cover
Contact Name
Andri Putra Kesmawan
Contact Email
info@idpublishing.org
Phone
+6281990251989
Journal Mail Official
andriputrakesmawan@gmail.com
Editorial Address
Perumahan Sidorejo, Jl. Sidorejo Gg. Sadewa No.D3, Sonopakis Kidul, Ngestiharjo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55184
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Lingkungan Kebumian Indonesia
ISSN : -     EISSN : 30323681     DOI : https://doi.org/10.47134/jilk
Jurnal Lingkungan Kebumian Indonesia (ISSN 3032-3681) is a scientific journal published by Indonesian Journal Publisher. JLKI is published four a year in March, June, September, and December,. This journal only accepts original scientific research works (not a review) that have not been published by other media. The focus and scope of Jurnal Lingkungan Kebumian Indonesia include This journal contains research articles of applied Geoscience and Geology. Geoscience research includes earth science research in the fields of Geology, Geophysics and Geochemistry. Applied geological research covers the fields of Exploration Geology, Engineering Geology, Geological Hazard Mitigation, hydrogeology, and Environmental Geology. Authors are invited to electronically submit through Journal Website no more than 15 pages of a full paper.
Articles 1 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 3 (2024): June" : 1 Documents clear
Kajian Kriminologi Hijau Terhadap Studi Kasus Hilirisasi Tambang Nikel Alfredo Rynaldi; Efrata Hamonangan Sinaga; Jhonathan Roganda Sitorus
Jurnal Lingkungan Kebumian Indonesia Vol. 1 No. 3 (2024): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/kebumian.v1i3.2572

Abstract

Kriminologi Hijau menyoroti kejahatan lingkungan dan dampaknya terhadap korban, baik manusia maupun non-manusia, serta ekosistem secara keseluruhan. Dalam konteks hilirisasi nikel di Indonesia, green criminology dapat dikaitkan melalui analisis terhadap dampak lingkungan yang dihasilkan oleh industri pengolahan nikel. Secara kuantitatif hasil survei membuktikan bahwa hilirasi tambang nikel memberikan efek buruk terhadap lingkungan, mengganggu Kesehatan masyarakat, meningkatkan konflik sosial, kehilangannya sumber daya alam dan mata pencaharian. Selain itu, pemerintah seringkali berada pada posisi memprioritaskan keuntungan ekonomi daripada perlindungan lingkungan. Perusahaan tambang besar seringkali memiliki pengaruh politik yang mampu mempengaruhi keputusan kebijakan, sehingga membuat pemerintah kurang kritis dan responsif terhadap pelanggaran yang dilakukan oleh korporasi. Hal tersebut membuat celah dalam hukum yang memungkinkan korporasi untuk dapat melanjutkan praktik yang merugikan lingkungan.

Page 1 of 1 | Total Record : 1