berupa artikel ilmiah dari para ahli, peneliti dan praktisi pada bidang tersebut. Artikel dapat berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka. Artikel tersebut akan diterbitkan pada bulan Mei dan Oktober.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023" : 5 Documents clear
PERKEMBANGAN HADIS DI ERA DIGITAL Shofiatun Nikmah
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/kpht3793

Abstract

Perkembangan teknologi yng bergerak massif memberikan dampak bagi perkembangan kajian keilmuan, khususnya dalam bidang hadis. Hadis menjadi kebutuhan terpenting dalam mengkaji nilai-nilai  keislaman dan hukum yang berlaku di Masyarakat. Hal ini mendorong para ilmuwan baik dari kesarjanaan abarat maupun timur untuk menjadikan hadis lebih mudah diakses. Kajian hadis yang begitu pelik seperti takhrij al-hadith, melalui media digital kajian hadis semacam ini dapat diatasi dengan mudah. Melalui penelitian ini dapat diketahui bagaimana implikasi digital terhadap pengkajian hadis.
IMPLIKASI KHATM KHWAJIGAN PADA KESALEHAN SOSIAL BAGI PENGIKUT TAREKAT QADIRIYYAH WANAQSYABANDIYYAH DUSUN PESALAKAN BANDAR BATANG Muhammad Nasirin
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/12eqxg86

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi merosotnya aspek sosial dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Di era globalisasi ini masyarakat semakin menunjukan sikap apatis terhadap nilai-nilai solidaritas sosial. Hal ini ditandai dengan corak kehidupan individualistik dan atau bersikap sesuka hati, hanya menggunakan ego pribadi tanpa memperdulikan empatinya terhadap orang lain. Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah melalui Khatm Khwajigan-nya  memberikan formulasi bagi para pengikut untuk selalu mengedepankan akhlak dan moralitas. Tarekat diyakini sebagai organisasi kesufian mampu menumbuhkan serta mereflesksikan nilai-nilai moral dan sosial dalam kehidupan.  Dengan melihat latar belakang masalah yang penulis kemukakan, maka timbul beberapa rumusan masalah. Pertama, apa amalan yang diajarkan dalam Khatm Khwajigan?, kedua, bagaimana pengaruh kegiatan Khatm Khwajigan terhadap kesalehan sosial di masyarakat? Penelitian ini menggunakan metodologi (field research) observasi lapangan secara langsung. Tujuan penelitian ini untuk mendiskripsikan Implikasi kegiatan Khatm Khwajigan pada kesalehan sosial bagi pengikut Tarekat di Dusun Pesalakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode diskriptif analitik, dengan menggunakan pendekatan sosial. Subjek dalam penelitian ini adalah para jama’ah yang mengikuti kegiatan Khatm Khawajigan dengan menggunakan purposif sampling. Sementara uji keabsahan data dilakukan melalui teknik triangulasi.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa : (1). Dalam kegiatan Khatm Khawajigan bacaan- bacaan dzikir yang dibaca sangat banyak, selain itu ada pungutan amal jariyah serta ditutup dengan mauidzatul hasanah. (2)  Dalam Implikasinya, kegiatan Khatm Khwajigan pada Kesalehan Sosial bagi pengikut Tarekat Qadiriyyah wa Naqsyabandiyyah di Dukuh Pesalakan dapat dilihat dari beberapa indikasi; Kepedulian pada orang lain, menciptakan keharmonisan rumah tangga, menjaga ukhuwah, dan saling menolong. 
KONTRIBUSI SYEIKH HUDZAIFAH DALAM PENYEBARAN TASAWUF DI MADURA Miftahul Arifin
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/wdd75m30

Abstract

Artikel ini membahas tentang tokoh-tokoh tasawuf yang mempunyai peranan penting dalam penyebaran tasawuf di Madura, namun selama ini mereka belum banyak disebutkan dalam diskusi akademis baik di Madura maupun di luar Madura. Beliau adalah Syekh Abdul Wahid Hudzaifah al Furjani (w. 1990) sebagai Mursyid Tarekat Gersempal Naqsabandiyah yang juga pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum Sampang. Dengan menggunakan pendekatan sosio-historis dengan analisis deskriptif-interpretatif, artikel ini menjawab kontribusi Syekh Abdul Wahid dalam bidang tasawuf. Oleh karena itu, Kiai Wahid mempunyai peranan penting dalam penyebaran tasawuf di Madura yang dapat dilihat dari dua aspek: 1) kedudukannya sebagai mursyid tarekat mempunyai pengaruh yang besar terhadap perkembangan tarekatnya. 2) Karya tasawuf Kiai Wahid menjadi sumbangsih berharga bagi keilmuan tasawuf di Madura. 
SUFISME PERKOTAAN ERA SOCIETY 5.0 (STUDI TAREKAT QUDUSIYAH DI ZAWIYAH YOGYAKARTA) Puput Lestari
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/08cjtf92

Abstract

Penelitian ini berfokus pada studi salah satu Tarekat yang ada di Indonesia, yakni Tarekat Qudusiyah. Tarekat Qudusiyah ini merupakan “neo-tarekat” (Neo-sufisme) yang berpusat di Bandung dan berkembang diberbagai daerah salah satunya di Yogyakarta. Perlu diketahui bahwasanya tradisi“bertarekat” sangat populer di era abad 18-19 M dan mulai memudar di abad setelahnya. Munculnya Tarekat Qudusiyah di abad ke-20 yang eksis hingga kini menunjukkan bahwasanya tradisi “bertarekat” masih diminati di era society 5.0 ini. Adanya fakta tersebut sehingga memunculkan pertanyaan, sebenarnya apa yang dicari oleh pelaku tarekat di era society 5.0 ini, apakah ada sisi keunikan di dalam tarekat qudusiyah sehingga diminati oleh pengikutnya dan bagaimana tarekat tersebut tetap eksis menjalankan praktik tarekat di era society 5.0. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana perilaku tarekat di era society 5.0 salah satunya berfokus pada Tarekat Qudusiyah. Penelitian ini menggunakan Metode Etnografi. Hasilnya adalah “bertarekat” di era society 5.0 merupakan salah satu upaya pendekatan diri kepada Tuhan, sehingga memiliki implikasi yakni adanya gaya-gaya baru dalam “bertarekat” untuk menyesuaikan kondisi di era society 5.0.
BUDAYA UNCRITIKAL LOVER AL-QUR'AN PELAJAR NU: UPAYA MERAIH KETENANGAN JIWA DALAM KAJIAN LIVING AL-QUR'AN &  TASAWUF DI DESA WANGKAL GADING PROBOLINGGO Ima Hazimah Iskarimah
Maqamat : Jurnal Ushuluddin dan Tasawuf Vol. 1 No. 1 (2023): Mei 2023
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/tf9y0r97

Abstract

Salah satu kegiatan penting yang harus dilaksanakan secara konseptual dalam menangani krisis Iingkungan adalah dengan melakukan pelestarian lingkungan, dalam hal ini yakni melakukan penghijauan. Pelestarian lingkungan merupakan sebuah upaya dalam menangani permasalahan yang timbul pada suatu kawasan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan kebersihan lingkungan masjid dan sikap gotong royong sesama warga sekitar. Tujuan yang ingin dicapai dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah upaya pemanfaatan lahan untuk penghijauan masjid raudlatul jannah dusun sumber cangkelek, desa  wangkal, kecamatan gading, kabupaten probolinggo dengan memanfaatkan barang bekas sebagai media utamanya yakni seperti ban mobil yang dirancang menjadi pot bunga, ban motor yang di cat agar lebih berwarna, kemudian botol minuman yang dihias agar terlihat lebih indah dan selanjutnya diisi dengan tanah dan bebatuan.. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan kelompok 29 KKN PKM UNZAH karena pola pikir dan kurangnya kesadaran masyarakat sekitar masjid tentang upaya ramah lingkungan. Maka dari itu aset-aset seperti salah satu yaitu aset alam, yang berada di halaman Masjid Raudlatul Jannah ini masih kurang maksimal pemanfaatanya. Kegiatan PKM ini menggunakan Pendekatan ABCD (Asset-Based Community Development) yang terdiri dari 6 tahap yaitu : a) Tahap Discovery, b) Tahap Dream, c) Tahap Design, d) Tahap Destiny, e) Tahap Define dan f) Tahap Refleksi. Hasil kegiatan penghijauan yang telah dilaksanakan di halaman masjid Raudlatul Jannah tersebut mampu  berjalan dan terselesaikan dengan baik, hal tersebut dapat dilihat dari cara mahasiswa dalam merawat secara rutin setiap hari mulai dari menambahkan tanah pada pot, menyiraminya, serta memberikan pupuk alami untuk mengantisipasi terserangnya hama dimusim hujan seperti sekarang. Selain itu, partisipasi masyarakat sekitar  terutama masyarakat yang berada disekitar Masjid Raudlatul Jannah juga sangat  antusias terhadap kegiatan tersebut.

Page 1 of 1 | Total Record : 5