cover
Contact Name
Bulan Kakanita Hermasari
Contact Email
dr.bulan.kakanita@staff.uns.ac.id
Phone
+6281225381332
Journal Mail Official
pmjfkuns@gmail.com
Editorial Address
Gedung Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Jl. Ir. Sutami No. 36A Kentingan Jebres
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Plexus Medical Journal
ISSN : 2828187x     EISSN : 28284801     DOI : https://doi.org/10.20961/plexus.v1i1.4
Core Subject : Health,
Plexus Medical journal (PMJ) publishes original research articles or article review in the basic medical sciences, clinical medical sciences, medical education and public health science. Plexus Medical journal is a peer-reviewed and open access journal that focuses on promoting medical sciences generated from basic sciences, clinical, community or public health research, and medical education to integrate researches in all aspects of human health. This journal publishes original articles, reviews, and also interesting case reports. Brief communications containing short features of medicine, latest developments in diagnostic procedures, treatment, or other health issues that is important for the development of health care system are also acceptable. Letters and commentaries of our published articles are welcome.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol. 1 No. 5 (2022): Oktober" : 5 Documents clear
Gambaran dan Prevalensi Kasus Kematian dengan Asfiksia Siskha Sabilla; Adji Suwandono; Novianto Adi Nugroho
Plexus Medical Journal Vol. 1 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v1i5.56

Abstract

Pendahuluan: Gantung diri adalah cara bunuh diri yang paling banyak ditemukan. Dalam ilmu kedokteran forensik, gantung diri merupakan salah satu penyebab asfiksia mekanik. Asfiksia sendiri merupakan penyebab kematian tersering dalam konteks forensik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran dan prevalensi kasus kematian dengan asfiksia mekanik di RSUD Dr Moewardi selama periode 2010-2020. Metode: Berisi rancangan/desain penelitian, sampel, uraian singkat metode penelitian dan metode analisis data. Penelitian ini bersifat deskriptif obsevasional. Sampel berupa data kasus kematian dengan asfiksia mekanik berdasarkan Visum et Repertum. Sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Data yang diteliti meliputi : tahun, usia, jenis kelamin, lokasi pengirim, kategori, dan gambaran yang ditemukan. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan disajikan dalam bentuk tabel dan diagram kemudian dijelaskan kembali sehingga tersusun narasi. Hasil: Dari keseluruhan data didapatkan 44 kasus (7%) kematian dengan asfiksia mekanik dari 575 kasus yang diperiksa di RSUD Dr Moewardi periode 2010-2020. Jenis kelamin laki-laki berjumlah 25 kasus (57%) dan perempuan sebanyak 16 kasus (43%). Prevalensi tertinggi adalah pada kelompok usia 18-30 tahun yaitu sebanyak 13 kasus (29%). Lokasi pengirim terbanyak  yaitu Surakarta dengan jumlah 15 kasus (34%). Kasus tertinggi yaitu pada kategori obstruksi jalan nafas sebanyak 19 kasus (43%). Tanda yang paling banyak ditemukan adalah sianosis sebanyak 19 kasus (43%). Kesimpulan: Prevalensi terbanyak kasus kematian dengan asfiksia mekanik pada tahun 2016, prevalensi laki-laki lebih tinggi disbanding perempuan, usia 18-30 menjadi kelompok usia dengan kasus paling tinggi, kategori “Obstruksi Jalan Nafas oleh Benda Asing” memiliki prevalensi lebih besar, sianosis adalah tanda terbanyak yang ditemukan.
Hubungan Perceived Stigma dengan Tingkat Depresi pada Orang dengan HIV/AIDS di Kelompok Dukungan Sebaya Solo Plus Kota Surakarta Johanna Elisha; Istar Yuliadi; Ipop Sjarifah
Plexus Medical Journal Vol. 1 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v1i5.232

Abstract

Pendahuluan: Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) sering merasakan perceived stigma yang memiliki dampak terhadap kesehatan mental mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat hubungan perceived stigma dengan tingkat depresi pada ODHA di Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Solo Plus Kota Surakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional yang dilakukan pada 61 orang dengan HIV/AIDS di KDS Solo Plus Kota Surakarta yang dipilih secara simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perceived stigma dengan variabel terikat tingkat  depresi. Teknik analisis yang digunakan adalah uji korelasi Pearson. Hasil: Analisis bivariat hubungan perceived stigma dengan tingkat depresi memiliki nilai p=0,000 dan nilai r=0,715. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang positif antara perceived stigma dengan tingkat depresi pada orang dengan HIV/AIDS di KDS Solo Plus Kota Surakarta.
Perbandingan Hipotensi Antara Anestesi General dan Anestesi Spinal pada Seksio Sesarea Ajeng Rahmawati Chandraningrum; R. TH. Supraptomo -; Abdurahman Laqif
Plexus Medical Journal Vol. 1 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v1i5.278

Abstract

Pendahuluan: Seksio sesarea merupakan salah satu operasi yang paling sering dilakukan dalam persalinan. Seksio sesarea berkaitan dengan penggunaan anestesi, dengan anestesi spinal lebih sering digunakan dibandingkan dengan anestesi general. Penggunaan anestesi pada seksio sesarea dapat menyebabkan hipotensi. Hipotensi adalah terjadinya penurunan tekanan darah sistolik kurang dari 100mmHg atau penurunan sekitar 20% dari nilai baseline. Episode singkat dari hipotensi dapat menyebabkan skor APGAR yang lebih rendah dan asidosis janin hingga hipoksia pada ibu serta depresi nenonatal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan hipotensi antara anestesi spinal dan anestesi general pada seksio sesarea di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Metode: Jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di bagian Rekam Medik RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Sampel penelitian ini adalah pasien seksio sesarea tahun 2021 sebanyak 60 sampel dengan 30 kasus anestesi spinal dan 30 kasus anestesi general. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling sesuai dengan kriteria inklusi dan ekslusi yang ditetapkan. Data yang diperoleh kemudian di analisis menggunakan analisis bivariat dengan uji statistik yaitu uji chi square dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Dari hasil analisis data, didapatkan hubungan yang signifikan antara jenis anestesi dengan kejadian hipotensi pada seksio sesarea di RSUD Dr. Moewardi dengan nilai p=0,002 (p<0,05). Didapatkan juga perbedaan pada kejadian hipotensi, dengan 21 kasus (35%) pada anestesi spinal dan 8 kasus (13,3%) pada anestesi general. Sedangkan yang tidak hipotensi sebanyak 9 kasus (15%) pada anestesi spinal dan 22 kasus (36,7%) pada anestesi general. Simpulan: Terjadinya hipotensi pada seksio sesarea di RSUD Dr. Moewardi Surakarta lebih banyak pada pasien anestesi spinal dibandingkan anestesi general.
Perbedaan Kadar D-dimer antara Persalinan Pervaginam dan C-section pada Ibu Hamil COVID-19 Garwita Anindya Restisa; Teguh Prakosa; Eric Edwin Yuliantara; Hermawan Udiyanto
Plexus Medical Journal Vol. 1 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v1i5.400

Abstract

Pendahuluan: COVID-19 merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2 yang sebagian besar menyerang sistem pernapasan dan bersifat menular. COVID-19 memiliki jumlah kasus dan tingkat mortalitas yang tinggi. Bahkan, ibu hamil pun rentan tertular penyakit COVID-19. D-dimer merupakan produk akhir degenerasi cross-linked fibrin oleh aktivitas kerja plasmin dalam sistem fibrinolitik. D-dimer dapat menjadi biomarker aktivitas koagulasi dan alat prognosis pasien COVID-19. D-dimer meningkat pada kehamilan, persalinan, dan infeksi COVID-19. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perbedaan kadar D-dimer antara persalinan pervaginam dan C-section pada ibu hamil COVID-19, sehingga mengetahui apakah riwayat persalinan memengaruhi kadar D-dimer. Metode: Penelitian dilakukan di RSUD Dr. Moewardi Surakarta dengan pendekatan cross sectional. Penelitian menggunakan 67 sampel yang tercatat pada rekam medis sejak Maret 2020 hingga Maret 2022. Analisis data menggunakan uji Mann-Whitney pada software SPSS. Hasil: Hasil uji Mann-Whitney pada 26 subjek dengan persalinan pervaginam dan 41 subjek dengan C-section didapatkan P-Value 0,031 (P<0,05) yang menunjukkan terdapat perbedaan kadar D-dimer yang bermakna antara persalinan pervaginam (mean 40,44) dan C-section (mean 29,91).    Kesimpulan: Terdapat perbedaan kadar D-dimer antara persalinan pervaginam dan C-section pada ibu hamil COVID-19, kadar D-dimer lebih tinggi pada persalinan pervaginam dibandingkan dengan C-section.
Hubungan antara Kejadian Penyakit Alergi dengan Prestasi Akademik Siswa SMP Jessica Setiabudi; Diah Lintang Kawuryan; David Anggara Putra
Plexus Medical Journal Vol. 1 No. 5 (2022): Oktober
Publisher : Fakultas Kedokteran, Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/plexus.v1i5.463

Abstract

Pendahuluan: Penyakit alergi terjadi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang bereaksi berlebihan terhadap substansi di lingkungan yang tidak berbahaya bagi kebanyakan orang. Sebagian besar penyakit alergi terjadi pada masa kanak-kanak, yang paling umum terjadi seperti penyakit rinitis alergi, asma dan dermatitis atopik. Penyakit alergi berpengaruh terhadap kualitas hidup dan berdampak pada prestasi akademik anak di sekolah, padahal prestasi akademik sangat penting sebagai faktor penentu masa depan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kejadian penyakit alergi dengan prestasi akademik siswa di SMP PL Bintang Laut Surakarta. Metode: Penelitian dilakukan dengan desain studi cross sectional yang dilakukan pada 100 sampel siswa SMP PL Bintang Laut Surakarta kelas VII-VIII. Siswa mengisi lembar kuesioner alergi (ISAAC) dan prestasi akademik dinilai dengan membandingkan nilai rata-rata individu terhadap nilai rata-rata satu angkatan. Data diuji menggunakan uji chi square. Hasil: Subjek yang dapat dianalisis berjumlah 100 anak. Sebanyak 49% subjek memiliki penyakit alergi dan 38% subjek memiliki nilai di bawah nilai rata-rata angkatan. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kejadian penyakit alergi dengan prestasi akademik siswa (p = 0,027). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara kejadian penyakit alergi dengan prestasi akademik siswa di SMP PL Bintang Laut Surakarta.

Page 1 of 1 | Total Record : 5