cover
Contact Name
Febri Fahmi Hakim
Contact Email
febri.fahmihakim@politeknikpu.ac.id
Phone
+6287867456519
Journal Mail Official
redaksi.jurnal@politeknikpu.ac.id
Editorial Address
Politeknik Pekerjaan Umum, Jl. Prof. Soedharto, SH., Tembalang, Semarang, Jawa Tengah Email: redaksi.jurnal@politeknikpu.ac.id
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Inovasi Konstruksi
ISSN : -     EISSN : 29617804     DOI : https://doi.org/10.56911
Core Subject : Engineering,
Jurnal Inovasi Konstruksi (JIK) merupakan open access journal (e-journal) yang mengangkat isu-isu terkini pada bidang konstruksi & infrastruktur khususnya infrastruktur pekerjaan umum dan perumahan rakyat guna mendukung pengembangan SDM konstruksi dalam ranah vokasi. Fokus jurnal meliputi: metode/inovasi metode konstruksi, material/inovasi material bangunan sipil/bangunan gedung, struktur/inovasi sistem struktur, rantai pasok konstruksi, manajemen konstruksi dan berbagai inovasi di bidang manajemen konstruksi, terowongan (tunnel), Building Information Modeling (BIM), inovasi penerapan Internet of Things (IoT) dalam bidang konstruksi, serta otomasi/digitalisasi konstruksi.
Articles 5 Documents
Search results for , issue "Vol 1, No 2 (2022): October" : 5 Documents clear
Analisis Daerah Kumuh Di Kelurahan Kampung Bugis Menggunakan Penilaian Kawasan Kumuh, ArcGis, Dan CarryMap Sunarto Sunarto; M. Ivan Mareza Pangestu
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 2 (2022): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i2.14

Abstract

Meningkatnya populasi penduduk di sebuah kota akan meningkatkan kebutuhan dalam sektor pembangunan. Permasalahan yang biasanya terjadi adalah pada kondisi bangunan yang dibangun, apakah layak atau tidak dihuni, serta permukiman yang ada di sekitar bangunan atau tempat yang akan dilakukan pembangunan, apakah layak atau tidak untuk dibangun sebuah hunian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi daerah kumuh di Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Metode penilaian lokasi permukiman kumuh berdasarkan kriteria, indikator, dan parameter kekumuhan yang telah ditetapkan di dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 14/PRT/M/2018 tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas terhadap Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh. Setelah dilakukan analisis didapatkan penilaian kawasan kumuh pada Kelurahan Kampung Bugis, Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau mendapat total nilai kumuh sebesar 29. Hal ini menjadikan kawasan ini sebagai kawasan dengan tingkat kekumuhan ringan. Selanjutnya data indikator tersebut dibuatkan peta daerah kumuh dengan menggunakan software ArcGis dan CarryMap. Terdapat 3 aspek indikator kumuh yang perlu ditindaklanjuti yaitu aspek kondisi bangunan gedung, pengelolaan persampahan, dan proteksi kebakaran.
Analisis Perbandingan Metode Sistem Rotasi Bekisting Balok dan Pelat pada Pembangunan Gedung Parkir di Kawasan Pura Besakih Irenisa Nabila Az Zahra; Safira Nur Fatimah; Robi Fernando; Hendra Adi Wijaya
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 2 (2022): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i2.22

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis beberapa model sistem rotasi bekisting untuk mendapatkan hasil yang paling optimal dari segi biaya dan waktu pada Proyek Pembangunan Gedung Parkir di Kawasan Pura Besakih. Permodelan metode sistem rotasi bekisting yang dilakukan meliputi sistem rotasi 0.5 lantai, 1 lantai, dan 1.5 lantai. Masing-masing model terdiri dari beberapa tahapan yaitu metode pelaksanaan rotasi bekisting, analisis kebutuhan material, analisis produktivitas dan durasi, serta analisis biaya untuk kemudian diolah menjadi suatu grafik yang dapat menampilkan hasil yang paling optimal. Hasil analisis menunjukkan sistem rotasi bekisting balok dan pelat yang paling optimal pada Proyek Pembangunan Gedung Parkir di Kawasan Pura Besakih yaitu sistem rotasi 1 lantai yang membutukan biaya sebesar Rp. 10.941.741.863 dan durasi pelaksanaan sepanjang 124 hari.
Analisis Perbandingan Kapasitas Kolom Pra-Jacketing dan Pasca-Jacketing dengan Bantuan Laser Scanner pada Proyek Penataan Kawasan Pusaka Masjid Baiturrahman Semarang Ulya Halum; Ilham Maryad Simamora; Galih Adya Taurano; Robi Fernando
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 2 (2022): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i2.23

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kapasitas kekuatan struktur kolom sebelum dan setelah dilakukan perkuatan struktur berupa jacketing. Terrestrial Laser Scanner (TLS) digunakan untuk melakukan pengukuran kondisi kolom pre-jacketing dan post-jacketing. Hasil pengukuran berupa data point-clouds sebagai dasar untuk melakukan modeling struktur dalam perangkat lunak BIM Autodesk Revit, kemudian dilakukan perhitungan kapasitas struktur kolom eksisting dan kolom setelah mendapatkan perkuatan struktur secara manual menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel. Hasil pengolahan data laser scanner di dalam software BIM menunjukkan dimensi kolom K1 eksisting sebesar 30x30cm dan K3 eksisting 60x60cm dimana nilai kuat tekan K1 eksisting sebesar 268,95 kN dan kapasitas momen K1 eksisting sebesar 29,77 kNm. Sedangkan nilai kuat tekan K3 eksisting sebesar 1255,17 kN dan kapasitas momen K3 eksisting sebesar 258,03 kNm. Sedangkan peningkatan rata-rata nilai pada kolom K1 setelah jacketing sebesar 773% (kuat tekan) dan sebesar 764% (kapasitas momen). Sementara peningkatan rata-rata nilai pada kolom K3 setelah jacketing sebesar 115% (kuat tekan) dan sebesar 127% (kapasitas momen).
Pengurangan Limpasan Menggunakan Biopori Cocopeat-Bioswale sebagai Cadangan Air Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perkotaan Musim Kemarau Waldemar Victoryno Simamora; Muhammad Farizal; Ghaniyyu R. A. L. Raharjo; Syamsul Bahri
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 2 (2022): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i2.27

Abstract

Penerapan jalur hijau jalan (JHJ) dengan vegetasi dapat mengurangi permasalahan pencemaran udara dan meningkatkan luasan RTH di kawasan perkotaan. Namun, desain JHJ sering kali mengalami permasalahan, seperti vegetasi tidak terawat hingga mati akibat kekeringan pada musim kemarau. Solusi yang dapat dipertimbangkan adalah menerapkan infrastruktur hijau, berupa bioswale yang dikombinasikan dengan biopori cocopeat. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan memodelkan bioswale berbentuk box kaca yang dilengkapi biopori berisi cocopeat. Tujuan penelitian ini adalah a). Mengetahui kemampuan cocopeat dalam menyerap air, b). Mengetahui laju infiltrasi air dalam bioswale, c). Mengetahui seberapa besar peran biopori cocopeat pada bioswale dalam mengurangi volume air untuk penyiraman JHJ yang berpengaruh terhadap efisiensi biaya penyiraman. Hasil penelitian menunjukkan cocopeat sebesar 50 dan 75 gram yang direndam selama 24 jam mampu menyerap air sebanyak 5 hingga 6 kali dari berat awalnya. Uji coba cocopeat sebagai isian biopori dan ditempatkan dalam bioswale, nilai rata-rata laju infiltrasi tertinggi sebesar 0,542 cm/jam pada 24 jam, kemudian mengalami penurunan nilai hingga 0,1 cm/jam pada 168 jam. Apabila bioswale ditempatkan pada JHJ seluas 100 m2 dengan penutupan biopori cocopeat sekitar 50%-nya, kemudian terjadi satu hari hujan, dalam bioswale terdapat cadangan air sebagai reservoir mini sehingga pengeluaran biaya penyiraman dapat dihemat lebih dari Rp2.000.000.
Analisis Potensi Pengurangan Genangan Air pada Sub Sistem Sungai Banger Tia Hetwisari; Mariana Wulandari; Ingerawi Sekaring Bumi
Jurnal Inovasi Konstruksi Vol 1, No 2 (2022): October
Publisher : Politeknik Pekerjaan Umum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56911/jik.v1i2.39

Abstract

Wilayah pesisir Kota Semarang memiliki elevasi lebih rendah dari permukaan laut, sehingga digunakan sistem polder dengan pompa dan kolam tando sebagai solusi penanganan banjir. Salah satu penerapan sistem tersebut adalah di wilayah Sub Sistem Sungai Banger (Polder Banger), namun beberapa area di wilayah  tersebut masih dijumpai area genangan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut diperlukan inventori agar didapatkan gambaran mengenai kondisi infrastruktur drainase dan genangan air di wilayah Polder Banger serta menganalis kebutuhan saluran drainase, pompa dan kolam tando/kolam retensi/longstorage. Dari hasil inventori diketahui bahwa infrastruktur saluran drainase pada kawasan Polder Banger secara umum pada saluran primer dan saluran sekunder sudah cukup baik, sedangkan pada saluran tersier, permasalahan utama yang dijumpai adalah kondisi saluran banyak sampah dan sedimentasi sehingga mengakibatkan saluran mampat. Hasil analisis menunjukkan pengurangan luas genangan air pada kawasan Polder Banger sebesar 76,5 Ha (55%) jika tetap menggunakan kapasitas 10 m3/dt dapat dicapai dengan (1) tambahan volume kolam retensi/longstorage sebesar 132.039 m3, (2) dilakukan normalisasi dan memperbesar dimensi saluran sekunder, (3) serta normalisasi dan penambahan saluran baru pada saluran tersier.

Page 1 of 1 | Total Record : 5