cover
Contact Name
Muslim Tadjuddah
Contact Email
muslim22jan@uho.ac.id
Phone
+628128932030
Journal Mail Official
muslim22jan@uho.ac.id
Editorial Address
Gedung FPIK Universitas Halu Oleo Kendari
Location
Kota kendari,
Sulawesi tenggara
INDONESIA
PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap
Published by Universitas Halu Oleo
ISSN : 27236714     EISSN : -     DOI : -
PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap (JITMPT) diterbitkan oleh Program Studi Perikanan Tangkap Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Halu Oleo Tahun 2021 terbit 2 (dua) kali dalam setahun, yaitu : Bulan Januari dan Desember. JITMPTP diterbitkan dalam Bahasa Indonesia dengan abstrak dalam Bahasa Inggris Jurnal PJITMPT memuat hasil penelitian dosen, mahasiswa dan khalayak umum tentang manajemen operasi penangkapan ikan, oseanografi perikanan tangkap, daerah penangkapan ikan, sistem dan manajemen perikanan tangkap, rancang bangun dan hidrodinamika alat tangkap ikan, rancang bangun dan hidrodinamika kapal perikanan, biologi perikanan tangkap, dan pengelolaan perikanan tangkap dan sosial ekonomi perikanan tangkap. Artikel ditulis dalam Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris. Artikel belum pernah diterbitkan pada media manapun atau tidak sedang dikirim untuk dipublikasikan ke media lain.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 02 (2021): Desember 2021" : 5 Documents clear
Pengaruh Lama Perendaman Bubu Terhadap Hasil Tangkapan Ikan Di Perairan Tondonggeu Kecamatan Abeli Kota Kendari Sulawesi Tenggara Isnawati Isnawati; La Anadi; Abdullah Abdullah
PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap Vol 1, No 02 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bubu merupakan salah satu jenis Alat tangkap yang digunakan untuk menangkap jenis-jenis ikan karang. Tujuan dari penelitian ini adalah :1) mengetahui jumlah ikan yang tertangkap pada bubu. 2). mengetahui komposisi jenis ikan yang tertangkap pada bubu. 3). mengetahui komposisi ukuran ikan yang tertangkap pada bubu. 4). mengetahui pengaruh lama perendaman bubu terhadap jumlah hasil tangkapan ikan di perairan Tondonggeu. Penelitian dilakukan di perairan tondonggeu pada bulan November sampai Maret 2020. Pengoperasian perendaman bubu dilakukan secara acak.dengan tiga perlakuan Data dianalisis secara kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumah ikan yang tertangkap yang diperoleh sebanyak 485 ekor, 11 famili dari 17 spesies diantaranya: (lutjanidae) ikan kakap merah, ikan kakap tanda, ikan mala, ikan ekor kuning. (serranidae) ikan kerapu macam, ikan kerapu sunu, ikan kerapu cantang. (nemipteridae) ikan kurisi. (lethrinidae) ikan lencam. (holocentridae) ikan swanggi. (mullidae) ikan biji nangka, kurisi bali. (siganidae) ikan baronang. (labridae) ikan kenari merah. (carangidae) ikan kuwe. (chaetonontidae) ikan kepe-kepe. (portunidae) kepiting rajungan. komposisi ukuran ikan yang tertangkap berkisar 16-19 cm sampai 25,5 -33,2 cm. Ukuran ikan yang tertinggi jenis ikan kakap merah yaitu 20,4-32,3 cm dengan jumlah 64 ekor sedangkan ukuran  terendah secara berurutan masing- masing rajungan 13,3- 14,7 cm dengan jumlah 7 ekor.  Ikan  kepe- kepe yaitu 16-19 cm dengan jumlah 7 ekor dan ikan swanggi yaitu 16,2-19,6 cm dengan jumlah 7 ekor. Berdasarkan perlakuan lama perendaman bubu terhadap jumlah hasil tangkap. Perlakuan 1 yang tertinggi ikan kakap merah (lutjanus erythropterus) yaitu 23 ekor  sedangkan terendah ikan swanggi, baronang dan kepe-kepe masing- masing yaitu 7 ekor. Pada perlakuan 2 yang tertinggi ikan kerapu macan (epinephelus areolatus) yaitu 34 ekor sedangkan terendah kepiting rajungan yaitu 7 ekor. pada perlakuan 3 yang tertinggi ikan kerapu macan (plectropomus leopardus)  yaitu 26 ekor sedangkan terendah ikan baronang yaitu 8 ekor.
Sturuktur Ukuran Dan Musim Penangkapan Madidihang (Thunnus Albacares) Hasil Tangkapan Huhate Di Perairan Selatan Pulau Buton Wa Ode Sitti Hardian Sari; Ahmad - Mustafa; Syamsul - Kamri; Hasnia - Arami; Naslina - Alimina
PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap Vol 1, No 02 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Yellowfin tuna (Thunnus albacares) is one of the important commodities for the fishing industry in Indonesia. Some of these commodities are caught by means of using FADs as fishing aids. This study aims to determine the composition of the size and season of yellowfin tuna fishing in the southern waters of Buton Island. The study was conducted at the Wameo Fish Landing Base, Baubau City from April to June 2021. The fork length of yellowfin tuna was measured and then presented in the form of a frequency distribution. Yellowfin fishing season was analyzed using the Fishing Season Index, based on the number of catches per monthly fishing effort for the last 3 years (2018 to 2020). The results showed that the size range of yellowfin tuna caught was 32-67.5 cmFL or all of them belonged to juvenile size. The dominant length class (76%) was in the range of 37-46 cmFL. The value of the fishing season index shows that the yellowfin catching season occurs from January to February, April to May, and September.
Hubungan SPL dan Klorofil-a dengan Hasil Tangkapan Ikan Layang (Decapterus sp.) Menggunakan Citra Satelit Aqua MODIS di Perairan Buton Fajar Indah Ningsih; Muslim Tadjuddah; Naslina Alimina; Ahmad Mustafa; Abdullah Abdullah
PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap Vol 1, No 02 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remote sensing as the fastest solution for transmitting information about fishing areas through the approach of oceanographic parameters such as Sea Surface Temperature (SST) and chlorophyll-a (SSC). This study aimed at determining spatial and temporal dynamics of SST and SSC also its colerration with catch of mackerel scad (Decapterus sp.) in Buton Waters. Data of SST and SSC were obtained by Aqua MODIS satellite imagery while catch data was obtained from data of  Wameo Coastal Fishing Port for the period of three years (2018-2020). Colerration between SST and SSC with catch of mackerel scad were analyzed using rank spearman colerration by SPSS 16.0 programs. Spatial distribution of higest SST was disposed in Buton Strait and Muna Strait, the lower temperature was in South of Muna Strait and moved to the Wakatobi Waters while temporal distribution of SST ranged 29.96°C-26.23°C. Spatial distribution of higest SSC was disposed in Kapota Island Waters, Kaledupa Island, Tomia Island and Muna Strait, the lower SSC was in South of Buton Strait and moved to the North of Wakatobi Waters, while temporal distribution of SSC ranged 0.411 mg/m3-0.149 mg/m3. The colerration number between SST and catch of mackerel scad in 2018 was -0.154, in 2019 was 0.189 and in 2020 was 0.134 which means it has weak colerration while the SSC in 2018 was 0.357, in 2019 was -0.357 and in 2020 was -0.280 which means it has quite strong colerration.This research suggests further research is needed on the relationship of other oceanographic factors such as currents and waves to the catch of kites (Decapterus sp.) using satellite imagery in buton waters.
Analisis Sistem Mata Pencaharian On-fishing dan On-farm Rumah Tangga Nelayan Sama Bajo Torokeku Nur Isiyana Wianti; Tjandra Buana; Suriana Suriana; Sukmawati Abdullah; Muslim Tadjuddah
PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap Vol 1, No 02 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study is set out to explore a livelihood system of on-fishing and on-farm activities in Sama Bajo Small-Scale Fisher (SSF) community in the middle of their socio-ecological issues and at the beginning of COVID-19 disruptions impact. Fieldwork in Torokeku Village, South Konawe Regency, South-east Sulawesi Province was conducted in September 2020 by using qualitative research method to explore rigorously about the research objective. Moreover, several in-depth interviews were conducted with those who were selected purposively. They are the active fishers and represented a group of people based on the village social stratification and various livelihoods. We also obtained the data through participant observations. Here, we found that on-fishing and on-farm of Sama Bajo Torokeku livelihood activities are a higher degree of risk due to a horizontal social conflict, seasonality, ecological degradation, and COVID-19 disruptions particularly to Sama Bajo Torokeku Blue Swimming Crab fishers and Seaweed farmers. However, in this research, there is a lack of clarity due to limited studies on gender dimension on the on-fishing and on-farm livelihood activities, thereby future research has to take into account women’s contributions in Sama Bajo livelihood system analysis as a base of fisheries management policy.
Evaluasi Tingkat Pemanfaatan Fasilitas Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari Resnawati Resnawati; Muslim Tadjuddah; Abdullah Abdullah
PekaBuana : Jurnal Ilmiah Teknologi dan Manajemen Perikanan Tangkap Vol 1, No 02 (2021): Desember 2021
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelabuhan Perikanan Samudera Kendari merupakan pelabuhan perikanan tipe A yang mempunyai fasilitas sarana dan prasarana yang cukup lengkap, namun dalam pelaksanaannya fasilitas tersebut perlu di evaluasi secara berkala. Penelitian ini selama bulan September sampai Agustus 2017 di PPS Kendari, dengan tujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas di PPS Kendari dan mengetahui pemanfaatan fasilitasnya diantaranya panjang dermaga, luas gedung TPI, dan air bersih.  Metode yang digunakan dalam penelitian secara deskriptif bersifat survey melalui pengamatan terhadap fasilitas yang terdapat di PPS)Kendari dan wawancara terstruktur. Variabel yang diamati tentang kriteria teknis, operasional pelauhan, fasilitas dan aktivitas yang ada.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPS Kendari jika dilihat dari kondisi fasilitas pelabuhan, semua fasilitas dalam keadaan baik dan terawat  baik fasilitas pokok, fasilitas fungsional dan fasilitas penunjang. Dari hasil analisis tingkat pemanfaatan fasilitas Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari  didapatkan persentase dermaga 75% , TPI 114 %, dan air bersih 47,08 %. Hal ini menunjukkan bahwa untuk fasilitas dermaga belum mencapai kondisi pemanfaatan yang optimal tetapi TPI pendayagunaannya melampaui kondisi optimal, dan air bersih belum mencapai kondisi pemanfaatan yang optimal. Saran dari hasil penelitian ini sebaiknya dermaga bongkar dan muat dipisah tempatnya karena penyatuan dermaga selama ini sering menghambat aktivitas bongkar muat. Perlu adanya usaha dari pihak pelabuhan, nelayan, serta semua pengguna fasilitas untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas.

Page 1 of 1 | Total Record : 5