cover
Contact Name
Ningrum Resmawa
Contact Email
iresmawa@stieyapan.ac.id
Phone
+628113653436
Journal Mail Official
jmapan@stieyapan.ac.id
Editorial Address
Gedung LPPM SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI YAPAN, IKIP Gunung Anyar E No. 152-154 & 197-198, Surabaya, Jawa Timur
Location
Kota surabaya,
Jawa timur
INDONESIA
MAPAN: Jurnal Manajemen Akuntansi Palapa Nusantara
ISSN : 2443082X     EISSN : 27224449     DOI : https://doi.org/10.51774/mapan
Core Subject : Economy, Education,
Jurnal MAPAN merupakan majalah ilmiah yang ditujukan untuk menampung karya ilmiah di bidang ilmu manajemen dan akuntansi baik itu ilmiah maupun terapan. Jurnal MAPAN mempunyai tujuan utama dalam diseminasi karya ilmiah baik itu dari akademisi STIE Yapan maupun khalayak umum. Cakupan keilmuwan yang diharapkan oleh Jurnal MAPAN adalah ilmu-ilmu manajemen seperti manajemen SDM, Pemasaran, Keuangan, Operasi, Strategi dan Ilmu-ilmu akuntansi seperti akuntansi keuangan, akuntansi perpajakan, akuntansi Publik, Korporate maupun Syariah. Selain itu Jurnal MAPAN juga menerima artikel dalam bidang kewirausahaan, bisnis internasional maupun kajian-kajian manajemen dan akuntansi kontemporer.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2017): JMAPAN" : 5 Documents clear
ORGANIZATIONAL CULTURE DI PERGURUAN TINGGI (STUDI KASUS PADA SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI YAPAN SURABAYA) Handri Ardian Liputo
MAPAN: Jurnal Manajemen Akuntansi Palapa Nusantara Vol 2, No 1 (2017): JMAPAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51774/mapan.v2i1.16

Abstract

Organizational culture is a shared meaning of nilai, beliefs, traditions, and organizational philosophy which members of the organization own, so, the organization is different  from  the  other  organizations.  Organizational  culture  that  members  feel  is  a quality, it’s supported by the shared meaning based on the value of helping each other. The quality of culture is supported by all tangible and intangible organization elements.
ANALISIS PROSES PENGAMBILAN KEPUTUSAN KONSUMEN (STUDI KASUS PADA PENGGUNAAN ALAT TULIS DI LINGKUNGAN STIE YAPAN SURABAYA) Melanny Methasari
MAPAN: Jurnal Manajemen Akuntansi Palapa Nusantara Vol 2, No 1 (2017): JMAPAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51774/mapan.v2i1.20

Abstract

Parker dan Pentel merupakan jenis ballpoint yang paling sering digunakan oleh konsumen terutama oleh kalangan Pimpinan. Namun seiring berkembangnya industri ballpoint, muncul berbagai merek ballpoint lainnya yang memiliki ciri khas masing-masing. Sehingga diperlukan strategi pemasaran untuk mengahadapi persaingan-persaingan yang bermunculan. Salah satunya adalah dengan menganalisis proses pengambilan keputusan konsumen. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis bagaimana proses konsumen memutuskan pembelian ballpoint dan membandingkan bagaimana preferensi konsumen terhadap atribut-atribut ballpoint yang terdapat pada ballpoint Parker, baik dari tingkat kepentingannya maupun tingkat kepercayaannya. Penelitian ini dilakukan di kampus STIE Yapan Surabaya, dengan menggunakan disain survey. Responden yang diambil adalah 20 orang Pimpinan dengan melakukan wawancara tertulis yaitu kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses keputusan pembelian ballpoint dimulai pada proses pengenalan kebutuhan, proses pencarian informasi, evaluasi alternative, keputusan pembelian, dan evaluasi hasil pembelian. Hasil penelitian menunjukan bahwa 60% responden memilih dorongan dari rekan merupakan faktor utama yang mempengaruhi dalam pengambilan keputusan. Sedangkan berdasarkan preferensinya, perbandingan atribut ballpoint Parker lebih baik daripada ballpoint Pentel. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai model Fishbien dimana ballpoint Parker lebih tinggi atau lebih positif (+7,4175) dibanding ballpoint Pentel RS3 (+4,645).
ANALISIS PERBANDINGAN METODE PERAMALAN PENJUALAN JENIS KAYU PLYWOOD DENGAN STANDAR KESALAHAN PERAMALAN (SKP) PADA PT “X” DI SURABAYA Prasetyo Widyo Iswara
MAPAN: Jurnal Manajemen Akuntansi Palapa Nusantara Vol 2, No 1 (2017): JMAPAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51774/mapan.v2i1.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan metode peramalan penjualan yang paling tepat bagi PT “X” sehingga dapat melakukan perencanaan dibidang penjualan. Penelitian ini menggunakan data-data primer, data primer ini merupakan data yang diperoleh secara langsung dari pihak perusahaan. Laporan yang akan dianalisa berupa Laporan penjualan jenis kayu PT “X” selama satu tahun dari bulan Januari 2016 s/d bulan Maret 2017. Sedangkan sampel yang digunakan yaitujenis kayuplywood.Dalam penelitian ini metode yang digunakan dalam teknik pengumpulan data adalah dengan menggunakan teknik dokumentasi. Kesimpulan penelitian ini adalah nilai SKP metode semi average sebesar 28.746,11, nilai SKP metode least squaresebesar 28.123,03, dan nilai SKP metode momentsebesar 28.123,03. Metode least square dan metode momentyang tepat digunakan untuk melakukan peramalan penganggaran penjualan untuk jenis kayu plywood. 
DETEKSI DINI POTENSI KEBANGKRUTAN PT. ANGKASA PURA I (PERSERO) DENGAN METODE SPRINGATE DAN ZMIJEWSKI Arief Nurdiannova Qurochman
MAPAN: Jurnal Manajemen Akuntansi Palapa Nusantara Vol 2, No 1 (2017): JMAPAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51774/mapan.v2i1.22

Abstract

An initial detection toward bankruptcy is needed by a company to be aware of such condition. By using that detection, management can rule the enterprise running according to the policy of the company. The early detection of bankruptcy in this research used Springate score and Zmijewski score. The sample used in this observation is some data taken from balance sheet and financial statement of PT. Angka Pura I (Persero) from year of 2012 to 2016. The observation method is qualitative, that is by inserting some related data into the formula of Springate score and Zmijewski score.Based on the counting of the Springate score, PT. Angkasa Pura is indicated to get bankruptcy which is shown by scores of below 0,862 from year of 2012 to 2016. Whereas, according to the Zmijewski score, the company is valued healthy, because their scores from 2012 to 2016 are still negative, but from year to year the scores are getting closer to zero or positive. So, it has to be noticed to prevent from getting worse (getting positive score).
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN BATIK (STUDI KASUS STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN TERPADU BATIK TULIS JARAK ARUM) Siti Masruroh
MAPAN: Jurnal Manajemen Akuntansi Palapa Nusantara Vol 2, No 1 (2017): JMAPAN
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51774/mapan.v2i1.15

Abstract

Batik merupakan produksi paling utama di Jawa, terutama di Kota Solo. Solo menjadi sentra batik karena ada perkampungan yang memang menjadi home industry batik. Selain itu ada beberapa corak yang memang terkenal di Kota Solo seperti batik lurik dan batik kasunanan, kedua batik tersebut sudah mencapai ke Manca Negara. Harga yang ditawarkan relatif murah dan terjangkau, tentunya dengan kualitas yang tidak akan mengecewakan. Apalagi bila membelinya dengan harga grosiran, maka akan mendapat harga yang lebih murah lagi. Ditengah-tengah persaingan usaha batik yang cukup menjamur, Batik tulis Jarak Arum mampu bersaing dengan kompetitor-kompetitor yang ada. Usaha produk Batik tulis Jarak Arum ini pemasarannya sudah menjangkau kemana-mana, tidak hanya didalam Pulau Jawa saja, akan tetapi sudah sampai keluar Pulau Jawa. Tetapi tidak hanya produk yang dapat membuat Fitria Anggraini Lestari menjadi berkembang, melainkan dalam pemasaran batik tersebut, para pemilik perusahaan mempunyai cara tersendiri dalam pemasarannya. Dari awal berdirinya home industry Batik tulis Jarak Arum, dari pihak pemilik memiliki kemampuan dalam memasarkan barang dengan baik. Kemampuan mereka dalam berkomunikasi dalam pemasaran dapat menghasilkan peningkatan penghasilan dan perkembangan industri mereka. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana strategi komunikasi pemasaran terpadu Batik tulis Jarak Arum Surabaya. Metode penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Langkah- langkah analisis data yaitu dengan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atau verifikasi. Batik tulis Jarak Arum melakukan identifikasi audiens sasaran, menentukan tujuan komunikasi, merancang pesan, memilih saluran komunikasi, menetapkan total anggaran komunikasi, dan mengukur hasil komunikasi. Dalam komunikasi pemasaran terpadu, dalam pelaksanaannya Batik tulis Jarak Arum melakukan Advertising (periklanan) yaitu Batik tulis Jarak Arum mempromosikan melalui media iklan yaitu menggunakan leaflet, kartu nama, facebook, dan website. Untuk media iklan lain seperti surat kabar ataupun televisi, tidak dilakukan karena minimnya dana. Pemasaran Langsung, yaitu Batik tulis Jarak Arum, memanfaatkan pameran sebagai sarana promosi dan pengenalan produk.

Page 1 of 1 | Total Record : 5